Jump to ratings and reviews
Rate this book

Jodoh Akan Bertemu

Rate this book
Nia, istri siriku, fotomodel terkenal di Jepang. Engkau itu cantik, galak, aku cinta mati sama kamu. Ayumi, sahabat wanita Jepangku yang paling baik. Walaupun dia rela mengikhlaskan seluruh hati, pikiran, dan tubuhnya pada diriku, tapi aku yakin bahwa dia bukanlah tulang rusukku yang hilang itu. Dan Nurma, wanita berjilbab, hafal Qur`an, seorang dokter di kampung, adalah jodoh dari ayahku.

Sekarang, aku bingung, Nia. Harus bagaimana? Perlahan panasku mulai tinggi. Gema takbir pada malam penuh kemenangan ini samar-samar mulai tak terdengar lagi. “Nia, bismillah. Dengan ini aku nyatakan kamu aku cerai, talak satu. Maafkan aku. Maaf,” ucapku sekuat tenaga. Napasku masih tersengal berat mengucapkannya.

Nia diam. Suaranya tak terdengar lagi kecuali air mata yang menderai membasahi tubuhku yang kurasa. Dia masih memelukku erat, menggoncang-goncang tubuhku. Kupejamkan mataku dan tidur lemas dipelukannya. Dia mencengkeram kuat tubuhku. Aku tidak bercanda, katanya. Kamu memang tidak boleh becanda....

288 pages, Paperback

First published December 1, 2013

23 people are currently reading
279 people want to read

About the author

Lana Azim

6 books5 followers
Lana Azim, lahir dan tinggal di Mranggen, pinggiran kota Semarang yang terkenal dengan kota santrinya. Kecintaannya akan sastra dan novel dimulai ketika masa anak-anak. Hal ini tak lepas dari ibunya, seorang guru Bahasa Indonesia yang pernah mendirikan tempat penyewaan buku. Mulai dari sana, dia banyak membaca novel klasik dan modern hingga tahun 90-an. Background teknik kimianya tidak membuat dia berpaling dari hobi menulis. Dia sempat menjadi pemimpin redaksi Majalah Science Online saat aktif berorganisasi di kampus. Sebagian besar karya Lana Azim tentang seputar kehidupan orang pinggiran, keluarga, dan cinta yang dipadu dengan berbagai latar belakang berbeda dan unik. Beberapa novel sempat dia terbitkan seperti Jodoh Akan Bertemu, Sebelum Bicara Cinta, dan Masih Bisa Cinta.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
63 (45%)
4 stars
16 (11%)
3 stars
31 (22%)
2 stars
17 (12%)
1 star
11 (7%)
Displaying 1 - 22 of 22 reviews
Profile Image for Indah El.
2 reviews82 followers
March 25, 2014
Salah satu buku tercepat yang pernah saya baca. Kekonyolan Chabib untuk membuktikan diri pada teman-temannya malah membuat cerita baru yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya. Keseluruhan saya suka, karena ringan dibaca dan unik sudut pandangnya. Untuk ending kurang pas penyajiannya, terkesan buru-buru untuk mengakhiri cerita. Saya tunggu novel-novel berikutnya.
Profile Image for Rika Rahayu.
1 review
March 26, 2014
Cerita nya bagus..
Meski mba dwita sama mas lana blum pernah ketemu..
Tp hasil nya klop banget.
Aku suka,kata'' nya puitis,apalagi ditambah lirik'' lagu sheila on7.
Sukses terus buat novel selanjutnya mas lana dan mba dwita :)
Profile Image for Hyde.
2 reviews
September 9, 2016
Ceritanya bagus, tidak pasaran, tidak seperti cerita-cerita remaja FTV / sinetron remaja.
(+) Novel ini mengangkat kearifan lokal Semarang dan Kyoto
(+) Cerita unik, mengangkat karakter pemuda pesantren yang dihadapkan dengan karakter wanita modern
(+) Konflik yang diangkat berbeda dengan kisah romance kabanyakan. Ada pertentangan keluarga, pertentangan hati, hingga kesetiaan, dan kekecewaan.
(+) Tidak ada tokoh antagonis, justru yang jadi antagonis adalah dari diri sendiri, yang harus berperang dengan hati.
(+) Ending cerita tidak mudah ditebak sehingga membuat pembaca penasaran untuk membaca keseluruhan isi novel. Kalau di Raksasa dari Jogja lebih mudah ditebak.


(-) Hanya kesalahan teknis, terdapat typo yang wajar.
(-) Penulisan agak kaku, mungkin karena ditulis dua orang dalam satu novel.
Profile Image for Melody.
2 reviews
January 13, 2014
Awalnya agak males baca, karena udah kecewa sama novel Raksasa dari Jogjanya Dwitasari. Tapi entah kenapa ada niat buat baca ini novel.

Setelah membaca sampai selesai, kurang lebih baca sampai 4 jam, (salah satu novel yang cepet yang pernah saya tamatkan), novel ini asik juga. Ceritanya ngga klise, ngga pasaran, pembaca benar benar dibuat penasaran dari bab per bab. Selebihnya tidak ada hal yang cukup mengganggu, kecuali typo -_-
Untuk plotnya di awal mengambil plot mundur, di bab berikutnya langsung tancap gas sampai ending.
At least, novel ini cocok sih buat menghabiskan waktu liburan di akhir tahun ini :)



Profile Image for Razi.
1 review
January 14, 2014
Salah satu novel favorit yang mengandung nilai Islamnya :) Penghubung antara dunia pesantren dan dunia modern
Profile Image for Lajeng Padma.
54 reviews
May 14, 2014
Awalnya sih penasaran sama novel ini. Tapi begitu tau yang nulis Dwitasari jadi agak males -_- Tapi akhirnya baca juga sih, minjem punya temen..
Aku suka sama ide ceritanya, nggak mainstream.
Tapi, banyak typonya. Aku juga agak bingung sama alurnya -.- Aku nggak suka sama Nia, jengkel banget! Endingnya juga kok menurutku agak maksa gitu, seakan pengen cepet diakhiri.. Entahlah...
Profile Image for Tika W.
75 reviews7 followers
January 2, 2014
Pros:
+ Alurnya menarik
+ penuturannya sederhana, mudah dipahami
+ caranya menggiring ke ending juga seru

Cons:
- banyak kesalahan penulisan/typo
- dari judulnya, endingnya ketebak banget
- secara personal, nggak terlalu suka kalau cowok digambarkan secengeng ini

1 review
April 5, 2014
Novel yang menguras air mata.

Sukses terus untuk Kak Lana Azim. Ditunggu karya-karya selanjutnya.
2 reviews
April 5, 2014
Ngga bakal nyangka kalau novel populer ini ada nilai islamnya.

Romantis, manis, mengagetkan, bikin nagih, dan speechless :')

Ditunggu novel selanjutnya
3 reviews
June 6, 2020
Novel yg ide ceritanya sudah difilmkan ini selalu menarik dan bikin penasaran tiap lembarnya. Saya baca novel ini 2 hari habis. Setting cerita agak mengada-ada. Misal kayak perjodohan, ada cewek Jepang yg suka sama cowok kampung. Begitu mudahnya hati orang berubah-ubah. Tapi justru ini yg bikin seru.
Profile Image for Anisa Ningtias.
88 reviews
July 24, 2020
Blurb

Nia, istri siriku fotomodel terkenal di Jepang. Engkau itu cantik, galak, aku cinta mati sama kamu. Ayumi, sahabat wanita Jepangku yang paling baik. Walaupun dia rela mengiklaskan seluruh hati, pikiran dan tubuhnya pada diriku, tapi aku yakin dia bukanlah tulang rusukku yang hilang itu. Dan Nurmam wanita berjilbab, hafal Qur’an, seorang dokter di kampung, adalah jodoh dari ayahku.

Sekarang, aku bingung, Nia. Harus bagaimana? Perlahan panasku mulai tinggi. Gema takbir pada malam penuh kemenangan ini samar-samar mulai tak terdengar lagi. “Nia, bismillah. Dengan ini aku nyatakan, kamu aku cerai, talak satu. Maafkan aku. Maaf,” ucapku sekuat tenaga. Nafasku masih tersengal berat mengucapkannya.

Nia diam. Suaranya tak terdengar lagi. kecuali air mata yang menderai membasahi tubuhku yang kurasa. Dia masih memelukku erat, menggoncang-goncang tubuhku. Kupejamkan mataku dan tidur lemas di pelukannya. Dia mencengkram kuat tubuhku.
.
.

Well, pertama kali saya berniat baca buku ini karena lagi ngikutin dwitasari banget dan pernah baca jatuh cinta diam-diam karya dwitasari yang sukses bikin terenyuh. Dan waktu liat-liat rating di goodreads dan reviewnya juga bagus-bagus jadi saya makin excited gitu buat baca 😅😄.
Let's start it! Kesan pertama saat baca blurb di cover buku, bikin saya bener-bener penasaran sama ceritanya, apalagi beberapa bulan terakhir saya lebih suka baca cerita dengan genre romance dibanding biasanya 😅 ya begitulah. Jadi saya menaruh ekspektasi tinggi dengan buku ini, yang akhirnya ternyata bikin saya sekecewa itu.
Rasanya penulis terlalu melankolis disini, rasa 'ceweknya' untuk ukuran buku yang ditulis dari sudut pandang cowok itu jadi nggak berasa aja gitu cowoknya. Dari segi karakter, bagaimana si Chabib dan Nia ini sebenernya udah pas banget, sayangnya eksekusi saat memasukkan mereka ke dalam percakapan itu berasa kurang aja.
Plot yang mudah ketebak jadi bikin saya merasa biasa-biasa aja gitu kesannya. Yah karena dari awal ekspekstasi saya tinggi. Nah, kalau kalian gimana?
Profile Image for Putri Review.
74 reviews13 followers
April 27, 2015
Baca lebih lengkap review novel ini di blog Putri Review : Dilema Nikah Siri dalam Novel "Jodoh Akan Bertemu" by Lana Azim & Dwitasari

premisnya sangat menarik. Terus terang, chapter2 pertama bikin saya penasaran luar biasa. Soalnya ini novel pertama saya yang membahas pernikahan siri, dan menurut saya ini adalah salah satu novel islami yang tidak terlalu 'berat'.

Tapi sayang, sepanjang novel banyak sekali typo, juga ada paragraf yang kurang efektif karena mengulangi info yang sama beberapa kali (mungkin kesalahan dalam revisi). Typo2 ini banyak terjadi dalam kata2 bahasa inggris dan jepang sih. Saya pernah belajar bahasa jepang, jadi sedikit banyak tahu :D. Saking banyaknya typo, rasanya kayak lagi baca novel untuk melatih konsentrasi. Mungkin bisa rada dimaklumi kalau dialog, tapi kesalahan ini banyak terjadi pada narasi.

Yang paling inget itu : 'candlelight dinner' jadi 'candylight dinner', 'airport' jadi 'aiprort', 'shopping' jadi 'shoping' (ini Nia yang ngomong pulak, yang katanya lama tinggal di luar negeri), bahasa jepang 'hanami' (melihat bunga) jadi 'hamani', bahasa jepang 'onaka ga suita' (perut saya lapar) jadi 'onaka nggak suita'.

Tadinya mau kasih 3 bintang, tapi karena typo-nya agak parah, jadinya dikurangin 1 bintang. :D
Profile Image for Leana.
15 reviews
September 4, 2014
Idenya sebenarnya waw tapi bahasa kaku. Masalah teknikal juga typo masih banyak. Trus.... gue malah ga ngerasain tulisan dwitasari seperti di buku RDJ. Apa.... Oke, ga menuduh hanya mengira... perkiraan saja. Hanya Yang DiAtas dan mereka yang tahu.
Profile Image for yanti.
117 reviews2 followers
September 30, 2015
Sebuah perjuangan tentang cinta...yang karenanya seseorang dapat melakukan hal yang sulit dan penuh pengorbanan..atas nama cinta. Lautan dan Samudera kan di arungi, gunung didaki...untuk sebuah Cinta yang tulus
5 reviews
June 1, 2014
Kisah dua manusia yang mengharukan dan penuh perjuangan :)
Ditunggu karya selanjutnya Kak Lana Azim
Profile Image for Yessyka Widy.
221 reviews19 followers
June 3, 2017
gak ada planning asli buat baca ini, but my bestie gave it to me.. masyaa Allah.. meski nunjleb banget yee baca judulnya.. Haha~
Displaying 1 - 22 of 22 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.