Makoto yang sering berpikiran negatif terpikat pada Iriya.
Lalu datanglah kesempatan untuk lebih dekat dengannya, mereka pergi ke villa Shirayuki saat liburan musim panas. Tapi keadaan tak berjalan selancar khayalan Makoto!
***
Argh! Menyebalkan sekali! Aku ingin menimpuk Yusa dengan sesuatu! Dia benar-benar mengganggu momen-momen romantis Iriya dengan Makoto! Iriya juga sama menyebalkannya! Sebenarnya maumu apa, sih? Kenapa kamu bersikap seperti itu?
Aku saja kebingungan membaca sinyal dari Iriya, apalagi seorang Makoto yang belum pernah pacaran! Kadang, ia bisa begitu manis di dekat Makoto. Kadang, ia bisa mengabaikan Makoto begitu saja. Sebenarnya, bagaimana perasaan Iriya, sih? Aku benar-benar penasaran.
Volume ketiga ini terdiri dari empat chapter utama: liburan musim panas di villa milik nenek Shirayuki, pesta ulang tahun Iriya, pesta kembang api di Hayama, hingga usaha Makoto untuk bangkit kembali setelah ditolak oleh Iriya.
Iya. Makoto ditolak. Meskipun Iriya menunjukkan sinyal-sinyal kecil, ternyata Makoto tetap saja ditolak. Lalu, apa-apaan itu? Aku tidak bisa menerima alasan Iriya menolak Makoto. Kuharap Iriya akan menyesal di kemudian hari dan mengubah pikirannya.
Untung saja Makoto bisa tetap tegar berkat dukungan dari kakaknya. Akan tetapi, author ini tampaknya senang sekali menyiksa Makoto. Ia dipaksa bertemu dengan Iriya (secara tidak sengaja) saat Arika, kakaknya, membawanya ke sebuah cafe untuk menghiburnya. Ending volume ini tidak terlalu menggantung seperti volume-volume sebelumnya, tetapi aku penasaran dengan rekan kerja Iriya. Ekspresinya mencurigakan.
Selain itu, ada juga dua side story yang dimuat di volume ini. Yang pertama untuk menceritakan kesulitan apa saja yang sebenarnya dihadapi oleh Arika, kakak Makoto. Selama ini, pembaca hanya melihat dari sudut pandang sang adik. Ternyata, menjadi Arika pun tidak mudah. Untung saja karakternya yang tangguh membuatnya tampak mudah untuk dijalani.
Sementara itu, side story yang kedua menunjukkan hubungan Yusa dan Iriya yang ternyata sudah berlangsung sejak kecil. Melihat perjuangan Iriya, tidak heran Yusa pada akhirnya sangat protektif terhadap teman masa kecilnya.
Aku setuju dengan Uki, bahwa Shirayuki adalah teman yang baik. Kurasa, komik ini minim dengan konflik. Sejauh ini, ujian yang Makoto hadapi sepenuhnya berasal dari diri sendiri. Orang-orang di sekitarnya semua mendukungnya. Akan tetapi, perkembangan karakter Makoto dan Iriya yang membuat serial ini menarik untuk diikuti. Kurasa, kemungkinan mereka berdua jadian masih ada. Mari kita lihat di volume berikutnya!
Sugar Soldier is a great series if you enjoy cute shoujo fluff. The characters are all likeable, the romance is sweet and largely drama-free with both leads treating each other sweetly. There are nice friendships and family relations that don't fall short either. The art is quite typical shoujo but very pretty, definitely one of Sakai's best art-wise.
Although this series does delve into some more serious themes - child abandonment, terminal illness, sibling rivalry and even an implied sexual assault - I found this to be an incredibly light series. It's great as it gives it a nice wholesome feeling without having to over complicate things. But it also means there's no true conflict to overcome which means the series bumbles along a little bit. This is by no means a bad thing as it'll be perfect if you truly just want a cute high school romance with friendships, but it won't pack the same punch as some more complex series. I definitely would recommend for fans of the genre though.
In diesem Band verbringt die Gruppe eine gemeinsame Zeit im Ferienhaus von Nanamis Oma. Wie das Schicksal es so will, hat Shun während dieser Zeit auch noch Geburtstag und die Gruppe plant eine Überraschungsparty für ihn, die beinahe daneben ging… Ich finde es total cute, dass sich Shun und Makoto unbewusst dasselbe schenken wollten und oben drauf hat Makoto ihm gegenüber ihre Liebe gestanden doch wie geht es nun weiter ? Besonders gut haben mir die bonusseiten gefallen wo wir kurze Einblicke sowohl aus Rikas, als auch aus Shuns Vergangenheit bekommen haben.
This volume takes place during the summer break. In this volume, we get to have a sneak peak at Iriya's past and the reason behind his 'perfect' personality. Well, I was hoping for some progression between Makoto and Iriya since the both of them have such good chemistry. Pretty bummed by the end of the volume...
Was, wenn der Shun, in den du dich verliebt hast, gar nicht existiert? Wenn alles an mich gar nicht echt ist, was dann?
Waaas?
Ich bin so enttäuscht von Shun!! Die Clique von Makoto and Shun fährt zum Meer um Shuns Geburtstag zu feiern. . Traurig!! Aber Makoto ist sehr fröh, weil sie so mutig war.
Am ende gibt es zwei bonusgeschichte, die sehr nett sind. Die erste erzählt, was Rika auf der Schule als Model erlebt. In der zweite geht es um Issei und seine Freundschaft mit Shun.