Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
Impian Yanik Prativi--sahabat Lietha Arindina di Belanglicious--akhirnya tercapai juga. Dia jadi pemeran movie bersama Nishio Kintaro, yang saking populernya di seluruh dunia, memiliki banyak Kintaholic--para fans yang mengidolakannya sampai nyaris melampaui batas kewarasan!

Hidup Yanik langsung diwarnai berbagai pengalaman seru. Mulai dari usahanya untuk menghitamkan kulit, frustrasi mencari tempat curhat mengenai perasaannya pada Kinta, jalan-jalan di Disneyland, nyasar dan diganggu para berandalan.... Belum lagi mesti menghadapi manajer Kinta yang rese, mantan pacar Kinta yang kembali dalam kehidupan Kinta, fans Kinta yang menyebalkan, hingga Lietha yang membenci para Kintaholic... .

Nah lho, gimana dong?! Mana bisa Yanik mengaku pada Lietha bahwa dia adalah salah satu Kintaholic?



"Gaya penulisan yang mengalir lancar hingga membuat saya nggak mau berhenti membaca, penggambaran suasana Jepang yang begitu jelas dengan hiruk-pikuk dan kebudayaannya, serta penyelaman pribadi Yanik yang begitu kepingin berkulit gelap, semua itu membuktikan kualitas karya seorang Primadonna Angela."

Kori Suryani Hardi, Programmer, Penulis dan Ibu Rumah Tangga, Lippo Karawaci, Indonesia

248 pages, Paperback

First published January 1, 2007

Loading...
Loading...

About the author

Primadonna Angela

50 books374 followers
Call her Donna or Angela, she might respond with a smile. This Indonesian writer divides her time juggling to make ends meet, writing, balancing her attention between her partner (Isman H. Suryaman) and children, managing the household, and of course, occasionally sipping earl grey tea to keep her sane. She has written twenty books so far, popular fiction, in Gramedia Pustaka Utama (GPU). Her newest book, Candrasa, is published in August 2017.

Her passion for new experiences propels her to seek new chances to meet more people. Enthused for fresh inspirations, she longs to join multicultural events, collecting data and broadening her horizon.

She claims to be unique, independent and strong. She dreams and imagines a lot. "But what is love, and what is life, if you do not let yourself live?"

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
83 (17%)
4 stars
109 (23%)
3 stars
196 (42%)
2 stars
61 (13%)
1 star
16 (3%)
Displaying 1 - 30 of 31 reviews
Profile Image for Indah Julianti.
Author 7 books34 followers
May 12, 2008
Penulis : Primadonna Angela
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 248 halaman
Ukuran : 15.5 x 20 cm
Kategori : novel remaja karya asli (teenlit)
Cetakan : Oktober 2007
Harga : Rp.35.000

Dari 4 buku karya Primadonna Angela yang saya baca, Kintaholiclah yang paling menarik dan mudah dipahami. Buku ini juga menunjukkan kematangan Donna, panggilan akrab wanita penulis ini, sebagai penulis novel.

Novel kedelapan Primadonna Angela ini, bercerita tentang Yanik Prativi (sahabat Lietha Arindina di Belanglicious, novel kedua Donna) yang diam-diam menyukai pemain film asal Jepang, Nishio Kintaro, yang populer di seluruh dunia dan memiliki banyak Kintaholic, sebutan untuk para fans yang sebagian besar perempuan dan mengidolakannya sampai nyaris melampaui batas kewarasan!

Tidak seperti Kintaholic lainnya, Yanik harus menyimpan rapat kekagumannya kepada Kintaro, karena Lietha, yang merupakan saudara angkat aktor tampan itu, sangat tidak menyukai para Kintaholic. Menurut Lietha, tingkah laku fans Kinta terkadang suka kelewatan. Dan kekesalan Lietha itu sering diungkapkan kepada Yanik, yang ternyata mempunyai impian suatu hari nanti bisa bermain film dengan Kintaro.

Impian Yanik pun tercapai, ketika ia berhasil lolos dari audisi yang diadakan Kinta, mencari aktris Indonesia yang bisa diajak bekerja sama dalam film terbarunya. Yanik lolos karena kemahirannya berbahasa Jepang, yang sudah dipelajarinya demi meraih impiannya itu.

Bersama Lietha, yang juga diundang Kinta untuk datang ke Jepang, Yanik pun berangkat meraih impiannya. Selama di Jepang, hubungan Yanik dan Kinta terjalin akrab sehingga menyuburkan perasaan suka Yanik. Keadaan ini menjadi dilema bagi Yanik. Mengungkapkan perasaan sukanya terhadap Kinta, kepada Lietha dengan resiko kehilangan sahabat, atau diam-diam saja hingga Lietha tahu dengan sendirinya.

Buku dengan setting negara asal bunga Sakura ini, cukup menghibur dan pas untuk kalangan remaja yang kerap mengidolakan para aktor, penyanyi atau model pria, hingga melebihi batas kewajaran. Selain itu, tanpa membaca novel Belanglicious, kita bisa mengerti isi cerita Kintaholic karena fokus cerita adalah hubungan Yanik dan Kinta. Walau memang lebih nikmat membaca buku sebelumnya, untuk mengetahui lebih jelas apa dan bagaimana karakter para tokoh utama cerita.

(http://penatinta.blogdrive.com)
Profile Image for Alena.
7 reviews
February 8, 2021
Kamu Tahu Kamu Jatuh Cinta Kalau…
1. Kamu memikirkannya nyaris setiap saat.
2. Kamu teringat semua kata yang pernah ia ucapkan padamu.
3. Kamu mulai membicarakannya pada orang lain dalam setiap kesempatan.
4. Kamu menuliskan namanya dan namamu berkali-kali hanya untuk melihat betapa sesuainya dua nama itu berjejeran.
5. Kamu merasa kamu dan dia ditakdirkan untuk bersama.
6. Kalau dia berada di dekatmu, rasanya semua benda lain di dunia memudar dan mengecil maknanya begitu saja, sehingga hanya dialah satu-satunya yang tampak nyata.
7. Ada semacam gejolak dalam dirimu untuk meneriakkan fakta bahwa kamu mencintainya. Hal yang, sayangnya, sulit kamu katakan padanya face-to-face.
8. Membaca daftar ini saja membuatmu tersenyum-senyum mengingat semua kenangan mengenainya.
9. Kamu merasa sebagai orang paling bahagia dan beruntung di seluruh semesta (kecuali kalau kalian berdua sedang marahan, nah, saat itu sih kamu merasa jadi yang paling merana). Dan tentu saja, yang paling penting.
10. You just know.
Kintaholic halaman 208
.
.
.
Berdasarkan catatan dari authornya—Primadona Angela. Tokoh utama dalam novel ini, Kinta dan Yanik, sebenarnya hanya tokoh sampingan dari novel terdahulu yaitu Belanglicious. Bahkan authornya pun sempat bilang, gak pernah terpikir untuk membuat Kintaholic. Mungkin karena aku gak baca Belangliciuos dulu kali ya… jadi saat baca aku bertanya-tanya mengenai sebab-akibat Kinta suka Yanik. Walau di akhir nanti dijelasin sih.

Sayangnya cerita dalam novel ini klasik. Beberapa adegan bisa ditebak, aku merasa jadi cenayang saat baca ini //heh. Kecuali, nih kecuali. Plot twist untuk manajer Kinta. Aku sampai diam diri dulu terus gak lama bilang ke diri sendiri “Aku kena plot twist!”

Yang membuat aku agak kecewa saat baca novel ini adalah, beberapa adegan penting justru gak dijelasin, tapi dibuat seperti kutipan di atas. Termasuk adegan waktu Kinta menyatakan perasaan ke Yanik. Padahal saat baca pertanda terjadi adegan penembakan (?) Aku punya banyangan pasti bakal romantis deh! Gak sabar bagaimana suasanya digambarkan. Eh ... tapi tidak dijelaskan secara rinci.

Dan satu lagi kekurangan. Beberapa kalimat yang diucapkan dalam Bahasa Jepang tidak diterjemahkan. Sehingga ada beberapa yang buat aku bingung. Seandainya ada foot note mungkin akan sangat membantu.

Namun, ada kelebihan yang membuat aku kagum dong! Walau authornya saat itu belum pernah ke Jepang, (berdasarkan cuap-cuap di buku tersebut) tapi aku sangat puas bagaimana cara author menggambarkan suasana dan budaya Jepang. Bahkan ada halaman yang menjelaskan mengenai kimino, disertai gambar sederhana.

Hal lain yang membuat aku kagum adalah, keniatan author dalam membuat tokoh Nishio Kintaro. Author sampai membuat list gossip Kinta dengan beberapa aktris, lalu list sinopsis dorama yang pernah Kinta lakoni dan membuat sinopsis mengenai dorama Kinta dengan Yanik. Rasanya Kinta benar-benar nyata.

Terakhir, aku kasih nilai 3.5/5
Profile Image for Jeany.
2 reviews
April 29, 2020
One of my all-time favorites book, sebelas tahun lalu dan juga sekarang. I still find myself excited re-reading this book like the first time I read.

Pertama kali baca kira-kira sebelas tahun yang lalu. Novel yang mengenalkan aku pada Jepang dan lingkungannya, budayanya, kota-kotanya. Yang membuat aku jatun cinta pada negeri sakura tersebut. Hingga tujuh tahun kemudian aku berhasil menyusuri beberapa tempat yang tertulis di novel ini.

Dan tentu saja mengenalkanku pada karya-karya Primadonna Angela yang lain.

Kenapa jadi all-time favorites? Karena bahkan hingga sekarang novel ini masih yang paling sering aku baca ulang: ketika mood jelek, lagi pengen baca, lagi bosen. Inget banget dulu pertama kali baca aku sampai tulis kosakata bahasa Jepang yang ada di novel ini dan beberapa tips dan info dari Yanik.

Aku sendiri baca novel ini tanpa membaca Belanglicious dan ternyata memang bisa dibaca stand alone. Dari segi cerita termasuk yang too good to be true, tapi cara penulis menuliskan kata per katanya mengalir lancar dan bikin pembaca enjoy mengikuti perjalanan Yanik—si tokoh utama. Ketika aku di halaman terakhir rasanya sedih, karena aku pengen denger cerita Yanik dan Kinta lebih banyak lagi. Tapi di waktu yang sama endingnya justru yang bikin aku ingin terus membaca ulang novel ini, mencari kepingan yang mungkin aku lewatkan untuk mendalami kisah kedua tokohnya.
Profile Image for Impy Island.
246 reviews11 followers
March 27, 2023
Aku membaca novel ini duluan daripada Belanglicious, makanya beberapa hal dalam novel ini bikin aku planga-plongo. Novel ini sangat unik, meskipun beberapa hal terlalu khayalan sehingga lebih terkesan seperti FanFiction. Jangan salah, sebagai mantan Fangirl akut, aku menyukai novel ini dan iri-dengki pada Yanik karena dia bisa bertemu-berinteraksi-berpacaran dengan idola sendiri SEMENTARA AKU GAK BISA!

Tapi ya itu tadi ... novel ini benar-benar hanya novel (apaan si ...)
Profile Image for Viktoria.
135 reviews1 follower
January 15, 2014
Kintaholic ini sebenernya lanjutan dari novel Belanglicious (yang belum sempet saya review #ups). Kalo Belanglicious menceritakan tentang Lietha-Aldi, maka Kintaholic menceritakan tentang sahabat Lietha, Yanik dan lika-liku hidupnya.

Ada satu hal yang, jujur, geli banget. Di halaman 26, ada penuturan mengenai 13 hal tentang “Kamu Tahu Kamu Seorang Kintaholic Kalau…” dan, you know what, di nomor 11 ada begini :

11. Kamu menulis nama Kinta di semua barang yang kamu miliki—bahkan bra dan celana dalam sekalipun. (hlm.26)


Oh God! Sesuka-sukanya saya sama seorang idol, nggak pernah (koreksi: nggak akan pernah seumur hidup saya) mencoreti bra dan celana dalam saya sendiri dengan namanya! Masih banyak tempat untuk dicoretin, kenapa harus bra dan celana dalam?? Entah harus dipuji atau apa ide Mbak Primadonna Angela ini, tapi sukses deh bikin saya ketawa, hahaha!

Tapi, ada satu hal yang mengganjal. Menurut saya (apa ini hanya feeling saja atau memang) entah kenapa dialog Kinta di novel ini kurang. Kerasa banget kebanyakan yang ngomong itu si Yanik sendiri, Lietha, dan Aldi. Kebanyakan Kinta diceritakan oleh si Yanik, bukan ngobrol dalam dialog langsung. Kurang puas aja sih, jadi nggak tahu karakter si Kinta lewat omongannya. Tapi apa karena si Kinta ini orang asing ya, jadi dialognya dikit dan baku banget bahasanya :\ hiks.

Di balik saking jarangnya Kinta ngomong, ada satu kalimat yang sering banget diucapin Kinta sampe-sampe saya hapal: “Yanik-san, daijobu?”—yang artinya “Yanik baik-baik saja?” hahaha! Tapi saya paham sih. Saya juga nggak akan setenang itu kalo ada idol pujaan berada di bawah atap yang sama—atau duduk di sebelah saya persis dengan jarak nggak lebih dari 10 cm.

Anyway, suka banget sama tokoh Yanik. Dia lucu, menghadapi segala situasi dengan tenang dan nggak serius. Dan, suka banget sama semacam ‘artikel singkat’ di setiap akhir bab, berisi pengalaman Yanik atau apapun itu. Misalnya seperti tadi tuh, yang “13 Hal tentang Kamu Tahu Kamu Seorang Kintaholic Kalau…”; atau ada juga penjelasan mengenai berbagai jenis kimono untuk perempuan; daftar dorama yang dimainkan Kinta beserta sinopsisnya (yang tentu saja 100% mengarang tapi seperti nyata—well done!); hal-hal yang dipelajari selama musim panas di Jepang; dan lain-lain.

Selain porsi dialog Kinta yang kurang, ada lagi yang saya sesalkan: endingnya singkat. Maksudnya, lagi-lagi Kinta munculnya sedikiiit, dan rada ngegantung pula. Mana cewek-cewek yang deket sama Kinta kurang digimanain gitu biar pol cemburunya si Yanik, trus masa lalu si Kinta juga kurang jelas. Mbak penulisnya kok tegaan sama Kinta :(

Tapi overall saya suka kok. Beberapa kekecewaan tadi hanya karena hasrat terpendam saya untuk Kinta… oh no, apa sekarang saya seorang Kintaholic… dan dalam waktu dekat akan menulis nama Kinta di bra dan celana dalam saya?
Profile Image for Erison.
41 reviews7 followers
March 9, 2012
4.

Lanjutan dari 'Belanglicious' ini bisa dibilang lebih wow dibanding Belanglicious. But it's okay, karena Belanglicious menggunakan sudut pandang dr Lietha, dan Kintaholic dr Yanik.

Kintaholic sudah agak lama sebenernya sy cari, namun agak trlupakan dan lngsung membawa ke kasir ketika menemukannya di rak.

Kovernya tak kalah keren dengan Belanglicious (desainernya oke banget yak?), perpindahan dari satu masalah ke masalah lain lumayan. Bagaimana Kak Donna menggambarkan perasaan Yanik terhadap Kinta sangat terasa smooth dan natural sekali. Setting yang ada juga oke banget. Karakternya oke. Tutur bahasanya juga lancar sekali, membuat kita serasa menguntit petualangan Yanik yang mengejutkan dan penuh intrik. Romantismenya sangat terasa, apalagi Lieth dan Aldi yg trs nempel dan bikin mupeng. XD

Ada beberapa scene dimana yah... sy merasakan gregetnya kurang, but it's okay, tak memengaruhi cerita. Settingnya kuat banget, membuat orang ngiler untuk ke Jepang.

Okay. At last, I really recommend this book. Tapi, rasanya kurang afdol kalo gak baca Belanglicious dulu karena nanti akan sedikit bingung kalau baca Kintaholic langsung.

Profile Image for Tria Nita Situmorang.
43 reviews6 followers
April 5, 2013
Walaupun saya belum pernah baca Belanglicious, tapi saya tetap mengerti buku Kintaholic ini. Lagi-lagi, cover bukunya Primadonna Angela ini selalu bikin saya tertarik buat beli.
Gaya bahasanya khasnya Primadonna Angela banget, dimana tokoh utamanya pasti suka ngomong sendiri, hobi berkhayal, dan selalu bikin macam-macam daftar. Tapi, baru kali ini saya nggak suka sama nama-nama tokoh di buku ini, biasanya Primadonna Angela selalu bikin tokoh dengan nama unik.
Karakter Yanik itu agak aneh, mungkin kalau di kehidupan nyata, dia itu Japanese Lovers yang (maaf) agak freak. Ceritanya juga agak-agak mustahil sih... Artis terkenal dari luar negeri bisa jatuh cinta sama orang biasa. Can you imagine that? Tapi, tetep salut sama penulisnya yang rela belajar kosakata Jepang demi membuat buku ini. Saya jadi dapat beberapa kosakata Jepang deh karena baca buku ini. :D Gaya menulisnya Primadonna Angela juga semakin matang, lebih mudah dinikmati dibanding buku-buku sebelumnya.
Profile Image for Ruth Munthe.
203 reviews159 followers
May 25, 2013
Kintaholic (Belanglicious #2)
By Primadonna Angela

Hmm. Mungkin karena saya dusah terbiasa membaca novel metropop membuat saya agak jengah dengan teenlit. Ya mau gimana lagi? Teenlit kan berbeau 'remaja ababil' gitu kan ya? Sedangkan metropop terkesan lebih menggunakan logika. Jadi saya kurang menanggapi baik novel ini.

Belanglicious sih lumaya asik karna sosok Lietha disini bisa berpikir kedepan dengan baik. Sedangkan di Kintaholic ini, Yanik sang sahabat terdekat Lietha-yang katanya juga lebih pintar dari Lietha-kok terkesan ababil banget ya? yah agak kecewa lah pokoknya. Untung cuma minjem.
Profile Image for Nad9601.
15 reviews4 followers
July 3, 2017
Meskipun Kintaholic bukanlah buku pertama tentang percintaan idol-fan yang saya baca, tetapi cara buku disusun dan diceritakan benar-benar membuat saya tertarik ke dalam dunia Yanik. Penggambaran perasaan yang pas dan sungguh melukiskan perasaan remaja jika sedang jatuh cinta, mengalami ketidakpastian dan takut akan rasa cinta yang malah akan mematahkan hati.
Yah, walaupun endingnya berkesan agak mengecewakan karena setidaknya para pembaca diberi epilog tentang hubungan Yanik dan Kinta. Selain masalah ending, secara kesuluruhan novel ini cukup menarik dan saya yakin remaja seperti saya akan menikmati buku ini seperti mereka yang sedang menikmati rasanya cinta :-)
2 reviews
April 2, 2011
Impian yanik pratiwi - sahabat Lietha Arindia- akhirnya tercapai juga . Dia jadi pemeran movie bersama Nishio kintoro, pemeran film yang terkenal diseluruh dunia, memiliki fans Kintaholic. Hidup yanik diwarnai denfgan petualangan seru bersama keluarga Kintaro di Jepang. Dan benih-benih cinta muali muncul . Namun Kaede-mantan Kinta- muncul saat Yanik mulai mencintai Kintaro .
Profile Image for Cita.
44 reviews
July 27, 2013
ceritanya bagus sih, tapi somehow it doesn't make a sense. rasanya lucu aja, aktor dorama jepang, si kinta itu gak taunya pernah punya kenangan masa kecil sama si yanik. kalau gak salah gara-gara saputangan ._.
tapi primadona itu punya sesuatu yang bikin kita gak lupa sama novelnya. manis dan kuat :)
Profile Image for Kubukulupherz.
7 reviews
March 16, 2008
Secara keseluruhan sih bagus, cuma endingnya itu .
Terlalu gampang ditebak .
Trus, ga tau deh ini karna pas lagi baca aku lagi ga mood atau apa tapi rasanya tuuh yaa ngantuuuuuuk banged .
males gitu .
Tapi buku ini ga jelek kog .
Beneran !
Profile Image for Veronica Widya.
251 reviews9 followers
October 27, 2008
kintaholis is the sequel book from belanglicious.. or maybe not.but still connecting. :)
yeah.. kintaholic was better than belang.
not bad.
and when i read this, i remind me of princess diaries. not the story of course..
but the style ..
Profile Image for Ephi.
59 reviews14 followers
December 30, 2008
If Belanglicious was a TV series, this book is the spin-off. :D

What I learn from this book:
- life is full of surprises and gifts
- people can still write about this theme without being cheesy. ^.^v

I like it so much that I have it behind me in the office. :P
Profile Image for Rain Rtree.
352 reviews18 followers
December 10, 2011
ini novel aku baca pas jaman SMA. bener2 remaja banget. banyak kalimat jepang2nya jadi bisa dikit2 blajar bhasa jepangnya. mungkin ini novel yang paling sreg dri primadona angela, and pas baca waktu hujan-hujan didepan sofa... hehehe
Profile Image for Katya.
36 reviews
February 13, 2009
inigh critta iiank kerendt entt ngzii plajaran gede buat aq.. klo cinta xma benci hnya setipis kulit bawang..
Profile Image for Martina Suryanata.
38 reviews5 followers
August 8, 2009
Kurang suka, karena alurnya terlalu slow. Jadi ga sabar bacanya... Kurang seru juga. Endingnya rada-rada maksa. Tapi setting Jepangnya keren! Detil banget, membuat gw serasa pergi ke Jepang. Hehe.
Profile Image for Rasita.
12 reviews
June 16, 2010
banyak kosakata bahasa jepangnya.... ;)
jadi sedikit banyak tentang jepang.....
Profile Image for Yohana.
20 reviews
May 24, 2011
lebih suka ini daripada belanglicious.. walaupun kesannya menjual mimpi bgt, tp ok punya kok! suka2 bgt sm list tmbhan yg da diantara bab..
Profile Image for P.P. Rahayu.
Author 1 book38 followers
October 1, 2012
gaya bahasa yang unik dan ringan. Menyenangkan dan bikin penasaran sama Jepang. Banyak kesan humor yang gak bikin pembaca lelah.
Profile Image for Dini Novita  Sari.
Author 2 books37 followers
March 24, 2014
Hambar, datar, kebanyakan keterangan. Apa pula ada empat halaman khusus bahas kimono dan gambar-gambarnya, tapi ada di tengah2 novel? Ditaruh akhir aja sih menurutku.
Profile Image for Rafika ws.
186 reviews
October 13, 2014
Keren ceritanya, ini tentang Gadis Indonesia dan idolanya, keren ceritanya. Aku paling suka endingnya, ternyata Kintanya ikut ke Indonesia.
Profile Image for Cindy.
16 reviews
July 12, 2008
lanjutan dari Belanglicious..
skrg ttg kisah cnta nya Yanik, sahabat Lietha di Belanglicious
Displaying 1 - 30 of 31 reviews