Makoto yang sering berpikiran negatif, terpikat pada Iriya.
Tapi belum sempat dia mendekati Iriya, muncul Shirayuki yang berpenampilan goth loli dan Yusa yang secakep model!
***
Syukurlah Arika tidak sejahat yang kukira. Setiap kakak punya caranya masing-masing dalam menyayangi adiknya. Kurasa, cara Arika memang agak nyentrik saja.
Volume kedua ini terdiri dari lima chapter utama: salah paham Makoto soal Iriya dan Arika (kakaknya), pemotretan majalah, munculnya Yusa si tokoh cowok yang baru, Makoto yang terkurung bersama Yusa di sekolah hingga malam hari, sampai pada belajar kelompok di rumah Iriya yang penuh dengan insiden. Author sangat tahu cara untuk mengakhiri volume ini. Aku jadi penasaran apa yang akan terjadi di antara Makoto dan Iriya di volume berikutnya.
Selain itu, ada juga side story yang dimuat untuk menceritakan soal asal kepribadian Shirayuki yang teguh pada pendiriannya. Pada akhirnya, aku mengetahui mengapa Shirayuki terlambat di volume pertama. Sungguh, aku kagum dengannya yang berani tidak disukai untuk mempertahankan apa yang ia sukai.
Uki sepertinya mulai mendapat porsi cerita akibat kritik dari pembaca. Aku mencium bau-bau Uki akan dipasangkan dengan Yusa. Mungkin aku bisa salah, atau mungkin juga masih jauh dimulainya perjalanan mereka berdua.
Selain itu, lucu sekali melihat Iriya yang perlahan bisa membaca Makoto dengan begitu mudah hanya dengan melihat ekspresi wajahnya. Oh, Makoto sungguh sangat lucu! Author sangat mengerti bagaimana membuat Makoto begitu ekspresif lewat ilustrasinya yang selalu mengundang tawa.
Yusa ini desain karakternya mirip dengan kucing, ya? Aku merasa sifatnya pun serupa dengan kucing karena ia selalu menempel pada Iriya serta mencoba mengusir orang-orang yang mendekati manusia favoritnya. Masih dipertanyakan apa latar belakang dari mereka berdua ini. Mungkin akan dibahas di volume berikutnya. Yang jelas, Yusa membantu Makoto dalam menghidupkan cerita Sugar Soldier ini.
Yang jelas, aku suka bagaimana author menyelipkan banyak pelajaran hidup yang berharga, terutama bagi pembacanya yang masih duduk di bangku SMA. Jadi perempuan itu tidak mudah dan butuh perjuangan. Kadang rasa rendah diri muncul, tetapi perasaan itu harus bisa ditepis. Pada akhirnya, perjuangan itu dimulai dan diakhiri dari diri sendiri. Makoto akhirnya paham itu setelah Shirayuki memberitahunya. Sungguh beruntung Makoto bisa berteman dengan cewek bergaya gothic lolita yang satu ini.
Sugar Soldier is a great series if you enjoy cute shoujo fluff. The characters are all likeable, the romance is sweet and largely drama-free with both leads treating each other sweetly. There are nice friendships and family relations that don't fall short either. The art is quite typical shoujo but very pretty, definitely one of Sakai's best art-wise.
Although this series does delve into some more serious themes - child abandonment, terminal illness, sibling rivalry and even an implied sexual assault - I found this to be an incredibly light series. It's great as it gives it a nice wholesome feeling without having to over complicate things. But it also means there's no true conflict to overcome which means the series bumbles along a little bit. This is by no means a bad thing as it'll be perfect if you truly just want a cute high school romance with friendships, but it won't pack the same punch as some more complex series. I definitely would recommend for fans of the genre though.
Es bleibt weiterhin süß! Bin ein Fan von Shun Kurze Erleichterung! Rika möchte nichts von Shun, es war rein beruflich! Aber ein neuer Charakter kam dazu. Issei, womöglich ein alter Kumpel von Shun. Ich mag ihn aufjedenfall nicht, wie kann er nur so gemein zu Makota sein, die arme. Hat schon mit Selbstzweifel zu kämpfen und bekommt immer wieder einen oben drauf. Man hat echt das Gefühl, es haben alle auf sie abgesehen, aber ich bin stolz auf sie, denn sie hat ihre Meinung gegenüber Issei geäußert. Mir kommt der Gedanke nicht los, dass Issei womöglich mehr für Shun empfindet als nur ein guter Kumpel ? Wobei Rika und Issei auf den ersten Blick auch gut zsm viben haha das könnte witzig werden ich bin gespannt wie es weiter geht. Vor allem hoffe ich mehr von Shun und seiner Vergangenheit zu erfahren, denn in diesem Teil wird einem bewusst, dass bestimmte Sätze die Makota von sich gibt, gewisse trigger und mögliche Erinnerungen in Shun auslösen. Es bleibt spannend!
This entire review has been hidden because of spoilers.
One thing that I'm glad about this volume, Makoto finally embraced her feelings for Iriya. Finally! I was shipping the two of them so hard in this volume while rooting for Makoto too!
Solo voy a decir que la hermana de Makoto me ha engañado vilmente,haha! En este volumen surge un nuevo personaje con una personalidad irritante y que trata mal a Makoto solo por estar enamorada de Irigiya. Estuve esperando todo el tomo para saber cual era la relación de este personaje con el protagonista,pero en ningún momento se hablo del tema.Espero que se aclare en el próximo tomo. En fin voy a seguir con el manga para ver que sucede,espero que aparezcan fuertes obstáculos para la protagonista ya que sin ellos la historia pierde sentido.