ehhmmm.... mo bikin review,.... miiikir dulu... liat friend reviews di buku ini cuma ada 3 makhluk batangan yg baca buku ini, yaitu kang erie pencinta chiklit, dan kang nenang (pencinta chiclit?) satu lagi abdolay, which is i dont know him.. :), dan sisanya adalah makhluk halus penghuni GR. Wah kurang Ijul nih sang Metropop lovers. Namun hal tadi tidak menyurutkan saya untuk curcol.. ;))
Novel yg membuat saya ingin mengumpat ; SIALAN!!! Novel yang berhasil mengaduk2 perasaan dan mambangkitkan kenangan yg telah lewat. Dan sukses menghadirkan "kupu2 di dalam perut saya" ;)), Terima kasih buat Winna Efendi karena telah menulis novel ini, dan Mba Lita yg telah berbaik hati meminjamkannya pada saya.
Sebelum baca novel ini saya tau saya pasti ngalamin sensasi2 ini, dari review temen2 saya bisa tahu itu, tapi saya suka reminiscing yg menyayat2 hati.. hehehhe *dasar sadomasokis.. :)
Cerita yg klise, namun klise yg menyenangkan..
Novel yg dibagi jadi dua bagian, bagian pertama dari sudut pandang Sei, dan yg kedua dari sudut pandang Ai, kedua orang sahabat saling mencintai, namun tak berani mengungkapkanya, hanya menyimpannya di hati masing2, hingga muncul orang lain di kehidupan mereka yaitu Shin dan Natsu yg merubah kehidupan mereka.
"We'll be Friends Forever, won't we, Pooh?' asked Piglet. Even longer,' Pooh answered." — A.A. Milne (Winnie-the-Pooh)
Pernahkah kalian mencintai sahabatmu sendiri..?, klo saya sih pernah(dan masih), begitu pula Ai dan Sei tokoh utama di novel ini.
Dan jika pernah, apakah kalian mengungkapkan perasaan tersebut kepada sahabat kalian secara langsung,.? Beruntunglah kalian yang pernah mengungkapkannya, klo saya sih tidak, dan saya sangat menyesalinya sampai detik ini. Ketakutan lah yg membuat saya seperti itu, ketakutan ketika sahabat saya tidak mempunyai perasaan yg sama, ketakutan persahabatan yg sedang dijalani menjadi buyar, dan bubar.
Bagaimana dengan Ai dan Sei..? apakah Ai dan Sei mengungkapkan perasaannya masing2,,? baca aja bukunya, spoiler klo saya ceritakan di sini.. :)
jadi pengen nyanyi lagunya AA John Mayer
Friends, lovers, or nothing
There can only be one
Friends, lovers, or nothing
We’ll never be the inbetween
So give it up
ahh.. mari lanjut curhat,,
mari anggap saja saya Pooh dan sahabat saya Piglet.
Pooh dan Piglet telah bersahabat lama, Pooh sangat mencintai Piglet, seperti halnya Sei mencintai Ai, namun bertahun2 perasaan itu hanya disimpan sendiri, tak pernah dibagi dan diungkapkan ke Piglet, tak pernah juga perasaannya itu diceritakan ke orang lain, Pooh hanya mampu(berani) berbicara jujur tentang perasaannya lewat tulisan di blog. Ya blog itu isinya dulu dipenuhi perasaannya terhadap Piglet.
Pernah suatu waktu Pooh mengumpulkan keberaniannya dan berniat mengungkapkan perasaannya terhadap Piglet, namun sebelum Pooh mengungkapkannya, tercetuslah kata2 yg di bold di atas. Akhirnya Pooh mengurungkan niatnya tersebut, dan sampai sekarang Pooh tidak (mau )tahu apa isi hati Piglet. Seandainya saja pada waktu itu Piglet nanya gini
"We'll be Lovers Forever, won't we, Pooh?' asked Piglet. Even longer,' Pooh answered."
what if.. what if.. what if, ah sudahlah..
melihatmu bahagia bagiku itu lebih dari cukup untuk membunuhku