Namae no nai neko (A cat without a name) adalah salah satu buku bergambar untuk anak-anak berbahasa Jepang yang pernah kubaca jaman masih kursus beberapa tahun lalu.
Karakter utamanya tentang seekor kucing yang punya motif paling pasaran di Jepang yaitu belang-belang yang hidup di jalanan. Setiap kucing dengan motif cantik di areanya punya rumah dan juga nama, seperti yang tinggal di toko sepatu, penghuni toko buku atau dari toko sayuran. Semuanya, kecuali si belang ini.
Buku ini tipis dan plotnya sederhana. Tapi entah kenapa aku bisa merasakan empati dan emosi pada nasib si kucing belang. Nama yang disandang seekor binatang adalah pertanda bahwa seseorang perduli pada mereka, memberikan rumah juga perlindungan. Si kucing berusaha mencari inspirasi nama dari benda yang ada di jalanan, bahkan dari umpatan orang-orang untuknya "noraneko!" atau "acchiike!" Apakah si kucing ini berhasil punya nama?
Oh iya, buku ini tampil ala buku bergambar untuk anak-anak pada umumnya ya. Halamannya full warna dan dihias lukisan cantik dengan vibes artistik yang klasik. Tulisannya sedikit di tiap halaman, cocok lah buat yang masih belajar.