Ibu. Mama. Bunda. Kadang, ada juga yang memanggilnya Malaikat Tanpa Sayap. Dia yang sering kali hanya berada di belakang layar sebuah kehidupan bernama keluarga.
Tangisnya, suka duka dan lelahnya, kadang tak dianggap. Nasibnya selalu dibandingkan, padahal tiap rintangan yang dihadapi tiap ibu tak pernah sama.
Ini adalah sebuah antologi cerpen tentang ibu --di mana kisahnya tak selalu manis; terkadang mengharu-biru, terkadang membakar hingga hangus.
Kisah dari Halaman Belakang merupakan antologi cerita pendek (cerpen) yang mengangkat kisah-kisah tentang ibu dalam berbagai sudut pengalaman hidupnya. Buku ini menggambarkan realitas seorang ibu — figur yang sering disebut “Malaikat Tanpa Sayap” — yang berada di belakang layar kehidupan keluarga, menghadapi suka duka, lelah, tangis, pengorbanan, dan cinta yang tak selalu diperhatikan atau dihargai oleh lingkungan sekitar. Setiap cerita dalam buku ini membawa latar dan intensitas emosi yang berbeda-beda; ada yang mengharu-biru, ada yang menyentak, bahkan ada yang terasa “hangus” karena konflik dan pengorbanannya.
Kelebihan Buku : -Cerita-cerita tentang ibu dan pengalamannya -Antologi cerpen yang dikurasi dari beberapa kontributor -Gaya penulisan terasa sederhana, seperti cerita yang bisa dibagikan
🌟4/5 Kisah dari Halaman Belakang adalah antologi cerpen yang menyentuh tentang perjuangan, kasih sayang, dan realitas kehidupan seorang ibu yang sering tersembunyi di balik rutinitas dan peran keluarga.
Buku yang benar-benar sesuai dengan definisi "kisah dari halaman belakang" kisah-kisah disini itu seperti kisah yang mama atau nenek ceritakan saat kita sambil ngopi atau ngeteh dan ngobrol-ngobrol, singkat tapi penuh makna 🫶🏻
Even tho i love this book, ada beberapa cerita yang aku kurang suka, sehingga aku mempertanyakan kok bisa yaa masuk ke buku ini 🥲
Kumpulan cerpen tentang Ibu. Meskipun belum menjadi Ibu, tapi sebagai anak membaca buku ini menyadarkan bahwa, kasih Ibu sepanjang masa itu benar adanya. Sayangi selalu Ibum