Jump to ratings and reviews
Rate this book

Sea of Peril

Rate this book
Jimmy is aboard the "City of Karachi", bound for life as an evacuee in Canada. He tries to see it as an adventure but it soon turns to tragedy when the boat is torpedoed and everyone is bailed out into lifeboats and cast upon the treacherous Atlantic Ocean.

160 pages, Paperback

First published January 1, 1995

Loading...
Loading...

About the author

Librarian Note: There is more than one author by this name in the Goodreads database.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (4%)
4 stars
6 (27%)
3 stars
12 (54%)
2 stars
3 (13%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Mirella Grace.
244 reviews19 followers
December 28, 2011
Novelnya fiktif, tapi berdasarkan kisah nyata. Jadi pas PD II, pemerintah Inggris banyak kirim anak anak Inggris ke Kanada. Tujuannya jelas, biar tu anak-anak gak jadi korban perang. Nah, ini yang terjadi sama Jimmy Smith, putra tunggal Reg & Ethel Smith. Kedua ortunya memutuskan Jimmy kudu ngungsi ke Kanada, naik kapal Karachi.

Siapa sangka, ternyata kapal yang ditumpangi Jimmy malah jadi sasaran torpedo kapal perang Jerman. Kapal Karachi karam, Jimmy dan penumpang penumpang lain terpencar pencar di berbagai sekoci.

Diceritain gimana perjuangan Jimmy dan teman teman sekocinya selama kurang lebih 10 hari, mengarungi samudra Atlantik, sebelum akhirnya diselamatkan kapal besar dan berlabuh di Skotlandia.

Oh iya, ada kisah yang bikin saya deg degan. Si Sidney, pas di sekoci diceritakan kakinya dingin banget. Saya udah serem aja kaki Sidney bakal diamputasi. Terus terang aja, ni kasus bikin saya inget banget ama hal yang terjadi pada bokap. Kaki bokap dingin abis, sampe bisa diketuk ketuk. Udah kaya daging masuk chiller deh. Makanya kebayang bayang bokap terus pas baca kisahnya Sidney...
Profile Image for Indah Threez Lestari.
13.5k reviews273 followers
December 17, 2011
1303rd - 2011

"Kita pasti selamat," katanya kemudian. "Kita berdoa pada banyak Tuhan dalam perahu ini. Permohonan kita pasti didengarkan salah satu dari mereka."

"Hanya ada satu Tuhan, Jimmy. Orang Protestan seperti kamu, orang Katolik, Muslim, Yahudi--kita semua berdoa kepada Tuhannya Abraham."
Profile Image for Farah SA.
48 reviews3 followers
December 12, 2007
Jangan pernah putus asa karena pertolongan Yang Maha Kuasa datang di saat yang tidak diduga.
Walaupun terkatung-katung di samudera yang luas, para survivors ini tidak pernah menyerah dan terus berharap akan datangnya pertolongan.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews