What do you think?
Rate this book


276 pages, Paperback
Published January 1, 2023
Sebab ia tak bersiap untuk kalah. Ia hanya melatih dirinya terus-menerus untuk menang. Ia lupa bahwa kekalahan juga merupakan sesuatu yang alamiah. (hal. 20)
Ribuan pertandingan catur yang dimainkannya hanya ada di kepalanya dan melulu merupakan latihan atau pertandingan untuk menang. (hal. 21)
"Bagaimana kalau saya memberimu satu bintang hanya karena kamu tak pernah sembahyang, karena kamu pakai kaus bola klub saingan, atau karena kamu berambut gondrong? Yang artinya, sesuatu yang pada dasarnya urusan personalmu tiba-tiba memperoleh penilaian seola-olah itu bersifat publik?" (halaman 210)