Keigo ternyata hanya manusia biasa. Ranze dan kedua orangtuanya pun lega.
Untuk festival sekolah, Ranze meminta Keigo datang untuk melakukan pertunjukan di panggung (aneh, emang orang luar boleh datang sebagai perwakilan kelas?). Pertunjukannya sukses besar, tapi ia gegar otak karena jatuh saat diserbu penggemar. Ranze dan Shun membawa Keigo ke klinik ayah tirinya. Saat Keigo pingsan, Ranze mengungkapkan perasaannya pada Shun. Namun, ternyata Keigo mendengar semua itu dan langsung patah hati.
Di luar jendela, dia melihat Rinze, adik Ranze, yang sedang bercakap-cakap dengan gadis pasien bernama Narumi. Narumi akan menjalani operasi jantung yang tingkat keberhasilannya hanya satu persen. Awalnya Narumi memergoki Rinze berubah dari bentuk serigala ke bentuk manusia. Tapi reaksinya biasa saja. Bahkan Narumi merasa terhibur. Saat itulah Keigo shock melihat Rinze berubah jadi anak serigala di depan matanya.
*
Rinze ingin menyemangati Narumi yang akan dioperasi. Setelah Narumi dibius, Ranze pun membaca mantra untuk membuat Rinze bisa masuk ke dalam mimpi Narumi. Tak disangka, Narumi sedang berbicara dengan Dewa Kematian! Rupanya operasi Narumi ditakdirkan gagal. Rinze dan Ranze memohon-mohon pada sang Dewa untuk menyelamatkan Narumi, yang tentu saja ditolak. Setelah Ranze berkata bahwa Dewa Kematian mungkin saja tak mampu melaksanakan sihir tingkat tinggi untuk menyelamatkan Narumi, sang Dewa jadi merasa tertantang. Ia pun melakukan operasi pada jiwa Narumi yang energi kehidupannya nyaris habis. Sang Dewa menggabungkan jiwa Narumi dengan jiwa orang yang sangat sehat yaitu Youko (hahahahahaha!). Akhirnya Narumi pun berhasil diselamatkan.
Rinze lalu minta masuk ke SD St. Paula tempat Narumi bersekolah. Ayahnya langsung terbirit-birit begitu tahu itu adalah sekolah Kristen. Ya kan karena dia itu vampir 😂
Namun, ada yang belum Ranze ketahui. Rupanya jadwal kematian Shun Makabe sendiri sudah dekat! Dan saat Shun di ambang kematian, Ranze malah terjebak di dunia masa lampau karena dia sedang menyelidiki siapa ayah Shun yang sebenarnya.
"Di depannya aku tak ingin terlihat jelek!" Itu yang dikatakan Makabe tentang Ranze. Makabe si romantis brutal itu makin ke sini ceritanya makin seru, sayangnya Sando datang membawa berita bahwa di hari Natal, Shun Makabe akan meninggal *lalu pembaca sedih*