Jump to ratings and reviews
Rate this book

#CrazyLove: LDR

Rate this book
Bagaimanapun ditiadakan,

jarak akan tetap ada.

Apa yang terjadi bila kesetiaan dan pengkhianatan

berjalan tak seimbang dalam satu hubungan ?

Bisakah menjaga hati hanya dengan saling percaya

dan bisa dipercaya ?

Temukan lima perjuangan hubungan jarak jauh

yang akan membawamu pada pergolakan hati

akan keputusasaan hubungan, perdebatan, pengkhianatan,

dan percaya-tidak percaya yang berjalanan seiringan

dengan keteguhan, kemantapan, serta rasatak ingin kehilangan dalam jarak yang terbentang.

Unknown Binding

First published December 1, 2013

15 people are currently reading
235 people want to read

About the author

Christina Juzwar

25 books41 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
24 (28%)
4 stars
20 (24%)
3 stars
30 (36%)
2 stars
5 (6%)
1 star
4 (4%)
Displaying 1 - 13 of 13 reviews
Profile Image for Fadila setsuji hirazawa.
350 reviews4 followers
May 31, 2022
Sebuah snackbook yang bukan hanya merangkum kisah-kisah yang di gagas beberapa penulis terkait LDR, kisah-kisah yang ditampilkan dalam ceritanya memperlihatkan kepada pembaca, bahwa LDR bukan sekadar tantangan yang harus ditaklukan bersama dengan jarak yang membuat kehadiran tak selalu terasa bahkan membuat rindu selalu mekar, tetapi juga memperlihatkan kepada kita bahwa pejuang LDR dan rasa cinta mereka patut diapresiasi tak peduli bagaimana hubungan itu menemui akhirnya
Profile Image for Ade Putri.
216 reviews
November 11, 2014
Bagaimanapun ditiadakan, jarak tetap ada. (hlm. 12)

LDR ini merupakan salah satu dari seri #CrazyLove. Ditulis oleh lima orang dengan gaya – yang baru saya sadari bahwa ternyata ini bisa dibilang – novelette, lebih panjang dari cerpen, lebih pendek dari novel. Dengan lima cerita yang berbeda namun satu benang merah masing-masing tokohnya menjalani Long Distance Relationship dengan pasangannya.

Chococerry Chocolate – Ayuwidya

Diceritakan dengan sudut pandang orang pertama. Bermula dari Carlo yang sedang berusaha untuk mendapatkan motor sport lewat undian berhadiah dari bungkus Chococerry Chocolate tidak mempercayai hubungan jarak jauh yang dibangun sahabatnya Salsa dengan sang pacar, Marvel. Salsa pun berusaha dengan keras membuktikan kalau keraguan Carlo pada hubungannya dengan Marvel tidak benar. Meski akhirnya Salsa mulai ikut meragu dan mempertanyakan pada dirinya sendiri, apakah Marvel ‘baik-baik saja’. Apalagi jika membahas fisiknya yang ‘lebih’ sedang Marvel bebadan sesempurna instruktur.

Hal ini membuat Salsa berjuang dengan menyusul Marvel ke Bali. Lantas apa yang ia dapat di sana?

“Menjalin hubungan jarak jauh itu harus saling percaya. Kalau enggak, kita cuma buang-buang waktu, karena pada akhirnya, kita tidak hanya nggak satu tempat, tapi juga nggak satu tujuan. Kita akan benar-benar jalan sendiri-sendiri. Kamu mau begitu?” (hlm. 4)

Kutipan menarik di cerita ini:

“Kalau cuma ketenangan, lo bisa dapatkan dari siapapun, bahkan dari benda mati, tapi cuma dari sahabat lo bisa mendapatkan kejujuran,” (hlm. 10)

Menempuh jalan yang salah membuat kita tahu mana jalan yang benar. (hlm. 40)

Ada juga filosofi yang menarik:

Kalau seorang cowok memilih duduk di depanmu, artinya ia masih berada dalam tahap menakarmu, melihatmu dan menilaimu. Kalau dia memilih kursi di sampingmu, ia sudah berada dalam tahap yang menginginkan untuk selalu dekat denganmu. Tak perlu lagi melihat bagaimana kamu. (hlm. 24)

Smiles – Elsa Puspita

Empat tahun tentu bukan waktu yang sebentar, tapi mungkin keberhasilan Arine dan Biru menjalani LDR antara Malang dan Jakarta patut diperhitungkan. Diceritakan dengan sudut pandang orang ketiga dan alur maju dan mundur di pertengahan untuk menjelaskan kisah LDR mereka yang – sama seperti lainnya – tak jarang dipenuhi pertengkaran namun akhirnya berhasil mereka lewati.

Kedatangan Arine di Jakarta yang berniat memberi kejutan pada Biru justru mendatangkan kabar yang malah balik mengejutkan dirinya. Kecerdasan Biru membuat robot membawanya pada tawaran beasiswa sekaligus magang ke Jepang. Bagaimana dengan Arine? Sanggupkah ia menerima dan menjalankan LDR (lagi)?

Kutipan menarik di cerita ini:

Hubungan model gitu (baca: LDR) lama-lama cuma ngehasilin hubungan semu. Nggak nyata. Kayak cuma pacaran sama gadget. (hlm. 59)

Haha nggak tahulah buat saya ini ada benernya :D

Sebuah hubungan itu seharusnya saling ngasih sayap biar bisa terbang sama-sama. Bukan ngerampas salah satu sayap. (hlm. 77)

Don’t Stop Believing – Christina Juzwar

Mengambil sudut pandang berbeda, Anna dan Oscar. Menceritakan tentang mereka yang bertemu lewat jejaring sosial Facebook, saling mention di Twitter, hingga berlanjut ke BBM, lalu Skype.. Hingga membawa mereka pada hubungan jarak jauh. Kecocokan satu sama lain membuat mereka ‘nyambung’. Selera Anna dengan TV series Glee juga Oscar yang suka nonton serial televisi seperti Law and Order atau CSI.

Sampai pada saat perayaan hari jadi mereka, Anna ingin memberikan kejutan pada Oscar. Siapa sangka ternyata Oscar juga ingin memberikan kejutan yang sama. Anna ke Bali untuk menemui Oscar, sementara Oscar ke Jakarta ingin menemui Anna. Akankah perbedaan tempat itu membuat mereka bertemu?

Cerita ini cukup mengingatkan saya pada kisah saya dulu >_< Hidiiih. Okeskip.

Insperable – Anjani Fitriana

“Kamu kok, tumben sih, ngajakin aku main seharian gini?” (hlm. 116)

Astri belum tahu bahwa ternyata Raka hanya ingin memanfaatkan sisa waktunya sebelum ia harus pergi meninggalkan Indonesia dan melanjutkan studi ke Jepang. Tentu saja awalnya tidak mudah bagi Astri untuk menerima apalagi ini sudah beda negara. Tapi ia tak punya pilihan, ia merasa Raka lebih butuh dukungan. Dengan berat hati akhirnya ia melepas Raka ke Jepang.

Selama di sana mereka berkomunikasi via Skype. Raka sengaja berjuang keras selama di Jepang agar nantinya bisa lebih cepat bertemu Astri. Hingga akhirnya tiga tahun berhasil ia lewati dan tentu saja ia bisa langsung pulang dan menemui Astri. Namun naas, pesawat yang ia naiki, jatuh di pegunungan daerah Bali akibat cuaca buruk. Lalu bagaimana dengan Arine yang juga telah bersiap menerima kedatangannya? Benarkah Raka ….. ?

Kutipan menarik:

Things change, friends, people around us, people who we loved, leave. And life doesn’t stop for anybody. Seseorang yang pergi nggak harus ngeberhentiin kehidupan lo juga. (hlm. 139)

Ada satu kesalahan di sini. Inkonsistensi sudut pandang. Di awal diceritakan dengan kata ganti orang pertama. Namun di bagian selanjutnya justru menjadi kata ganti orang ketiga. Hmm. Untungnya bingung saya tidak lama. Karena di bagian selanjutnya lagi diganti jadi kata ganti orang pertama. Mungkin bisa dibedakan kali ya gaya tulisannya agar pembaca tidak bingung hehe.

Rancho – Riawani Elyta

Jujur dari semua cerita di atas, saya paling nunggu cerita dari penulis yang satu ini. Penulis yang – saya tahu – sudah banyak menerbitkan buku. Aah, saya slalu tergoda membaca tulisan-tulisan penulis yang banyak dibicarakan orang :D

Rancho, nama aslinya Ryan. Dipanggil Rancho hanya agar terdengar macho saja. Mengambil setting tahun1997-1998 saat pertama kali mereka bertemu hingga akhirnya harus menjalani LDR selama sepuluh tahun. Taruhan yang ditawarkan Rancho yang membuat mereka menjalani hubungan itu. Orang tua Melvina tak mampu lagi membiayai kuliahnya di Singapura, mau tidak mau ia harus kembali ke Indonesia. Krisis moneter dan demo besar-besaran yang terjadi saat 1998 tentu saja membuat Melvina kesulitan apalagi untuk sekedar membuka internet demi mengecek email-email yang dikirim Rancho.

Apakah akhirnya Melvina berhasil bertemu dengan Rancho setelah sepuluh tahun jarak memisahkan mereka?

Sayangnya di cerita ini saya agak dibuat bingung dengan email yang masih bisa dibuka. Padahal setahu saya email ada jangka kadaluarsanya. Jika dalam berbulan-bulan tidak dibuka harusnya tidak bisa dibuka kan? Tapi di cerita ini Melvina akhirnya bisa membaca ratusan email yang dikirim Rancho. Ehm. Entahlah :D

Meski begitu, masih ada kutipan menarik:

Hidup adalah petualangan. Kalau semua berjalan sesuai rencana, di mana serunya? (hlm. 175)

Bisa dibilang buku LDR ini jadi kali pertama lagi saya baca novel fiksi jenis teenlit setelah hmm tiga tahun lebih banyak berkutat dengan buku-buku yang ‘lebih berat’ *tsah* faktor U kali ya upz. Nggak seperti dulu saat masih sekolah, saya memang lebih menyukai teenlit. Sebab bahasa yang ringan dan cerita yang memang meremaja sekali. Tapi sebenarnya buku ini tidak bisa dibilang teenlit banget sih, yah mungkin bisa dikategorikan young adult. Sebab tokohnya yang rata-rata mahasiswa dan ada adegan yang menurut saya memang lebih pantas dibaca oleh 18+ :)

Saya juga punya kutipan tentang LDR:

Jarak bukan tentang tempat dan waktu. Tapi tentang memanfaatkan situasi dengan baik dimana dan kapanpun kita berada. – ADP
Profile Image for Hairi.
Author 3 books19 followers
March 5, 2014
Sesuai judulnya LDR #CrazyLove bercerita tentang Long Distance Relationship alias hubungan jarak jauh. Ada 5 cerita yang ditulis oleh 5 penulis dalam buku setebal 194 halaman. Jadinya, cerita di dalamnya lebih panjang dari cerpen biasa tapi lebih pendek dari sebuah novel. Bisa dibilang novelette kali ya. Benang merah semua cerita adalah tokohnya sedang melakukan hubungan jarak jauh dengan pasangan masing-masing.


Kisah pertama : Chococerry Chocolate.


Kisah pertama ini ditulis oleh Ayuwidya. Bercerita tentang persahabatan antara Carlo dan Salsa. Carlo yang sedang berusaha untuk mendapatkan motor sport dari undian berhadiah dari bungkus Chococerry Chocolate tidak mempercayai hubungan jarak jauh yang dibangun sahabatnya Salsa dengan sang pacar, Marvel. Salsa pun berusaha dengan keras membuktikan kalau keraguan Carlo pada hubungannya dengan Marvel tidak benar.


Salsa berjuang agar hubungannya dengan Marvel bisa berjalan dengan lancar. Sampai-sampai Salsa rela ke Bali menemui Marvel di saat Carlo memberikan hadiah special buat dia dengan mengorbankan satu hal. Di Bali, Salsa pun melambung dengan mengira Marvel telah menyiapkan makan malam special untuknya. Tapi ternyata… *skiiiip… ntar spoiler*



Cerita seperti ini sekilas memang terlihat klise. Persahabatan dengan lawan jenis, keraguan pada sang pacar nan jauh di mato dan bla bla bla *takut spoiler jadi bla bla bla*. Tapi Ayuwidya berhasil mengemas cerita ini menjadi menarik. Saat Salsa digiring pad situasi dilematis yang bikin pembaca gregetan karena tau bahwa Salsa terlalu lugu. Walaupun endingnya bisa ditebak tapi cara pengolahan cerita oke punya. Kesukaan Salsa dalam masak memasak juga mendukung cerita pada bagian klimaks. Saya suka cerita pertama di buku ini.


Kutipan cantik di kisah pertama :


Kalau Cuma ketenangan, lo bisa dapatkan dari siapa pun, bahkan dari benda mati, tapi Cuma dari sahabat lo bisa mendapatkan kejujuran.

Seperti sepasang kaki yang berjalan. Tidak aka nada langkah kalau keduanya diam saja. Satu kaki melangkah maju lebih baik, ia akan menarik kaki lainnya untuk mengikutinya (Hal 16)


Long distance relationship tidak cukup hanya saling percaya, tapi juga bagaimana menjadi orang yang bisa dipercaya (Halaman 43)




Kisah kedua : Smiles!


Cerita tentang Arine dan Biru, dua anak remaja dari Kalimantan yang menempuh pendidikan sarjana di pulau jawa. Mereka pacaran, hemm, kata Ustadz Felix Siaw pacaran itu haram (Penting ini!).


Arine dan Biru diterima kuliah di tempat yang berbeda, Arine di Malang sementara Biru di Jakarta. Mereka sepakat tetap melanjutkan hubungan walau jarak membentang. Tahun demi tahun berlalu, segala halangan dan rintangan mereka hadapi. Nggak mudah menghadapi namanya LDR, karena pertengkaran dan selisih paham bisa mewarnainya.

Sampai di tahun terakhir kuliah mereka, satu kenyataan membuat Arine berang. Biru yang digambarkan sebagai sosok yang cerdas mendapat beasiswa sekaligus ditawarkan kerja magang di Jepang. LDR mereka harus diperpanjang? Atau putus sama sekali dan jalan masing-masing?


Saya juga suka cerita kedua ini. Mungkin karena karakter biru digambarkan sebagai sosok manusia cerdas. Yah, saya suka sama cowok cerdas. Hahaha… Kegemaran Biru akan robot juga mewarnai ceritanya, dan robot-robot itu menjadi nilai plus dari kisah ini. Lucu deh ngebayangin robot-robot yang dibikin Biru. Penulisnya juga menarik pembaca ke posisi dilematis dari sudut pandang Arine.


Saya serasa ikut terbawa emosi dengan keberangan Arine pada keputusan Biru untuk ke Jepang tanpa melibatkannya. Namun di sisi lain, saya juga ngerasa keputusan Biru itu sudah tepat. Dan di akhir kisah, saya menuliskan sesuatu di bukunya : “Kalau aku jadi Arine, minta dinikahin dan ikut ke Jepang. Hahaha…”


Di cerita kedua juga ada kutipan cantik tentang LDR *langsung ingat misua nan jauh di sana*



Sebuah hubungan itu seharusnya saling ngasih sayap biar bisa terbang sama-sama. Bukan ngerampas salah satu sayap. Kadang, sayapnya bikin kita terbang mencar. Tapi, akhirnya ketemu lagi di satu titik. (Halaman 77)




Kisah Ketiga : Don’t Stop Believing


Anna dan Oscar belum pernah bertemu secara nyata, mereka hanya pernah bertemu secara maya dan memutuskan buat berhubungan. Mereka menjalani LDR. Anna di Jakarta, Oscar di Bali.


Sampai pada satu hari, saat perayaan hari jadi mereka, Anna ingin memberikan kejutan pada Oscar. Siapa sangka ternyata Oscar juga ingin memberikan kejutan yang sama. Anna ke Bali untuk menemui Oscar, sementara Oscar ke Jakarta ingin menemui Anna. Tasulisih, istilahnya dalam bahasa Banjar.


Kisah ketiga ini juga lumayan lah. Cukup membuat saya betah membacanya untuk tahu bagaimana akhir kelanjutan cerita mereka. Walaupun untuk kadar kesenangan, saya lebih suka membaca cerita pertama dan kedua.


Kisah keempat : Inseparable.


Astri semula sangat tidak setuju dan berontak dari keputusan Raka untuk melanjutkan pendidikannya ke Jepang. Tapi, pada akhirnya Astri tidak bisa apa-apa selain mendukung keputusan Raka. Maka dimulailah episode LDR mereka yang hanya berhubungan lewat skype dan sejenisnya.


Raka adalah tipe pekerja keras dalam berjuang untuk menyelesaikan pendidikannya. Agar bisa cepat ketemu Astri juga. Sampai pada satu saat yang ditentukan Raka dijadwalkan pulang ke Indonesia. Dan pesawat yang ditumpangi Raka jatuh di Bali. Hal ini membuat saya bertanya-tanya apa penerbangan dari Jepang ke Jakarta melewati Bali?


Geografi saya payah, tapi yang saya ingat nih ya Jakarta ada di pulau jawa. Jepang kan ada di atas Indonesia *di peta*. Trus pulau Bali kan ada di samping pulau jawa. Jadi kalau perjalanan udara Jakarta-Jepang (Entah Tokyo, entah Osaka), menurut asumsi saya, dari Jepang yang lurus aja langsung ke Jakarta. Kecuali kalau mendarat di Bali. Tapi, ini diceritakan di Jakarta kok. Lah, kok bisa pesawatnya jatuh di Bali? CMIIW


Kisah Terakhir : Rancho


Setelah membaca 3 kisah (saya melompat dari kisah ketiga langsung ke kisah kelima) yang semuanya menceritakan tentang hubungan yang kata Ustadz haram itu, saya sungguh penasaran cerita apa yang diusung oleh kak Riawani Elyta. Apa juga sama tentang hubungan yang seperti itu?


Rancho adalan nama dari Ryan, supaya kelihatan lebih macho dia minta dipanggil dengan Rancho. Rancho adalah seseorang yang cerdas yang ditemui Melvina ketika dia menempuh pendidikan di Singapura. Melvina walau dari keturunan bermata sipit tapi dalam kenyataannya dia harus berjuang keras agar bisa kuliah di Singapura. Dari segi kebutuhan ekonomi untuk berkuliah di sana maksudnya.


Dalam satu obrolan mereka, Rancho menawarkan taruhan kepada Melvina, siapa yang bakal bertahan di Singapura. Jika Rancho kalah, dia bakalan mentraktir Melvina makan siang selama sebulan penuh. Tapi, jika Melvina yang kalah, Melvina harus mau jadi pacarnya.


Pada akhirnya yang kalah memang Melvina. Karena terdesaknya keadaan membuat Melvina harus hengkang dan meninggalkan pendidikannya. Setelahnya mereka berhubungan lewat email. Beragam peristiwa menghadang hidup Melvina setelahnya bahkan sampai pada satu peristiwa paling suram di hidupnya. Dan Rancho tetap mengirimkan Melvina email-email walaupun tidak pernah dibalas lagi oleh Melvina.

Email sepihak dari Rancho dibuka Melvina beberapa tahun setelahnya. Motivasi-motivasi dalam email Rancho itulah yang sedikit banyak membantu Melvina bangkit dari keterpurukannya selama ini.


Tangisan yang keluar belakangan untuk peristiwa yang telah terjadi, meski sepahit apa pun peristiwa itu, tetap tidak akan mengubah keadaan adalah salah satu isi surat Rancho yang membuat Melvina termotivasi untuk bangkit. (salah satu bunyi email Rancho)


Melvina pun kemudian membulatkan niatnya untuk menemui Rancho kembali di Singapura. Sayangnya pertemuan dengan Rancho bukan seperti dalam bayangannya. Rancho sedang terjerat sebuah kasus yang membuat nyawanya terancam.


Kisah tentang Rancho ini sungguh beda dengan empat kisah yang lainnya. Lebih berbobot dan bukan sekadar hubungan jarak jauh pria dan wanita. Di dalam cerita ini ada digambarkan peristiwa-peristiwa suram yang pernah terjadi di negeri ini. Kisah tentang Rancho pun membuat saya teringat akan peristiwa heboh tentang mahasiswa Indonesia yang dikabarkan bunuh diri di Singapura. Lewat cerita ini, saya justru melihat kejadian itu dari sisi yang berbeda dan googling tentang Mr. D.


Semangat Melvina untuk move on setelah beragam peristiwa yang membuat dia terpuruk juga menjadi nilai plus dari cerita ini. Saya suka sekali dengan perkataan Melvina kepada dirinya sendiri. “Aku tak ingin menangis. Tak boleh menangis. Untuk sesuatu yang menjadi milik masa lalu.”


Maka, dari 5 kisah yang ada di buku ini, cerita yang berjudul Rancho adalah juaranya. Suka sekali.


LDR #CrazyMoment adalah buku yang bisa dibilang komplit buat penyuka romance. Kita bisa menikmati 5 kisah dari 5 penulis dalam satu buku dengan satu benang merah yaitu LDR. Buat calon penulis juga bisa menjadikan buku ini sebagai referensi buat belajar. Misalkan dari cerita pertama, bisa belajar bagaimana mengemas sesuatu yang klise menjadi sebuah tulisan yang tetap asyik buat dibaca.




Judul : LDR #CrazyLove

Penulis : Ayuwidya, Elsa Puspita, Christina Juzwar, Anjani Fitriana, Riawani Elyta

Penyunting : Dila Maretihaqsari

Penerbit : Bentang Belia

Tebal Buku : vi + 194 Halaman

Tahun Terbit : 2013

ISBN : 9786027975729

http://diarybukuyanti.blogspot.com/20...
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book266 followers
September 23, 2020
Ada lima kisah tentang LDR (Long Distance Relationship)., paling suka yang tulisannya Elsa Puspita. Hehe... baca kumcer ini memang karena penasaran sama tulisan beliau.

Dari 5 cerita, ada 2 cerita yang mengambil latar LDR karena salah satunya kuliah di Jepang. Trus ada 2 cerita juga yang LDR-an Jakarta-Bali.
Profile Image for Noer Anggadila.
83 reviews
January 21, 2023
Terdiri dari 5 kumcer dengan ciri lhas masing-masing dalam mendefinisikan LDR. Bahasa yang digunakan sangat ringan sehingga dapat menjadi pilihan bacaan remaja, terutama yg sedang galau dengan hubungan jarak jauh. Dari buku ini dapat dipetik hikmah bahwa dalam hubungan jarak jauh yang sangat-sangat berperan tetap individunya🌟
Profile Image for Dhani.
257 reviews17 followers
December 29, 2013
Ada 5 cerita dari 5 pengarang yang terangkum di buku yang tema besarnya adalah LDR atau Long Distance Relationship. Masing- masing pengarang berangkat dengan ide yang tidak sama dengan eksekusi sesuai dengan gayanya masing- masing.

Cerita pertama berjudul CHOCOCHERRY CHOCOLATE ditulis oleh Ayu Widya, berkisah tentang hubungan LDR antara Salsa dan Marvel, seniornya di kampus.Di saat yang sama, Salsa juga punya sahabat dekat bernama Carlo.Demi sebuah kejutan bagi pacarnya, Salsa pergi 1 hari sebelum Valentine menemui Marvel di Bali. Sayangnya harapan tidak sesuai dengan keinginan, dan Salsa pun akhirnya harus kehilangan kesempatan untuk menghadiri undangan makan sebagai hadiah lomba yang diterima Carlo.Ada kisah manis yang mengakhiri ceritanya, yang harus dibaca sendiri yaa. Secara keseluruhan ceritanya asyik, walau ada pertanyaan yang menggantung di benak saya tentang cinta. Mungkin terlihat bombastis, tapi kok tetap nggak masuk akal menurut saya. Yakni Carlo yang menukar hadiah motornya dengan undangan makan malam dua orang sekaligus bertemu dengan Chef pemenang World Cooking Competition. Sepertinya lebih masuk akal, kalau hadiah motornya ditukar dengan hadiah yang nilanya lumayan tinggi, tapi tak setinggi harga motor(motor sport pula), seperti perangkat elektronik. Oh ya, quote diakhir cerita bagus"LDR tidak cukup hanya saling percaya, tapi bagaimana juga menjadi orang yang bisa dipercaya"

Kisah ke dua bertajuk SMILES by Lisa Puspita. Ini cerita tentang Airen dan Biru, yang menjalani LDR karena kuliah di tempat yang berbeda, Jakarta dan Malang, yang kemudian diperpanjang dengan kesempatan Biru memperolah beasiswa untuk mengambil S2 di Jepang.LDR yang membuat hubungan mereka off-on, bisa diselesaikan dengan baik, lebih karena kedewasaan Bayu. Banyak dialog panjang dalam cerita ini, tapi nggak membuat bosan pembacanya.

Kisah ke 3 ditulis oleh Christina Juzwar berjudul DONT STOP BELIEVING. Kisah tentang Ana dan Oscar yang menjalin LDR,karena memang mereka dipertemukan di dunia maya oleh salah seorang teman mereka. Untuk memberikan kejutan, Ana bermaksud mengunjungi Oscar di Bali. Tapi ternyata pada saat yang sama Oscar malah pergi. Ide ceritanya sederhana, tapi penulis membuatnya jadi segar dan menarik untuk dibaca.

Kisah ke 4 bercerita tentang LDR yang judulnya INSEPARABLE yang ditulis oleh Anjani. Karena memperoleh beasiswa di Jepang, Raka harus meninggalkan kekasihnya Astri selama kurang lebih 2 tahunan.Di perjalanan pulang setelah menyelesaikan studinya, pesawat yang ditumpangi Raka jatuh di Bali dan jenazahnya tidak ditemukan. Bahkan setelah enam bulan pun, Astri belum bisa melupakan kebaikan kekasihnya tersebut. Dibanding cerita yang lainnya, eksekusi novel ini yang paling kurang kena, sekaligus tanda tanya akan kelogisan cerita.Pesawat jatuh di Bali, bukan di antah berantah mana, jadi rasanya kalau dibutuhkan waktu 6 bulan untuk tahu kejelasan tentang nasib Raka, sepertinya berlebihan ya.Karena bahkan di desa terpencil pun, sarana telekomunikasi pasti bisa menjangkaunya, apalagi di Bali yang alamnya nggak seekstrem Kalimantan atau Papua. Oh ya, endingnya sudah ketebak di sepertiga cerita lho..

Buku ini diakhiri dengan karya Riawani Elyta berjudul Rancho. Dibanding yang lainnya, saya menganggap cerita ini paling lengkap dari sudut apa pun, bahkan saya menduga penulis akan mengembangkannya jadi novel dan itu mungkin banget.Penulis piawai mengambil banyak momen dan menjadikannya cerita yang berkaitan dan masuk akal. Deskripsinya tentang lokasi, karakter juga lengkap.Beralasan menjadikannya bagian penutup dari buku ini....
Profile Image for Muhammad Ridwan.
193 reviews25 followers
March 12, 2014
1. Chococherry Chocolate - Ayuwidya

Gaya bercerita penulis cukup santai, tapi, sedikit membosankan. Tidak seperti novelnya sebelum ini, The Mint Heart, yang bikin ngakak di sana-sini.
Presmisnya sederhana, tapi, eksekusinya terlalu panjang.

3 bintang.

2. Smiles! - Elsa Puspita

Suka sama cara bertuturnya. Mengalir. Sayangnya, ceritanya nanggung dan malah kaya kepotong (belum selesai). Banyak sekali pertanyaan "Bagaimana kelanjutannya?" di benak saya. Bukannya ending-nya open, tapi emang kagak jelas awal dan akhir ceritanya. Walaupun di awal novela sudah ditulis melalui sub judul bahwa chapter pertama adalah awalan dan akhiran, namun chapter berikutnya justru tidak menjelaskan kenapa bisa peristiwa di chapter pertama itu terjadi.

3 bintang.

3. Don't Stop Believing - Christina Juzwar

Plotnya menarik dan emang seru. Tapi, gaya kepenulisannya yang kaku bikin gak nyaman.
Catatan:
A. Di awal disebutkan si cewek bakalan naik Bird Air. Tapi, pas di ruang tunggu bandara, kenapa nama pesawatnya bisa ganti jadi Blue Air? Saya tahu kalau keduanya merujuk pada maskapai burung warna biru yang murah tapi selalu delay itu, tapi, harusnya bisa lebih teliti dalam menulis nama supaya gak beda.
B. Kayanya penjelasan arti delay dalam bahasa Inggris ke bahasa pribumi gak terlalu penting, deh. Lebay malah. Wajar kalau karakter ceweknya lebay, tapi, kayanya cewenya gak terlalu lebay tuh.
C. Apa itu selebor? Setahu saya itu salah satu bagian sepeda yang berfungsi untuk melindungi punggung pengendara dari cipratan air yang terlindas ban sepedanya sendiri. *susah jelasinnya* :D .

2 bintang.

4. Inseparable - Anjani Fitriana.

Membosankan. Ceritanya lemah. Eksekusinya lemah. Pergantian POV kasar.
Catatan: Pesawat jurusan Jepang - Jakarta itu gak lewat Bali, Neng. Ngapain muter-muter ke sana segala? Lagi pula, twist-nya gagal total. Kalau memang Raka sudah selamat dan ditemukan serta dirawat oleh penduduk lokal, pastinya para penduduk lapor ke SAR atau pemerintah kalau ada korban yang selamat dong. Lagian, Pulau Bali itu ramai! Banyak dikunjungi wisatawan. Sangat kecil kemungkinannya untuk tidak menemukan pesawat di pegunungan yang ramai itu.

1 bintang.

5. Rancho - Riawani Elyta.

Premisnya menarik. Idenya beda. Tapi, kurang suka gaya berceritanya. Kelihatan beda banget jika dibandingkan novela2 sebelumnya yang asyik atau gaul. Ini kaku, jadinya untuk menyesuaikannya sedikit lama.

4 bintang.
Profile Image for Titish A.K..
Author 1 book133 followers
February 28, 2017
Salut untuk ide menerbitkan karya dengan tema tertentu (LDR) dengan format yang baru (novela, bukan kumpulan kisah nyata atau kumpulan twit yg malesin, bzzt).

Secara keseluruhan sih ceritanya oke buat saya meskipun ada sedikit bagian yang rasanya masih mengganjal:

CHOCOCHERRY CHOCOLATE
Kenapa tokoh Salsa harus digambarkan sebagai cewek gemuk? Faktor "gemuk" ini menurut saya nggak begitu ngaruh sama cerita. Kesannya ini malah jd petunjuk kalau Di beberapa bagian penulis sudah berusaha menghayati peran gemuk ini dengan baik: pemilihan baju warna hitam (hlm. 28) atau pertunjukan lemak bergoyang (hlm. 33), tetapi menurut saya justru kecolongan di bagian awal ketika Salsa pakai high heels (hlm. 2).


SMILES!
Cerita paling sederhana menurut saya. Mirip2 dengan cerita keempat INSEPERABLE, tetapi dengan versi lebih pendek.


DON'T STOP BELIEVING
Ide ceritanya sederhana, tapi bagus. Gaya bercerita penulisnya aja yang bikin saya kurang sreg. Rasanya kok terlalu formal. Ada beberapa "Akan tetapi," di awal paragraf yang lebih cocok untuk nonfiksi, kurang cocok untuk fiksi remaja begini. Kalimat lain yang masih terasa aneh misalnya:

What? Delay? Delay yang diterjemahkan ke bahasia Indonesia artinya ... ditunda? Unbeliavable. (hlm.89)


INSEPARABLE
Mirip dengan SMILES!, tetapi dengan versi yang lebih panjang dan ending yang too good to be true.


RANCHO
Ide ceritanya paling serius dibanding yang lain. Saya cuma kurang sreg dengan banyaknya bahasa campur (karena setting di luar negeri?). Kalimat bahasa Inggris-nya ada yang (kayaknya sih :p) salah pula:

In case, if you don't mind to hear it. (hlm. 154)
>> In case, if you don't mind hearing it.

Bekerja di sini benar-benar excited. (hlm. 175)
>> Bekerja di sini benar-benar exciting
atau >> Aku kerja di sini benar-benar excited
Profile Image for Bentang.
9 reviews48 followers
March 18, 2014
Novelet LDR ini berkisah tentang perjalanan cinta jarak jauh. Suka dan duka pasti dialami. Tidak semua kisah hubungan jarak jauh selalu kandas di tengah jalan. Jika bisa saling percaya dan saling menjaga perasaan cintanya, pasti hubungan jarak jauh bisa dipertahankan. Di buku ini juga menceritakan beberapa kisah hubungan jarak jauh yang berakhir begitu saja. Bahkan ada beberapa cerita yang mampu menitikkan air mata.
Yup, temukan sendiri kisah selengkapnya dengan menamatkan semua kisah cerita LDR ini. Buku ini tentu saja cocok untuk semua pasangan yang sedang mengalami kisah cinta jarak jauh & bisa menjadi motivasi untuk saling mempertahankan hubungannya, meskipun terbatas jarak & waktu.
Profile Image for Vanda Kemala.
233 reviews68 followers
March 26, 2014
Satu buku isi lima cerita. Benang merahnya cerita LDR (sesuai judulnya, sih). Berhubung penulisnya ada lima, gaya penulisannya juga beda-beda dan itu bikin seru. Tenang aja, semua ceritanya happy ending. Ya, walaupun kenyataannya, LDR ga selalu happy ending (oke, ini butuh dicoret *dijitak*)

Soal isi buku, sila baca review yang udah ada sebelumnya. Intinya, sebagai pelaku LDR, buku ini punya kekuatan "terselubung" buat yakin kalau ada indah di balik LDR. Para pelaku LDR itu orang-orang kuat yang punya banyak doa, semangat, juga harapan. Bukan berarti yang nggak LDR bukan orang kuat, tapi itu beda. (lah, malah curcol)

Happy reading, everyone! :D
Profile Image for Shabrina Ws.
Author 14 books30 followers
January 15, 2014
Seru. Saya belajar dari 5 penulis sekaligus. Bacanya cepet juga nih.
Cerita paling saya sukai Rancho. Sampai berkaca-kaca dan netesin air mata bahkan. Merinding.
Menunggu dikembangin jadi novel.
Ohya, gara-gara baca LDR ini saya jadi pengen berburu novel lain penulis2nya :)
Profile Image for Aspi Yuwanda.
2 reviews1 follower
May 16, 2018
Yeah i think this book cannot changed my mind about LDR.
LDR not more than like you a single~
Displaying 1 - 13 of 13 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.