Inti dari kisah manga ini adalah perkataan sang detektif sekarat yang menyatakan bahwa Yamato adalah anak dari pelaku perampokan misterius 300 juta yen--dan yang paling penting--menyuruhnya untuk tidak pernah percaya pada siapa pun.
Sangat menarik sebenarnya, dari cerita awalnya saja sudah menimbulkan sangat banyak pertanyaan, apa yang terjadi dengan detektif itu? bagaimana sang detektif bisa tahu kalau Yamato adalah anak dari Narumi? kenapa mengangkat kasus perampokan yang terjadi lebih dari 35 tahun yang lalu?
Lalu, apakah sang detektif berkata jujur?
Sang mangaka menyusun misteri perampokan 300 juta yen dengan sangat apik ke dalam cerita fiksi ini. (yep, kasus itu sendiri bukan fiksi) Tapi sayangnya, mungkin karena terlalu berusaha untuk 'meleburkan' misteri tersebut ke dalam cerita, chara developmentnya jadi agak sedikit tertinggal.
Untuk seorang anak SD yang mendadak jadi yatim piatu, justru tepat setelah diberitahu rahasia terbesar masa lalu ayahnya, Yamato agak terlalu 'stoic'. Perasaan sebenarnya tentang orangtuanya tidak dielaborasi dengan penuh, padahal ayahnya adalah kunci terbesar dari misteri yang menjadi pondasi cerita ini.
Yah, lagi-lagi, mungkin karena ini masih volume pertama?
Kalau tentang gambarnya, Jun Watanabe-sensei tidak perlu diragukan lagi. Realistis, dan detilnya mengagumkan. Direkomendasikan untuk orang yang senang manga dengan art seperti Planetes, Pluto, Vagabond, atau Monster.
kasus perampokan 300jt yen tahun 1968 setelah bertahun2 akhirnya memanas lagi. yamato dan miku menemukan bukti 2 tas uang di pulau gunkan ketika mereka mencari keberadaan ayah miku. kasus semakin rumit ketika mereka dituduh membunuh pemilik persewaan kapal.
Pulau Hashima betul-betul menjadi tempat menarik untuk dijadikan setting lokasi. Macam-macam kejadian bisa dikisahkan berlangsung di sana. Termasuk dalam manga ini, yang menceritakan intrik seputar kasus perampokan uang perusahaan sebesar 300 juta Yen yang terjadi pada 10 Desember 1968. Belasan tahun kemudian, anak dari pelaku perampokan yang bernama Yamato Narumi justru kemudian terlibat dengan kasus tersebut. Satu hal yang membuat cerita manga ini jadi membingungkan adalah, ketika kejadian kejahatan tersebut dinyatakan kedaluwarsa berdasarkan ketentuan hukum Jepang, Yamato malah sengaja berusaha mengungkapnya. Dengan berbuat begitu, ia malah menjerumuskan diri dan sahabatnya, Miku Odagiri, ke dalam bencana yang lebih besar!
Le casse des 300 millions de Yens de Tokyo, ça parle pas à un euopéen, ça doit parler à un japonais ...
Ce manga traite de ce casse. Le personnage principale perd son père et se retrouve élévé dans une autre famille. As-t-il un lien avec ce casse ? Son père en est-il le criminel ?
ça semble être un manga de suspense un peu noir. J'ai beaucoup apprécié le premier tome.