Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Kamu pernah jatuh cinta?

Kamu pernah merasa bingung karena perasaan tersebut?

Ing mengalaminya. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penulis naskah drama radio itu sama sekali tak menduga ia bisa kembali jatuh cinta. Dan kali ini tidak main-main! Ia bisa merasakannya. Ing sungguh-sungguh jatuh cinta! Masalahnya, lelaki objek cintanya kali ini adalah forbidden man. Ben seorang gay!

Dan sungguh, kamu takkan pernah tahu bagaimana rasanya sangat bingung karena jatuh cinta, sampai kamu menyadari bahwa kamu perempuan yang jatuh cinta pada lelaki gay!

Tapi bukankah tak pernah ada yang salah dalam cinta?

284 pages, Paperback

First published August 1, 2006

1 person is currently reading
40 people want to read

About the author

Ucu Agustin

11 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (5%)
4 stars
21 (13%)
3 stars
70 (43%)
2 stars
47 (29%)
1 star
13 (8%)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews
Profile Image for Christina Winata.
12 reviews16 followers
September 18, 2008
Alasan pertama kenapa ambil buku ini dari perpustakaan adalah karena ini buku baru, sampulnya bagus,
jenis kertanya juga putih mulus dan mantap.

Ceritanya tentang persahabatan dan kisah percintaan (just like another common stories), antara pria dan pria,
wanita dan wanita. Menarik? Yup. Jarang dibahas? ga juga. Pencarian jati diri,
lesbian tulen kah, gay tulen kah...dan tentu saja, dengan akhir yg happy ending.

Lembaran pertama dibuka, dibaca dan diikuti dengan lembar2 berikutnya sampai bab 2 kelar.
"Ok..lucu juga, bahasanya tipikal metropop yg suka diselingi kata2 tanpa terjemahan"

Lanjut dengan bab3, bab 4..
"Makin males yah bacanya..introductionya mengenai karakter tokoh utama nya lama banget, pengenalan tokoh2 lainnya juga
cuma muter muter dititik yg sama..kurang mengundang untuk duduk diam ga makan ga minum buat nyelesaiin.."

Lanjut dengan bab.....6...(udah mulai loncat2 bacanya)
"Lama kelamaan, bahasa dan penggabungan kata2 yg dipakai semakin 'unusual' dan kata2 nya makin susah buat dimengerti,
menggerakan mata dari awal kalimat sampai akhir jadi lebih lambat dan tidak mengalir dengan lancar.."

(mulai agak ngantuk dan tiba2 merengut pas ketemu kalimat2 kaya gini, yang mungkin akan lebih cocok buat ditaruh di buku non-fiction)

"Apakah masalah komunikasi begitu rumitnya, hingga bila tidak benar benar memahamikompleksitas suprasegmental-nya
maka orang akan terjebak pada salah tafsir akan sebuah maksud? Tapi bagaimana caranya agar maksud sampai pada tujuan dan tak
melenceng akibat cara berkomunikasi yg salah?" --- who cares? not expected sentence to appear pas lagi baca novel fiction.

Or pemilihan kata2 yg terlalu technical ttg sesuatu:
"Dalam artikel khusus yg mengupas tentang perubahan evolutif maupun revolusioner individu, tata kota maupun lifestyle pasangan tersebut,.."
-- evolutif? revolusioner? argh.......berat amat nih....

"Duh udah baca sampai sini, tanggung lah yah kalo ga dikelarin..."
(Lansung loncat bab terakhir, dan untung nya bab terakhir langsung explain semuanya dengan ending yg jelas, sudah tertebak)

akhirnya: "horeee..kelar juga!"

Mungkin novel ini bakal lebih menarik kalau bahasa yg dipakai lebih mudah, gampang dimengerti, dan cepat mengalir.
Keren sih pakai istilah technical, tapi kalau kebanyakkan..well..jadi berat bacanya...



Profile Image for N.  Jay.
242 reviews9 followers
February 20, 2019
Greget,menyenangkan,kalau ini komik shoujo,ini pasti jadi komik shoujo pertama saya.
Membayangkan tiga tokoh yang berkait seperti kartu remi tiga hati,satu hati menghadap lurus ke dua hati lain yang sama-sama menghadap padanya. Saya membayangkan si hati di bagian tengah itu Ing dan di belakangnya adalah Alex.


Catatan:
Ada beberapa typo yang saya temukan di buku ini,
-Hal.77
-Hal.90
-Hal.104
-Hal.122
-Hal.167
-Hal.254
-Hal.275

Tapi anehnya,itu tak mempengaruhi proses membaca,cuma agak mengganggu.
Profile Image for Veronica Widya.
251 reviews9 followers
June 30, 2011
well, alasan knapa g beli buku ini adalah karna g tertarik pas baca summary-nya.
seorang cewek yg suka sama gay? well..
g emang suka sama cerita yang menantang ato bikin penasaran. g pengen tau apakah finally gay bisa merubah arag ketika ia menemukan perempuan yang bener2 dia sayang?

ternyataa...g kecewa pas baca buku ini.

oke, lebih baik g sebutin dulu sisi positive dari buku ini :
1. Mbak Ucu punya ide kreatif bikin cerita yang 'langka' kaya begini. novel tentang gay dan lesbi memang sudah banyak beredar, tapi crt ttg org normal yg suka sama gay lain ceritanya.
2. Sebenernya bahasa yang digunain ga ngebosenin, tapiiii....
3. Mbak Ucu itu sangat informatif dan dari cara dia memaparkan film dan pengetahuan2 lainnya tentang apapun itu, mengindikasikan kalo Mbak Ucu itu punya pengetahuan yang luas tentang banyak aspek.
4. Happy ending (untungnya)

nah sekarang apa yang ga g suka dari buku ini :
1. nih novel kayanya cuma menceritakan seorang perempuan yang 'desperate and depressed' ngejar2 cowok gay dengan segenap cinta dan harapan yang berujung dengan kekecewaan.....
2. masalahnya di novel ini adalah ceritanya di situ2 aja, ga maju alias diem di tempat. Jadi biasa kan yah, kalo di novel lain ada perkembangan ceritanya. dari awal, klimaks sampe ending. semua ada tahap-tahapannya. nah, walo ni novel tebeelll tapi bisa dibilang isinya ga ada point yang berarti. pokoknya di buku ini dari awal, sampe HAMPIR ending sang penulis cuma menceritakan bagaimana sang tokoh utama mengejar lelaki impian gay-nya dengan segenap usaha, dan ga ksampean. ujung2nya ternyata Ben suka sama Alex. Di situ cuma dijelasin bagaimana perasaan Ing, cara dia menghadapi masalah, dan pikiran dia tentang masalah ini dan itu, diselingi oleh kehidupan Jim dengan masalah Gay-nya, ditambah masalah mantannya yang tiba2 dateng ngelamar, dan juga teman kerjanya yang menuduk dia dari belakang.
3. ada beberapa hal yg ga masuk akal di novel ini.
kenapa hampir semua tokoh di novel ini gay? ternyata orang yang menyukai Ing gay. lalu Jim dan Whras menganggap kalo Ing lesbi, dan anehnya Ing percaya aja lagi. Dia malah coba bertemu dengan Karen segala. Ckck. Masa dia ngira dirinya lesbi cuma karena dia suka sama cowok gay? Ya atuh beda dong, walo dia suka sama gay, tapi kan tetep aja gay itu COWOK (digarisbawahi). dan ga bisa disamaain kalo dia suka sama lesbi. emang dia ga bs bayangin apa jadian sama cewek gimana rasanya? kalo cewek normal bayangin jadian sama cewek aja udah merinding.

Ditambah ALex lagi.
Banyak keanehan juga nih dalam diri si Alex.
Pertama, karakter Alex ga begitu dijelaskan di awal cerita. Pokoknya cuma dikasitau secara gamblang dan ringkas aja. Terus ga ada sesuatu di tengah cerita yang sedikit mengindikasikan hubungan yang dalam antar dia dan Ing. (keliatannya kaya temen biasa, bahkan lebih deket Ing sama Jim) uda gt, tb2 endingnya dia br akirnya sadar kalo slama ini dia suka sama Ing. ANeh banget.
sbenernya bisa aja sih, cuma pasti pas di awal ada sedikit tanda2 keq, tapi ini ngga. Dan parahnya lagi si ALex masa ngerasa dirinya (LAGI-LAGI) gay cuma karena dia uda jomblo sekian lama dan ga tertarik sama cewek? (GUBRAK!!) parahnya lagi dia pake ngakuin kalo dia gay dan pake jajal pacaran sama cowok (GUBRAKK 2x). swt banget deh. mana ada cowok normal bisa berpikiran sepicik itu? Emangnya dia ga jijik yah pegangan tangan sama cowok? Ciuman sama cowok? Berhubungan intim sama cowok? Iih.. ga banget deh.
Kalo cowok normal kan harusnya pas dia bayangin gandengan tangan ama cowok aja udah merinding2..
ini malag ngejajal lagi. aneh luar biasa.

Nah, paling segitu aja komentar dr g..
tapi untungnyaa endingnya bagus, mereka jadian. coba kalo Ing tetep jomblo.. gatau apa yg bagus d buku ini.

Dan terakhir,
sebenernya informasi yang diberikan itu perlu, bagus malah.
Kadang2 penulis emang ga cuma menceritakan crt itu sendiri, tapi sdikit informasi di sana sini akan sangat membantu..tapi kalo terlalu banyak, akibatnya jadi ga nyambung dan ngebosenin. Bahkan, kesannya jadi kaya comentary book sang sang penulis, di mana di buku itu sang penulis kebanyakan menyuarakan2 pendapatnya ttg sesuatu ketimbang mengembangkan karakter tokoh dan cerita dalam buku itu sendiri.

Profile Image for Ririn.
733 reviews4 followers
March 6, 2009
Plot novel ini bisa dibilang unik dibandingkan dengan novel-novel tentang pencarian jati diri lainnya. Ing yang jatuh cinta setengah mati sama Ben, seorang gay yang tidak diragukan lagi ke-gay-annya. Ing tidak mengharapkan yang lain kecuali persahabatan Ben, perhatiannya. Sayangnya olahan penceritaannya terlalu bertele-tele di satu tempat dan terlalu cepat di bagian lain. Awal perkenalan pembaca dengan Ing dan sosok Ben sangat mengena dan membuat kita bersimpati. Sedangkan teman-teman Ing Konstelasi Pisces yang notabene 'kayanya sih' penting dalam cerita ini malah biasa-biasa saja, kecuali Jim.

SPOILER ALERT
Ada bagian perenungan singkat Alex tentang Ing yang seolah membuat hidupnya berbeda, karena Ing selalu ceria, semangat, dst, padahal sepanjang cerita sepertinya kerjaan Ing cuma curhat sana-sini tentang Ben-lah, tentang Dewey-lah. Semburat keceriaan dan semangat Ing cuma diceritakan dari mulut ke mulut, tapi dalam aktualisasi tindakan Ing kayanya selalu menye-menye.

And sayangnya ending buku ini membenarkan stereotype bahwa cewe dan cowo tidak bisa menjadi BFF tanpa akhirnya timbul benih-benih cinta, hmmm, too bad...
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Windry.
Author 12 books824 followers
February 11, 2011
I'm not done reading the book, but let's have a little chat about it anyway.

I love the opening act, It's not too impressive but it truly describes Ing's (night) live therefore readers will understand right away what kind of story they will dealing with. I like the main characters (Ing and Ben), who they are and how they act. The writer successfully created two genuine, (quite) unique, and very detailed characters. I would say that the writer really know them well and it's not an easy work.

The story moves a rather slow, actually. Sometimes the writer gets a little too deep in her unimportant blabbering but it's still can be tolerated (by skipping a page or two).

Oh well, that's it for the moment. I think I'm gonna continue the reading and give a proper review later.
Profile Image for Yenny.
Author 2 books18 followers
November 26, 2007
Ceritanya biasa aja, lagi-lagi saya naksir karena cover bukunya yang tampak begitu sederhana dan bersahaja di tengah-tengah tumpukan chicklit, metro pop dan teenlit lain yang begitu semarak berwarna-warni. Dan buku ini gak bakalan boleh dipinjam orang, karena kisah saya bisa memiliki buku ini lebih berkesan dari isi bukunya sendiri:D

Saya cuma berbicara sekilas pada seseorang bahwa saya suka cover buku ini dan 3 hari kemudian sebuah paket tiba di rumah saya, isinya tentu saja buku ini dan beberapa buku lain ... hiks... jadi terkenang... :p
Profile Image for Ayu Yudha.
Author 3 books202 followers
November 28, 2009
cinta emang nggak pernah salah..

tapi kalo jatuh cinta sama gay??

udah pasti salah dooongg..


jadi Ing emang susah, memendam cinta yang bisa dibilang mustahil.
tapi dia tetep aja jatuh mencinta si pria gay itu meskipun semua teman dekatnya udah bilang kalo perasaan cinta Ing itu salah..

dan waktu juga yang akhirnya membuktikan bahwa jodoh memang nggak kemana, dan kalo bukan jodoh ya memang pasti kemana-mana..

meskipun ending novel ini typical banget sama novel metropop lainnya, tapi ide awal cerita novel ini cukup menarik..
Profile Image for Lerry.
13 reviews1 follower
September 22, 2007
Like any others metropop novels, this book is light and comfortable to read. In fact I don't much like easy readings, but when I bought this books I was seeking something I can read without forcing my brain to work. It was on a plane to Berlin when I read this book. And I had a good time reading it on 20 hours tiring and back pain plane trips.

Congrats to Ucu Agustin because I choose his amongs others :D
Profile Image for Christian.
Author 32 books841 followers
October 13, 2011
Baca buku ini gara-gara--sumpah, shallow banget--gambar cewek di sampulnya. Kesannya gaul dan gaya banget.

Kecewa karena aura itu nggak muncul di novel Being Ing ini. Alih-alih disuguhkan cerita yang menarik, gue dibuat terlena (baca: mengantuk) dengan alur lambat dan tokoh cewek yang psikotik (naksir cowok: biasa. terobsesi sama cowok: creepy, tapi masih biasa. naksir sekaligus terobsesi sama cowok GAY: ubercreepy).

Hiks. Sekali lagi, gue jadi korban cover yang bagus. :(
Profile Image for tia.
59 reviews4 followers
September 14, 2007
rasanya kebingungan tentang pasangan hidup hampir dialami oelh seluruh perempuan yang masuk ke usia seperenpat abad. mengambil penceritaan dari segi lingkungan yang mempengaruhi ing membuat ing mempertanyakan orientasi seksualnya, apakah masih sama laki2 atau udah berubah jadi ke sesama jenis.
yah, lumayan untuk sekedar jadi bacaan.
Profile Image for yoppy obot.
10 reviews4 followers
November 22, 2015
Beberapa halaman pertamanya bakal bikin sebal. Ucu seperti terbata-bata atau malah tersipu-sipu menulis buku dengan label sejenis chicklit. Tapi setelah itu cerita mengalir lancar.

Ekspektasi rendah karena label metropop atau apalah itu perlahan-lahan surut juga. Ceritanya umayan menghibur walaupun penulisnya lebih suka orang-orang baca karyanya yang lain saja. Penulis yang aneh... hehehe
Profile Image for Citah chyp.
10 reviews
October 3, 2007
cerita yang unik, ringan, n bikin penasaran.. secara tokoh utamanya (yg biasa aja) suka banget (secara tiba2) ama seorang cowok yang udah terkenal n gak diragukan ke'baja'annya of being gay!
and she knows that..
Profile Image for Nona.
51 reviews
August 24, 2008
Satu lagi buku yang bercerita tentang jatuh cinta... :).

Kayak lagu 'jatuh cinta'-nya Titiek Puspa... Berjuta rasanya... Tanpa kita tau kapan, dimana and ama siapa...

Tapi kalo kita jatuh cinta dengan seseorang yang 'not stright'?? Uuuh... gimana rasanya ya?? hmmm...
Profile Image for Yosi.
23 reviews10 followers
November 23, 2008
Mengalir dan santai adalah kesan yang saya dapat setelah membaca novel ini. Lagi-lagi another story about gay. Tapi bagi saya mbak Ucu berhasil memberikan sedikit gambaran kepada saya mengenai konsep-konsep pergaulan metropolitan. Saya cukup menyukainya.
Profile Image for Wii.
133 reviews2 followers
November 9, 2011
terus terang...aq rada bingung jg...mungkin karena blm sepenuhnya semangat baca ini novel, kayakx si bagus cm rada kurang suka aja sama tema homo or lesbi. Tapi terus terang semua penulis pasti adalah orang yang sangat spesial karena mereka bisa merangkai kata demikian indah menjadi sebuah cerita.
Profile Image for Yusak Lie.
21 reviews2 followers
September 19, 2007
a pop novel discussing unsual love story between a girl and a homosexual.
19 reviews
October 22, 2007
Jatuh cinta emang lucu,tapi jatuh cinta ama GAY? lucu juga gak ya????
let's find out the answer on this book
Profile Image for Cholifia Astri.
35 reviews1 follower
March 26, 2008
Sungguh..Kamu tidak akan pernah tahu nagaimana rasanya sangat bingung karena jatuh cinta, sampai kamu menyadari bahwa kamu adalah perempuan yang jatuh cinta pada laki-laki guy!!!
Profile Image for Ingrid Leonard.
112 reviews
July 14, 2008
A single girl named Ing that complicated & try hard to make her live better.
I learn a lot from her, even she just a character.
4 reviews2 followers
September 19, 2008
alur ceritanya membosankan, bahasanya juga terlalu berat,,,
Profile Image for Anissa Utami.
61 reviews5 followers
February 16, 2010
almost 30, being asked to get married, a very indonesian-culture-problem, but wrapped interestingly to read!
Profile Image for Karina Pradita.
Author 3 books15 followers
March 9, 2013
Kisah cinta yang tidak biasa Ucu Agustin bawakan dalam novel ini. Kehidupan Gay dan sebagainya. Novel layak untuk dibaca sampai habis.
Profile Image for Poppy.
Author 84 books191 followers
November 5, 2007
Got this book as one of the prizes I’ve won from the Flash Fiction competition.
Displaying 1 - 28 of 28 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.