Dibanding kisah orang Capricorn yang kurang nyangkut di saya, penulisan kisah orang Sagitarius lebih mulus dan lebih bisa saya nikmati dengan para sagitarius sebagai tokohnya. Di sini, tulisan Ayu mendominasi, menambal kekosongan dan menjalin cerita-cerita pendek yang ada menjadi satu kesatuan yang utuh dan enak dibaca. Indira, Surya, Sindhu adalah tokoh sagitarius utama yang diceritakan di sini.
Kalau ada yang bilang cerita ini ringan, plus abis itu bilang aneh, saya cuma mau bilang bacanya pelan-pelan jangan pengin cepat-cepat tamat karena seperti biasanya Ayu dan tim penulis Salihara suka menggunakan perumpamaan dan pengandaian.
Soal Surya yang mendadak menjadi kuda yang melompat melalui jendela, bukankah ini jelas digunakan sebagai penghalus bahwa Surya - kabur dari rumah.
Tokoh yang saya suka di sini Indira dan Surya, yang hmmm asyik banget punya bapak gini. Sementara itu, untuk tokoh ibunya, ini nyata banget banyak jenis perempuan penuntut gini yang nggak mau ngaku salah😅😂😂duh…
Saya sih suka sama buku ini, juga sama gaya bahasa Ayu. Soal saltik, buku ini diterbitkan tahun 2013-an ya, jadi saltik-saltik ini saat itu masih berterima seperti kata “faham” alih-alih “paham” misalnya. Buat saya sama sekali nggak masalah, nggak mengurangi keasyikan dalam menikmati buku ini dan potensinya yang sayang dikecilkan orang hanya karena bacanya kelewat ngebut kayak mau kejar setoran🥲