Jump to ratings and reviews
Rate this book

Mimi Elektrik

Rate this book
Mimi lucu, polos, dan naif lantaran selalu diperlakukan sebagai anak kecil oleh ibunya. Sejak ayahnya meninggal, ibunya mendidik Mimi dengan disiplin ala militer. Dia lupa anaknya telah tumbuh jadi gadis remaja yang butuh pergaulan dan hiburan lain di samping sekolah dan buku pelajaran. Mimi hanya bersahabat dengan Rio, yang menyukai keluguan Mimi yang berbeda dari gadis-gadis lain.

Suatu ketika secara tak sengaja Mimi terkena pengaruh kimia formula Profesor Aloysius hingga mempunyai kemampuan “ajaib”, apa-apa yang dipikirkannya menjadi kenyataan. Untuk melakukan sesuatu Mimi tak perlu bergerak, cukup lewat alam pikiran saja. Ini menumbuhkan rasa percaya dirinya, tapi sayang, perangainya jadi berubah. Rio berusaha mengingatkannya, tapi Mimi tak peduli, hingga persahabatan mereka retak.

Ternyata pengaruh formula itu tak sempurna, hanya berlangsung selama tiga minggu. Mimi kembali menjadi lamban dan pemalu setelah menyadari daya kerja formula itu hilang. Di saat yang sama, Rio sadar ia telanjur menyayangi Mimi.

152 pages, Paperback

First published January 1, 1990

Loading...
Loading...

About the author

Zara Zettira Z.R.

20 books24 followers
Zara Zettira Zainuddin Ramadai (lahir di Jakarta, 5 Agustus 1969) adalah seorang penulis dari Indonesia. Sebelumnya Zara pernah berkarier sebagai model dan aktris sebelum akhirnya memilih menjadi penulis.

Karier kepenulisan
Perempuan berdarah Minangkabau-Jawa-Tionghoa ini mulai aktif menulis sejak umur 12 tahun setelah memenangkan lomba menulis pada sebuah majalah remaja. Sampai saat ini Zara telah menulis sekitar 10 buku yang diterbitkan oleh Gramedia. Selain itu Zara juga menerjemahkan buku cerita remaja dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, semisal Sweet Valley Highs dan Girl Talks. Saat ini Zara aktif sebagai penulis skenario, lebih dari 1000 skenario sinetron dan film televisi telah dibuatnya.

Karier model
Zara memulai kariernya sebagai model setelah meraih berbagai prestasi di antaranya sebagai pemenang Putri Photogenic pada Pemilihan Putri Remaja 1985, runner up GADIS Sampul 1987, Putri Kampus 1989 hingga None Jakarta Pusat Favorit 1989. Setelah pindah ke Kanada, praktis aktivitasnya sebagai model terhenti.

Kehidupan pribadi
Zara menikah dengan Zsolt Zsemba, lelaki kelahiran Hungaria dan berkewarganegaraan Kanada pada tahun 1990. Mereka dianugerahi dua orang anak Alaya Eva Ramadi Zsemba dan Zsolt George Zainuddin Zsemba. Saat ini, Zara dan keluarganya menetap di Toronto, Kanada. Pada tahun 2009 pernikahan Zara dan warganegara Kanada tersebut berakhir dengan perceraian. Zara selanjutnya kembali ke Jakarta, Indonesia pada tahun 2010.

Sutradara Sinetron
Cinta di awal Tiga Puluh (IVM,1998)
Cinta Dara Kembar (RCTI,1998)
Ketika Cinta Harus Memilih (IVM,1998)
Cintailah Daku (SCTV,1998)
Janji Hati (SCTV,1999)
Jangan Ucapkan Cinta (RCTI,1999-2000)
Cinta (RCTI,1999)
Cinta Tak Pernah Salah (RCTI,2000-2001)
Menjemput Impian (SCTV,2001)
PadaMu Aku Bersimpuh (RCTI,2001)
Kabut Sutra Ungu (IVM,2002)
Petualangan Si Roy (SCTV,2002)
Alung (RCTI,2002)
Mahligai Di Atas Pasir (IVM,2002)
Kemilau Kemuning Senja (IVM,2003)
Vanya (Trans TV,2003-2005)
Disini cinta pertama kali bersemi (Indosiar,2004)

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
10 (8%)
4 stars
25 (21%)
3 stars
58 (50%)
2 stars
17 (14%)
1 star
6 (5%)
Displaying 1 - 10 of 10 reviews
Profile Image for Fhily.
Author 1 book44 followers
June 20, 2012
Jangan tinggi hati, ketika sesuatu yang kita inginkan kita dapatkan. Karena tanpa kita sadari kita kehilangan sesuatu yang berharga ketika kita tinggi hati.

Mimi adalah seorang gadis yang dijuluki sebagai itik dungu oleh teman-temannya karena kelambatannya serta kekutubukuannya. Mimi kerap kali dijadikan bahan bully oleh Lisa en the geng.
Adalah Rio, Mimi sudah menyimpan hati padanya. Tapi, dia sadar kalau itu sangat tidak mungkin, mengingat Mario adalah the most wanted boy di sekolahnya.
Di sisi lain, ada Belia yang adalah gadis cantik, nan modis yang mau saja berteman dengan Mimi.
Tapi, semuanya berubah ketika suatu saat Prof. Aloysius menunjukan sebuah cairan kuning yang akan diikutkan dalam perlombaan. Katanya cairan tersebut bisa membuat seseorang berbuat apapun yang dipikirkannya. Prof. Aloy menyuruh Mimi menjaga cairan tersebut, dan sebagian bisa dia gunakan untuk percobaan. Mimi mencobanya. Sebuah kecelakaan terjadi dan membuat cairan itu tumpah. Bola basket Rio menerjang kaca laboratorium dan mengenai cairan yang dipegang Mimi.
Dan Mimi pingsan.
Sadar dari pingsan Mimi malah panik merenungi nasibnya, bisa-bisa dia di skors. Karenanya dia mencari akal dan mengganti cairan tersebut dengan sirup.
Setelah kejadian itu, awalnya berlangsung biasa. Namun, keanehan demi keanehan terjadi. Apalagi ketika dia bisa membanting Lisa yang bertubuh gempal.
Sadar akan cairan yang mulai bereaksi pada tubuhnya. Mimi mulai berubah. Dia mulai tinggi hati. Karena apa yang dia pikirkan bisa terjadi. Disatu sisi mamanya juga mulai sadar akan putrinya yang sudah beranjak dewasa. Tapi, di sisi lain Mario mulai sadar kalau Mimi mulai berubah. Bukan Mimi-nya yang polos dan lugu. Bukan Mimi-nya yang apa adanya.
Rio dan Mimi mulai menjauh.
Sejak saat itulah Mimi merasa ada sesuatu yang hilang, apalagi melihat Belia yang dekat dengan Rio. Mimi sengaja mempermalukan Belia di depan Rio dengan kekuatan pikirannya.
Namun, semua tak berjalan semudah itu...
Bagaimana jika efek cairan tersebut hilang? Baca selengkapnya di Mimi Elektrik.

***

Cerita khas remaja yang lumayan menghibur-lah, bacaan yang ringan. Saya cuma butuh sedikit waktu untuk menyelesaikannya mengingat buku ini tidak tebal.
Mimi jadi lupa diri karena cairan ajaib itu. Dia kehilangan jati dirinya yang sebenarnya ketika efek formula itu bekerja. Agak nggak suka saat Mimi seenaknya mengatur pikirannya untuk mencelakakan orang lain. Apalagi saat mencelakakan Belia. Padahal Belia kan baik yah ._.
Tapi untungnya Mimi sadar juga.
Dia akhirnya mendapat hikmahnya juga.

"Ah... benar kata pepatah. Patah tumbuh hilang berganti. Hilang satu tumbuh
seribu. Ya, kekuatan formula ajaib itu telah lenyap, pergi meninggalkan diriku, tapi ada seribu hari-hari manis berselimut gula yang menantiku. Tentu saja tidak sendiri lagi."


well, 3 of 5 stars
Profile Image for Indah W.
Author 1 book21 followers
July 20, 2009
One of my fave novel by Zara Zettira.

Ceritanya lucuu.. si Mimi ini bisa mendapatkan apa yang dia pikirkan karena dia ketumpahan cairan kimia di lab, kalo ngga salah inget seeh githu :p

Huaa.. asyik bangets khan tuh kalo hanya dengan memikirkan sesuatu, elo akan mendapatkan apa yang elo pikirkan itu?!

Uhuyy.. mau donkss!! ^o^

Tapii ternyataa..

Ngga seenak itu 'boo!

Karena sometimes susah untuk mengendalikan pikiran.

Ya iya kalo kita mikir yang baik2 terus kejadian, lahh kalo lagi mikir yang jelek2 terus kejadian khan ngga enak atuhh!!

Ini juga seolah mengkonfirmasi hal yang sering kita dengar, yaitu : careful of what you wish for, karena terkadang keinginan kita yang terkabul itu bisa membawa hasil yang ngga sesuai harapan :p
Profile Image for Pulung.
68 reviews12 followers
May 24, 2008
Ha ha ha!
Setidaknya dalam kenangan saya buku ini"menyenangkan".
Salah satu gizi buat bahan makanan buku ABG.
Gak malu-maluin apalagi menyesatkan (ini yang paling penting! fun tapi aman)

Nah,
Saya dulu menikmatinya seperti saya menikmati Lupus, Lupus Kecil, dan beberapa buku tulisan Adra P. Daniel (lupa judul-judulnya. Ada yang ingat?)dan beberapa buku tulisan kawan-kawan penulis yang lain (kalo gak bongkar lemari, lupa... ha ha ha)

Begitulah
=)
-BuRuLi-
Profile Image for Rahmadiyanti.
Author 15 books176 followers
November 18, 2013
Sebelum diterbitkan dalam bentuk buku, cerita ini dimuat secara bersambung di majalah Anita Cemerlang, majalah cerpen paling beken di era 80-an :). Saat itu saya selalu gak sabar menunggu Anita Cemerlang terbaru untuk mengikuti lanjutan cerita si Mimi. Hihi, seru banget kalau bsia mengendalikan pikiran orang lain.
Profile Image for Riawani Elyta.
Author 32 books103 followers
November 18, 2013
Novel pertama mbak Zara yang saya baca, masih yg edisi pertama, waktu itu saya masih SMP, harganya masih 3.500. Lucu n menghibur, pas banget deh jd bacaan masa itu, sampe skrg masih kebayang bbrp adegannya juga deskripsi Mimi yg culun :)
Profile Image for Arfi.
127 reviews7 followers
April 29, 2010
it's too 'electric' to me :(
Displaying 1 - 10 of 10 reviews