Penulis coba mengangkat kebijakan falsafah Tiongkok kuno ke dalam kehidupan yang fana ini agar bisa menambah pencerahan batin kita, terutama falsafah; Taoisme-Lao Zi, Konfusianisme-Kong Zi, Buddhisme-Buddha Siddharta Gautama.
Buku yang bagus untuk kembali menyadarkan diri ini yang kadang suka tersesat entah kemana haha. Mengingatkan kita kembali untuk bersifat legowo, tidak ada yang abadi, nasib dan takdir. Untuk terus berusaha keras, karena 'you take what you give'. Menanam padi tidak akan dapat gandum, begitulah salah satu kutipan dari buku ini. Mengingatkan untuk selalu berbakti kepada orang tua, bahkan untuk menjaga kesehatan. Ada pula ilmu perang, dan ilmu kenegaraan lainnya. Buku ini terlalu komplit, sampai kadang kepala ku rasa berasap. Dilengkapi dengan terjemahan bahsa cina untuk beberapa kata, dan kutipan-kutipan dan dongeng a la bangsa Tiongkok. Untuk keseluruhan saya suka buku ini. Komplit.
Mungkin klise, sesuatu yang sudah kita tahu dan pasti pernah mendengar. Tapi karena kalimat nya yang lugas membuat saya tertampar dan benar-benar memaksa saya untuk menerapkan nya, bukan hanya sekedar mengetahui nya.