Jump to ratings and reviews

"Katjang Tjina" dalam Kuliner Nusantara: Sejarah Pecel, Pecak, Rujak, Gado-Gado, dan Sambal Kacangnya

Tahukah bedanya Pecel dan Pecak? Samakah Pecel Ayam dan Pecel Lele? Apa hubungan Rujak Cingur dan Pecel Sayur? Kenapa pecel mudah selingkuh dengan kuliner lain?Buku ini akan membawa kita menelusuri etimologi kata pecel dari para tukang pecel masa lampau dalam prasasti dan Kakawin Jawa Kuno, lalu bersama Cebolang menelusuri pecel desa, kampung, dan kota Serat Centhini yang ditulis pada abad 19. demi menikmati sepincuk pecel beralaskan daun pisang atau jati dari Mbok Pecel keliling dengan bakul rinjing di punggungnya di Stasiun Cornelis Batavia, 1919 hingga disajikan dengan piring plastik di abad 21, Sembari membincang kacang tanah yang menjadi bumbu inti pecel sayuran yang menyehatkan ini

226 pages, Paperback

Published March 15, 2023

Loading...
Loading...

About the author

Ary Budiyanto

2 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (40%)
4 stars
5 (50%)
3 stars
0 (0%)
2 stars
1 (10%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 7 of 7 reviews
Profile Image for Adit MKM.
49 reviews15 followers
September 17, 2024
As a person who grew up in Kediri, now I know the history of pecel. Yes, pecel lele is not a pecel. Wtf Jakarta people
Profile Image for Agung Wicaksono.
1,145 reviews18 followers
June 7, 2025
Karena pecel lele atau ayam dan pecel sayur merupakan beberapa makanan yang saya suka, saya jadi penasaran dengan sejarahnya. Lantas, ketika melihat buku ini di aplikasi belanja daring, saya pun langsung membelinya.

Buku ini menjelaskan tentang perjalanan sejarah kuliner Nusantara, khususnya hidangan-hidangan berbasis kacang tanah seperti pecel, pecak, rujak, dan gado-gado. Ary Budiyanto, dosen antropologi dari Universitas Brawijaya, mengajak pembaca menyelami asal-usul makanan yang begitu dekat dengan keseharian kita, tetapi jarang kita ketahui cerita di baliknya.

Pertanyaan sederhana menjadi pembuka di buku ini: mengapa pecel ayam dan pecel sayur—dua hidangan yang sangat berbeda—sama-sama disebut "pecel"?

Jawabannya ternyata bukan pada bahan, melainkan teknik memasak: menyiramkan sambal atau saus berbumbu pada lauk. Melalui penelusuran naskah-naskah kuno Jawa dan Sunda, Budiyanto mengungkap bahwa pecel awalnya identik dengan lauk, bukan sayuran, dan kacang tanah—yang kini jadi ciri khas—bahkan absen dari resep awal. Kacang tanah baru masuk ke Jawa pada abad ke-17, dibawa pedagang Cina dan Portugis, yang kemudian memberi nama "katjang tjina."

Penelitian Budiyanto sangat mendalam. Ia merujuk pada naskah seperti Sanghyang Swawar Cinta, catatan botanis Rumphius, hingga resep kolonial untuk melacak evolusi kuliner ini. Misalnya, gado-gado awalnya menggunakan kemiri, bukan kacang tanah, hingga perubahan terjadi pada 1920-an. Pecak Betawi, sementara itu, mempertahankan esensi pecel awal dengan sambal bersantan yang disiramkan pada lauk. Buku ini juga menyinggung variasi rasa, seperti asam dari cuka di resep lama yang kini digantikan asam jawa.

Dengan 206 halaman, buku ini padat dengan fakta sejarah, terjemahan naskah, dan analisis yang disajikan dalam gaya tulis variatif—cetak tebal, miring, hingga tipis—yang membantu pembaca fokus. Topik kuliner yang sering dianggap ringan jadi terasa berbobot di tangan Budiyanto. Namun, kepadatan narasi kadang membuatnya sulit diikuti tanpa konsentrasi penuh, dan pembaca awam mungkin perlu konteks tambahan untuk memahami istilah sejarah atau kuliner.

Secara keseluruhan, buku ini adalah referensi penting bagi pecinta sejarah, budaya, dan kuliner Indonesia. Budiyanto tidak hanya menjawab asal-usul pecel, tetapi juga menunjukkan bagaimana makanan mencerminkan dinamika sosial Nusantara. Sangat direkomendasikan bagi yang ingin melihat sisi lain dari warisan kuliner kita!
Profile Image for Soraya Nur Aina.
196 reviews1 follower
April 18, 2025
Pernah ngga, bingung bedain Pecel, Karedok, Ketoprak, Lotek dan Rujak? Kalau iya, baca ini deh. Bahasan utamanya sesuai Judul: Katjang Tjina atau Kacang Tanah🥜🥜. Melebar ke berbagai olahan seperti pecel dan handai taulannya. Ditambah informasi tentang kerupuk dan kecap. PLUS, resep bumbu pecel beberapa daerah.

Walau kental muatan sejarah tapi bahasannya ringan. Mengambil banyak referensi dari naskah-naskah kuno seperti Kakawin Ramayana dan Serat Centhini. Ada juga buku Kokki Bitja jaman Belanda👩🏼‍🍳.

Baru sadar kalau Pecel Lele identik dengan maskulin, sebaliknya Pecel Sayur dengan feminin – dalam hal penjualnya. Dari buku juga ngiler pengen Pecak Betawi, Pecel Semanggi Surabaya, Pecel Pitik Using Banyuwangi, Rumbah Indramayu. Kalau Pecel Kangkung (cemeding) atau urapan, kan hari-hari makan🥗.
Profile Image for Lina Maharani.
288 reviews15 followers
February 10, 2024
SEKILAS KISAH KACANG DI SAMBAL & SAUS INDONESIA

Buku ini mencoba memberikan rangkuman catatan sejarah tentang sambel/ saus kacagn dalam khasanah gastronomi di indonesia. Basis nya adalah berbagai teks & catatan kuno yang sebagian besar bersumber pada kitab atau lembar lontar hingga prasasti & relief. Perunutan catatan dibagikan berdasarkan jenis masakan/ makanan yg memiliki kemungkinan persilangan sejarah satu sama lain.

Sebagai pembaca, saya mrs agak bosan dan bingung di awal karena terlalu banyak terjemahan teks yg disajikan. Penulis nampaknya ingin memasukkan informasi sebanyak mungkin namun masih kesulitan merangkaikan alur yang nyaman bagi pembaca terutama yg awam spt saya. Banyak informasi atau catatan yang cukup menarik namu tak dibahas lebih lanjut.
Profile Image for Indra Pratama.
50 reviews
July 12, 2025
Bukan buku yang diedit untuk nyaman dibaca. Tapi hampir seluruh isinya adalah penelitian awal yang sangat penting atas sejarah hal-hal paling sehari-hari di masyarakat Jawa; pecel, bumbu kacang dan beberapa artefak lain.

Ditulis dengan effort riset yang mengagumkan mengingat keterbatasan sumber, kerancuan penterjemahan karya-karya referensi, dan kekayaan variasi atas objek. Really,really good.
Profile Image for Felicia Kleon.
65 reviews
December 5, 2024
Menarik sekali, untuk penikmat pecel, lotek, gado-gado dan segala kuliner yang disiram saus kacang buku ini tidak bisa dilewatkan begitu saja.
Profile Image for Rizky Almira.
43 reviews
July 26, 2023
Akhirnya semakin bertambah literasi yang membahas sejarah kuliner lokal.

Buku ini membahas soal sejarah kultural kacang tanah dan perkembangan pecel, pecak, rujak, gado-gado, dan sambalnya. Semoga makin banyak literasi yang membahas soal kuliner atau gastronomi kuliner nusantara.
Displaying 1 - 7 of 7 reviews