Di panggung ada empat penari, tapi kenapa ada sosok kelima yang ikut menari?
Namira, Vedi, dan Jani tiba di penghujung masa SD mereka. Saat sedang mempersiapkan pentas acara perpisahan sekolah, mereka dikagetkan oleh kemunculan sosok misterius yang ikut menari dalam tarian kelompok Jani.
Dibantu Dhana, mereka berusaha mencari tahu siapa sosok di atas panggung itu, dan kenapa dia menampakkan diri. Adakah kaitannya dengan gedung baru tempat acara dilangsungkan? Apakah penampakan itu ada hubungannya dengan mitos-mitos dalam dunia pertunjukan?
Dan, dapatkah Creepy Case Club memecahkan kasus ini sebelum masa SD mereka resmi berakhir?
One of the things I admire the most in works of literature, is a writer’s ability to deliver deep, profound meanings in a simple story that anyone, of any age, can enjoy.
Mas Rizal never fails to impress. The summary is simple: there is an invisible extra member in Jani’s dance crew. Who could this invisible dancer be? And what does she want? Why is she there?
I wept when I finished this book, and it took awhile before I could talk to someone, and the writer, about it. The theater ghost is a myth so close to heart, and to have it written so beautifully… to symbolize longing and dream… is a dream come true. The nostalgia, the engagement to readers, the sentiments - I was thoroughly invested.
In this work, Mas Rizal left a love letter to the readers: friendship prevails. Through time and space, some connections have no end. Things can change. People grow. But great friendship is always there.
And that’s all I can say, because this book is a personal journey. It is a story that speaks to everyone who has been lucky enough to have great friendships. And it says so much about life - I shall not spoil it for anyone. But this is a true masterpiece that, just like its core characters and message, will live for a very long time.
Creepy Case Club 6 : Kasus Hantu Panggung Rizal Iwan Kiddo
Vedi, Jani dan Namira is back! Dengan kasus yang enggak kalah serunya.
*
Berawal dari latihan pertunjukan Panggung Siswa yang akan diadakan sebagai bentuk perayaan kelulusan, tiga detektif kita malah mendapatkan kasus baru. Kali ini, mereka harus menguak misteri penampakan sepasang kaki yang ikut menari saat Jani dan timnya berlatih di panggung.
Bersama Dhana yang muncul di seri sebelumnya, Vedi, Namira, dan Jani pun mulai melakukan penyelidikan. Siapa sosok yang ikut menari bersama Jani?
*
Aku selalu merasa have fun ketika membaca Creepy Case Club. Enggak pernah merasa bosen, enggak pernah merasa terpaksa saat membacanya. Bener-bener terhibur.
Kali ini, aku rasa temanya personal banget nih buat Bang Rizal. Kesenian. 🙈
"Tak ada lagi satu untuk berlima. Tak ada lagi berlima untuk satu. Semua itu hilang, sejak mereka tidak lagi berlima."
Perjalanan menguak kasus pun masih sama serunya. Dan, ketika misteri tersibak, aku merasa feel sad untuk si sosok itu. Background pertemanan sosok itu pun bikin aku senyum-senyum. Definisi pertemanan sejati.
Aku berharap, semoga "Kasus Hantu Panggung" TIDAK menjadi kasus terakhir dari Creepy Case Club.
Terima kasih sudah konsisten dengan seri Creepy Case Club, Bang Rizal! 🙏🏻🤍
*
CCC6 sudah tersedia di Gramedia dan Gramedia Digital.
Cerita yg mengharukan ada di sini! Tapi kok endingnya gituuu??? 😞😞😞 ini bukan buku penutup series ini kan? Aku sedih sih kalo iya 😞😞😢😢
Selama aku baca series ini (yang tanpa sengaja wkwk) aku selalu ngerasa nyaman dan seneng gitu bacanya. Ceritanya ringan, bahasanya rapi, karakternya khas bocah-bocah SD yang berperilaku baik (well, ada beberapa perilaku yang gak boleh ditiru ya adik-adik 🤣), kisah detektifnya pun seru diikuti, makanya aku selalu antusias menunggu kasus-kasus berikutnya!
Buku ini habis saya lahap dalam satu jam. Saya senang sekali dengan perkembangan karakter dan persahabatan Namira, Jani, dan Vedi, serta kesempatan mengenal Dhana lebih jauh. Saya nggak tau apa rencana penulis untuk ke depannya (apakah akan ada CCC ketujuh *pressure alert*), tapi saya ingin berterima kasih kepadanya.
Rizal: CCC, khususnya buku yang keenam ini membuat saya merasa tidak sendiri dalam rasa ingin tahu terhadap berbagai misteri kehidupan, dan mengingatkan bahwa kalau kita jadi diri sendiri, kita akan dikelilingi orang-orang dan berbagai pengalaman yang akan membantu kita tumbuh.
Pentas perpisahan di gedung baru menampilkan sosok misterius penari kelima yang memiliki cerita seram, sedih, tapi juga mengharukan. Menghubungkan mitos dunia pertunjukkan, petualangan, juga drama persahabatan. Mengajak pembaca cilik menjadi pemikir kritis, tetap berani walau takut setengah mati, karena takkan tahan pada godaan rasa penasaran di setiap halaman.
Membuat bulu kuduk berdiri (membayangkan suara gelang gemerincing) tapi juga menghangatkan hati (seperti diselimuti selendang warna-warni)
4/5 🌟 dan berharap ini bukan buku terakhir, sebagai pembaca (dewasa menjelang tua) saya belum ingin mengucapkan kata perpisahan pada Creepy Case Club.
Judul: Creepy Case Club - Kasus hantu panggung Penulis: Rizal Iwan Penerbit: Kiddo Dimensi: vii+197 hlm, 13x19.5 cm, cetakan pertama November 2023 (edisi gramedia digital) ISBN: 9786231341211
Setiap urusan yang belum selesai, selalu berakhir tidak baik. (H. 133)
Namira, Jani, dan Vedi telah lulus kelas 6 SD Baruna Vidya. Untuk merayakan kelulusan itu, sekolah mereka mengadakan pementasan di gedung baru. Semua murid terlibat. Tentu saja Jani menjadi yang paling sibuk seperti biasanya. Ia menjadi pengisi acara sebagai penari dengan Zahra, Keket, dan Chyntia. Namun, Dhana sebagai teknisi belakang panggung melihat hal aneh saat kelompok Tari Jani menari. Ia melihat ada 5 pasang kaki menari dan selendang merah terayun. Saat ia memastikan penglihatannya, ternyata ada sepasang kaki tambahan, tanpa badan!
Saat Dhana menceritakan pada CCC, mereka pun menyelidiki kasus ini sebagai hantu panggung. Mencari pola berulang sebagai bentuk komunikasi dari hantu itu. Vedi melihat langsung sang hantu saat merekam, Jani mengalami hal ganjil di ruang properti, Namira menemukan cara berkomunikasi melalui ghost light. Ternyata, hantu itu ingin mengumpulkan teman-teman masa kecilnya. Di antara temannya itu adalah Mamanya Jani dan Dhana.
Ini adalah seri keenam CCC dengan alur progresif tokoh-tokohnya tanpa melupakan kasus-kasus sebelumnya. Kali ini penulis membuka wawasan terkait seni pertunjukan dan dunia mistis yang melingkupinya, seperti asal usul ghost light. Sayangnya, di buku ini Vedi akan pindah ke Bali. Hingga perpisahan 3 sahabat menjadi tanda berakhirnya cerita CCC. Agak sedih bagi pembaca yang menantikan seri selanjutnya. Apakah benar, serial ini akan berhenti atau berganti tokoh tambahan seperti Dhana?
I just finished another book from Creepy Case Club — the last in the series, though I accidentally read it as my third. Funny how life works like that.
The story starts when Namira, Vedi, and Jani are nearing the end of their elementary school journey. While preparing for their farewell performance, someone — or something — strange slips into their dance group. A figure no one remembers. A presence that shouldn't be there. A ghost... connected to their parents.
It sounds light. But it’s not just mystery. It’s memory. It’s goodbye. And it’s growing up.
It starts with something so small — an extra dancer no one remembers inviting. But the more they try to understand her, the more the past begins to speak. Softly. Mysteriously. Like memories slipping through the curtains of time.
Honestly, if this really is the last book, I’ll be so sad. This series always feels personal yet so light and heartwarming. It’s the kind of story I go back to when I need a little comfort, like a warm blanket in book form.
Reading this brought me back to my own elementary school days, over a decade ago. I found myself wondering, do my old friends ever think about us? About our tiny memories that used to feel like the whole world? This book reminded me that friendship lingers. Through time, through space. People grow, things change, but some friendships just... stay.
And oh — I loved the part where Jani and Namira share their most precious things with Vedi. It hit me like a wave. Made me remember the time my best buddy gave me his lucky charm — an ikat merah — before he moved away. Maybe it’s time I reach out to him again.
Creepy Case Club: Kasus Hantu Panggung oleh Rizal Iwan 4 dari 5 bintang
Namira dan kawan-kawan akhirnya memasuki tingkat akhir sekolah dasar. Iya, Namira, Vedi, dan Jani akan lulus dari SD--aku lupa namanya. Haha. Nah, maka dari itu, selain disibukkan dengan ujian-ujian, seluruh siswa kelas 6 juga sibuk menyiapkan acara perpisahan sekolah. Yang enggak disangka-sangka, ada sosok misterius yang ikut menari saat kelompok tari Jani latihan. Siapakah sosok tersebut? Apakah ada hubungannya dengan kelompok tari Mama Jani di masa lalu?
Setelah menyelami dunia paralel dan juga hantu modern di buku-buku sebelumnya, akhirnya Rizal Iwan kembali menulis tentang hantu yang "normal"--kayak ada aja hantu normal? Haha. Yang pasti, hantu ini muncul hanya saat kelompok tari Jani latihan. Yang menarik adalah, ada sisi lain yang diungkap oleh Rizal, yakni masa lalu Mama Jani yang pada akhirnya mempengaruhi cara beliau mendidik Jani.
Hal lain yang juga menairk menurutku di buku kali ini adalah, bagaimana masing-masing karakter juga dihadapkan dengan realitas yang begitu dekat dengan kita. Misalkan, teman yang akan pindah saat kelulusan SD, nostalgia masa kecil, dan menemukan bakat ataupun kesenangan yang bisa jadi jauh berbeda dari apa yang sudah kita jalani selama ini.
Another thumbs up deh untuk jilid terbaru dari Creepy Case Club ini.
Endingnya bener-bener bikin aku mewek😭 ceritanya juga nostalgic banget. Aku baca ini bareng sepupuku yang masih kelas 2 SD, dia seneng banget bacanya. Katanya dia pengen punya club detektif hantu kaya Namira, Jani, sama Vedi.
Seperti yang diharapkan dari Bang Rizal, narasinya juara! Nggak ada sehari aku bisa namatin Kasus Hantu Panggung. Ngerinya dapet, serunya dapet, persahabatan dan perpisahan yang nano-nano juga dapet.
Semoga CCC 6 bukan jadi akhir petualangan Trio Wekwek: Namira, Jani, sama Vedi. Mungkin bisa dengan tokoh baru yang masih SD di sekolah yang sama, tapi Namira, Jani, dan Vedi masih turut serta membantu penyelidikan kasusnya. Atau mungkin mau upgrade bikin video penelusuran terus diupload di u tube🤣
SUKA DAN CINTA BANGET POKOKNYA! Ditunggu cerita-cerita selanjutnya, ya Bang Rizal!
Benar-benar penutup yang sangat grand untuk serial Creepy Case 😭 Nggak rela sebenarnya kalau serial ini cuma berakhir di 6 buku, hiks. Serial ini benar-benar berharga. Meski bercerita tentang hantu dan hal-hal supernatural seperti takhayul dan roh pohon, unsur penyelidikan berdasarkan logikanya jadi penyeimbang yang sangat kuat. Seri ini wajib dikoleksi. Keren banget penulisnya bisa mempertahankan kualitas cerita dari serial ini. Drama Utari, penari kelima, dan Geng AIUEO milik mama Jani dan mami Dhana sungguh menyentuh hati.
Semoga Rizal Iwan bakal kembali dengan serial misteri anak yang lebih keren lagi. Please, please, please 😭
Enam buku ini wajib dikoleksi. Ah, tapi karena bercerita tentang hantu, lebih baik berikan pada anak yang sudah memiliki dasar ketauhidan yang kuat.
Aku sedih banget waktu tahu ini jadi kasus terakhir Creepy Case Club! Ga rela kalau mereka pisah. Jadi fokus ke perpisahan, meskipun kasusnya juga seru, apalagi ada tambahan detektif si Dhana, hahaha. Aku senang baca cerita series Creepy Case Club, karena kangen masa-masa SD yang polos kayak Namira, Vadi, dan Jani. Soalnya entah kenapa anak SD sekarang kayak dewasa sebelum umurnya, hahaha. Kasus ini seru karena kaitannya dengan pertunjukan teater dan ada transisi di mana mereka melakukan penyelidikan langsung, setelah sebelumnya penyelidikan lewat online. Aku harap ada kisah lanjut 3 detektif ini lagi.
Pertama kali ngikutin kisah mereka dari waktu aku masih kelas 6 SD sampai sekarang aku udah naik ke kelas 11 SMA, rasanya engga pernah bosen or get tired buat ngikutin kisah mereka dari masih seumuran sama aku sampai akhirnya mereka lulus!
Buku yang ini lebih sedih dari biasanya, punya makna yang cukup dalem juga mengenai persahabatan. Semoga kisah persahabatan mereka ini belum berakhir ya, they're just so precious..
I always love the writing dan bagaimana ceritanya mengalir. Kutunggu untuk karya-karya lainnya kak!
Terima kasih, Rizal, atas enam buku yang solid dan memikat. Senang dengan kemajuan karakter-karakternya. Ditunggu lanjutannya, mungkin jadi seri young adult?
Kasus penutup yang ditulis dengan rapi, runtut, detail, banyak kejutan, haru biru, dan indahnya persahabatan serta asyiknya petualangan. Terima kasih yang banyak untuk penulisnya.