Kumpulan 13 tulisan Frans Magnis-Suseno mengenai legitimasi kekuasaan yang tidak didasarkan pada moral. Bila Machiavelli menekankan tidak adanya hubungan antara politik dan etika, antara kuasa dan moral, di buku ini Magnis-Suseno menunjukkan bahwa setiap usah memisahkan kuasa dari moral akan menggerogoti kekuasaan itu dari dalam. Kekuasaan akan stabil kalau sah secara moral. Lalu dengan keyakinan itu pengarang mempertanyakan legitimasi kekuasaan demi tercapainya tujuan-tujuan pembangunan.
Sebuah buku yang menggugah kesadaran etis kita untuk mengambil sikap kritis terhadap kekuasaan politik yang mengitari hidup kita.
Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno SJ adalah rohaniwan yang lahir tahun 1936 di Eckersdorf, Jerman, dan sejak 1961 hidup di Indonesia. Dia adalah guru besar filsafat sosial pada Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara di Jakarta dan guru besar luar biasa Falkutas Pasca Sarjana Universitas Indonesia, dosen tamu pada Geschwister-Scholl-Institut Universitas Munchen, pada Hochschule fur Philosophie, Muchen, dan pada Falkutas Teologi Universitas di Innsbruck. Ia belajar Filsafat, Teologi dan Teori Politik di Pullach, Yogyakarta dan Muchen. Pada tahun 1973 ia memperoleh gelar Doktor dalam ilmu filsafat dari Universitas Munchen dengan sebuah disertasi tentang Normative Voraussetzungen im Denken des jungen Marx (1843-1848) (1975,Alber)