Jump to ratings and reviews
Rate this book

Kita di Titik Temu

Rate this book
Ada cerita di setiap pertemuan. Ada senyum yang merekah. Ada pelukan hangat yang menyambut. Ada jemari yang saling bertaut. Ada janji yang terucap. Tak sedikit ada pedih tersisa di ujung pertemuan. Ada isak yang tertanan. Ada lubang besar menganga di jiwa. Semesta bergerak. Hidup tidak selalu berputar di titik yang sama.

Sejatinya pertemuan selalu berjalan beriringan dengan perpisahan, mereka bergandengan di titik temu.

Kita di Titik Temu membawa Anda menyelami beragam cerita karya para penulis di komunitas Semut Merah Kaizen: Elisabeth Ika, Mita Vacariani, Anky Prasetya, Tami Kira, Dita Melia, Smita Diastri, Nuha Azizah, Ade Irawan, Andina Yudiarti, Karla SB, Jia Effendie, Sasa Ahadiah, Lucia Dwi Elvira, Wilis Juharini, Rika Siti Syaadah, Istianatul Muflihah, Khoirun Nikmah, Anggara Palguna, Lidya Dwi Susanti, Rina Dianita, Irishanna, Kiandra Aesha, Altami N.D, Grace Tioso, Johana Melisa, Stanza Alquisha, dan Puspa Kirana.

Selamat menemukan kisahmu!

---

Lewat buku antologi ini pembaca diajak menyelami dan merenungi makna lain dari suatu pertemuan melalui cerita-cerita yang kaya, unik, dan menggugah.
~ Didiet Maulana

300 pages, Paperback

Published November 10, 2023

2 people are currently reading
24 people want to read

About the author

Semut Merah Kaizen

2 books1 follower

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
7 (63%)
4 stars
2 (18%)
3 stars
2 (18%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Tika Nia.
227 reviews4 followers
January 4, 2024
Kita di Titik Temu berisi 27 cerita pendek tentang pertemuan. Semua kisahnya amat bermakna. Dari beragam sudut pandang berbeda, menyajikan makna berbeda pula. Beberapa penuh suka cita, yang lainnya menyisakan lara. Adapula yang menyisakan haru ataupun tanda tanya.


Diawali dengan kisah pertemuan ayah dengan anak gadisnya. Pelepas rindu sekaligus membuat haru. Dua orang yang sama-sama tak pandai mengungkapkan rasa namun sama-sama memendam cinta. Dilanjutkan dengan perjumpaan cinta pertama, pertemuan dua remaja yang penuh ambisi, perjumpaan dengan mantan kekasih ataupun mantan musuh bebuyutan hingga pertemuan sepasang sahabat yang saling memendam rasa.


Ada pertemuan berulang yang tak disengaja namun menjadi awal mula kisah cinta. Ada pertemuan yang paling dinantikan sejak di alam roh sana. Ada pertemuan pertama yang sekaligus menjadi perpisahan untuk selamanya. Pun ada juga pertemuan dalam alam mimpi yang berujung pada pertemuan di dunia nyata. Teramat beragam menyajikan berbagai pelajaran kehidupan. Mana yang paling membuatmu penasaran??


🎸📚💭🌊

Banyak kisah yang ku suka di sini. Masing-masing membawa kesan berbeda dan lekat di hati. Namun jikalau harus memilih 3 yang paling lekat dan terasa hangat. Maka ku katakan, cerpen itu adalah "Der Traum", "Reconnect with Self", dan "Ketika Garuda (Tidak) di Dada".


Masing-masing cerita disajikan dengan gaya bahasa yang indah, diksi yang mempesona. Membuat pembaca hanyut dalam setiap titik temu hingga tak terasa harus berpisah di halaman terakhir. Recommended untuk penggemar cerpen yang menghangatkan hati 🤍


Baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia
Profile Image for Pauline Destinugrainy.
Author 1 book268 followers
July 19, 2025
Buku ini berisi 27 cerita pendek dari penulis jebolan kelas menulis Kaizen asuhan Dewi Lestari. Cerita-cerita di dalamnya memiliki satu benang merah yaitu tentang pertemuan. Ada pertemuan yang disengaja ada pula yang tidak. Ada pertemuan yang langsung disertai dengan perpisahan. Kisah dibalik atau yang mengiringi pertemuan itu diramu menjadi cerpen oleh masing-masing penulis.

Ada 3 penulis yang karyanya pernah saya baca sebelumnya: Jia Effendie, Grace Tioso dan Altami ND. Sisanya adalah penulis yang baru pertama kali saya baca karyanya. Semuanya bagus, tapi ada beberapa cerpen yang perlu eksplorasi lebih dalam.
Profile Image for Ovy Rama.
115 reviews3 followers
January 19, 2025
⛲ Kita di Titik Temu || Semut Merah Kaizen || Penerbit Mekar Cipta Lestari || 300 Hlm || November 2023 ⛲

Di setiap pertemuan pasti akan ada saja cerita dan setiap pertemuan pasti diikuti pula dengan perpisahan. Kita di Titik Temu merupakan antologi cerpen yang mengisahkan sebuah cerita di setiap pertemuan yang terjadi. Cerpen-cerpen dalam buku ini ditulis oleh 27 penulis yang tergabung di komunitas Semut Merah Kaizen.

27 penulis yang karyanya ada di dalam buku ini, ada beberapa yang gaya penulisannya sudah kuketahui dan ada yang belum. Sungguh kesempatan yang luar biasa sekali aku bisa membaca karya-karya penulis yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia literasi.

Membaca buku kumcer ini tentunya aku berkenalan dengan banyak tokoh yang memiliki banyak kepribadian, diajak berjalan-jalan di tempat-tempat yang belum pernah kukunjungi sebelumnya. Buku ini juga membuatku merasakan berbagai macam emosi. Apalagi buku ini tidak hanya mengambil sudut pandang dari pandangan manusia saja.

27 kisah dari 27 penulis di buku ini juga diceritakan dengan latar waktu yang berbeda-beda dan meski ada waktu di mana mungkin aku belum lahir atau pas masih kecil, tapi aku bisa merasakan bagaimana suasana saat kejadian tersebut terjadi. 27 penulis kumcer ini sukses menyuguhkan cerita yang semua bikin aku takjub. 27 kisah dalam buku ini selain memiliki banyak konflik yang diolah sedemikan rupa, juga punya ending yang bermacam-macam.

Cerpen-cerpen di buku ini nggak ada yang fail, membaca buku kumcer ini menambah kosa kataku, menambah pengetahuan dan dari sana aku juga belajar banyak pelajaran hidup yang bisa kuterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semua cerpen di buku ini bagus, unik dan penuh twist, tapi kalo ditanya apa cerpen favoritku yaitu Mampir karya Kak Elisabeth Ika, Sebuah Catatan Perjalanan karya Kak Stanza Alquisha, dan Saksi Bisu karya Kak Puspa Kirana. 3 cerpen ini meninggalkan kesan tersendiri untukku.

Aku rekomendasikan buku ini buat kalian yang suka baca kumpulan cerpen, buat kalian yang suka baca cerita tentang pertemuan dan perpisahan dalam satu buku dengan kisah yang berbeda-beda, buat yang suka baca kumpulan cerpen yang unik dan ditulis dengan gaya penulisan yang fresh.
Profile Image for Day Nella.
256 reviews5 followers
January 14, 2024
"Kamu percaya pada kebetulan-kebetulan ajaib, Gia? Hal kecil yang tampaknya acak bisa memiliki arti besar bagi seseorang yang mengalaminya." Tubuh yang Merekam Lara.
-
Kita di Titik Temu
Semut Merah Kaizen
Penerbit Mekar Cipta Lestari
Tebal 300 Halaman
ISBN 9786235915364
-
Antologi cerpen Kita di Titik Temu penuh makna dan pesan-pesan yang tersirat dari setiap kisah yang disuguhkan oleh 27 penulis dengan gaya bercerita berbeda. Memiliki daya tarik tersendiri yang membuat cerita ini kuat dan tersampaikan hingga ke hati pembaca sepertiku.
-
Setiap tokoh dalam cerita yang penulis tuturkan begitu kuat. Membawaku ikut berkelana pada tiap-tiap karakter yang berbeda dan dengan dominasi rasa yang begitu mendalam. Hingga membuatku tergugah bahkan semua cerita terasa begitu nyata terjadi. Melekat pada kehidupan sehari-hari yang tanpa kita sadari related dengan masa kini.
-
Semua kisah meninggalkan kesan mendalam untukku. Dan ada beberapa cerita yang begitu berkesan untukku.
-Menanti Ibu
-Wawancara Kerja
-Pertemuan Dua Hari
-Tubuh yang Merekam Luka
-Ketika Garuda (Tidak) di Dada.

Beragam emosi baik suka dan duka begitu berkesan. Dan antologi ini terasa luar biasa. Menghadirkan banyak inspirasi juga memberikan wawasan juga pengetahuan lebih untukku akan sebuah tulisan yang sarat akan makna hidup.
Terima kasih Komunitas Semut Merah Kaizen menghadirkan kisah penuh inspiratif. Sukses selalu untuk semua penulis-penulisnya ❤️
Profile Image for Lia Untari.
73 reviews
January 20, 2024
Rasanya udah lama banget ngga baca kumcer, dan tertarik mulai lagi karena salah satu teman mengeluarkan karya pertamanya di buku ini!

Kumpulan cerpen di buku ini memang memiliki cerita yang berbeda-beda, tapi setiap cerita terasa memiliki benang merahnya, ya titik temu itu sendiri. Masing-masing cerita memiliki keunikan, keindahan, dan keseruan tersendiri. Ada yang bikin full-senyum, berkontemplasi, haru dan juga sedih.

Setiap cerita memiliki kesan tersendiri, tapi ini beberapa favoritku:
- Mampir
- Menanti Ibu
- Wawancara Kerja
- Tubuh yang Merekam Lara
- Bertemu untuk Berpisah
- Der Traum
- Kaldu Rindu
Profile Image for Dyaanaa92.
2 reviews
March 18, 2024
Keren banget, masing-masing cerpen memiliki ciri khas nya yang mampu membuat pembacanya terbawa emosi mengikuti ceritanya. Membahas berbagai macam hal tentang pertemuan yang tidak selalu identik dengan perpisahan. Ada perjuangan, kenangan, kerinduan, keterikatan dalam setiap pertemuan kita di titik temu. Setiap cerita memberikan sudut pandang interaksi dan olah rasa yang mengaduk-aduk nalar pikiran pembaca nya. Semua cerpen favorit banget.
Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.