Judul : Cambuk Hati Penulis : Dr. ‘Aidh bin ‘Abdullah bin ‘Aidh ‘Ali Majdu’ Al-Qarni Penerbit : Irsyad Baitus Salam Penerjemah : Bahrun Abubakar Ihsan Zubaidi, Lc Tahun : Cetakan pertama, Juli 2004 Halaman : 360 halaman
KIAT-KIAT MENJADI MUSLIM YANG SEJATI Hati manusia sangatlah mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya. Apalagi di era globalisasi dengan kemajuan teknologi dan informasi yang begitu canggih ini, hal ini dapat mendatangkan pengaruh positif dan negatif. Mendatangkan pengaruh positif jika dapat memanfaatkan IPTEK dengan benar dan dapat mendatangkan pengaruh negatif jika tidak dimanfaatkan dengan benar. Sehingga kita membutuhkan fondasi atau keimanan yang kuat dalam menghadapi zaman yang semakin maju ini. Agar kita dapat memisahkan mana yang baik dan mana yang buruk. Untuk tujuan ini, kita membutuhkan wawasan kerohanian untuk menambah keimanan kita. Buku Cambuk Hati ini dapat dijadikan panduan untuk memenuhi wawasan kerohanian tersebut, agar kita mudah mendapatkan rahmat serta hidayah dari Allah SWT. Dalam buku ini, penulis mencoba mengetuk pintu hati pembaca memberikan wawasan kerohanian dengan menyajikan uraian-uraian yang dapat mencambuk atau dapat menyadarkan hati kita. Mengungkapkan bagaimana seorang muslim yang baik, mengubah pola pikir kita agar mendasarkan semua pada syariat islam. Buku ini juga menganjurkan kita agar mengenali Allah SWT., kapanpun dan dimanapun, baik saat susuh ataupun senang. Mengenali Allah atau bertaqwa kepada Allah berarti kita akan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya sebagai wujud kecintaan kita kepada Allah. Taqwa kepada Allah dilakukan dengan lisan, bahkan cobaan terbesar yang menimpa ketaqwaan bersumber dari lisan. Oleh karena itu, sebagian ahlul ‘ilmi mengatakan bahwa sembilan persepuluh dosa-dosa bersumber dari lisan. Oleh karena itu, janganlah kita mengeluarkan kata-kata, kecuali hanya yang baik. Beberapa hal yang dapat menunjang taqwa adalah merasakan adanya pengawasan dari Allah, melestarikan dzikrullah, memperhatikan kitabullah, banyak berdoa kepada Allah, dan berteman dengan orang-orang shalih. Karena dengan berteman dengan orang-orang shalih maka kita akan mendapatkan pengaruh yang baik dari orang tersebut, kita dapat menimba ilmu dari mereka dan hal tersebut akan berpengaruh pada kepribadian kita yang berlandaskan syariat islam. Buku ini dapat memotivasi pembacanya untuk mengasah hatinya, agar senantiasa dekat dengan Allah SWT. Kelemahan buku ini terletak pada bahasanya yang sedikit kurang lugas dan santai sehingga terkadang sulit untuk memahami isi buku ini.
Judul Buku : “Siyaathul Quluub” ( cambuk Hati ) Pengarang : Dr. ‘Aidh bin ‘Abdullah bin ‘Aidh ‘Ali Majdu’ Al-Qarni Penerjemah : Bahrun Abu Bakar Ihsan Zubaidi, Lc Tahun Terbit : 2004 Penerbit : Irsyad Baitus Salam Tebal Buku : 360 halaman
Pentingnya peran hati dalam diri manusia diulas dalam buku Cambuk Hati ini dengan sentuhan gaya bahasa yang lembut lagi menyejukkan untuk memikat hati agar tigak guncang sehingga pecah berantakan. Dr. Al-Qarni se;aku seorang tabib hati dengan langkah yang hati-hati mengajak rasio untuk berinteraksi dengan berbagai hal yang tidak biasa dinalarinya sebagai pendahuluan untuk penataan persepsi sebelum masuk pada pembenahan hati. Dalam pembenahan hati, Dr. Al-Qarni memulainya dengan mengetengahkan hal-hal yang dapat menunbuhkan rasa cinta dalam kalbu, karena bila cinta sudah bersemi, akan muncul rasa rindu yang menggerakkan semua anggota tubuh. Semuanya itu ia tuangkan dalam penyajian yang komunikatif lagi tidak membosankan. Beliau berpijak pada realita yang ada dikalangan umat masa kini, lalu membandingkannya dengan masa keemasan permulaan islam dan dua generasi terbaik berikutnya, sehingga perbedaan yang mencolok antara dua keadaan tersebut terperagakan dengan jelas.
Buku ini mengajak pembaca untuk memotivasi hatinya agar dapat berintropeksi diri dan tak lain halnya untuk selalu ingat Allah. Namun dalam buku ini terlalu dalam menggunakan ilmu agama sehingga mensulitkan para pembaca yang awam agama untuk dapat memahami loebih dalam.
Pusing baca buku ini, pinjam tmn wkt itu utk mengisi liburan. Tapi males nerusin, walau maksud isi buku ini baik, tp kata2nya berputar2, jd gak nyampe ke tujuan:-) Tapi kl mau dicoba silahkan baca, mungkin aku aja yg pemikirannya gak nyampe:-)
Aidh_Abdullah_Al_Qarni (سياط القلوب ) AS USUAL HE TREAT OUR HEARTES B4 OUR MIND AND FROM LINE 2 LINE U FIND YOUR SELFE CRYING , AND U CAN FEEL EVERY SIGULE WORDS.
Sebenarnya konten temanya bagus, berlandaskan Al-Quran dan Hadist, hanya saja sesuai judulnya, "Cambuk Hati", buku ini menggunakan bahasa yg terkesan menghukum, mengutuk, membuatku jadi kurang nyaman sepanjang membacanya. Terkesan kayak dakwah para ustad yg suka marah-marah dgn bersuara cempreng. Narasi juga banyak jumping, tak terstruktur mau membicarakan apa sebenarnya? Jadi terkesan nasehat partial dari berbagai tema kisah yg disatukan jadi satu buku.
Berbarengan aku membaca buku Rhonda Bryne berjudul "The Magic", aku terkejut ternyata subconcious aku sedang menunjukkan tema yg sama mengenai rasa bersyukur. Aku lebih seneng baca versi The Magic, terlepas dari bukunya yg berlandaskan universal spiritual, tapi bahasanya mengayomi dan penuh kasih sayang, aku lebih paham tema yg disampaikan. Tapi karena buku Cambuk Hati ini tipis, cuss gass selesaikan. Overall, 2.5 ⭐⭐
Cukup men-cambuk apalagi kalo dibaca pas lagi futur. Cambuk yang sangat memotivasi.
"Berbekallah untuk menghadapi sesuatu yang mesti kamu hadapi. Karena sesungguhnya kematian itu adalah batas waktu bagi para hamba. Puaskah kamu bila menjadi teman suatu kaum yang membawa bekal sedang kamu sendiri tidak membawa bekal." p288