Pertanyaan itu terus berkecamuk di benak Vinka. Selepas SMP, ibunya memutuskan untuk memasukkan Vinka ke boarding school, sekolah berasrama. Semua itu hanya karena ibunya merasa nggak sanggup lagi menangani kebandelan Vinka. Di sisi lain, Vinka merasa nggak mungkin banget bisa meninggalkan teman-teman SMP-nya. Apalagi bandnya, Venus, lagi giat-giatnya latihan dan manggung. Tapi, mau gimana lagi? Vinka nggak mungkin bisa melawan kemauan ibunya.
Setiap hari, Vinka memikirkan cara agar bisa kabur dari "penjara" itu. Nah, bagaimana hari-hari Vinka di rumah barunya? Apakah dia berhasil kabur dan menggapai mimpinya bersama Venus? Atau justru dia mendapatkan teman-teman yang lebih baik di balik dinding asrama?
Kekurangan pertama buku ini, engga ada romancenya :((( Suka sih dengan jalan ceritanya, meskipum engga ada romancenya, tema persahabatan di buku ini kental banget dan hangat (kental dan hangat?). Ok ok, heartwarming lebih pas, LOL. Buku ini bikin nostalgia dengan jaman SMP, terutama dengan bagian band-nya :D
Masih tertarik sama sekuel2nya, meskipun karakter utama di buku2 selanjutnya yg gue tau bukan Vinka. Engga papa sih, soalnya memang ada sebel2nya juga di awal2 sama si Vinka ini, batu.
ceritanya ringan dan seru khasnya teenlit, aku sedikit terganggu di bbrp dialog karna bahasanya campuran baku dan non baku cm gamasalah sihhh, narasinya masih nyaman untuk dibaca. Tp jujurrr aku masih penasaran deh knp ayahnya vinka ninggalin dia soalnya disini KYKKK bener" GHOSTT GITU TIBA TIBA PERGI tanpa kejelasan grrrr
sebetulnya dari alur sama idenya tuh udah menarik menurutku, cuma ini dialognya tuh campuran baku sama non-baku, jadi kurang enak dibacanya. bagian cerita2 di buku itu juga rada bikin bingung, sama sebetulnya aku merasa kurang cerita latar belakang si ayahnya vinka ini