Jump to ratings and reviews
Rate this book

Rokok Kretek: Lintasan Sejarah dan Artinya bagi Pembangunan Bangsa dan Negara

Rate this book
DAFTAR ISI :
1. Penemuan Tembakau Dan Kebiasaan Merokok.
2. Penyebaran Tembakau Dan Kebiasaan Merokok Di Eropa dan Asia.
3. Awal Perkenalan Masyarakat Indonesia Dengan Tembakau Dan Merokok.
4. Lahirnya Industri Rokok Di Eropa Dan Amerika.
5. Penemuan Rokok Kretek Dan Perkembangan Industri Rokok Kretek Di Kudus Jaman Hindia Belanda.
6. Perkembangan Industri Rokok Di Berbagai Daerah Lainnya.
7. Jaman Pancaroba.
8. Dari " SKT " Ke " SKM ", Sekilas Industri Rokok Kretek Masa Kini.
9. Sumbangan Rokok Kretek Bagi Pembangunan Bangsa Dan Negara

213 pages, Hardcover

First published January 1, 1987

9 people are currently reading
138 people want to read

About the author

Amen Budiman

10 books2 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
13 (39%)
4 stars
12 (36%)
3 stars
5 (15%)
2 stars
1 (3%)
1 star
2 (6%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Dedy Ahmad Hermansyah.
42 reviews3 followers
February 22, 2022
Bagi kamu yang perokok, sejauh mana kamu mengetahui sejarah rokok dengan segala aspek yang melingkupinya? Tahukah kamu bagaimana muasalnya tradisi menghisap rokok ini? Siapa bangsa pertama yang menghisap tembakau? Lalu bagaimana penyebarannya ke seluruh dunia? Kisah-kisah menarik apa yang ada dalam dunia merokok ini?

Jika kamu belum mengetahui secara utuh dan mendalam jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas, buku yang berjudul "Hikayat Kretek" akan sangat membantu. Ditulis oleh dua orang, Ong Hok Ham (sejarawan) dan Amen Budiman (budayawan), "Hikayat Kretek" ini bercerita secara kronologis perihal tembakau berikut ragam cara dikonsumsi atau dihisap di berbagai belahan dunia.

Rentangan isi buku bermula pada paparan cerita suku Indian yang senang menghisap tembakau melalui lubang hidung mereka. Kisah ini dipercaya sebagai tonggak awal budaya merokok yang lantas menyebar ke seluruh dunia, khususnya Eropa. Columbus lah orang Eropa yang pertama menyaksikan kebiasaan tersebut, yang lalu dengan jalan berliku mulai tersebar atau diadopsi oleh orang Eropa. Lalu cerita berlanjut di seputar negara Eropa yang mulai konsumsi tembakau, dan tak hanya itu, mulai mengembangkan cara-cara baru juga media baru seperti pipa merokok. Kita akan mendapati ternyata bangsa Inggris lah yang pertama kali mengembangkan pipa untuk merokok, bahkan lebih jauh dijelaskan bahwa pipa rokok ini sangat kaya maknanya bagi orang Inggris, yang salah satunya adalah melambangkan kemerdekaan dan kesetaraan juga persaudaraan.

Setelah mengelilingi Eropa, tembakau merambah asia, lalu secara detail dinarasikan penyebaran berikut ragam praktik konsumsinya di nusantara, khususnya di Pulau Jawa. Di nusantara, tembakau pada mulanya adalah bahan pelengkap dalam tradisi dan budaya konsumsi sirih dan pinang.

Kamu tak perlu khawatir bakal mengerutkan kening saat membaca buku ini. Buku ini ditulis dengan gaya bercerita yang ringan layaknya karya reportase media massa, dan referensi yang dikutip tak melulu catatan sejarah yang rigid dengan angka-angka kuantitatif, namun juga bersandar pada referensi historiografi lokal seperti babad, serat, dan lontar.

Buku ke-2 yang saya baca pada 2021 ini.
Profile Image for Pra .
220 reviews185 followers
April 14, 2009
Meski aku orang yang paling sebel dengan asap rokok, tapi buku ini cukup bagus. bercerita tentang sejarah tembakau dan rokok dalam kehidupan manusia. apalagi buku ini ditulis oleh 2 sejarahwan terkemuka, yakni Amen Budiman dan Onghokham.
Profile Image for Rido Arbain.
Author 6 books98 followers
April 25, 2025
Zaman dahulu, orang Belanda menyebut aktivitas mengisap pipa dan cerutu dengan istilah ro’ken, misalnya een pijp ro’ken (mengisap sebuah pipa), sebagaimana yang disebutkan oleh Gericke-Roorda dalam kamus bahasa Jawa-Belanda mereka yang terkenal, Javaansch-Nederlandsch Woordenboek jilid I (1901). Penggunaan kata rokok sendiri baru populer pada akhir abad XIX, ditandai dengan lahirnya industri kretek di Kudus dan tersiarnya jenis rokok baru ini di berbagai daerah.

Meski dewasa ini rokok kretek dicap sebagai pengundang berbagai penyakit, mula terciptanya kretek justru dari keinginan mulia untuk meringankan sesak napas penderita asma. Menurut sejarahnya, orang-orang tempo dulu sengaja mencari alternatif cara memasukkan cengkeh ke dalam tubuh, yaitu dengan mengombinasikannya dengan tembakau untuk diisap.

Dikutip dari buku Hikayat Kretek (2016) karya sejarawan Onghokham dan budayawan Amen Budiman, sejarah lahirnya industri kretek di Kudus—bahkan di Indonesia—tidak bisa dipisahkan dari kisah penemunya, Haji Jamhari, yang pada suatu waktu pernah menderita penyakit sesak dada berkepanjangan. Untuk mengobati penyakitnya, Haji Jamhari mencoba memakai minyak cengkeh dengan digosokkan ke bagian dada dan punggung. Perlahan, ia merasa baikan. Lantas, ia mencoba mengunyah cengkeh, hasilnya jauh lebih baik.

Kemudian, terlintas dalam pikirannya untuk memakai rempah-rempah tersebut sebagai obat. Dengan cara sederhana, cengkeh itu dirajang halus lalu dicampurkan pada tembakau yang ia pakai untuk merokok. Setelah mengisap dalam asapnya sampai masuk ke paru-paru, hasilnya di luar dugaan, penyakit dada Haji Jamhari seketika sembuh. Tak ayal, cara penyembuhan itu pun dengan cepat menyebar ke seluruh daerah sekitar tempat tinggalnya. Sejak saat itulah Haji Jamhari mulai memproduksi rokok kretek dalam jumlah banyak.

Pada mulanya, warga Kudus menyebut rokok hasil penemuan Haji Jamhari sebagai rokok cengkeh. Namun, lantaran saat diisap menimbulkan bunyi “kretek-kretek” menyerupai bunyi daun yang dibakar akibat pemakaian rajangan cengkeh untuk campuran tembakau, jenis rokok ini akhirnya disebut kretek.
Profile Image for Truly.
2,763 reviews12 followers
February 22, 2019
Sebenarnya saya kurang suka dengana asap rokok, rasanya meyesakkan. Apa lagi bagi penderita asma seperti saya. Ketika pengobatan yang harus dijalani dengan cara dirokok, saya terpaksa bertanya bagaimana caranya menyalakan api hingga bisa membakar daun jagung pembungkus ramuan dengan stabil.
Buku ini memberikan pencerahan mengenai kretek. Berbagai listrasi yang menarik membuat buku ini makin mudah dipahami.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.