Jump to ratings and reviews
Rate this book

Loversation

Rate this book
Theala bersembunyi di balik keheningan sebagai perempuan mandiri yang benci punya angan-angan.

Dirga bersembunyi di balik keramaian sebagai laki-laki bersinar yang hanya tahu caranya mencari kesenangan.

Di balik trauma masa kecil, selalu ada hati yang dibungkam.

Dirga adalah bibir, Theala adalah suara.

Dan dengan berbicara, mereka bisa
mendengar semuanya.

482 pages, Paperback

Published April 30, 2023

34 people are currently reading
393 people want to read

About the author

Valerie Patkar

8 books425 followers
Believing in the power of fiction, Valerie Patkar has been writing and publishing 6 books under Bhuana Sastra (Kompas Gramedia Group) since 2018.

Lukacita, her 5th book made its way to win Best Seller Category Awards in 2022 and 2023 since its release.

In 2022, she launched Dunia Loversation that is contained of 5 books narrated about love in a wider form among dream, friends, family, lover and self.

Six years in a row, Valerie got special awards from Penerbit Bhuana Ilmu Populer in Editor's Choice and Best-Selling Book Category.

Through writing, she believes small act of kindness could help everyone to live better.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
133 (46%)
4 stars
113 (39%)
3 stars
39 (13%)
2 stars
0 (0%)
1 star
2 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 69 reviews
Profile Image for Liliyana Halim.
311 reviews242 followers
August 12, 2023
“Jangan lelah berbuat baik. Sebab jika waktunya datang nanti, semua kebaikan itu pasti akan kita tuai. Selama kita nggak nyerah untuk melakukannya.” (Hal 41).
.
Selesaiiiii! Dan sukaaa 😍😍😍. Baca ini nggak terlalu gampang buatku saat Theala capek dan lelah, entah kenapa aku juga ikutan merasakan hal yang sama 🙈. Aku masih suka cara berceritanya lucu, manis, nyesek dan aku masih berharap ada cerita Ardan, Dion juga Trian dalam bentuk fisik 🥺. Ada beberapa bagian yang agak mengganggu buatku tapi secara keseluruhan masih oke. Novel ini nggak cuman bercerita tentang Theala dan Dirga saja, tapi juga sedikit cerita Tante Wellen, Papanya Theala, Om Lariel, Kinan dan Pradhika. Tentang ketakutan ditinggalkan, dikhianati, dikecewakan. Tentang menerima, memaafkan, pengertian, pengorbanan, juga tentang berdamai dengan diri sendiri. Dari Dirga aku belajar untuk nggak asal bertanya kalau aku nggak siap dengan jawaban yang akan aku terima. Seperti novel Kak Valerie Patkar yang lainnya dalam novel ini juga cukup banyak kutipan-kutipan yang bagus 😍. Dan sebelum baca Loversation, ada baiknya baca Nonversation dulu 😉. Karena bingung mau ketik apa lagi aku share beberapa kutipannya. Pokoknya jangan lupa baca ini 👍🏼.
.
“We don’t have to be alright all the time. Sometimes, or most of times… We are sad and can still be okay about it.” (Theala)
.
“Hal yang paling menakutkan untuk orangtua adalah melihat anak mereka sendirian dan jauh dari dunia ini karena dia berbeda.” (Tante Wellen).
.
“Semua orang nggak harus selalu bahagia kok, Kin.”— “Kamu bisa sedih, bisa marah, bisa juga baik-baik aja… dan kamu tetap hidup. Nggak ada yang namanya bahagia selamanya. Orang yang kelihatan paling bahagia sekalipun… pasti punya rasa sedih dan marah yang nggak pernah dia tunjukkan ke siapa-siapa.” (Dirga)
.
“Capek tahu, Dir, benci sama orang terus. Kalau aku sibuk buat benci mereka terus, akunya gimana? Aku pengen jalanin hidup dengan baik juga, biar aku nggak berakhir kayak mereka. Penuh cinta, bahagia…” (Kinan).
.
“Mungkin karena aku tahu masa kecil yang hancur dan menyakitkan itu bisa membentuk seseorang ketika mereka dewasa. Nggak semua orang mampu tumbuh dengan baik. Ada yang tumbuh dengan keras, dan terus menderita sepanjang hidup mereka. Jadi, kalau aku bisa memberikan masa kecil yang baik sekalipun aku bukan orangtua mereka, rasanya melegakan.” (Pradhika).
.
“…. jangan pernah lupa dengan kebencian kamu terhadap saya. Ingat kalau kamu tidak mau menjadi seseorang yang seperti saya. Hidup dengan orang-orang yang kamu cintai dan kelak ketika kamu punya anak… pastikan kamu sudah selesai dengan masa lalumu. Masa kecilmu.” (Om Lariel).
Profile Image for Amaya.
759 reviews58 followers
September 4, 2023
Setelah semedi berhari-hari, akhirnya memberanikan diri menulis reviu ini. Nggak lah, lebay banget, emang baru sempet aja xD

Jadi, Loversation ini lanjutan dari Nonversation. Eh, tapi kalau mau baca buku ini aja bisa menurutku karena ada semacam ringkasan gitu di bagian awalnya. Jadi, yang baru baca atau pembaca Nonversation di tahun 2019 (tahun terbitnya) bisa tercerahkan lah. Ini bakal jadi hal pertama yang aku bahas. Sebagai pembaca yang baca Nonversation dan Loversation dalam waktu berdekatan, setengah buku terasa kayak "buang-buang waktu". Memang, di Loversation ada momen-momen yang nggak dibahas di Nonversation, tapi rasanya kayak capek aja. Energi buat namatin Nonversation juga belum balik 100 persen, jadi yaaah gitu, deh.

Bagian kedua buku ini baru bahas masa sekarang, masa-masa Dirga dan Theala yang "baru". Tbh, kalau di buku Nonver sebel sama Dirga, kayaknya di buku ini sebel juga sama Theala. Tapiii, makin ke belakang makin paham kenapa dia begini dan begitu. Dia tuh, cuma kejebak sama dunianya dan nggak tahu cara berbahagia dalam hidup. Ngalir aja sama takdir, tapi nggak pasrah juga. Kasihan sebetulnya.

Buat Dirga, aku nggak akan mengulangi deklarasi keenggaksukaanku ke kamu, ya. Tapi, kamu memang duh, kesel aja sama dia, tuh.

Untuk ending, sih, kayaknya masih sama aja kesannya kayak Nonver atau GO dan somehow Theala dan Jeara setipe. Bedanya, Theala nggak bisa vokal buat ngutarain pendapatnya, sedangkan Jeara sebaliknya (kecuali ke orang-orang tertentu aja, sih). Dirga dan Glendy juga agak sama nih, karakterisasinya. Agak ya, bukan berarti persis.

Aku nggak bisa kasih sinopsis buku ini karena nanti yang ada malah spoiler Nonversation juga. Intinya, setelah baca, kesan pertamaku, "Astaga, lega banget."
Profile Image for Autmn Reader.
890 reviews93 followers
September 10, 2023
Bingung sebenernya mau kasih rating berapa, tapi ya nggak apa2lah samain aja kayak Nonversation. Tadinya mlah mau 2 🌟 aja tapi kupikir kekecilan kalau 2 🌟 karena gimana ya? Enggak jelek sih bukunya, tapi everything about this book is wrong for me to read.

Yang mau aku bilang adalah, kalau mau baca ini, nggak perlulah baca Nonversation. Ini dua buku yang sama tapi beda juga. Ini tuh udah kayak Alternate universe, sih. Tapi bukan juga. Bingung aku tuh. Mari aku ngomongin dulu detail waktu di cerita ini.

Jadi buku ini tuh berakhir di 2025 sama kayak Nonversation. Tapi ending di Nonversation itu beda sama ending di buku ini padahal sama. Makanya aku bilang udah kayak alternate universe. Nah tapiii, akhir di buku Glendy itu tahun 2026 karena 7 tahun kemudian di cerita Game Over akhir cerita itu 2019 dan 7 thun kemudian itu kan berarti 2026.

Nah teruuus ada part bonus di Game Over tuh. Di sana nggak ada keterangan tahun. Jadi kusimpulkan, klau pengen ending kayak di Nonversation, berarti chapter bonus itu emang 2026. Tapi kalau pengen ending Loversation, aku simpulkan berarti itu di tahun 2025? Walaupun ya enggak make sense juga siih??? Atau akhir 2024 ya? Ya anggaplah begitulah ya. Walaupun buku Loversation ini tahun 2023 udah aman? Dunno laaaah pusiiing.

Oke, balik lagi ke buku ini. Kenapa aku bilang bukunya saah buatku? Karenaaaa aku nggak suka sama tokoh2nya. Semakin aku kenal mereka, semakin aku makin ke trigger dan frustrasi. Wkwkwk.

Theala is full of hatred. Apalagi aku baca clue di Loversation dan at some point aku ngerasa dia gaslight. Dia emang korban, tapi case nya sama kayak Jeara, dia juga pelaku di ceritanya. Yang bikin aku frustrasi? Semua orang memaklumi Theala. Kek???? Why no one tell her to find a professional help to heal her??? Kenapa semua orang memakluminya dengan, "Lo udah bekerja dengan baik Theala." Yes, she did great, tapi tambahin dengan kata2 yang berhenti di situ, bukannya nggak baik buat dirinya? She needs professional help.

Di sini, Dirga diceritain udah ketemu konselor tapi nggak membantu. Ini artinya apaa? Apa ini punya implies meaning kalau professional help itu nggak membantu? Tapi pasti bukan maksudnya gitu kan? Ini Dirga belom ketemu orang yg tepat aja kan mksdnya? Jadi kenapa nggak ada yang ngomobg ke Theala kalau dia juga perlu bantuan profesional? She has a privilege for being a person that gas a money to afford a professional help. Right?

Ya udahlah. Pusing aju mikirin ini.

Eniwe, setengah buku ini adalah Nonversation. Jadi aku ngerasa nggak perlu banget setengah buku ini buat dibaca karena mengulang informasi. Aku oke aja kalau misal setengah cerita ini itu buat in depth to the characters, tapi enggak. Enggak ada apa2. Theala dan Dirga tetep gitu aja sama kayak di Nonver.

Jadiii apa harus baca Nonver dulu? Ya monggo, tapi kalau endingnya mau ending Loversation bisa aja kalau enggak perlu baca versi 7 tahunnya Nonver. Tapi kalau pengen akhir Nonversation, berarti baca loversation sampe tamat. 2 chapter terakhir enggak perku dibaca. Atau mau kayak aku baca semuanya mangga juga bebas. Wkwkwk.

Eniwe, menurutku setengah buku ini mendibg ganti pake 11 chapter Loversation versi Wattpad.

Dah segitu aja. 😂
Profile Image for Lina | Adlina H.
421 reviews20 followers
August 21, 2024
Menyelesaikan seri loversation ini mudah-mudah susah, karena nyeseknya tuh nyesek yang terlalu relatable dengan kehidupan nyata. Untung sampai di akhir aku masih dikasih harapan walaupun harapannya entah bisa terjadi di kehidupan nyata atau enggak. I mean, kalau novel ini dipegang penulis lain dengan kompleksitas emosi yang serumit ini, rasanya nggak bakal berakhir happy ending. Mungkin kerumitan ini nggak akan dapat penyelesaian dan berujung penyesalan di tahun-tahun mendatang. I'm sooo happy Thea dan Dirga dalam novel ini mendapat akhir yang emang deserve buat mereka, setelah pelik dan rumit emosi serta kehidupan yang harus mereka hadapi.

Sebenarnya, seperti yang kedua tokoh ini ungkapkan dalam novel ini, cerita mereka mungkin juga hadir di kehidupan banyak orang. Dan semua orang menghadapi kehidupan yang nggak gampang. Jadi kerumitan mereka kemungkinan juga dihadapi oleh banyak orang di dunia nyata. Itulah yang membuat novel ini menjadi berarti, karena dari kisah yang ia ungkapkan melalui tulisan ini, membuat pembaca jadi berkaca ke dalam hidupnya sendiri.

Mungkin di kehidupan nyata, kita adalah Kinan, mungkin kita adalah Pradhika, mungkin kita adalah Dirga, Thea, atau tokoh-tokoh lain dalam cerita ini. Semuanya memiliki alur kisahnya masing-masing, yang di mata kita yang menjalani tampak nggak begitu menarik, tapi keunikan kehidupan masing-masing dari kita sebenarnya sebuah rangkaian cerita menarik yang Tuhan buat. Kurang lebih itu sih yang bikin aku banyak berkaca setelah baca novel ini.

Aku gak expect sebenarnya ada kisah2 yang diangkat di novel ini yang berat banget, dan secara emosi melelahkan karena SEDIH BANGET. Sebenarnya bisa diduga sih tapi ga yang sesakit iniii huhu. Tokoh utama disini sama2 melewati fase kehidupan yang berat dan Valerie bisa menyampaikan ceritanya dengan sangat nyata sampai terasa sakit dan sedih banget juga. Ini NOVEL ROMANCE TAPI SANGAT ANGST YAAAA 😭

Anywaaay, pokoknya aku sayang banget sama Dirga dan Thea. Entah semenyebalkan apa mereka, pada akhirnya aku bisa memahami setiap keputusan rumit yang mereka ambil. Dan galau brutal gara-gara ada tokoh Kinan dan Dhika disini. Tapi tapi aku merasa semua proporsi ceritanya juga pas. Saking baiknya Kinan dan Dhika, aku juga mikir kok 'udahlah mereka deserve kok pasangan kayak gini yang udah settle sama dirinya'. Tapi balik lagi, Thea dan Dirga mau menunjukkan bahwa mereka maunya 'dia' bukan 'siapa dirinya'. Paham gak siih. Ini tuh sweetnya udah yang next level wkwkwkwk. Mereka bisa aja nyerah karena konsep jodoh itu rasanya sulit untuk direalisasikan, tapi aku bersyukur mereka bisa merealisasikan dengan sebegitu rumitnya emosi di novel ini.

Aku berharap Valerie bakal nulis serpihan momen mereka di lain waktu karena jujur aja, setelah naik turun yang harus mereka hadapi, rasanya deserve gitu kali ya kita jadi saksi kehidupan mereka setelahnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for cozyreading.
50 reviews11 followers
September 16, 2023
seperti beberapa buku vale yang udah aku baca, buku ini juga membawa topik tentang perasaan2 negatif yang akan selalu manusiawi sebenernya.. tapi banyak dari kita mungkin yang menutupi, bahkan menolak untuk merasakan perasaan itu.

dibuku ini lebih tentang luka lama masa kecil yang belum bisa Dirga dan Thea maafkan. yang bikin mereka ngerasa meaningless ngeliat dunia. yang bikin mereka feeling lonely, sekalipun ditengah keramaian. Dirga yang keliatannya paling bersinar, ternyata bingung sama eksistensi dirinya sendiri. Thea yang keliatannya bisa ngelakuin segala hal sendiri, ternyata dia cuman takut untuk percaya dan bahagia sama orang lain. 🫂

aku baca buku ini tanpa baca nonversation lebih dulu, dan aku enjoy! ga ada bagian cerita yang bolong2 juga kayaknya.. aku gabisa bandingin sih, cuman kata temen2 yg baca nonversation.. dibuku ini juga kisah mereka di buku sebelumnya itu di ceritain lagi, jadi pembaca kek aku gini ga bingung.

trus kerasa banget cerdasnya hasil riset dan buah pemikiran ide2 kak vale tentang pekerjaan thea dan dirga.

cuman aku ga kasih bintang 5 kayak rate aku ke Game Over, karena ini bikin aku nangisnya sekali dua kali doang hehew🤏🏻kalo game over nangis mulu, jadi the best!!

buat ending nya, iya bagus deh begitu. ga nyesek2 banget, dan NGGAK bikin pembaca menyelesaikan buku dengan tentram juga si.. ya it’s okey si, tapi hts jaya jaya bgt nih?🤣👌🏻🤪
Profile Image for Bana_Ez.
242 reviews1 follower
July 30, 2025
Mencakup beberapa bab dari buku Nonversation, sisanya menceritakan kelanjutan mereka di masa depan. Ya awalnya kukira endingnya bakal sama, dengan pola yang berulang-ulang. Ela yang merasa dirinya jahat, buruk, dan terus takut. Dirga yang merasa bersalah.

Tapi ternyata mendekati akhir buku, salah satu mereka berani mengambil langkah kecil yang menjadi awal perubahan di antara keduanya.
Profile Image for fuhtreh.
99 reviews3 followers
September 10, 2024
i can't live like other people not because i was born this way but because i was made this way

seseorang pengen banget mati karena dia tau semuanya akan tetap sama dan ngga ada yang bisa dia lakukan lagi selain mati

aneh rasanya tiap baca buku kak valerie karena terasa seperti dikuliti. terutama baca kalimat kak valerie di akhir buku ini. wah, aku ternyata ngga sendiri ya yang ngerasain perasaan kayak gitu. ternyata kak valerie, dan orang lain diluar sana, juga punya tahun tahun yang berat, membingungkan, bikin bertanya tanya sebenernya diri ini maunya apa. rasanya lega banget, tapi juga sesak, dan senang karena jadi mikir suatu hari aku bakal bisa lewatin ini semuanya.

aku selesai baca buku ini kurang lebih 3 hari kayanya, dan karena udah baca nonversation, awalan sampai pertengahan buku ini jujur sempet bikin aku ngga bersemangat karena kurang lebih isinya seperti yang ada di nonversation. tapi setelah pertengahan buku sampai akhir, aku mendadak ngga bisa berhenti baca dan pingin menyelesaikan bacanya secepat mungkin.

rasanya melegakan melihat theala dicinta sebegitunya sama dirga. HES SO DOWN BAD FOR HER. beneran semelegakan itu tapi juga bikin aku takut karena orang yang belum sepenuhnya selesai sama seseorang di masa lalunya ternyata pinter banget nutupin dirinya dan hatinya sendiri.
Profile Image for raa..
97 reviews
March 7, 2025
buku kak vale yang bisa aku tamatin bener-bener tanpa dnf.. karena isinya relate sama diri sendiri.. jadi berulang kali pas baca buku ini ketrigger dan nangis..

tbh agak kecewa karena both of thea sama dirga ngga berakhir dengan dhika ataupun kinan karena emang sebenernya dirga sama thea itu sepasang yang saling melengkapi tp juga menyakiti satu sama lain. kita ngga bisa jadi rumah untuk seseorang di saat kita gabisa jadi tempat pulang bagi diri sendiri. keduanya sama kerasnya dan sama-sama belum bisa damai sama diri mereka sendiri, esp thea. tp karena ending bukunya ngga benar-benar bersatu jadi oke berusaha dicukupkan
Profile Image for Tin.
43 reviews2 followers
December 9, 2024
Terlalu drama sih menurutku, dan terlalu dibuat-buat alurnya. Mungkin agak relate karena tokohnya angkatan 2013 kuliah lalu sudah bekerja di tahun 2022. Jadi lumayan nostalgian dengan tren yang ada saat bertumbuh dari mahasiswa baru hingga ada di dunia kerja kek sekrang.


Such a long journey ya.
Profile Image for A.
20 reviews1 follower
February 25, 2024
Buku pertama Valerie yang saya baca. Saya mencoba untuk membaca buku ini beberapa minggu setelah tanggal terbitnya. Sampai hari ini (25 Februari 2024) saya masih terus mencoba untuk membacanya. Nyatanya saya harus berhenti di halaman 238. Membaca buku ini sungguh sama seperti penggalan lirik lagu Taylor Swift: “he was sunshine and I was midnight rain”. Saya mencoba untuk menyukai gaya penulis bercerita, namun sayangnya saya masih belum bisa mendapatkan itu. Dirga diceritakan sebagai laki-laki muda dengan gemerlap atensi yang dia punya namun punya luka mendalam tentang keluarga. Theala diceritakan sebagai sosok yang 180 derajar berbeda dengan dirga, namun mereka memiliki satu kesamaan: trauma atas keluarga. Sangat susah bagi saya untuk menyukai buku ini.
Profile Image for Leila Rumeila.
1,006 reviews28 followers
August 6, 2025
Actual 4.5⭐
Engga mengira buku ini akan jadi favorit dari 8 buku Valerie yg udah gue baca sejauh ini.
Beberapa minggu lalu sempat mau baca fisiknya, tapi engga jadi. Dan tiba2 muncul audiobooknya di Storytel, dan langsung tertarik buat dengerin.

Gue pikir selain support dari audiobooknya yg lumayan asik, jalan ceritanya juga seru.
Gue pernah baca review kalau buku ini kaya pengulangan dari Nonversation, dan itu salah satunya yg buat gue ragu mau baca fisiknya. Tapi ternyata engga. Gue engga terlalu ingat detail Nonversation, tapi bagi gue, cerita di buku ini terasa kaya baru pertama kali gue baca.

Di buku ini gue dapatin karakter Theala-Dirga terasa hidup & real, imperfect, layaknya manusia biasa yg melakukan kesalahan2. Yet undoubtedly they were made for each other!
Banyak hal2 emosional ikutin perjalanan mereka berdua dari remaja sampai jadi dewasa, konflik batin dengan diri sendiri, keluarga, pasangan, teman.
Profile Image for Cintiya.
21 reviews
July 18, 2024
Pemenangnya tetaplah orang lama
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Chacha.
90 reviews6 followers
December 16, 2025
Kalian lebih suka suasana yang ramai atau suasana yang sepi? Kalo kalian suka yang ramai, kalian satu tim sama Dhirga, tapi kalo kalian suka suasana sepi, kalian satu tim sama Theala.


🩷Dhirga seseorang yang tetep merasakan kesepian walau di tempat yang ramai. Tapi dia lebih nyaman ada di keramaian. Karna setidaknya pikirannya yang kalut bakalan terdistraksi. Sedangkan Thea suka menyendiri di tempat yang sepi. Dia nggak punya energi untuk meladeni dunia yang terlalu berisik. Thea selalu cuek dengan sekitarnya, dia udah terlalu lelah dengan dirinya sendiri. Lebih baik dianggap nggak ada bagi Theala .

🩷Rooftop gedung Teknik Mesin, jadi tempat pertemuan mereka. Tempat yang juga membuat mereka perlahan akrab. Dhirga sih yang ngotot🤣 pengen akrab sama Thea. Karna Thea yg telah "menyelamatkannya" hari itu.
Sampe-sampe rela ikut Thea jalan kaki jauh banget. Dan akhirnya bertemu dengan keluarganya bahkan dikenal dekat dengan Mama dan adik Thea.

🩷Thea akhirnya mau nggak mau harus nerima hadirnya Dhirga di hidupnya. Thea di kampus juga nggak punya temen deket. Cuma Milly yang tahan deket sama Thea. Dhirga dan Milly adalah golongan orang bermental baja yang kuat dengan keketusan Thea.

🩷Sedangkan Dhirga selalu jadi center of point dimanapun ia berada. Di Frathur siapa sih yang nggak kenal Dhirga. Ganteng, ramah, easy going dan gampang diajak ngobrol bikin Dhirga populer. Makanya Dhirga, gonta ganti pacar mulu. Hanya aja orang-orang di luar dan juga gengnya sendiri nggak tahu kalau keluarganya nggak sebaik keliatannya.

🩷Dhirga dan Thea sama sama tumbuh dengan kebencian terhadap Papa mereka dengan alasan yang berbeda. Thea ingin keluarga yang utuh, namun Dhirga tidak apa apa jika keluarga mereka pecah.

🩷Bersama Thea, Dhirga ngerasain "damai". Definisi ketemu "comfort zone" atau rumah berwujud manusia. Sesuatu yang nggak ia dapetin dari temen"nya bahkan keluarganya.Tapi karna sebuah alasan Dhirga menjauh dan
saat Dhirga menjauh, Thea nggak berusaha mencari tahu.Thea adalah cewek yang selalu bisa memenangkan logika daripada hati.


🩷Cerita Kak Valerie, pasti nggak pernah gagal untuk bikin aku pengen puk puk tokoh di dalam ceritanya. Dua orang dengan lukanya masing-masing. Dua orang yang terlihat baik-baik aja, tapi nggak sebaik itu. Dan seperti biasa buku ini diceritakan dari dua POV yang berganti" antara Thea dan Dhirga. Oh ya ada POV tokoh lain juga yaitu Pradika dan Kinan. Alur buku ini maju mundur. Tahun 2022 saat mereka udah dewasa dan masa saat mereka masih kuliah di Frathur tahun 2013-2016.

🩷Pradika dan Kinan ini steal karakter banget. Mereka berdua ini definisi manusia baik banget. Walaupun Thea batalin nikahan mereka, Dhika tetep sayang dan peduli sama Thea. Tetep selalu ada. Selalu siap bantuin. Ya udah, Pradika sama aku aja lah 🤣.

🩷Kinan juga, aku salut sama dia, bisa dibilang dia dekat banget sama Dhirga.HTS-an yang cukup lama. Sampe dia sadar, Dhirga nggak bisa lepas dari Thea. Ya, Orang Lama tetep Pemenangnya.

🩷Buku ini mengajarkan kita tentang memaafkan dan melepaskan masa lalu yang udah terjadi. Supaya kita bisa melangkah ke masa depan. Bagi sebagian orang melepaskan masa lalu mudah, namun sulit bagi yang lainnya. Dari cerita Thea dan Dhirga, aku juga belajar bahwa menyimpan amarah dan dendam terlalu lama hanya akan membuat kita takut dan nggak sadar pada hal" baik yang semesta udah siapin untuk kita.

Apakah di akhir cerita ini Dhirga dan Theala bakalan bersama? Kalian baca sendiri ya buat tahu jawabannya.
Profile Image for aynsrtn.
521 reviews18 followers
December 26, 2025
Loversation ini merupakan lanjutan dari Nonversation. Apakah bisa dibaca salah satu saja? Hm, bisa-bisa saja. Ada 2 opsi:

1. Baca Nonversation saja
Maka akan berkisah tentang hubungan Dirga-Thea-[Trian] di masa-masa kuliah—dengan sedikit epilog di masa depan yang menggantung.

2. Baca Loversation saja
Cakupannya lebih luas. Tidak hanya masa kuliah—yang di mana ada beberapa bagian yang tidak diceritakan di Nonversation, diceritakan di sini—tetapi juga ada fase dewasa mereka dengan hubungan yang lebih njelimet antara Dirga-[Kinan]-Thea-[Dhika].

Nah, dan aku memilih opsi tambahan yaitu yang ke 3:

3. Baca keduanya
Will be better, hehe.

Aku nggak tahu kenapa butuh sampai 2 buku untuk menceritakan kisah Dirga dan Thea. Apakah mereka serumit itu? Memang. Tapi, menurutku sih yang paling rumit itu Thea.

Nonversation memiliki 339 halaman. Loversation memiliki 452 halaman. Jadi, total 791 halaman untuk Dirga dan Thea. Luar biasa! Clap!

Sebenarnya kisah Dirga dan Thea ini bisa make it simply kalau Dirga bilang dari awal, "ayo kita hadapi bareng-bareng!" Tamat deh itu paling 100 lembar, hehe.

Meskipun ceritanya panjang tapi Dirga dan Thea tetap begitu-begitu saja. Character development-nya tipis-tipis. Dirga dengan sikap yang merasa selalu baik-baik saja. Thea yang terkurung dalam tempurung trauma masa kecilnya. Malah sebenarnya aku berharap mereka nggak end game karena Dirga dan Thea hanya saling melengkapi rasa sakit, bukan bahagianya.

Baru kali ini ya aku baca novel romance terus kek sayang aja kalau male & female lead-nya bersama, haha. Sebab, Dhika dan Kinan, dua tokoh second lead di Loversation ini, begitu compatible untuk Thea dan Dirga. Dhika dan Kinan itu seakan cermin utuh bagi Thea dan Dirga. Dhika dan Kinan pun punya trauma masa kecil, keluarga mereka sama-sama bukan dari keluarga cemara. Namun, mereka berdua bisa berdamai dengan keadaan. Tidak seperti dua teman ini yang kayak hamster dalam baskom. Muter-muter gitu aja.

Okay, breath well dulu, hehe.

"Karena semua orang ninggalin gue, makanya gue lebih memilih nggak punya siapa-siapa. Mungkin kelihatannya memang kesepian. But, I don't want to call this a loneliness. I'd prefer to call this a solitude. But, it's less sad and because it sounds more like a choice instead of fate."—Thea, p.118

Ini yang buat capek dengan tokoh Thea. Bahkan Thea ini dengan beraninya mau punya pasangan yang hidupnya nggak ada traumanya, nggak ada sakitnya, karena udah dia yang trauma dan sakit. Wow, egois sekali. Makanya pantes sama Dirga yang sama-sama egois, haha.

Di atas aja nggak mau end game, sekarang bilangnya pantes bisa bareng. Maafkan atas ulasan subjektif ini 🙏

Karena, Kinan dan Dhika deserved better sih atas semua jerih dan upaya mereka dalam deal with dua teman yang terjebak friendzone ini.

Tumbuh dewasa artinya ... terbiasa. Dengan kabar suka, kabar duka, kabar luka. (p.409)

Selain perihal-perihal di atas [lebih tepatnya curahan hati pembaca], yang aku suka dari Loversation adalah bagaimana kita belajar untuk menerima duka. Menerima luka. Dan jangan lupa bahagia.

Adegan Dirga dan Papinya di rumah sakit, sukses buat aku menangis sesegukan. Lalu, adegan Thea dengan Ayahnya di rumah lama mereka, sukses buat aku ingin mengepalkan tangan, saking keselnya.

Keren! Kak Val memang terbaik dalam membolak-balikkan hati pembaca.

Akhir kata, Loversation adalah buku self improvement ajang muhasabah diri berkedok fiksi. Aku selalu suka tulisan Kak Val. Begitupun yang ini—meskipun agak kesel sama pemeran utamanya, hehe.

Trigger warning: suicide

🌹 4.5 bintang untuk Dirga, pokoknya semua salah Dirga 😃
Profile Image for honey_.
24 reviews7 followers
March 28, 2025
[ Personal Rating: 4.7⭐️ ]

Melanjutkan kisah Dirga & Theala yang tertunda di Nonversation dengan gap waktu 7 tahun setelahnya. Jadi usia keduanya udah dewasa dan matang, karena itu konflik batin di antara mereka juga makin ruwet (sebagaimana dunia dewasa yang entah kenapa selalu terasa ribet + riweuh).

Dimana baik Dirga maupun Theala masing-masing udah punya pasangan🫥 Seperti jalannya takdir, akhirnya mereka ketemu lagi setelah sempat pisah-dengan-tidak-baik-baik dan.... perasaan 7 tahun lalu itu kembali timbul tanpa mereka duga.

Hanya satu pertanyaan yang ingin kita tahu jawabannya, "Mereka akhirnya tetep bareng? Atau enggak?! Kalo iya bareng, sebagai pasangan atau sebagai sahabat kayak sebelumnya?"

***

Hampir 800hal cuma untuk nyeritain hubungan Dirga-Theala seakan membuktikan kalo.... serumit itu memang hubungan mereka (•᷄- •᷅ ;). Kita yang hanya pembaca aja pusing dengan tarik-ulur antar 2 anak manusia ini, apalagi mereka kan yang jalaninnya? Kayak 7 tahun terpisah, ditambah kedekatan mereka semasa kuliah 3 tahun, jadi totalnya 10 tahun HANYA untuk memperjelas status akhir mereka berdua!😵‍💫💔

✉ Salah satu faktor paling besar yang bikin aku kasih rating 4+/5 untuk buku ini adalah betapa dalam emosi yang dikuras untuk kedua karakter utama. Seakan betul-betul bisa kita rasain sebesar dan sedalam apa luka yang mereka punya.

✉ Kadang sosok yang sempurna belum tentu "pantas" untuk jadi pasangan kita, dan fakta tersebut bisa kita liat dalam cerita Dirga-Thea. Setelah keduanya bertemu pasangan yang sesuai ekspetasi + mampu memahami luka mereka, JUSTRU baik Dirga maupun Thea nggak menginginkan sosok yg demikian! (WAHHH melelahkan banget pokoknya ngadepin 2 orang ini😤)

✉ Kesimpulan yang bisa aku kasih, 85% isi dari buku ini adalah tentang L-U-K-A. Setelah berhasil melewati emosi bolak-balik ke tokoh yang "cukup toxic" ini, adanya secuil happy moment di bagian akhir bikin kita menghela napas dan bilang, "AKHIRNYAAA!"

Sebagai penutup, bisa nggak kalo kita baca Loversation langsung tanpa baca Nonversation? Bisa aja kok dan aku yakin juga masih bisa ngikutin cerita Dirga-Thea.

Hanya saja, kalo kita ikut baca Nonversation lalu baru lanjut ke Loversation, kita bakalan lebih mengenal karakter Dirga-Thea. Lebih kerasa dinamika naik-turunnya sisi emosional mereka, apalagi Loversation lebih fokus ke karakter mereka setelah dewasa sedang Nonversation lebih banyak mendalami karakter mereka di masa remaja sehingga lebih terasa relate kenapa tindakan mereka pas dewasa tuh (di Loversation) kompleks banget.😇
This entire review has been hidden because of spoilers.
2 reviews
December 14, 2025
“Kami jelas-jelas berbeda. Tapi sebenernya ada satu yang sama. Kesepian. Bedanya dia kesepian dengan kesendiriannya, dan gue…kesepian dengan keramaian gue.” - Hal. 47

Dirga dan Theala seperti dua orang yang hidup di dua dunia yang berbeda. Thea dengan kesunyiannnya, sedangkan Dirga dengan keriuhannya. Tapi ternyata keduanya sama sama memiliki kehampaan dalam hati mereka.

Berbeda dengan covernya yang terlihat manis, ceria dan manis, isi bukunya bener-bener jauh dari gambaran itu. Dengan pengambilan cerita dari sudut pandang Thea dan Dirga, aku ngerasa bisa ikut merasakan dan melihat apa yang keduanya rasakan dan tidak terlihat oleh orang lain.

Karakter Theala yang terkesan dingin dan punya dinding tinggi di sekitarnya yang membuat orang-orang sulit untuk mendekatinya. Jujur kalau ada orang seperti Thea di sekitarku, mungkin aku juga bakal kayak orang-orang di sekitar Thea karena orang kayak dia tuh cukup bikin capek. Tapi ngeliat isi hatinya, rasanya aku bisa ikut bersimpati dan pengen meluk dia karena kerapuhannya.

Kalau Dirga, luarannya aja kayak playboy cap tikus yang suka gonta ganti pacar padahal aslinya kena penyakit yearningitis alias yearner level akut. Oh My Goooddd, jujur kadang gue bener bener pen kek geplak pala dia trus bilang “mikir kiddsss, stop jadi bucin tololnya”. Tapi yaudahlah ya, ini cerita ga jalan kalo dia gampang menyerah :”)

Kisah Thea dan Dirga ini bener-bener nyadarin aku kalo emang bagaimana dalamnya isi rumah itu bakal ngaruh banget ke kehidupan mereka kedepannya, termasuk dalam hubungan percintaan. Kalau rumahnya pondasinya rapuh, bakal butuh banyak effort buat mereka saat mau membangun rumah yang baru. Karena itu aku seneng banget ngeliat sahabat-sahabatnya Dirga dan Milly, yang nggak pernah capek buat support mereka dan nemenin mereka, biarpun kadang emang Thea sama Dirga cukup nyebelin.

Hal lain yang aku suka dari buku ini tuh gimana kak Valerie ngegambarin detail trend trend yang terjadi sesuai dengan latar waktu yang lagi berjalan. Karena kebetulan gue masuk kuliah di waktu yang sama dengan Thea dan cukup ngikutin trend waktu itu, aku jadi ikut flashback dan ngerasa deket sama kisah mereka.

Ya intinya bener-bener worth it nyelesaiin buku ini sambil nangis sampe jam 3 malam, apalagi di adegan Dirga dan papinya yang bener-bener emosional.
Profile Image for Meta Morfillah.
679 reviews23 followers
April 25, 2024
Judul: Loversation
Penulis: Valerie Patkar
Penerbit: Bhuana Sastra
Dimensi: 457 hlm, cetakan pertama 2023 (edisi gramedia digital)
ISBN: 9786230413131

Berkisah tentang Dirga & Theala, dari series 5 sekawan (Glendy, Dirga, Ardan, Dion, & Trian). Dirga yg tampan, bersinar, supel, mudah disukai & gonta-ganti pacar. Theala yg pendiam, tangguh, & senang menyendiri. Bila tak mengenal mereka, terlalu sulit melihat persamaannya. Padahal keduanya menyimpan luka pada sebuah sosok: ayah. Dirga yg mencoba bunuh diri sebab selalu merasa gagal bagi ayahnya, mendapatkan luka fisik & batin akibat kekerasan sang ayah hingga trauma pada payung. Sementara Theala, trauma akan pernikahan & tidak bisa membangun hubungan sebab kecewa pada ayahnya yg berselingkuh & meninggalkan keluarga saat dia masih kecil.

Mereka bertemu tanpa sengaja di rooftop kampus. Berbagi luka & cerita dengan cara tak biasa. Rentang waktu 9 tahun (2013-2022) tidak melunturkan rasa, malah semakin menegaskan bahwa keduanya saling butuh. Orang baik & kriteria impian seperti Pradhika & Kinan pun tak mampu melengkapi mereka.

Isu suicide pada laki-laki salah satu hal yg diangkat di buku ini, juga peran ayah dalam pengasuhan. Ada yg memilih berdamai seperti Rama & Kinan, tapi ada yg mendendam bahkan hingga kematian menjemput sang ayah, ia menjadi yg paling kehilangan.

Secara ending kisah mereka, saya sudah tahu sebab dispill di buku Game Over (kisah Glendy-Jeara) yg menyatakan Dirga masih saja sendiri ketika Dion-Milly menikah & anak Glendy sudah berusia 3 tahun. Namun, mendalami karakter Dirga-Theala di buku ini membuat saya lebih memahami betapa trauma masa kecil yg belum selesai bisa berdampak besar bagi masa depan seseorang. Meski endingnya ngambang, tapi memang cocok dengan keduanya. Walau sebagai pembaca pasti berharapnya happy ending lah yaa.

Suka dengan kekuatan konflik batin yg dideskripsikan sangat baik oleh penulis. Meski terasa lama, panjang & seakan berulang kembali polanya, namun begitulah proses berdamai & move on dari hal pahit dalam hidup. Konsekuensinya pun logis. Meski bikin gemas sama kedua tokoh utama.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #loversation #valeriepatkar #fiksi #metamorfillah
Profile Image for nin☁️.
37 reviews1 follower
September 28, 2024
Trigger warning: suicide

Novel yang cukup melelahkan karena panjang sekali perjalanannya akhirnya ku selesaikan juga. Novel ini merupakan kelanjutan dari novel ‘Nonversation’.

Novel ini dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi flashback era Theala-Dirga saat kuliah dan sesi Theala-Dirga dewasa. Makanya nggak heran kalau novel ini cukup tebal.

Jujur sebagai orang yang sudah membaca ‘Nonversation’, sesi awal era kuliah menurutku terlalu membuang banyak waktu. Memang di sesi ini dijelaskan beberapa hal yang belum dijelaskan di novel sebelumnya, tetapi disisi lain ternyata justru sedikit buat jenuh. Mungkin kalau langsung dilanjutkan ke sesi dewasa mereka, nggak akan sepanjang ini novelnya.

Di sesi kedua yang menceritakan masa dewasa mereka, lebih menjelaskan tentang masa lalu mereka yang belum selesai sehingga banyak memberikan dampak bagi diri masing-masing. Di masa dewasa ini, kalian akan berjumpa dengan Pradhika dan Kinan yang menurutku sangat amat baik dan tabah menghadapi Thea dan Dirga. Kayak.. Kok bisa ada orang se-legowo itu kayak mereka.. Dan memang mereka deserve better sih wkwkwk.

Di novel ini aku lebih capek dengan Thea, aku tahu masa lalu dia sangat berat dan sangat berdampak besar dengan perilakunya, tapi gregetan aja kayak… please berani maju dong… Aku juga kurang suka dengan orang disekitar Thea yang terus mencekoki Thea dengan afirmasi positif seakan Thea telah melakukan banyak hal baik. Menurutku justru afirmasi positif yang diberikan justru menyebabkan Thea semakin egois dan keras kepala.. Ini pendapatku pribadi sih, please jangan demo aku wkwkwkk.

Sedangkan untuk Dirga, aku kesalnya karena dia belum selesai dengan masa lalunya tapi kenapa seolah memberikan harapan pada orang lain… Itu aja sih… Ending novel ini juga cukup jelas tapi yaudah aja gitu.

Hal yang tetap paling kusuka adalah pertemanan Dirga dengan Dion, Ardan, Glendy, dan Trian yang menurutku sangat patut diacungi ribuan jempol sih. Beneran idaman pertemanan itu adalah mereka! Salut!

Jadi, kesimpulannya aku enjoy aja baca Loversation.. Tapi belum di tahap sejatuh cinta itu sih, maaf… Tulisan Kak Val seperti biasa nggak perlu diragukan ya, cuma dari segi cerita aja yang aku terkesan biasa saja..
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Matchakeikeu.
61 reviews4 followers
September 21, 2023
Aku selalu suka menjelajahi pikiran manusia. Belajar karakter manusia yang bagiku gak akan pernah sama. Manusia dan pikirannya yang kompleks buatku selalu unik.

Dan, Kak Vale berhasil lagi, ciptain karakter manusia—yang manusia.

📚 Buku ini bercerita tentang dua manusia yang berbeda, tapi punya kesamaan: kesepian dan trauma masa kecil. Thea yang memilih sepi dalam hidupnya yang sendirian, Dirga yang tetap merasa sepi dalam keramaian. Thea yang trauma dengan kehilangan, dan Dirga yang trauma dengan keberadaan.

Baca buku ini aku semakin sadar, masa kecil emang punya peran penting di kehidupan kita yang bisa nentuin—kita bakal tumbuh seperti apa? walau gak selalu mendefinisikan kita.

Masa lalu buruk, meskipun gak pengen, selalu punya pengaruh yang besar. karena bener, entah kenapa kisah buruk ironisnya sering jadi yang paling diinget.

📚 Buku ini bercerita tentang perjalanan melawan masa lalu pahit demi masa depan yang sebenarnya masih panjang dan masih menyimpan banyak kesempatan baik.

📚 “Bukankah dunia itu begitu luas? Lantas jika iya kenapa kita semua terkungkung di tempat kecil yang hanya membuat kita sesak?”

Aku merasa nyaman dan tenang banget selama baca buku ini, lagi-lagi Kak Vale berhasil banget meluk pembaca, aku suka mikir, apa aja yang Kak Vale laluin di kehidupan sampe bisa bikin karya yang bisa meluk erat yang baca kaya gini dan ngerayain kesedihannya sama-sama? 🥺 big thanks to Kak Vale for this book🥺

Sebelumnya aku baca nonversation tuh aku banyak keselnya, tapi baca loversation aku paham. paham kenapa mereka begini, kenapa mereka begitu.

ohya tapi baca buku ini bisa kok tanpa harus baca nonversation dulu. karena alurnya bergerak dari awal lagi—diceritain lagi 💌

aku juga dibuat tenang dan lega sama endingnya. ending yang——melegakan 🥺💌 AH I LOVE THIS.

Semoga semua orang, punya satu Dirga dalam hidupnya. 💌

personal rate: 4.5/5!

sangat merekomendasikan orang-orang untuk baca buku ini! kalau bukunya udah dijual di toko buku, jangan ragu buat beli dan baca ok! 💌
Profile Image for isearafim.
9 reviews
June 27, 2024
Buku yang menurutku masih sama seperti Nonversation (versi lengkap) alias dari pertama kali mereka mulai bertemu, temenan dan sampek dimana cerita mereka. Aku suka Theala yang di buku ini, lebih dijabarkan secara detail dan seolah satu buku didominasi oleh dia, sedangkan menurutku Nonversation sebelumnya lebih didominasi Dirga dan Trian.

Nonversation bercerita tentang Theala, Dirga, dan Trian.
Loversation bercerita tentang Theala, Dirga, dan perasaan mereka.

Semua tokoh di buku ini digambarkan wataknya berdasarkan pola asuh orangtua mereka, dari hubungan kedua orangtua mereka yang bisa mempengaruhi bagaimana sang anak saat dewasa. Menarik banget memang buat dibaca sampe aku lupa kalau yang aku baca itu cuma fiksi.

Dari semua universe yang Kak Vale tulis, aku paling geregetan sama cerita Thea dan Dirga. Kek capek banget liatnya, ini kalau kilas balik dikit sebenernya Dirga tinggal ngomong aja tentang perasaan dia, begitu juga Thea, ya tapi gak semudah itu HAHAHA. Dua-duanya sama-sama rumit, bahkan setelah ketemu orang kayak Kinan dan Pradhika.

Kinan and Pradhika deserve better!! Hahahaha

Menurutku cuma Thea yang bisa validasi perasaan Dirga, begitupun sebaliknya. They mean for each other xixixi cieeee
Baca buku ini beneran bikin aku campur aduk, sedih, seneng, ketawa, nangis, bahkan iba. Beberapa kalimat ada yang relate, termasuk pandangan Theala soal pernikahan dan rumah tangga.

Aku kasih bintang 4 karena udah sampe akhir pun aku masih gak bisa menyimpulkan endingnya seperti apa kisah mereka, karena seperti kata Dirga, kisah mereka di Loversation berakhir bersama, gak tau di buku lain. Resek banget sih kataku. Tapi gapapa, overall bagus banget dengan gejolak amarah yang naik turun dan cara mereka menyelesaikannya dengan bicara.

Okeeeeeeee that's all my review! Keep it up Kak Valerie!! Aku suka semua tulisanmu hehehehe<3

See youu!! XOXO

Notes: Untuk yang bingung kalau mau baca ini harus baca Nonversation dulu apa engga, menurut aku enggak, tapi kalau mau tahu bagian Trian-nya, kalian bisa baca itu dulu xixixi
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for hopenpuff.
152 reviews2 followers
December 18, 2025
❝Kami jelas-jelas berbeda. Tapi sebenarnya ada satu yang sama. Kesepian. Bedanya dia kesepian dengan kesendiriannya, dan gue... kesepian dengan keramaian gue.❞ —p. 47

Loversation - Valerie Patkar
★★★★☆

This is my first ever experience reading Valerie Patkar's work and whoa, what a journey. Ketika kukira buku ini adalah buku cinta-cintaan biasa dengan bumbu latar belakang tokohnya yang 'bermasalah' atau kelam, Loversation membantah itu semua lewat sebuah kisah yang mempertemukan berbagai elemen buruk rupa kehidupan yang seringkali ditutup-tutupi agar selalu tampak bahagia.

Buku ini berpusat pada dua tokoh utama kita, Theala dan Dirga, yang tak sama tapi serupa. Theala selalu menyendiri, sedang Dirga acap dikerubungi. Di balik fasadnya, mereka menyimpan kesamaan: rasa sepi dan masa lalu yang masih menghantui. Luka dan pengalaman itu kemudian menyatukan mereka dalam suatu pemahaman bahwa setidaknya ada satu orang yang bisa mengerti tanpa menghakimi.

Hal yang kusuka dari buku ini adalah penulis yang mencoba realistis dan tidak memukul rata kondisi. Pertikaian dalam keluarga, terutama yang melibatkan orangtua sampai ke tahap menimbulkan trauma dan luka membekas, bisa jadi sulit untuk dihadapi apalagi sampai menemukan solusi. Ada yang seburuk apapun pada akhirnya bisa memaafkan, tapi ada juga yang sudah telanjur merusak sehingga merelakan jadi satu-satunya jalan. Tak ada yang benar, tak ada yang salah. Lagi, manusia punya caranya masing-masing untuk memaknai situasi. Secara ukuran mungkin terlalu panjang dan dragging—terutama menjelang akhir—untuk preferensiku, tapi buku ini membawaku kepada perjalanan penuh arti yang sangat menguras emosi. I gave it 4/5 stars, which is a very solid start.

Now that I read this in digital format, I want to hold the physical book too. Loversation tidak hanya berkisah soal cinta, tapi juga tentang bangkit dari trauma dan berdamai dengan masa lalu. Representasi beragam lika-liku hidup manusia bisa kamu temukan di sini. Definitely would recommend this to a friend if they're looking for an emotional read!
Profile Image for Isa.
52 reviews3 followers
December 3, 2023
Lagi-lagi kurang suka dengan endingnya.

Awalnya, Dirga sama Theala udah kaya soulmate yang sangat mengenal satu sama lain. Tapi setelah Dirga tahu kalo Theala pernah kagum sama Trian (?), dia langsung mundur. Dirga tahu kalo dia bakalan kalah untuk bersaing sama Trian, karena Trian itu ga punya celah sama sekali. Dirga mulai menjauhi Theala, Theala bingung. Dirga ngejauhin Theala tanpa Theala tahu apa salahnya, padahal dia udah mulai mendingan. Theala pacaran sama Trian, dan putus karena Trian selingkuh. Dirga marah karena Trian selingkuh, dia nyakitin Theala. Terus apa bedanya Trian sama Dirga? Bahkan kepergian Dirga lebih menyesakkan dibanding selingkuhnya Trian.

Theala 'pernah' jadi tunangannya Pradhika. Latar Pradhika sama aja kaya Theala dan Dirga, punya ayah yang bermasalah. Tapi Pradhika tumbuh menjadi sosok yang baik, beda sama Dirga dan Theala. Pradhika nunjukin semua sikapnya untuk meyakinkan Theala even sampe nunggu dia dan ga marah atas pembatalan pernikahan sepihak.

Theala ketemu lagi sama Dirga, mereka udah punya pasangan masing masing walau gabisa dibilang pasangan juga. Bla bla bla. Tiba-tiba Dirga sama Theala udah kaya dulu. Dirga ngejar Theala lagi walau pernah ditolak. Dirga selalu ngerasa bersalah atas sikapnya ke Theala, bagus memang. Tapi perasaan bersalah Dirga seakan akan nyuruh Theala buat balik ke dia lagi.

Jujur, aku gangerti kenapa karakter Dirga dibuat punya perasaan bersalah ke Theala. Dan berasa kaya Theala salah banget karena sikapnya yang 'jahat' ke Dirga, padahal wajar kalau sikapnya dulu kaya gitu. Dirga yang salah karena udah ninggalin Theala pas Theala udh melunak sama Dirga, dia ninggalin pas Theala lagi di titik terendahnya. Tapi, Theala selalu ada pas Dirga pagi di titik terendahnya. Akan lebih baik endingnya dua duanya ga nyatu dan Dirga pulih dari masa lalu dulu. Apa yang Dirga alamin selalu dibilang 'terlalu mengenal'. Oke, mungkin memang aku yang kurang paham dengan perasaannya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for sorebirulaut .
1 review
December 18, 2025
"Benci adalah satu kata yang kuatnya mengalahkan pondasi jalan bebas hambatan. Nggak ada kebaikan yang bisa meruntuhkannya jika kata benci sudah telanjur terngiang. Beberapa orang telanjur menanamkannya tanpa mau mendengar apa pemicunya, apa alasannya."

Loversation by Valery Patkar.
12 tahun mengenalnya.
452 halaman sampai cerita ini berakhir.

Dirga dan Theala. Sebagai pembaca, aku mengenal mereka pertama kali saat membaca Wattpad jaman masih duduk di bangku SMP. Kini aku mencoba membaca lagi kisah mereka. Seperti membuka kembali kenangan masa remaja saja, rasanya🥹

Sepasang sahabat karib, katanya, dipertemukan lagi setelah masa asing mengenal diantara mereka. Setelah berbagai pelajaran hidup, mereka masih saja menarik & mengulur kejelasan hubungan mereka, di sesak penatnya masalah pribadi. Sebagai senasib sepenanggungan, Dirga & Thea terus berusaha mencari satu sama lain. Untuk berbagi cerita dan nasib. Karena mereka saling mengerti, walaupun saling menyakiti satu sama lain.

Kiranya, buku ini ditulis untuk orang-orang yang memilih jalan kehidupan rumit. Untuk pribadi yang merasa, jika bahagia saja justru cukup berat. Mereka yang ingin mencoba menjadi tidak apa-apa dengan berbagai emosi dalam kehidupan. Sedih & tawa sama layaknya untuk kita rasakan.

"Karena berjuang memang butuh kerja keras, tapi bertahan juga butuh hati yang ikhlas."

Di buku ini, mungkin pembaca akan menemukan pilihan hidup yang aneh & rumit itu, dan bisa melukiskannya dalam bentuk kata. Bahwa tak apa, jika kita memiliki dan memilih, untuk menjalani hidup yang tidak masuk akal, agar bisa tetap bertahan di kaki sendiri.

We will learn and take some times to heal, karena betul kata @valeriepatkar , nobody would lose forever. So take care, and be well❤️‍🩹

×

#reviewbuku #loversation #valeriepatkar
3 reviews
November 19, 2025
Loversation itu tipe buku yang keliatannya ringan, tapi ternyata cukup nyentil. It’s quiet, but it hits. Ceritanya banyak nunjukin hal-hal kecil dalam hubungan yang sering kita anggap sepele, tapi sebenernya ngumpul jadi masalah besar.

Dirga adalah karakter yang keras kepala tapi sebenernya rapuh banget. Dia tipe orang yang pengen terlihat kuat, tapi justru jatuhnya sering ngedenial perasaannya sendiri. He’s not a bad guy, just… emotionally constipated haha. Dia sayang, tapi cara dia nyampein itu sering bikin sakit tanpa dia sadar. Dan di sisi lain, ada Thea yang lembut tapi bukan lemah. She carries a lot more than she shows. Dia pendiem bukan karena nggak peduli, tapi karena terlalu sering mikir, nahan, nyimpen, sampai akhirnya penuh sendiri. Dan ketika dia akhirnya bicara, kamu baru sadar kalau selama ini dia banyak berjuang sendirian. Hubungan mereka tuh penuh momen “aduh please... jangan gitu!” tapi juga banyak detik-detik kecil yang terasa manis. Yang bikin sakit adalah: they’re good together, just not good at communicating. Dan itu relate banget sama dunia nyata. Dan meskipun aku udah baca ini dari lama, sampai sekarang kalau dibaca ulang rasanya masih tetap sakit. Konfliknya terlalu dekat dengan hal-hal yang sering kejadian di dunia nyata. Bukan sakit yang dramatis, tapi yang bikin kita menarik napas panjang — a quiet kind of pain that stays.
12 reviews
September 14, 2023
AKHIRNYAA SELESAI JUGAA!!

Butuh waktu 5 bulan utk aku berani nyelesain buku inii! Awal beli pas buka PO, itupun impulsif karenaa rasa penasaran sama endingnya Dirga-Ela setelah hampir 5 tahun lamanya disuruh nunggu🥲

Perasaan pas baca ini tuh kayak rollercoaster!! Seneng, sedih, ngakak, marah, ampe nangis2 juga adaa herann🤧
Yang pastiii, aku kangen bangettt sama brengsquadd, persahabatan mereka selalu bikin katawa dan terharuu🥺

Dari buku ini, aku belajar banyak tentang perspektif orang lain. Yang awalnya aku sangat gak relate dan gak suka sama Theala, di buku ini aku jadi paham sama sudut pandang dia akan dunia dan akhirnya bisa berempati sama karakternya🤍 Aku jugaa makin sayang sama Dirga akan semua ketulusan dan keberanian dia selama inii☹️

Gara2 buku ini jugaa, setiap kali aku lewatin Jalan Cik Ditiro, tanpa sadar aku selaly senyum ngebayangin Dirga-Ela dan sejuta kenangannya di jalan itu.

And for meeee, yang baca cerita ini dr jaman masuk SMA (pas masih diwattpad), sampe skrg udah ditahun terakhir kuliah, aku ngerasa seneng seakan bisa bertumbuh brg semua karakter disiniii🫶

Bener2 gaa kecewa karena udah nunggu bertahun2 sampe cerita ini kelar!! Thank you kak vale for this amazinggg book!! I always looking forward to your works🤍
Profile Image for asfaa.
10 reviews
September 25, 2023
karya kak val gapernahhh gagal sama sekali 🥺☝🏻
aku udah baca semua karyanya dan semuanya benar benar sebagus ituu 🥺🥺

novelnya agak nyambung sama nonversation cuma jujur aku juga agak lupa jalan ceritanya, tapi ya tetap paham dengan loversation ini

walaupun awalnya aku agak sebel sama theala karna benar benar anaheim girl sekali tapi lambat laun. aku mengerti bahwa apa yang dirasakannya sekarang itu berasal dari kenangan masa kecilnya dan susah untuk diubah kembali seperti sebelumnya, i feel u theala 🙁☝🏻

dari novel ini aku juga belajar bahwa sebaik dan sesempurna apapun orang kalau dia bukan untuk kita dan kita gabisa klik sama dia percuma jugaa, kaya kinan sama pradhika jtu seperti gaada kekurangan tapi pada akhirnya juga mereka tetap kalah dengan yang bisa menangis bersama tanpa rasa sungkan 🥺

setiap karakter di novel ini juga punya latar belakang family issues yang hampir sama hanya bagaimana mereka menyikapinya yang berbeda, dari yang menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain dan memilih memaafkan pun semua ada disini, movelnya sangatttt sangat menyentuh hatiku, ga senangis waktu aku baca serangkai tapi ketika baca ini aku jadi seperti mendengar cerita mereka 🥺🥺💗
Profile Image for Liff.
56 reviews
March 4, 2024
To be honest gue sedikit ngadat pas baca ini karna udah lama nga baca novel yang halamannya lumayan banyak dan di setiap lembarnya bener' padet isinya

This book is really good guys trust me banyak bangett pelajaran yang gue ambil dari buku ini, dari trauma masa kecil, takut untuk mencintai seseorang, tidak bisa mencintai diri sendiri, family issue tentang sosok ayah yang 'tegas', kenapa some of laki laki tuh benci sama perempuan yang mandiri atau independen. Sebenarnya masih banyak lagi tapi i don't remember that much :3. Buku ini tuh ngajarin kadang cinta tuh sebuah pekerjaan, yang kita akan melakukannya dengan tulus klo kita tuh udah cinta mati sama dia. Tentang kadang kita nga perlu amat tuh yang namanya bahagia, kita perlu juga sedih, kecewa tapi jangan putus asa. Kadang tuh kita mencintai orang bukan ngejar bahagianya aja, sakit kita juga harus lewatin

Well this review getting to much ig :D again guys i'll recomend this book with my friend if they're asking for a good book. Personal rating 5/5
Profile Image for Mawa.
172 reviews4 followers
September 19, 2023
Theala yg gak suka manusia krn trauma masa kecilnya, ditinggalkan.
Dirga, si cowok social butterfly dg banyak kawan, tapi siapa sangka dia juga punya luka batin dan fisik yg dia tutupi dg baik.
Dua orang ini dipertemukan di kampus yg sama, berinteraksi secara tidak sengaja, berlanjut, sampai waktu sempat memisahkan mereka.
Mereka saling memahami trauma masing2.
Dan saling menguatkan.
Aku lumayan suka sama ceritanya.

Jangan nyerah. Be sad if you want. Be alright when you're ready.

Kadang, cinta itu bukan hanya perasaan. Cinta itu juga pekerjaan.
Cinta membuat kita bekerja keras utk seseorg, dan hanya sebagian org yg mampu melakukan itu...krn terlalu mencintai.
Apa kamu mau bekerja keras, Thea? Bukan hny sbg perempuan. Tapi sbg dirimu sendiri, yg menyayangi dan mencintai.
Profile Image for Jessy Willy Pramestie.
153 reviews1 follower
March 16, 2024
untuk cerita Thea dan Dirga aku cukup stop di novel ini aja. Ternyata sebelum ini ada novel satu lagi tapi takut untuk baca karena sedang menghindari novel-novel berbau sad or gagal move on T_T

Dibalik sikap seseorang aku jadi ambil pelajaran dari novel ini untuk ngga mudah judge kehidupan orang. Pasti dibalik itu ada kisah menyedihkan yang biasa kita tutupi dari orang lain. Rumitnya cinta mereka berdua dimana Theala yang sulit menerima cinta karena trauma dan Dirga yang selalu merasa kesepian dan trauma ayahnya, mereka berjarak dan kemudian kembali lagi membuat kisah ini khas Valerie Patkar sekali. Dibalik kebahagian ada luka. Ngga sabar untuk cerita tokoh lainnya supaya bisa segera terbit ^•^

Aku beri 5/5 bintang
Profile Image for nasya.
845 reviews
June 20, 2024
Aku kaget banget, ketika baca author note dan menyadari bahwa buku ini masih satu universe dengan Nonversation bahkan dengan dua tokoh utama yang sama, aku kira hanya judulnya aja sama. Kaget karena ternyata aku udah lupa sama ceritanya Nonversation dan kaget karena waktu baca ini kayak biasa aja, nggak berasa baca buku sequel atau semacamnya.

Aku suka dengan setiap dialog yang ada di novel, kayak selalu tepat dan ngena. Aku sadar juga bahwa setiap tokoh di novel ini, baik tokoh utama atau teman-temannya, punya cerita sedihnya mereka sendiri-sendiri, yang kurang lebih menyadarkanku bahwa setiap orang punya masalah masing-masing. Dan trend-trend yang diceritakan tiap tahun juga bikin flashback banget wkwk.
Displaying 1 - 30 of 69 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.