Jump to ratings and reviews
Rate this book

Yamaniwa

Rate this book
Perselingkuhan tidak perlu alasan dan tidak termaafkan!

Niwa tidak menyangka pengkhianatannya pada Yama, kekasih di masa lalu, harus ditebus dengan sangat mahal: hubungan cinta yang selalu kandas di tengah jalan.

Dalam sepuluh tahun, sudah lima laki-laki meninggalkannya. Bahkan menurut ramalan sahabatnya, ia bakal patah hati 995 kali lagi!

Namun yang terberat, Niwa menyadari sesungguhnya ia masih sangat mencintai Yama, tepat ketika pria itu muncul dan meminta Niwa membuatkan kebaya pengantin untuk calon istrinya. Apakah ini karma yang masih harus dibayar Niwa atau ini sekadar pembalasan dari Yama?

Jika memang ada karma cinta, Niwa ingin membayar semua dosa masa lalunya pada Yama, agar ia bisa segera move on dari pria itu. Tapi jika ini pembalasan...

224 pages, Paperback

First published November 1, 2013

1 person is currently reading
38 people want to read

About the author

Netty Virgiantini

24 books47 followers
Fans berat Srimulat, Warkop DKI, Cak Kartolo dkk. Pengagum Arswendo Atmowiloto, Putu Wijaya, Andrea Hirata, J.K. Rowling, Cathy Hopkins. Hobi tertawa dan pengin membuat semua pembaca tertawa bersama. Suka terhanyut kalo dengerin Kitaro, Dave Koz, Idris Sardi. Gampang banget meneteskan air mata pas baca/lihat kisah-kisah sedih. Paling males nonton film yang sad ending. Nangisnya bisa sehari semalam. Gak tahan bau duren. Mending dikasih duit 1 milyar daripada disuruh makan duren....

Novel-novel Netty Virgiantini yang telah terbit: Mama Comblang (GagasMedia), The Kolor of My Life, Jodoh Terakhir. Ini Rahasia adalah novel keempatnya.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (11%)
4 stars
25 (31%)
3 stars
27 (34%)
2 stars
17 (21%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 28 of 28 reviews
Profile Image for Rose Gold Unicorn.
Author 1 book143 followers
February 4, 2014
Novel amore pertama yang saya baca. Kebanyakan dialog. Dan skimming setengah jam sudah cukup buat saya menuntaskan novel ini tanpa harus kehilangan esensinya. Novel ini berjalan cukup lambat dengan konflik yang bikin jidat saya mengernyit lantaran nggak penting.

Tapi di ending, saya merinding lho. Adegan terakhirnya romantis banget. Dan karena ini novel amore, maka sudah dapat dipastikan novel ini bakalan happy ending.

Buku ini punya dua tokoh utama. Namanya Yama dan Niwa. Niwa ini digambarkan sebagai cewek yang bebas. Niwa ini menurut saya adalah cewek yang nggak banget saat remaja. Pacarnya banyak dan suka mendua, termasuk menduakan Yama. Selama Yama menempuh pendidikan di Jakarta, Niwa asyik selingkuh dengan cowok lain yang mana kelak si cowok yang diselingkuhin ternyata selingkuh juga. Hadeh…

Niwa akhirnya menyesal sudah mengkhianati Yama. Sampai sepuluh tahun kemudian, Yama datang ke modiste milik Niwa untuk diminta membuatkan kebaya untuk calon istrinya. Niwa sakit hati bukan main. Apa maksud Yama sebenarnya? Seperti nggak ada tukang jahit lain saja. Kenapa harus memilih modiste Niwa? Benarkah ini adalah proyek balas dendam Yama kepada Niwa?

Seperti yang saya bilang di atas. Amore selalu happy ending. Pasti bisa ditebak dong gimana akhir cerita Yama dan Niwa?

Well, sebenarnya saya sensitive sama issue selingkuh. Apalagi kalau yang selingkuh itu cewek, kaum saya sendiri. Tapi ya wajar saja kalau akhirnya Niwa mendapat karma. Benar kata salah satu tokoh dalam buku ini yang mengatakan bahwa “perselingkuhan itu tidak perlu alasan dan tidak termaafkan”.

Ada adegan yang saya suka dari buku ini yaitu ketika Era, sahabat baik Niwa, menolak untuk memaafkan suaminya yang sudah berselingkuh kendati si suami sudah menyesal akan perbuatannya. Menurut saya itulah girl power! Hahahaha. Menurut si suami, dia telah bersikap benar karena akhirnya dia MEMILIH istri dan anak-anaknya. Tapi menurut Era, justru suami telah salah memilih. Karena ketika dia MEMILIH untuk selingkuh, saat itu juga dia sudah memilih untuk meninggalkan anak dan istrinya. Huahahaha. *menjura buat Era*
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
December 31, 2015
"Perselingkuhan tidak perlu alasan dan tidak termaafkan!"

Setelah sekian lama tidak membaca novel penulis yang bertema "dewasa" setelah "Jodoh Terakhir", aku langsung menantikan novel ini. Kesan pertama dari segi cover yang berwarna "kuning mencolok" aku sudah menyukainya dan ketika membaca halaman demi halaman novel ini aku tidak bisa berhenti, aku selalu suka dengan gaya menulis penulis yang selalu ringan, mencampurkan dialog bahasa jawa sehingga kesannya mengalir saja ^^ Aku juga suka dengan judul novel ini, jujur penasaran karena "unik", ternyata itu gabungan dari nama tokohnya.^^

Novel ini mengisahkan tentang Niwa, seorang wanita pemilik sebuah modiste yang sedang mengalami "karma" akibat perselingkuhannya 10tahun yang lalu. Niwa yang sudah tidak muda lagi telah mengalami patah hati sebanyak 5kali dan belum menemukan belahan jiwanya. Dan jauh dilubuk hatinya, Niwa masih memendam perasaan terhadap mantan kekasihnya, Yama yang pernah diduakan dan disakitinya.

Entah karena Niwa yang selalu mengingat Yama, suatu hari, 10tahun tanpa komunikasi, Yama hadir kembali dalam kehidupan Niwa, dan membawa kabar yang membuat Niwa syok, Yama akan segera menikah dan membutuhkan bantuan Niwa untuk menjahit kebaya "calon istrinya" dan beskap buat dirinya.

Sebagai seorang profesional, walau hati Niwa remuk redam, akhirnya Niwa bersedia untuk menjahit kebaya calon istri Yama, Niwa ingin membayar kesalahannya dimasa lalu dan sebagai permintaan maafnya terhadap Yama. Apakah itu semua mudah? Tentu saja TIDAK, karena Niwa melibatkan hati disini.

Membaca novel ini kita seakan diajak menyelami hati Niwa, apalagi dengan kecemburuan Niwa akan sosok calon istri Yama yang belum pernah dilihatnya, apalagi Yama menggambarkan calon istrinya seperti Niwa, membuat Niwa makin tidak nyaman.

Walau memang didalam novel ini banyak sekali part-part yang janggal dan membuat kita jadi bisa menebak ceritanya dan aku tidak terkejut dengan twistnya, tapi aku tetap menikmati kisah Niwa dan Yama.

Akankah ada kesempatan kedua bagi Niwa, sedangkan Yama telah memiliki calon istri dan akan segera menikah?
Profile Image for Dini Asrina.
35 reviews
September 9, 2021
https://lemaribukudini.blogspot.com/2...

Setiap orang pasti pernah membuat kesalahan. Tidak terkecuali dalam hal asmara. Begitupun Niwa, sang tokoh utama wanita di buku ini. Saat masih duduk di bangku SMK, Niwa pernah menduakan kekasihnya yang bernama Yama.

Tahun demi tahun pun berlalu. 
Pria datang silih berganti mengisi hari-hari Niwa. Semua percintaan itu tidak ada yang berujung ke pelaminan. 

"Kamu itu kena karma cinta, Wa!" Kata Era, sahabat Niwa.

Wah apa betul Niwa kena karma cinta??

⚘⚘ ⚘⚘ ⚘⚘ ⚘⚘

Jadi ceritanya, di suatu hari, Niwa kepergok Yama sedang berduaan dengan pria lain. Yama pun pergi. Setelah itu tidak ada kontak lagi diantara mereka berdua. Niwa yang amat sangat merasa bersalah, bahkan tidak sanggup untuk meminta maaf kepada Yama.

Tahun demi tahun pun berlalu. Bukan cuma sekali, tapi beberapa kali hubungan percintaan Niwa selalu kandas ditengah jalan. Ternyata eh ternyata Niwa hanya dijadikan ban cadangan semua pria itu. Niwa hanya orang ketiga, hanya pengganti, hanya pengisi hari dan hati saat mereka kesepian. Setelah itu, dia pun ditinggal pergi. Begitu saja. Berulang kali.

Setelah sekian lama, akhirnya Niwa memberanikan diri curhat kepada sahabatnya, Era. Kenapa tidak berani? Karena Era adalah sahabat Niwa dari jaman SMK yang itu juga berarti Era kenal dekat dengan Yama.

Dari awal perselingkuhan, Era sudah berkali-kali mengingatkan, tapi Niwa yang sudah jatuh kedalam jeratan asmara sang selingkuhan seperti terbutakan mata dan hatinya. Jadilah nasihat Era tidak didengar.

Kesimpulan dari hasil curhat adalah Niwa terkena karma cinta. Seperti Pat Kay dalam cerita Sun Go Kong, yang juga mengalami karma karena cinta. Menurut Era, karma ini hanya bisa hilang jika Niwa datang ke Yama, mencium kakinya dan meminta maaf. Tapi Niwa tetap tidak berani. Dia takut ketemu Yama.

Lalu, suatu hari, Yama tiba-tiba muncul di modiste milik Niwa. Yama minta dibuatkan kebaya oleh Niwa untuk calon istrinya! 

Jeng jeng jeng.... Saat adegan ini, aku bayangkan kalau di film-film biasanya ada petir yang menggelegar di siang hari. Tanpa ada hujan. Hanya petir 😁.

Nah dari sini cerita pun mengalir. Dari yang tidak pernah kontak sama sekali, sekarang Yama sering menghubungi Niwa. Dan Niwa pun mulai  berani berbicara dengan Yama tanpa menundukkan kepalanya.

Judul dari novel ini, yaitu Yamaniwa, merupakan gabungan dari nama kedua tokoh utama di buku ini. Yaitu Yama (tokoh utama pria) dan Niwa (tokoh utama wanita).

Jalan cerita dari novel Yamaniwa ini sebenarnya mudah ditebak. Tapi rasanya jika pembaca novel masih tahap pemula, bisa jadi pembaca tidak bisa menebak kemana arah novel ini. 

Tapi walaupun mudah ditebak, tetap lho ada satu yang tidak sesuai perkiraan, yaitu perselingkuhan Agas, suami dari Era.  Awalnya aku pikir ini cuma salah satu trik, tapi ternyata memang benar Agas selingkuh. Alasannya cuma karena hubungannya dengan Era selama belasan tahun, dari pacaran sampai menikah, adem ayem saja. Agas pun merasa bosan.

What?? Merasa bosan gitu ya Agas?? Kalau bosan coba cari kegiatan lain dong. Kegiatan diluar rutininas iya kan. Coba bungee jumping atau naik wahana seram di dufan, naik gunung dan lain sebagainya. Please lah. Bosan ko malah selingkuh, situ aja yang doyan Gas kalau ini mah. Eh, lho.. Ko jadi ngegas?? Ya maaf 😆.

Novel Yamaniwa ini dikategorikan sebagai novel dewasa. Tapi yang aku suka, ceritanya tidak vulgar. Selain itu aku juga suka gaya bercerita penulis, mengalir dan tidak bikin bingung. Secara keseluruhan novel ini cukup menghibur 👍🏻Jika dan hanya jika endingnya ga gampang ketebak, maka akan lebih oke lagi 😉
Profile Image for Nurina Widiani.
Author 2 books15 followers
October 1, 2016
"Kalau kita mencintai seseorang, apakah kita bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan cintanya?" (hlm. 84)

Kamu pernah jadi korban perselingkuhan? Atau justru kamulah si pelaku perselingkuhan? Terlepas jawabanmu ya atau tidak, yang pasti, novel Yamaniwa ini menyorot dengan apik tema perselingkuhan dalam hubungan percintaan.

Jujur saya nggak suka novel dengan tema pengkhianatan alias selingkuh, karena hal ini membawa luka lama yang menyakitkan dan sulit sembuhnya. Maka pada awalnya saya jelas sebal setengah mati pada Niwa. Tanpa alasan yang kuat, Niwa begitu mudahnya mengkhianati Yama. Walau saat itu dia masih remaja labil yang lagi menthel-menthelnya, dan butuh kasih sayang yang nyata, tapi kan.... selingkuh itu jahat. Hiks.

Namun saya toh tetap mengikuti kisah ini, karena saya nggak punya pilihan selain terhanyut dalam alur kisahnya. Tentu saja karena gaya bertutur Netty Virgiantini yang selalu bisa pas porsinya. Hanya Netty Virgiantini yang membuat saya bisa kelepek-kelepek hanya karena kedua tokohnya saling tatap. Suasananya selalu terasa manis tapi juga nyesek. Dan tentunya karena saya dibuat bertanya-tanya dan berharap-harap cemas akan maksud tujuan Yama kembali mendatangi Niwa. Benarkah Yama menginginkan balas dendam?
Karena memang itulah yang saya harapkan. Saya mengharapkan sedikit banyak kisah ini akan seperti novel-novel harlequin favorit saya, dimana sang hero berniat balas dendam tapi akhirnya nggak mampu menuntaskan misi balas dendamnya karena ternyata masih cinta.
Tapi ternyata, jalan kisah Yamaniwa jauh lebih manis dan lebih gereget dari apa yang saya harapkan. Meski endingnya sudah bisa ditebak, tapi semua terbayar dengan adegan paling manis di akhir kisah. Dan ya, bisa dipastikan, saya mewek dong! Nangis di bagian ending ketika Yama akhirnya mengakui maksud tujuannya. Duh, Mas Yama.

Meski dasar kisah ini berasal dari perselingkuhan, tapi novel ini dipenuhi akan penyesalan Niwa dan bagaimana reaksi orang-orang di sekitarnya. Bahwa betapa bodoh dan salahnya Niwa karena telah mengkhianati Yama. Bahkan Era, sang sahabat pun menakut-nakuti Niwa dengan menyebut-nyebut tentang karma. Siapa yang menabur dia akan menuai. Yamaniwa memotret dengan baik fenomena perselingkuhan dan kesempatan kedua yang langka diberikan. Melalui Yama, Niwa, Era dan Agas, pesan moral tentang kedua hal itu tersampaikan dengan jelas.

Meski saya sebal dengan Niwa, tapi saya jatuh hati dengan Yama. Hahaha... sudah bisa diduga sih. Saya memang pencinta deretan cowok kalemnya penulis satu ini. Apalagi namanya Yama itu Yamadipati. Lagi-lagi nama favorit saya dalam pewayangan!
Yama yang kalem, dewasa dan nrimo. Gimana nggak bikin meleleh dengan sikapnya yang gentleman dan manis itu. Saya suka dengan caranya memperlakukan Niwa. Chemistrynya juga bagus dan saling mengisi.
Yang membekas dalam ingatan saya adalah adegan ketika Yama dan Niwa memilih lingerie. Kocak abiiss tapi maniiis. Tentu saja selain adegan paling mendebarkan di tangga modiste yang bikin saya mewek.

Selain Yama ada satu lagi tokoh favorit saya, yaitu Sisil. Konyol dan selalu bisa membuat suasana cair. Mulutnya yang blak-blakan itu mungkin perlu disambit, tapi dialah yang paling frontal menunjukkan kesalahan Niwa. Kehadirannya bukan sekedar pelengkap cerita, tapi dialah jiwa dalam novel ini. Makanya saya suka. Saya paling demen sama tokoh yang apa adanya dan ceplas-ceplos macam Sisil ini.

Overall, saya sukaaaa banget novel ini. Bukan hanya karena saya dibikin nangis, tapi juga ada arti tentang kesetiaan dan memaafkan dalam novel ini. Tentang pengkhianatan. Dan tentang kesempatan kedua. Kisah yang mendalam tapi ditulis dengan begitu apik dan rapi sehingga menjadi sebuah cerita yang manis.
Profile Image for Kurnia.
175 reviews10 followers
February 28, 2018
empat bintang karena diolah dengan gaya bahasa khas Mbak Netty yang mengalir, ceria, humoris, tetapi kesan sedih dan nelangsanya juga terasa. Karma adalah garis besar cerita, saya terpingkal ketika analogi Pat Kay muncul, Ya Ssalam! sudah lama sejak saya nonton Kera Sakti. XD

Sebenarnya sejak saya mengenal semua tokoh, saya sudah punya feeling, Yamaniwa akan seirama dengan Jodoh Terakhir. Apalagi saya sudah baca Jodoh Terakhir terlebih dahulu. Nah, kan, adalah insting pamungkas dari membaca novel ini. :D Tetapi saya tetap terhibur, dan feeling penyesalan Niwa juga masih bisa saya rasakan. Seru deh, segar. Terima kasih Mbak Netty, memperkenalkan semua tokoh yang amat lekat dengan kehidupan saya sebagai orang Jawa. Hehehe.

Dan, sama seperti tokoh cowok lainnya, Yama cukup membuat hati saya meleleh. XD
Profile Image for fira.
108 reviews7 followers
January 1, 2023
⭐ 3.5/5
di pertengahan cerita, pas Yama bilang mau bikin baju untuk calon istrinya, udah ketebak sama aku siapa calon istrinya. aku paling suka persahabatan Niwa dan Era. sama-sama support dan saling menyadarkan. terus aku juga sama Sisil yg blak-blakan, meski harus ditegur dulu gara-gara kelepasan😆

overall udah cukup bagus ceritanya. ceritanya sangat ringan dan aku selesai baca dalam sekali duduk! cocok untuk selingan baca buku yg berat-berat🙌
Profile Image for Alexandra.
261 reviews12 followers
August 18, 2017
Niwa, bertemu kembali dengan Yama, sang mantan pacar yang diduakannya. Setelah 10 tahun berlalu, Yama tiba-tiba muncul dihadapannya meminta dibuatkan kebaya pernikahan untuk sang calon istri. Inikah caranya Yama membalas dendam pada Niwa, membuat orang yang mencintainya menjahitkan kebaya pernikahan untuk sang calon istri.

Predictable but nice.
Profile Image for nasya.
842 reviews
January 1, 2023
dilihat dari blurbnya, aku kira bakalan difokusin gimana karma yang didapet, tapi ternyata engga. trus karna ini temanya romantis, tapi aku merasa gaada romantis2nya, maksudnya ya emang ada adegan yamaniwa, tapi nggak yang bikin melting atau senyum2 kayak novel roman yang biasanya aku baca
Profile Image for Nova  Putri.
46 reviews23 followers
June 28, 2017
ini novel amore 'tersopan' yang pernah saya baca... hehe. Apa mungkin karena karakter utamanya yang pemalu kali ya...??? hihi.

Ulasan lengkapnya menyusul ya... ^^
Profile Image for Astrid Pakilaran.
13 reviews3 followers
January 31, 2018
Judulnya unik... baca sinopnya ternyata judul itu gabungan nama tokohnya, jadi bisa langsung ditebak endingnya...
1 review
November 26, 2025
cerita menarik
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Just_denok.
366 reviews7 followers
February 27, 2014
Seandainya bukan hari kerja, saya pasti bisa langsung namatin novel ini dalam beberapa jam saja. Saya suka sekali dengan cerita yang disuguhkan mbk Netty di novel ini :D

Yamaniwa menceritakan tentang Yama-Niwa. Saat masih berseragam putih abu2, keduanya sempat menjalin kasih. Setelah lulus SMA, Yama memutuskan untuk bekerja di luar kota dan LDR dengan Niwa. Hubungan jarak jauh, membuat celah di hubungan Yama dan Niwa. Berkurangnya komunukasi, membuat Niwa tergoda oleh lelaki lain yang kebetulan juga menaruh hati pada Niwa. Tanpa memberi kejelasan pada Yama, Niwa selingkuh dengan lelaki itu dan sebisa mungkin menghindari komunikasi macam apapun dari Yama. Hingga suatu sore, ketika Niwa sedang bersama pacar gelapnya, Yama muncul. Lelaki itu tidak marah, atau histeris melihat perselingkuhan Niwa. Dia hanya menghampiri Niwa, dan memeberikan makanan kesukaan Niwa lalu pergi. Dan yang bisa diingat Niwa adalah sorot mata Yama yang terluka.

Apa yang dilakukan Niwa, pada Yama, berimbas pada kehidupan cinta Niwa kedepannya. Terhitung lima kali, Niwa putus cinta. Era, sahabat Niwa, berasumsi bahwa kegagalan cinta Niwa merupakan karma atas pengkhianatan yang ia lakukan pada Yama. Mendengar asumsi Era, Niwa teringat tatapan kecewa yang pernh Yama berikan padanya. Gadis itu masih merasa bersalah pada Yama, karena dia masih belum sempat meminta maaf pada lelaki itu. Dan apa yang akan dilakuka Niwa, ketika tiba2 Yama datang kembali ke hidupnya dan kembali memunculakan perasaan cinta yang ia rasakan pada lelaki itu?akankah Niwa bisa meminta maaf? tapi bagaimana Niwa bisa minta maaf, jika Yama malah datang dengan alasan ingin dibuatkan baju pengantin untuk acara pernikahannya? Dan pada perjalanannya, Yama selalu melibatkan Niwa dalam persiapan pernikahannya. Silahakan membaca novel ini untuk mengetahui kelanjutan hubungan Yama-Niwa.

Pertama kali melihat novel ini, saya bertanya2 tentang judulnya. Apa arti dari Yamaniwa, ternyata itu diambil dari gabungan dua tokoh utama di novel ini, yaitu Yama dan Niwa. Saya suka warna dari novel ini, kuning meriah. Menarik mata yang melihat. Tema utamanya mengenai perselingkuhan. Tema yang umum sih, tapi mbk Netty bisa bikin orang nggak mau selingkuh. Apa yang terjadi pada Niwa, lalu apa yang dirasakan oleh Agas, suami Era, bikin saya pengen bilang, "..makanya jangan macem2, fatalkan akibatnya,,?". Karma yang dibilang Era, akan selalu datang pada yang melakukan kesalahan,

"..siapa yang menyakiti hati seseorang, dia akan merasakan sakit yang sama..."

Ya walaupun tidak melulu karena karma, tapi juga cobaan. Mengutip nasehat ayah Niwa via Niwa,

"...Hidup manusia itu nggak mungkin terus lurus2 saja tanpa ada cobaan atau ujian. Kalau sekarang aku harus mengalami pengalaman pahit seperti ini, mungkin cara Tuhan mendewasakanku,,,"

Kalimat2 maupun percakapan di novel ini, buat saya sangat realistis. Apalagi dibumbui bahasa Jawa sedikit2, jadi gampang ngenanya sih. Cara penulisan cerita mbk Netty juga beda dengan amore2 yang lain. Lebih blak2an, dan tidak mendayu2. Bikin saya betah bacanya. Keren. Saya juga suka karena banyak percakapan di novel ini, mulai dari percakapan yang serius sampai becandaan. Percakapannya juga nggak terlalu kaku. Jadi saya santai bacanya. Walaupun santai, novel ini nggak kehilangan sisi romancenya. Saya suka gimana perhatian dan cara berkomunikasi Era-Agas, berasa cocok sekali mereka berdua. Dan saya suka sekali dengan Yama :). Dia slow sekali. Tipe2 yang tenang dan damai, serta pengertian. Perhatian2 kecil yang diberikan Yama pada Niwa, bisa bikin saya senyum2 kecil dan seneng. Nah lho,,,koq saya yang senyum2.,.hehhe:p. Ada ucapan Yama, yang bener2 bikin 'jlebb",

"Kadang, tanpa disadari, orang pertama yang kita cintai akan menunjukkan seperti apa tipe yang kita sukai. Apakah salah kalau aku cenderung menyukai perempuan bertubuh mungil sepertimu, setelah kamu meninggalkanku?"

Dan kalinat itu diucapkan pada Niwa. Menohok sekali. Secara garis besar saya dapet sih feel novel ini. Sampai2 saya juga bisa ngerasain penyesalan yang dilakukan Agas setelah perbuatan yang ia lakukan pada Era.

Sedikit yang saya sayangkan adalah, part Yama-Niwa kurang banyak. Coba part nya dibanyakin. Heheh . Ya…. Walau part nya sedikit, kemunculan Yama yang sedikit2 ini selalu berkesan untuk saya. Heheh.,lalu yang agak sedikit mengganggu saya adalah, orang2 disekitar Niwa, yang berulang kali menyebutkan kesalahan di masa lalu Niwa. Era dan Sisil. Saya pikir, perselingkuhan yang dikakukan Niwa, cukup dibahas di awalnya saja, jadi di tiap obrolan, tidak kembali pada hal itu lagi. Sudah sih itu saja.

Ini novel amore pertama yang bener2 saya suka. Novel dengan ending yang romantis sekali. Saya suka Yama deh. Heheh..;)

Jadi pengen baca Jodoh Terkhir nya mbk Netty, masih beredar di pasaran nggak ya,,,
Profile Image for Pradnya Paramitha.
Author 18 books463 followers
December 20, 2013
[SPOILER ALERT]
Nih, saya tegesin lagi...



2,5 bintang. Bagaimanapun, gue tetep penggemar tulisan Mbak Netty Virgiantini sejak 'Ini Rahasia'. Jadi walaupun buku ini agak mengecewakan (iya, maaf ya, buku ini agak mengecewakan), tapi gue nggak kapok baca karya penulis. Hidup Netty Virgiantini!

Ceritanya tentang sepotong kehidupan di Kota Semarang. Adalah Niwa, pemilik Niwatasari modiste yang susah move on dari cinta pertamanya yang kandas sepuluh tahun yang lalu (iya, sepuluh!). Soalnya sederhana, dia disesaki rasa bersalah karena mereka putusnya nggak baik-baik. Niwa ketahuan selingkuh, dan setelah itu Yama seperti hilang ditelan bumi. Kandasnya percintaan Niwa dengan banyak lelaki setelah Yama membuat Niwa kepikiran barangkali dia terkena karma cinta seperti Pat Kay yang harus mengalami 1000 derita cinta. Hingga akhirnya, di satu siang, Yama muncul gitu aja di modiste Niwa, dan minta dibuatkan gaun pengantin. Sejak itu beruntun siksaan batin yang dialami Niwa karena Yama terus-terusan melibatkan Niwa dalam persiapan pernikahannya dengan seorang wanita sibuk tanpa nama dan tanpa wujud (pokoknya misteriuuus, gitu).Padahal Niwa jelas-jelas masih cinta sama Yama.

Seperti gaya di Ini Rahasia, kekentalan rasa lokal yang disuguhkan penulis benar-benar terasa. Kan jarang-jarang baca buku amore/metropop (by the way, apa bedanya sih?) dengan cita rasa lokal. Gue yang biasanya berkutat dengan novel-novel bersetting Jakarta/Bandung dibawa ke Semarang, dengan kehidupan sederhana (bosan juga dengan cerita tentang pria wanita karir dengan gaji dan gaya hidup yang wow). Penulis selalu menawan gue dengan kesederhanaan cerita dan setting. Gue yang dibesarkan di kota kecil, sering berinteraksi dengan SMK dan STM, benar-benar ngerasa 'cerita ini bener-bener ada di temen-temen SMK dan STM'. Nyata banget.

Lalu kenapa gue bilang mengecewakan? Well, gue rasa eksekusi dari premis yang sebenarnya asik ini agak kurang. Atau barangkali mood gue aja yang lagi jelak pas baca buku ini.

Memang dari awal ceritanya udah ketebak. Dan sebenarnya gue nggak keberatan untuk itu. Gue berharap jalan menuju ending cerita yang sudah gue tebak dengan sangat tepat, bahkan sejak baca sinopsisnya, itu yang menarik dan dipenuhi twist-twist kece. Sayangnya enggak. Di awal, obrolan Niwa dan Era rasanya agak berbelit-belit. Kepanjangan. Dan sejak itu, menilik buku ini nggak terlalu tebal, gue berpikir, belakangnya nanti pasti buku ini akan ngebut kayak kereta. ternyata iya. Lalu skenario yang disusun Yama, Ya ampuuuuuunn, rasanya otak gue kok kurang bisa menerima. Apa ya? Guer ngerasa Yama ini kalau mau berbohong mbok ya agak canggih gitu lho nyusun skenarionya. Banyak bolong sana-sini, yang anehnya kok Niwa ini iya-iya aja. dalam pikiran gue, dalam pikiran gue aja nih ya, gue akan sedikit menyembunyikan clue-clue tentang skenario Yama. Jadi kesannya pembaca agak dibuat penasaran gitu. Tapi novel ini, sejak awal sudah memberikan clue-clue yang bukannya mengaburkan cerita, malah memastikan cerita. Jadi kesannya nggak ada penasaran-penasarannya sama sekali. Yama-nya nggak pintar berbohong. Atau barangkali gue-nya aja yang kepinteran menebak. Hahaha


Dan gue sedih, entah kenapa, novel ini (yang gue rasa) agak menekankan bahwa menjadi perempuan itu harus setia. bahwa perempuan yang setia adalah perempuan yang baik dan benar untuk dijadikan istri. Bukannya menyalahkan ajaran moral itu, tapi kan nggak cuma perempuan aja yang harus setia? Laki-laki juga harus setia. Hiks. Untung sih, di tengah-tengah ada kejadian perselingkuhan Agas itu, walau rasanya tetap nggak imbang. Gue juga sedih, karena gue berusaha keras mencintai tokoh Yama, dan gagal. Gimanapun, gue lebih suka cerita dengan tokoh-tokoh yang gue cintai dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Yama ini agak terlalu...ah, entahlah. Barangkali dia buken tipe gue aja. Hahaha


Adegan favorit gue di novel ini adalah perdebatan Niwa dan Era tentang minta maaf yang harus pake acara cium kaki segala. Baca deh, gue ngakak.

Hanya 2,5 bintang, bukan berarti buku ini jelek. Tapi karena gue nggak terlalu suka. Terlebih dalam menilai sebuah buku penulis yang udah pernah gue baca sebelumnya, gue cenderung memperbandingkan dengan karya yang udah gue baca sebelumnya itu. Dan jelas, menurut gue, Ini Rahasia lebih baik. Tapi gue masih setia menunggu karya penulis selanjutnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Pattrycia.
351 reviews
November 30, 2013
Perselingkuhan tidak perlu alasan dan tidak termaafkan!
Duh tagline nya mantep bgt deh. Gw setuju banget!

Nima, seorang siswi SMK yang masih culun & naif bertemu dgn Yama, siswa SMK tetangga yang pendiam & pemalu. Mereka kesengsem & jatoh cintrong. Hubungan mereka berjalan lancar layaknya pasangan anak SMA yang sedang kasmaran. Yama yang satu tahun lbh tua dr Nima lulus duluan & mengikuti pelatihan di Jakarta. Sekolah Nima kedatangan mahasiswa PPL dari universitas negri. Di antara rombongan tsb, ada satu cwo bernama Arvin yang menarik perhatian siswi2 (tak terkecuali Nima) dgn rambut gondrong & tubuh jangkungnya. Nima pun mulai bermain api di blkg Yama. Bahkan larangan & nasehat Era, sahabat baik Nima, juga tak digubrisnya. Puncaknya ketika Yama yang baru plg dr Jakarta memergoki Nima sdg berpelukan mesra dgn Arvin di halaman rumahnya.

Fast forward 10tahun, Nima sudah membuka toko jahit baju sendiri. Selama ini juga ia selalu dicampakkan oleh pacar2nya. Nima mulai berpikir bahwa ini adalah karma yang harus ia terima karena telah menduakan Yama. Sampe suatu hari Yama mendatangi tokonya & meminta tolong Nima untuk membuat kebaya pengantin untuk calon istrinya. Nima yang memang masih mencintai Yama dengan berat hati menerima permintaan tsb. Ternyata penderitaan Nima ga sampe disitu, Yama juga mnt tolong Nima untuk menemaninya membeli barang2 seserahan & kerap membuat hati Nima terenyuh sakit. Nima sadar betapa besar dosa yg telah ia lakukan pada Yama yang super baik & sabar. Betapa sakitnya hati Yama waktu melihat pacar yang ia sayangi memeluk cwo lain. Nima akhirnya mulai belajar memaafkan dirinya atas kesalahan yang dibuatnya dulu.

Crtnya bnr2 ngingetin gw sm crt film A Wedding Invitation yang blm lama ini gw tonton (really worth a try btw). Mirip bgt sih & gw jd bs nebak dr awal kira2 gmn akhir crtnya. Sampe2 gw mikir perselingkuhan si Agas, suami Era, itu juga bagian dr rencana Yama.

Novel ini ngangkat topik yang sdh jd bahan omongan orang sehari2. Perselingkuhan di jaman skrg udh bukan hal yang tabu lagi. In fact mnurut gw kt udah ga kaget lg dgr org selingkuh, saking common-nya. Tapi Mbak Netty berhasil ngasih pelajaran berharga ttg topic ini melalui novelnya. Gmn rasanya harus nanggung rasa bersalah bertahun2 karena selingkuh. Gmn Nima akhirnya memaafkan dirinya tanpa mengharapkan pengampunan dari Yama. Gmn menyesalnya Agas telah menduakan istrinya yang devoted banget smp ia rela mencium kaki Era.

"Kadang... tanpa disadari, orang pertama yang kita cintai akan menunjukkan seperti apa tipe yang kita sukai. Apakah salah kalau aku cenderung menyukai perempuan bertubuh mungil sepertimu, setelah kamu meninggalkanku?
Omongan Yama yang sebenernya tanpa maksud nyindir tp bener2 nancep di hati Niwa.

"Orang yang sudah mengkhianati kepercayaan, jangan terlalu berharap mendapatkan kembali apa yang sudah dilepaskannya. Sengaja atau nggak sengaja. Itu sudah risikonya."
My favorite quote from Nima.

Setelah baca bukunya yg berjudul Jodoh Terakhir, gw lgsg naksir sm cara nulis Mbak Netty yang campur2 boso Jowo & apa adanya. Dialognya lucu tp berisi. Overall 4thumbs up lah buat Mbak Netty!
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
November 29, 2013
Sebagai finalis lomba novel Amore, sebetulnya ekspektasi saya terhadap novel ini besar. Tapi akhirnya harus bilang agak kecewa.Judulnya terus terang unik, juga kavernya memikat. Tapi jalan ceritanya mudah ditebak sejak sepertiga halaman. Dan itu malah dikuatkan dengan banyak kejadian janggal yang akhirnya malah tidak memberikan unsur kejutan.
Adalah Niwa, seorang perempuan 30 an yang gagal dalam menjalin hubungan dengan lebih dari 4 orang laki laki, karena" karma" atas apa yang dilakukannya di masa lalu. Dia menduakan kekasihnya saat itu Yama dengan seorang mahasiswa yang PKL di sekolahnya, dan belum berkesempatan untuk minta maaf.
Sampai suatu hari, Yama datang ke modiste kepunyaannya, akan menjahitkan baju buat calon istrinya.Nah dari hal yang seharusnya bisa jadi konflik yang menarik, malah dieksekusi dengan banyak kejadian yang tidak masuk akal. Mulai dari calon istri yang tidak bisa datang, pemilihan warna, motif dan bentuk baju yang diserahkan pada Niwa sampai pada mencari seserahan pun dilakukan Yama dan Niwa. Menurut pendapat saya, sesibuk apa pun calon pengantin, apalagi mereka tinggal satu kota( katanya),tidak ada waktu kelihatan naif.Dan anehnya lagi, Niwa nggak curiga sama sekali.
Bagi saya sebagai pembaca, unsur kejutan seharusnya disajikan dengan cantik, tapi kok saya tidak terkejut sama sekali. Selain itu unsur romancenya kok saya nggak dapat ya. Menurut saya ini malahan seperti novel chicklit, dan bukan amore.
Juga ada beberapa hal yang tak terjelaskan, seperti kemana saja Yama selama ini( 10 th lho), terus kenapa juga Niwa seperti tidak berusaha mencari Yuma. Pas mereka ketemu dalam status Yama yang katanya mau menikah, Niwa malah mau diajak Yama ke sana kemari..
Dan jujur saja, saya membacanya sampai selesai, karena saya ingin membuktikan apakah dugaan saya benar....dan ternyata( silahkan anda menebaknya)
Profile Image for Mellisa Assa.
144 reviews9 followers
November 21, 2014
"Kok sama lagi? Tinggi hampir sama. Sekarang ukuran sepatunya sama juga. Kamu nggak bisa nyari calon istri yang ukurannya berbeda denganku?" Niwa

"Kadang tanpa disadari, orang pertama yang kita cintai akan menunjukkan seperti apa yang kita sukai. Apakah salah kalau aku cenderung menyukai perempuan bertubuh mungil sepertimu setelah kamu meninggalkanku?" Yama

Aww aww, tidak pernah terlintas dibenak Niwa kalau dia masih akan bertemu Yama kembali setelah sepuluh tahun berlalu semenjak dia meninggalkan Yama demi pria lain. Perasaan Niwa masih sama, bahkan dia masih merasakan penyesalan karena telah mengkhianati Yama. Tapi seakan karma masih terus mengikutinya, 10 tahun berlalu dan Yama kembali dengan kabar mengejutkan. Dia meminta Niwa menjahitkan kebaya dan beskap untuk pernikahannya 2 bulan lagi. Niwa tidak sanggup menolak karena masih rasa bersalah, tapi sebenarnya dalam hati dia tidak ikhlas. Seakan belum cukup, Yama masih memintanya untuk menemani Yama mencari seserahan untuk calon istrinya. Dan Niwa masih bertanya-tanya seperti apa rupa calon istri Yama karena dia tidak pernah bertemu muka.

Ketawa-ketawa nggak jelas baca novel ini. Dialognya enak nggak belibet karena yah menceritakan kehidupan sehari-hari tokoh-tokohnya. Diksinya juga enak, mengalir. Ceritanya ringan menurutku karena konfliknya yah cuma dilema Niwa saat harus membuatkan kebaya dan beskap untuk mantan pacarnya. Dari awal sih sebenarnya aku sudah bisa menebak endingnya kayak apa, tapi tetap penasaran juga bagaimana penulis membawa kita menuju endingnya. Yang sedikit membuat aku sedih, konflik Era sahabatnya Niwa yang diselipkan kedalam cerita. Seolah aku juga ikut sedih bersama Niwa dan Era. Karakter Yama sendiri juga cukup menghanyutkan. Meskipun tidak digambarkan sebagai pria romantis, tapi sikapnya bikin meleleh juga dengan cara yang berbeda.
Anyway,,,I'll give 3,5 of 5 stars.
Profile Image for Dian Putu.
232 reviews9 followers
December 13, 2013
Niwa, perempuan pemilik “Niwatasari Modistre” harus mengalami karma akibat kesalahannya sepuluh tahun yang lalu. Bermula dari perkenalannya dengan siswa SMK tetangga sekolahnya yang bernama Yamadipati, mereka merajut cinta yang makin lama terasa sempurna. Sayangnya, saat Niwa ditinggal Yama ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan, Niwa tak mampu menjaga hatinya. Seorang mahasiswa PPL di sekolahnya yang bernama Arvin membuat Niwa membutakan hati nuraninya dan memilih mendua dari Yama.
Hasilnya, selama sepuluh tahun Niwa dihatui bayangan tatapan terluka Yama saat memergokinya selingkuh darinya, membuat dia menanggung rasa bersalah yang tak kunjung hilang. Sebagai pelampiasan, Niwa sering kali bergonta ganti pacar untuk menghilangkan perasaannya pada Yama. Ya, Niwa sadar, dia masih sangat mencintai pria itu sampai sekarang.
Dan suatu hari, pria itu muncul di depan matanya, menyerahi tugas membuatkan kebaya pengantin untuk calon istrinya. Kebimbangan muncul di hati Niwa. Sempat dia ragu untuk menyetujui permintaan itu karena dia belum bisa terima akhirnya Yama menikah dengan wanita lain. Niwa mengalami siksaan batin tak terkira. Namun, Niwa menerima tugas itu, dia menganggap apa yang terjadi padanya saat ini sebagai hukuman dari masa lalunya.
“Mengapa setiap mendengar suara lembut calon istri Yama hatiku terasa sakit? Padahal kelihatannya dia perempuan yang baik. Dia tidak memarahi atau memaki-maki. Tapi mengapa efeknya jadi menyedihkan seperti ini?” – Niwa – Hlm. 180

Baca selengkapnya di >> http://dianputu26.blogspot.com/2013/1...
Profile Image for Abdul Azis.
127 reviews13 followers
December 29, 2013
Bukan idea baru buat membuat cerita kaya yang ada di novel ini. Gue ngeliat review yang ada-sebelum gue-yang ngasih kurang dari tiga bintang mungkin udah keburu nebak ending ceritanya kaya apa atau yah kaya FTV bener atau juga mereka gak punya sense of humor #eh.. Tapi menurut gue penulis punya gaya bahasa yang menurut gue cukup membuat gue tertawa pas baca novel ini. Ditambah karakter didalamnya gak terlalu banyak, nyantai aja gitu bacanya gak da beban kudu mikir hal-hal yang jarang atau belom kita lihat seperti tempat atau istilah - istilah ,yang sering dipake sama yang laen *kode*, gak ada pake ingris ingrisan, yang ada bahasa jawa yang bikin gue penasaran artinya apa sampai gue nanya sama seseorang. Keep writing mba *hunting novel mba eva yang lain*

*note : gue suka sama karakter sisil yang usil. Tanpa dia mungkin cerita akan sedikit garing bahkan melempem.
Profile Image for Desy Miladiana.
Author 10 books14 followers
December 22, 2013
Seperti yang sudah saya duga, endingnya akan seperti apa. Yang saya suka sih cerita ini dikemas dengan edisi Jawa. Saya sampai heran loh, ini cerita di Semarang kok jadi keinget di Surabaya. Karena ada beberapa tempat yang hampir mirip seperti di Surabaya hehe :p untung saya orang jawa (walah gak bisa bahasa Jawa) jadi ngerti sitik-sitik ;;)
Profile Image for Ribka Purba.
Author 4 books9 followers
May 16, 2014
bahkan dari halaman puluhan pun gue udh nebak kalo si Yama bikinin kebaya nya buat Niwa, tapi pake cara cara cupu yg ga laku gini --" how come dia ga sadar, coba? masalahnya sih, too obvious gtu lho. ditambah typo sana sini yang gak ngeganggu sih, cuma cukup nyata gitu. well, buat bacaan selingan sih gapapa lah ya
Profile Image for Musdalifah.
2 reviews3 followers
December 31, 2016
Sebenarnya udah lama selesai bacanya. Tapi, baru update sekarang. Menurutku, novel ini lumayan untuk bacaan yang ringan. Namun masih memiliki banyak kekurangan serta akhir cerita yang mudah ditebak. Lihat saja judulnya.
Profile Image for Natha.
780 reviews73 followers
February 27, 2014
Buku ini selesai juga akhirnya. Dan selesai karena aku sedang mengantri untuk buku lainnya. :))
Profile Image for Dini Novita  Sari.
Author 2 books37 followers
July 2, 2014
hehehem asyik juga gaya berceritanya. Obrolan2nya mengalir jadi sering ngakak. Btw ini genre Amore, kan biasanya marak akan adegan2 intim, tetapi di sini kurang intim niih. #eh XD
Profile Image for Wiwien Wintarto.
Author 24 books36 followers
July 28, 2015
An entertaining story. Its characters are amazing. Full review on my blog.
Profile Image for Ainay.
418 reviews77 followers
June 3, 2017
Berkali-kali menjalin hubungan, namun selalu ditinggalkan, itulah yang dialami Niwa, pemilik Niwatasari Modiste. Kejadian itu bermula sejak sepuluh tahun silam, tepatnya sejak Niwa mengkhianati pacarnya, Yama. Bahkan sahabat Niwa menyebut hal ini sebagai karma, dan tidak menutup kemungkinan Niwa juga menderita sindrom "seribu derita cinta" macam si babi Pat Chai di Kera Sakti!

Niwa bingung, dan khawatir dirinya memang benar kena karma cinta seperti yang dikatakan sahabatnya. Perasaan bersalah juga menggelayuti hatinya sejak hari besar terungkapnya perselingkuhannya. Hingga kemudian, mantan yang diduakannya dulu, Yama, muncul di modiste milik Niwa ... dan memesan kebaya pengantin untuk calon istrinya! Niwa makin yakin dirinya kena karma cinta, atau ... ada unsur balas dendam yang melatarbelakangi kemunculan Yama dengan calon istrinya.

Sejak pertama kali melihat, saya sudah dibuat jatuh cinta dengan desain sampulnya yang cerah ceria. Ilustrasinya benar-benar menggambarkan sosok Niwa yang mungil berponi pagar dan... penjahit. Kalau tidak ada badge Amore, mungkin saya sudah terkecoh dan menyangka novel ini adalah novel teenlit saking imut dan cerianya sampul. Tata letak atau layoutnya juga sangat manis, dengan diselipkan gambar pernak-pernik menjahit di setiap awal bab.

Yamaniwa adalah buku kedua mbak Netty yang saya baca setelah The Kolor of My Life, namun rasanya saya sudah bisa mengenali ciri khas dari tulisan mbak Netty. Mulai dari banyolan yang sangat njawani dan juga cara beliau menyampaikan cerita. Pokoknya langsung terasa "aura Netty Virgiantini" setelah membaca beberapa bab. Saya sampai dibuat ngekek-ngekek karena guyonan yang diselipkan begitu membumi dan familier, juga realistis dan receh (mbuh guyon yang realistis itu kayak apa).

Penjabaran tentang jahit-menjahit dan macam-macam kain juga sangat ringan dan enak dibaca. Meski saya pembaca yang buta akan dunia tata busana, namun saya langsung bisa memahami dan bisa membayangkan seperti apa detail rancangan kebaya yang dibuat Niwa, tanpa buka KBBI atau mbah Gugel.

Sayangnya, beberapa bab awal yang menceritakan proses perselingkuhan Niwa rasanya kaku dan sama sekali tidak alami mengalir indah (halah mbulet dewe bosomu, Nay). Dan terkesan buru-buru macam dikejar ulo showo. Namun ketika masa remaja Niwa terlewati, semuanya berubah macam powrenjes(?). Narasinya kembali mengalir dan enak dibaca seperti tulisan mbak Netty yang saya kenal (padahal cuma Kolor yang pernah dibaca), pokoknya saya sukaaa. Sangat direkomendasikan untuk pecinta novel roman komedi.
Displaying 1 - 28 of 28 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.