Jump to ratings and reviews
Rate this book

Iyan Bukan Anak Tengah

Rate this book
Riyan selalu berharap berada di tengah-tengah keluarganya yang hangat, dianggap ada sekaligus disayangi sebagaimana yang Abang dan Adiknya rasakan, tetapi bukan semata-mata kehadirannya ada hanya karena dibutuhkan saja.

Di usianya yang baru menginjak remaja, seharusnya Riyan bisa menghabiskan waktu untuk menemukan hal baru di hidupnya, bukan merasakan beban dan luka yang membuatnya berhenti di titik itu dan tidak membiarkannya tumbuh menjadi remaja normal seusianya.

Riyan hanya ingin diperlakukan adil, disayangi sebagaimana mestinya, bukan dicampakkan dan dijadikan sebagai prioritas terakhir oleh orang tuanya.

Namun, bisakah Riyan bertahan ketika rasa sabarnya sudah di ambang batas?

292 pages, Paperback

Published March 12, 2023

86 people are currently reading
595 people want to read

About the author

Armaraher

3 books23 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
114 (47%)
4 stars
77 (32%)
3 stars
39 (16%)
2 stars
3 (1%)
1 star
5 (2%)
Displaying 1 - 30 of 46 reviews
Profile Image for Bee.
8 reviews1 follower
February 11, 2024
Jujur bingung mau review dari mana dulu... mungkin pertama, aku beli buku ini karena judulnya "Iyan Bukan Anak Tengah" aku sebagai certified anak tengah jadi merasa terdorong untuk coba baca buku ini. Dan, safe to say ini buku relate dengan kehidupan aku yang anak tengah dilupakan, dinomor duakan, dan tentunya punya dua peran dalam kehidupan di rumah.

setidaknya itu yang aku rasain sampe setengah buku. Di pertengahan aku mulai kaya yang "hah?" karena menurut aku semakin kesini narasinya Iyan sebagain main character jadi kemana-mana. kenapa kaya ujung tombaknya malah nyeritain Danan?? yang notabenenya dia bukan main characternya. oh! numpung bahas Danan, menurut aku redemtion arc untuk orang tuanya itu terlalu dramatis. Dengan mentiadakan dua anaknya itu terlalu dramatis. dan lagi aku harus highlight kenapa jadi Danan yang banyak dibahas? bukan Iyan? kenapa narasi Iyan berhenti saat Uan ngga ada? itu aku ngga paham. karena di arc itu banyak yang bisa di kupas

kaya rasa bersalahnya Iyan yang ngga mau dateng ke makam adiknya atau apalah gitu, tapi semuanya malah shift ke Danan. itu agak bikin aku kesel sih.

oh dan ada typo di buku ini, dan cara penulisannya juga bisa di betulkan lagii, jadi semangat yaa. aku udah baca ini dan menurut aku Armaraher punya potensi sebagai penulis yang sangat bagus, kamu hanya perlu banyak belajar lagi, aku akan tunggu tulisan kamu selanjutnya!
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for ileftmybookshere.
218 reviews84 followers
October 3, 2023
Akhirnya setelah sekian lama, aku kesampaian baca Iyan Bukan Anak Tengah. Aku kayak kepo banget sama buku ini karena banyak yang bilang ini nyesek banget ceritanya dan jujur, yess ini nyesek banget sampai berhasil buat aku bercucuran air mata 😭🙏🏻

Iyan Bukan Anak Tengah ceritain tentang Iyan si anak tengah yang kehadiran dia itu gapernah dianggep sama orangtuanya. Orangtuanya lebih sayang ke Danan, abangnya dan Uan, adiknya. Tapi seiring berjalannya waktu, sebuah kejadian menyadarkan orangtuanya bahwa anak-anak mereka berharga. Terus nanti kalian bakalan tau kenapa judulnya Iyan Bukan Anak Tengah.

Dari segi narasi, ini rapi narasinya dan bisa kebawa emosinya sampai ke pembaca🫶🏻 dari segi penokohan juga jelas, kita jadi tau perasaan Iyan dan Danan yang digambarin jelas. Tapi menurutku ini alurnya cepet banget, dari 1 konflik ke konflik lain itu cepet sekali lajunya dan jujur belum selesai cerna 1 eh disuruh cerna yang lain wkwkwk cuma ya mungkin itu dia esensi dari Iyan Bukan Anak Tengah (readernya gak dikasih nafas, disakiti terus sampai mendekati ending). Dan jujur mendekati ending, ga expect kejutan di akhir kesedihan Iyan, itu beneran kayak mengobati si Iyan sih 🥰

Lastly, ini ngefeel banget ceritanya di aku. Ada beberapa dialog yang buat aku sampai nangis karena kata-katanya nyesek banget, kayak ngereog banget cuma karena baca kalimat aja 😭🙏🏻 thank you lho kak Molen for this painfull and beautiful story! Abis ini aku mau nabung buat beli Once Upon A Time sama Iyan Anak Tengah🤪✨️
8 reviews
September 16, 2024
Menurut opini pribadiku sebagai seorang pembaca, kisahnya terlalu dramatis. Banyak kata yang salah penulisan. Kemudian kalimat yang tertulis sampai dua kali sehingga menghabiskan satu barisan secara percuma. Alurnya juga kurang berfokus pada sosok “Iyan“ karena baru saja separuh buku, ’center’ tokohnya langsung berpindah ke Danan. Selingan point of view dari orangtua Iyan yang menyesal pun disampaikan dengan gaya bahasa yang lagi-lagi mirip. Mungkin ekspektasi saya yang terlalu tinggi terhadap buku ini.
Profile Image for Hanifah .
113 reviews5 followers
January 11, 2024
Pelajaran berharga, keluarga kecil yang menggambarkan kehidupan nyata, hubungan orang tua dengan anak, kakak dengan adik. Keseharian keluarga kecil yang dinamis, kedua orang tua bekerja dan anak ke tiga dititip di rumah Oma. Jangan pernah menganggap "anak ini hanya beban". Lalu orang tua memperlihatkan secara jelas ada ketidakadilan dalam perlakuan antara kakak, anak tengah, dan adiknya. Membuat si iyan hanya menyalahkan diri sendiri dan menjadi rendah diri. Sungguh lelah kondisi mental Iyan anak SMP yang sudah menanggung beban berat, si anak tengah yang entah dikemanakan kedudukannya di keluarga ? apakah bermakna atau hanya sekedar tertulis di Kartu Keluarga 🤧. Iyan yang berusaha mengungkap perasaan namun tidak divalidasi oleh orang tua semakin membuat jarak dan tidak mudah membuka diri.

Nangis kejer. Pengorbanan si Danan kakak Iyan, berusaha hadir menemani adik-adik tetap dalam kondisi aman dan baik-baik saja. Hidup Danan yang menjalani keputusan orang tua adalah hal yang tidak sederhana, berat kuliah bukan kemauan sendiri Danan selama ini menahan ego nya hingga akhirnya dititik menyerah "mengundurkan diri dari kuliah". Ini bukan perkara mudah.

Si Uan anak terakhir yang perlu perhatian lebih karena usianya masih bocil. Perhatian akan banyak tertuju ke anak terakhir, bungsu. Bahkan Uan pun kalau ditanya mau engga jadi anak terakhir bisa jadi gak mau. Gak bisa request pingin jadi anak ke berapa.

Setiap anak dilahirkan dengan bebannya sendiri, sediakan hati yang lapang, saling mengalah, menekan ego, memahami satu sama lain, saling memaafkan. Selalu komunikasi apapun itu. Meskipun berbeda sudut pandang, coba sampai dan perjuangan apa yang menjadi pilihan hidup sendiri, tidak ada yang memperjuangkan kecuali diri sendiri. 📚💔

Novel ini buat nangis, posisi iyan terlalu relate karena sebagai anak kedua mengalami hal tersebut. Tidak ada orang tua yang sempurna, akan ada orang tua yang selalu berusaha memperbaiki diri untuk mempertahankan keluarganya tetap harmonis, saling menjaga dan merawat. 😣😭

Iyan, Danan, Uan, Cakra, Wena terimakasih sudah mengisi ruang untuk belajar menghargai keberadaan satu sama lain (orang tua, adik dan kakak) dan berusaha memaknai hidup yang singkat ini karena semuanya tidak akan abadi. Semuanya bisa diusahakan dan diperbaiki.🦊👨‍👩‍👦‍👦
1 review
May 13, 2024
Buku ini memiliki 292 halaman yang menceritakan seorang anak bernama riyan yang iri kepada abang dan adiknya yang selalu mendapatkan perhatian serta kasih sayang yang lebih dari kedua orang tuanya. Riyan yang tidak bisa menghilangkan perasaan resah yang dirasakanya setiap kali cowok itu harus berangkat sekolah dan bertemu manusia manusia asing di sekolahnya. Riyan seperti murid yang tidak terlihat karena kesulitannya berbaur. Semenjak memasuki semester pertama. Tidak ada satu pun teman sekelasnya yang ingin mengenal riyan lebih jauh, padahal tahun ini adalah tahun pertamanya menjadi murid di SMAN 01 garuda. Singkat cerita, Menerima kenyataan tanpa sebuah keikhlasan adalah hal yang berat untuk dijalankan. Riyan sudah berkali-kali mencoba, tetapi pikiranya tentang Danan yang sedang berlibur ke juogja dan akan segera pulang masih terus melekat. Langkah kaki Riyan berhenti pada sebuah kaca lemari yang menampilkan sosok dirinya sendiri dalam bautan kaus oversized putih dan celana jin hitam. Riyan berdiri menatap dirinya lekat, wajahnya terlihat hampa tanpa senyuman. Ia merasa kasihan dengan dirinya, seorang anak cowok yang dulunya ingin sekali hidup bebas tanpa abang dan adiknya kini pergi ke mana? Bukankah dulu ia iri dengan kehidupan abang dan adiknya?

Sejenak riyan terdiam meskipun suara bunda dan ayah yang sedang mengobrol terdengar di telinganya. Ia menurunkan ravis dari gendonganya, membiarkan anak itu mendekat ke arah Bunda. Riyan menatap langit yang cerah. Hatinya mulai didatangi kesenduan.

Dengan demikian Riyan menutup cerita ini penuh syukur, karena tuhan mau memberikan kesempatan kepada keluarganya untuk menjadi lebih baik.

Perasaan saya membaca buku ini, awalnya saya kira ini cerita yang happy ending, dan pada akhirnya saya baru mengetahui bahwa cerita ini memiliki sad ending. Saya suka membaca buku ini karena menceritakan tentang anak tengah yang pada awalnya ingin mendapatkan kasih sayang orangtua nya dan pada akhirnya dia mendapatkanya tapi dengan cara yang sedih.

Harapan saya untuk buku ini
Pembacanya semakin banyak dan menginspirasi banyak orang.
104 reviews
January 9, 2026
Mengisahkan tentang Riyan Akrael Putra (yang biasa dipanggil Iyan) seorang remaja anak kedua dari tiga bersaudara yang merasa terabaikan dan tidak adil diperlakukan oleh keluarganya. Ia selalu merasa kakaknya mendapatkan pujian lebih, adiknya mendapat kehangatan dan perhatian lebih dari kedua orang tua, sementara posisi “anak tengah”-nya terasa seperti sekadar tanggung jawab dan beban.

Dalam keseharian, Iyan harus menanggung tugas rumah tangga hingga tanggung jawab merawat adik, sementara perhatian emosional dan kasih sayang dari orang tua minim — kecuali pada kakak dan adik. Ini membuatnya merasa “ada tapi tidak dihargai”, berharap menjadi bagian keluarga yang dicintai dan dianggap benar-benar ada, bukan sekadar pengisi ruang.

Buku ini menghadirkan cerita yang sangat relatable bagaimana "anak tengah" itu. Bahasa yang digunakan tidak rumit tetapi penuh emosi. Buku ini juga menjadi ruang refleksi tentang struktur keluarga modern. Bagaimana peran orang tua, komunikasi, hingga persepsi kasih sayang bisa membentuk psikologi anak.

🍀Pesan yang Dipelajari :
-Komunikasi keluarga dan empati antar anggota keluarga sangat penting
-Pencarian identitas diri adalah proses penting di masa remaja
-Setiap anak punya nilai dan tempatnya sendiri, tidak boleh diabaikan hanya karena perannya dalam keluarga.

🌟5/5
buku ini tidak hanya mengangkat stigma “anak tengah”, tetapi juga menunjukkan bagaimana perhatian, komunikasi, dan kasih sayang yang seimbang bisa membentuk kepercayaan diri seorang remaja.
Profile Image for leowritesred.
4 reviews
November 30, 2025
overall bagian awalnya bagus, apalagi waktu iyan ulang tahun dan dapat kado dari danan, itu sukses bikin aku nangis. tapi semakin jauh, semakin aneh. waktu uan dan oma meninggal, kenapa ibu dan bapaknya ga diceritakan kehilangan yang amat sangat? malah sibuk minta maaf ke danan dan uan. waktu uan meninggal kenapa wena ga diceritakan nangis histeris dan malah nyusul iyan? i mean biasanya seorang orang tua yang kehilangan anak itu bakalan kayak hilang dunia, apalagi uan di sini digambarkan sebagai anak kesayangan cakra dan wena. apalagi danan itu sedikit keluar dari karakter setelah uan meninggal. iyan juga setelah uan meninggal jadi gimana ya.... keluar aja dari karakternya. terus apa iyan ga ngerasain rasa bersalah karena kehilangan adiknya? aku tau dia punya penyakit mental tapi ini dia kehilangan keluarga tapi kenapa ga sedih?

novel ini bagian awalnya menyentuh hati, tapi bagian tengahnya bikin aku maju mundur buat lanjut baca atau engga.
1 review
April 17, 2024
Buku nya bagus banget sih 🤧
Suka banget sama ceritanya relate banget, makasih Armaraher, penulis yang bener bener buat cerita ini sangaatt detail. Aku sampek nangis lhoo, tapi jujur aku enggak nyesel baca buku ini. Buku yang menulis tentang kesedihan si Iyan. Kalau bisa bilang paling satu kata yang tepat buat Iyan bilang ke orang lain "Aku juga gak pernah berharap dilahirkan di dunia ini" Yang kuat ya Iyan, Danan juga.tapi mereka kayak mentingkan ego masing masing ya?. Sekali lagi makasih buat penulis yang udah buat cerita ini, semangat !!!
Profile Image for mhxryu.
26 reviews1 follower
January 13, 2025
3.8/5 - Raises a premise that's relevant to many people's lives; family issues and self-identity. This book tells a story of a middle child, Riyan, who feels that he's ignored by his own family. Even when, he has to bear the burden of his family with an unpleasant feeling because his family thought og him unimportant.

Started this in December 2023 for a light reading, and finished it in May 2024, I read it on and off. The writing style wasn't my kind of cup of tea, nonetheless, as a middle child myself, these were bits that I can relate to, and some parts I can reflect on.
Profile Image for meylin.
1 review
February 9, 2025
As a middle child ada beberapa part yang i can relate with iyan🥺 Baca cerita ini, benar-benar tidak diberi jeda untuk tidak menangis. Kata “adik, maaf, capek, dan berbagi” buat saya harus terus menangis setiap kata itu keluar. Novel ini benar-benar menunjukkan beban seorang anak pertama yang memikul penuh tanggung jawab dan juga menunjukkan seorang anak kedua yang ada, tapi kadang berasa tidak dianggap☹️ Peluk Danan dan Iyan☹️🫂 they deserve all the good things in this world!!!🫶🏻 Akhirnya paham kenapa judulnya “Iyan Bukan Anak Tengah”
10 reviews
December 30, 2024
One of my favorite book! I literally cried so hard reading this. I feel like this book could relate to many people, and i would recommend this book to everyone that i know. Maybe some people would blame Uan in the story, but it's really not his fault. Their parents is the worst, i understand that they tried to make it up in the end, but it's already too late. The mix of emotions i got from reading this, and i've never cried when i read books until i read this.
Profile Image for Aurora.
3 reviews
January 3, 2025
Menurut ku penggunaan bahasa dalam buku ini sebenarnya ringan, jadi pasti banyak yang paham tentang isinya, isinya juga banyak ngajarin kita tentang kesadaran terhadap sekitar kita dan peka akan apa yang orang lain rasakan, tapi pas di akhir menurut ku agak cukup klise dan mudah ditebak alurnya seperti apa, overall suka sekali dengan bukunya dan alur ceritanya, terima kasih kepada penulis karena telah menulis sebuah buku yang indah 🩷🩷
9 reviews
June 7, 2025
YA ALLAH..BESTTTT SANGAT..i think ni first book yang buat i nangisss..baru chapter 6 ye dah nangis 😌..probably masuk dalam list will re-read books..buku ni literally ajar i as a parents kita tak selalu betul..and as a kid tak semestinya kita kena ikut apa yang parents suruh as long as benda yang disuruh tu tak menyalahi aspek agama..macam peribahasa melayu.."yang tua dihormati yang muda disantuni"..it will work if both understood each others
Profile Image for yorr.
1 review
August 17, 2025
3.7/5 - honestly, this book feels light and easy to follow. konfliknya simple, bukan yang terlalu "wow", but still relatable, terutama soal dinamika keluarga dan perasaan ingin diakui dan dilihat. untuk gaya penulisannya not my cup of tea tbh, dan aku nemu banyak typo yang bikin agak distracted pas baca.

i'd say it’s the kinda book you can pick up kalau lagi pengen bacaan santai tapi tetap ada pesan yang bisa diresapi. not my ultimate fave, but still worth the read.
Profile Image for just4slowreader.
20 reviews
September 20, 2025
Habis baca 2024 kemarin, dan suka. 😃 Buku ini terdiri dari 292 halaman (kalo ak ga salah inget), ga tebel maupun tipis. Baca ini bikin aku tau kalo setiap anak punya masalah dan sisi lemah mereka masing-masing, hanya saja ada anak yang memperlihatkan sisi tersebut, ada juga yg tidak.

Tapi jujur untuk memberi bintang 4 aku gabisa. Karena dari segi penulisan menurut aku butuh perbaikan lagii, aku bicara sebagai orang awam yg gapernah nulis buku tapi selalu menikmati buku.
Profile Image for svvitiesky (on instagram).
67 reviews19 followers
November 2, 2023
Iyan Bukan Anak Tengah by Armaraher (4,5/5⭐️)
Emang boleh bikin orang nangis2 cuma gara2 anak tengah yg gak dianggap kehadirannya? 😟 thaatts so gooood story, break my heart emotionally 😔

Aku sukaa banget sama penulisan narasinyaaa, sangat rapiii dan cantik. Bagian sedih ngena poool, dialog yang berpotensi bikin sakit hati juga juara bangettt. Berhasil bikin nangis, padahal sama sekali gak relate ke aku sbg anak bungsu, tapi dengan jelass aku bisa ngerasain sakitnya jadi Iyan 😢 Keren banget authornyaa! good job.

Tokoh utamanya Riyan (Iyan), dia anak tengah, punya dua peran sbg adik dan abang, hal itu bikin dia tertekan, terlebih lagi orang tuanya yg seakan lebih menyayangi dua saudaranya dan sering mengabaikan dirinya. Karena emang lingkup keluarganya yg kurang manis, berdampak pd lingkungan pertemanan iyan, dia sulit membuka diri utk berteman dgn org lain.

Entah kenapa ya, tiap baca chapter per chapter ada aja yg bikin aku nangis. Gak cuma iyan aja, ada Danan (abang iyan), di awal kita bakal di buat kesel sama kelakuan danan krn sgt nyebelin, suka ngomel, tapi dichapter lanjut, gak pernah gagal buat aku terharu — (crying 🥲🥲) krn interaksi Iyan & Danan, mereka punya lukanya masing2 yg berasal dari orang tuanya sendiri. (Disini aku masih keseeel bgt sama ortu mereka, GREGET BGT YA ALLAHHHH) 😭☝️

Dari narasi, tokoh, gaya bahasa, latar, ending, semuanyaa menuju perfectt! meskipun masih ada hal yg bikin aku belum bisa kasih rate sempurna, dari alurnya yg terkesan disingkat-singkat, baru memasuki chapter satu sudh ganti ke chapter yg baru, mungkin tujuannya lebih ke singkat padat dan jelas gitu yaa☺️

Endingnya 🥲🥲 setelah melalui semua rasa sakit, belajar memperbaiki semua hal, aku suka endingnya, tokoh2nya bisa berdamai dgn dirinya sendiri, terutama Iyan dan Bunda 🥺

Di novel ini aku dapet pembelajaran baru dari sudut pandang anak sulung, si anak tengah, bahkan si bungsu, dan satu lagi sudut pandang dari orang tua mereka jg sebenernya sama2 sulit untuk menerima semua hal yg terjadi😔
aku bisa belajar banyak, terkadang kita selalu menyepelekan luka org lain padahal kita nggak pernah tau, se sakit apa luka itu (?) sebelum kita mengalaminya sendiri.
This entire review has been hidden because of spoilers.
3 reviews
May 13, 2024
novel pertama yang buat aku nangis, novel ini bercerita tentang sebuah keluarga yang berkecukupan, tapi dengan ekonomi yang cukup belum tentu keluarga nya harmonis, anak kedua dari keluarga itu di perlakukan beda dari yang lain, dan ternyata ada alasan yang jelas kenapa anak kedua ini di perlakukan beda dengan yang lain
Profile Image for Hey, Hailey!.
4 reviews
March 24, 2025
I cried everytime i read this. Walaupun udah 100x baca, bakal tetep nangis. Dan aku gatau kenapa bisa nangis, padahal kosakata yang dipakai menurut ku itu kurang. Mungkin cara dia ngejelasin tiap scene, atau dialog karakter nya yang sedih banget, im not sure. Tapi ini satu-satunya buku yang bisa menuhin perasaanku kalau lagi pengen nangis
Profile Image for Quinn Harsono.
31 reviews
December 25, 2023
One of the best books that I've read so far... AKU RELATE BGT PLS SAMA DANAN GA TAU KENAPA TAPI KEMARIN AJA AKU NANGIS GARA GARA KEINGET BUKU INI 🥲🥲
BUT OVERALL WORTH IT TO READ SIHHH WKWKWKW, AKU RECOMMEND POKOKNYA
Profile Image for Yov.
22 reviews1 follower
January 8, 2024
this book is very dear to me, i love them with all my heart 🫶 everyone here has such incredible character development that it’s actually insane, aku sampe nangis nangis,,, AKU TIPE ORANG JARANG NANGIS 😭😭
Profile Image for noee.
82 reviews2 followers
January 3, 2025
jujur nggak suka cara pembukaan awal ceritanya, jadi nggak di lanjut dan berakhir novelnya gue diemin ampe berdebu.

kayak, maksa gila-gila depresinya anak tengah maksa banget. maaf banget.

tapi cover nya lumayan eye catching.
3 reviews
January 28, 2025
aku udah baca sampai halaman 160an, gak baca lagi KARENA KENA SPOILERRRR 🙃🙃🙃🙂🤞🏻 aku pas mutusin baca tuh selalu nebak nebak kapan Danan meninggal && part yang seharusnya jadi plot twist malah ketahuan sama aku wkwkwk 🤡🤡
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Renren.
3 reviews2 followers
March 12, 2024
Make me cried so muchhh! It's like the whole purpose of this book is to torture the readers🥹🥹
This entire review has been hidden because of spoilers.
2 reviews
May 11, 2024
this book make me cry a lot 😭
there's so many important things in this book that you can take from.
i thought this book was going to be fine and have a happy ending, its just beyond my expectation
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
August 5, 2024
Selebihnya bagus sih, feel dapat, walau minusnya masih terkesan buru-buru
Profile Image for Ash.
18 reviews
February 13, 2025
Bikin nangis. But in the end, there's a plot twist which made me cry again, but in happy way.
Displaying 1 - 30 of 46 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.