Perjalanan menuju Dunia Kematian benar-benar menegangkan, tapi tetap diwarnai kekocakan luar biasa. Misalnya saat mereka panik karena ayah Makabe nyaris jatuh di lubang jebakan maut dengan duri-duri tajam di dalamnya, juga waktu Shun dan Ranze nyaris terjatuh saat menyeberangi batuan sungai. Tiba-tiba saja sang Dewa Kematian memanggil kendaraan awannya dan bilang, "Wah, tegang banget! Aku sampai lupa kalau punya ini."
GUBRAK! Gak dari tadi! XD
Pertarungan finalnya agak antiklimaks karena ternyata Meio dan bawahannya tidak bisa berkelahi dan kalah begitu saja xD
Tapi Ranze kemudian dirasuki roh yang menyuruhnya menusuk Shun dengan pedang kerajaan. Beruntung Carlo menembak pedang dalam genggaman Ranze sampai terjatuh. Sayangnya ia tewas setelah bola di dunia kematian meledak. Tidaaaaaak! Carloooooo! Dia ini pimpinan mafia kejam, sih. Tapi di komik ini kejahatannya kan ga terlalu diekspos. Jadi simpati, deh.
Setelah ledakan di dunia kematian, Shun kehilangan kekuatannya dan jadi manusia biasa, tapi tidak memberi tahu orang-orang dan malah memilih pergi ke tempat Carlo. Selanjutnya bakal gimana???
Terjadinya pertarungan di dunia kegelapan membuat Dirk Carlo tewas, dan di saat-saat terakhir Makabe mengambil keputusan untuk pergi menggantikan posisi Carlo dan meninggalkan Ranze. Pembaca sedih.