File 4 : Kasus perusakan wajah anggota OSIS SMA Harapan Nusantara di malam karnaval.
Tertuduh: Kelompok Radikal Anti-Judges. Tidak diketahui siapa sebenarnya anggota kelompok yang namanya jelek banget ini, meski kami punya dugaan kuat: Erika Guruh dan Valeria Guntur, dua anggota The Judges yang membelot lantaran tidak menyetujui kebijakan-kebijakan OSIS. Tambahan lagi, mereka berdua adalah kombinasi paling mematikan di sekolah kami yang sanggup melawan Putri Badai si Hakim Tertinggi, yang punya sekutu berupa ketua OSIS yang punya kemampuan misterius dan wakilnya yang berandalan, alias kami berdua.
Fakta-fakta: Putri Badai menerima surat-surat ancaman untuk membubarkan susunan keanggotaan OSIS dengan tuduhan pemungutan suaranya dimanipulasi. Saat Putri menolak menanggapi mereka, kami menemukan mayat binatang diletakkan di ruang OSIS. Lebih parahnya lagi, di acara pertama yang dilakukan oleh OSIS, mereka mulai mengincar anggota-anggota OSIS yang populer. Satu per satu ditemukan dalam kondisi pingsan, dengan tubuh penuh luka dan wajah yang dirusak.
Misi kami: Menemukan pelaku sebenarnya sebelum persahabatan kami hancur untuk selamanya.
Lexie Xu adalah penulis kisah-kisah bergenre misteri dan thriller. Seorang Sherlockian, penggemar sutradara J.J Abrams, dan fanatik sama angka 47. Saat ini Lexie tinggal di Bandung bersama anak laki-lakinya, Alexis Maxwell.
I have to give it 5 stars, why? because this book contains A LOT OF Rima and Daniel's moments. hihihi *fangirling*
Okey banyak yang bilang "Ah kak Lexie bukunya ga seseru yang 3 sebelumnya!" "Kok jadi banyakan romancennya ya daripada misterinya?" "Kok Ojek jarang muncul?" "Masa akhirnya gantung sih?"
Tapiii gue cukup seneng karnaaaaaaa AAAAAA (*dying in happiness*) banyak BANGET momen penting Daniel sama Rima disini. Dan okey maafin gue Ojek tapi saatnya berpaling ke bang Daniel :c wakakaka
Oh nooo aaaaaaaa okey bagus banget harus banget baca! akhirnya cliffhanger banget sih but gue yakin ada lanjutannya so sabar menanti yah kawan kawan seperjuangan ;"(
Ohiya beneran ya si *pip* balik? bete banget deh. Makin mesra aja sih bang Daniel sama Rima eleuh eleuh jadi cemburu :<
Maaf Kak Lexie :( Tapi entah kenapa menurutku kasus yg ini kurang menegangkan di bandingkan tiga sebelumnya dan menurutku ini ceritanya terlalu diulur-ulur dan puncaknya terlalu singkat banget. Mungkin juga karena aku nggak terlalu suka sama tokoh Rima dan menurutku POV antara Rima dan Daniel kurang terlihat berbeda daripada waktu kakak menjadikan tony, markus, jeny, erika, dan val jadi tokoh utama. Sayang banget lho, kak, padahal korbannya mengerikan begitu :( Oh, iya. Masih ada banyak typo. Contohnya di awal penulisan nama Nikki pakai dobel K tetapi ada di satu halaman penulisannya adalah Nicky, atau kata bahasa asing yang awalnya di cetak miring lalu di beberapa bab nggak di cetak miring.
Untungnya di bagian akhir Kak Lexie menyuguhkan kejutan tentang identitas Rima, Aya, dan Putri yang ada kaitannya sama Val.
Semoga di buku kakak selanjutnya lebih bagus dan menegangkan ya, kak :) dan aku berharap banget, kak! ;)
dan oh, iya, Kak, kenapa Viktor sangat minor disini. aku kan kangen Vik, kak :'( #TeamVik
Bagian favorit adalah interaksi antara Rima-Daniel. Lalu, bagian-bagian galaunya Daniel juga pas. Cerita misterinya juga mengalir lancar. Well done Kalex. You did a great job^^
Entah kenapa terasa gantung. Berbeda dengan seri sebelumnya yang walaupun gantung tapi ceritanya 'selesai'
Apa emang ada omen 5 ? kalo ya berarti jawabannya ada disana.
Sebenarnya berekspektasi sangat tinggi dengan buku ini. Tapi sepertinya kurang 'dapat' aja. Kurang mencekam kurang dramatis. Aku sebut 'kurang Lexie-Xu'.
Tapi tetap saja sentuhan khas Lexie Xu yang kental jelas terasa disini. Kepandaian nya menciptakan karakter yang sangat mudah masuk ke pembaca, menipu pembaca dengan menciptakan kemungkinan-kemungkinan yang benar-benar bikin capek memikirkan 'siapa pelakunya', deg-deg an dsb.
Dari segi itu aku ksh rate 4 sama buku ini.
Aku suka dengan tokoh utama di Omen 4 ini yaitu Rima dan Daniel. Aku suka sekali dengan tokoh Rima yang tegar dan terkesan seperti 'silent survivor'. Keren sekali.
Aku juga suka dengan karakter Erika dan Val tentunya. Walaupun pada buku ini mereka kurang terekspose.
Yah satu-satunya alasan aku tidak memberikan rate 5 adalah ending. Aku merasa endingnya terlalu random. Terlalu tidak terduga. Seperti Cecil yang mengaku sebagai pelaku, Nikki yang aneh dan kemunculan Eliza.
Jujur, setelah baca ini rasanya kayak capek aja. Sepanjang cerita dibuat kejar-kejaran dengan asumsi A, asumsi B, asumsi C. Buku ini benar-benar bikin kita mikir ulang siapa sebenarnya Erika Guruh, Valeria Guntur, Rima Hujan, Putri Badai, Daniel Yusman. Permainan pikiran soal siapa pelaku di balik insiden karnaval maupun Kelompok Radikal Anti-Judges.
Ya, di buku keempat ini diceritakan dari sudut pandang Rima dan Daniel. Kurasa memang Kak Lex tidak pernah membiarkan kisah cinta dalam universe-nya selalu baik-baik saja alias inilah yang paling kusuka! Dengan begini semuanya masuk akal karena kondisi masing-masing karakter berbeda latar. Seperti Rima dan Daniel misalnya, mereka punya latar berbeda. Kenapa, sih, Rima sok jual mahal nggak mau terima Daniel as lover or as friend? Jawabannya, karena dia punya tugas maha penting! Terus apa tugas itu berhubungan dengan The Judges? Well, silakan cari tahu sendiri daripada aku spoiler haha.
Rasanya puas banget dan as always omongan cablak Erika bikin mood baik, walaupun dia digambarkan lewat tokoh utama. Eh, tapi berkat sudut pandang Daniel, aku jadi tahu cowok ini ternyata konyol juga haha. Anyway, karena endingnya bikin gregetan, mari lanjut ke buku kelima untuk mengetahui apakah hubungan "mereka" bakal baik-baik saja ....
Buku ini lebih menggunakan POV Daniel & Rima, aku cukup suka series keempat ini karena banyak scene Rima & Daniel, yang dimana ini romance remaja bangett tapi nggak alay gitu. Lalu endingnya masih cukup gantung dan aku rasa belum selesai kasusnya (mungkin di Omen #5 bakal dilanjutin?). Menurutku juga kurang greget dibanding buku" sebelumnya. Tapi ceritanya not bad! seruu dan ada part yang bikin shock juga (kirain plotwist) 😟
I love Lexie Xu book's and sekarang mau lanjut baca series ke #5 Omen ini 😻
Dan..... Bibit cinta sebesar jagung yang sempet Saya singgung di revies sebelumnya Misteri Organisasi Rahasia The Judges mulai berkecambah. Sebeleum ini sih gapernah bisa bayangin Daniel Yusman yang disebut-sebut mirip Rain (비) itu tampangnya kaya apa. Saya tahu rain, tapi tetep gaisa bayangin si Daniel, wqwq. Thankyou buat ilustrasi Daniel di covernya. Rima Hujan sendiri... kalau dari Cover kelihatan cantik bener dan gaada tampang serem as Sadako (kaya julukan yang Rima sandang).
Intinya serie ke-4 ini sih ada The Judges-ada anti-Jugdes yang "bikin ulah" buat ngacauin The Judges dab semua membernya. Tapi oh tapi kenapa endingnya bikin gemay sekali.... dan si Eliza kok mendadak muncul gitu aja...hmm....
Ini ending gantung paling baik yang pernah kubaca! :')
Aku menyesal karena selesai baca dalam waktu yang terlalu lama, tapi sisi baiknya, aku jadi tenggelam terlalu dalam sama seluk-beluk jalinan cerita plus karakter para tokohnya. Di bab terakhir, aku pikir itu sudut pandang Daniel, tapi aku ngerasa, "Kok suaranya Rima, ya?" Dan ternyata emang Rima. Aku suka kalo udah bisa ngidentifikasi ini suara siapa tanpa lihat pemilik sudut pandangnya dulu.
Pas Rima mendeskripsikan tentang mual-mual di bagian akhir, aku ikut bisa ngerasain. Tapi, pas Erika sama Val ngerti kenyataan yang terkuak di depan mereka, rasa simpatiku menyeruak, menjadi-jadi, dan aku nggak tega lihat mereka kayak gitu.
Awalnya, aku udah sengaja nggak baca sinopsis di seri-seri selanjutnya biar nggak kena spoiler, tapi aku penasaran, dan akhirnya ngerti siapa musuh mereka. Aku terus-menerus meyakinkan diri sendiri bahwa ngerti pelaku duluan itu nggak pa-pa, yang penting penyelesaiannya. Dan voila! Aku bener-bener nggak nyangka harus jadi kayak gini. Gantung-gantung melegakan.
Aku suka setiap forsehadowing yang disebar di sepenjuru cerita. Adegan-adegannya juga berguna semua, sampe-sampe bisa dijadiin "senjata" buat memutarbalikkan logika para tokohnya. Taruhannya udah bukan nyawa doang, tapi juga persahabatan mereka. x)
Emang sih, bagian pembukaannya terasa lambat banget karena dipenuhi dilema cecintaan Daniel sama Rima, terus nggak langsung ke adegan gontok-gontokan (yang paling kutunggu--duh, I do sound like a psycho). Tapi, kasus-kasus yang saling susul-menyusul di karnaval setelahnya bikin aku ngerasa tegang (walau bacanya tetep lama, huhuhu TwT). Pemecahannya rumit, lagi. Seolah semua petunjuk dan interogasi melelahkan yang udah dilakukan itu kurang lengkap. Kurang banyak. Salut sama kegigihan tokoh-tokohnya yang nggak gampang menyerah.
There's something that rings a bell... tentang ; padahal udah baca, like, bertahun-tahun lalu.
Satu sih yang sampe sekarang sulit dipercaya: senyum lebar yang panjangnya nggak ketulungan itu... walau aku bisa ngebayangin, aku tetep mikir ini nggak mungkin terjadi di dunia nyata. Tapi yah, mungkin aku aja yang belum pernah nemu. Hehehehe.
baca buku ini sama aja kayak naik rollercoster...tegang,mual,greget,klimaks,trus..trus..lega :33 dr awal sampe omen4 ini pasangan terfavorit gue..ya daniel rima...pasangan tercetar gue erika ojek!! dan paas banget di sini diambilnya genre horror romance~ dan romancenya daniel rima dan gue amat sangat puas sama buku ini,karna buku ini sanggup bikin gue megap" dr awal baca sampe akhir baca~ gue suka alur ceritanya yg fun tp bikin tegang,yang bikin jleb tp akhirnya 'setidaknya' happy ending..walaupun seperti biasa..slalu nggantung dan bikin pembaca makin kepo~ bahasanya enak banget..ngalir terus..kl menurut gue sih bahasnya 'gue banget' tentang tokoh..jelas rima daniel pasti nggak terkalahkan deh mesra mesraannya~ bukanya gue berlebihan..tp kenyataanya emg kayak gitu.. dan diselipin tokoh radikal anti the judges yg lumayan banyak juga.. sekitar 4 orang di tambah welly amir sma 'jelas' inspektur ganteng yg satu itu..hahaha...rame gila ini buku.. dan dan ternyata tebakan gue nggak salah..di sini ada cewek yg bikin semuanya jd keliatan dr 'rumit' jd 'rumit banget' kalo mau tau,makanya baca sendiri :p so far..buku ini kalo diliat lagi,kayak apa yg aku bilang rame banget,itupun cm dr sudut pandang 2 orang dan disini kehadiran erika ojek val les nggak terlalu muncul banyak..karna emang sudut pandangnya dan ceritanya ttg rima sm daniel disini jg akhirnya dijelasin siapa itu aria topan dan siapa sebenernya rima hujan sm putri badai.. hahaha..ramekan? disini gue jg msh kepo sm 1 org lagi..siapa org yg berjasa banget buat si rima,sampe" bs ngrubah hidup si rima?? dan..dengan ending yg kayak gitu.. gue penasaran pake banget gimana nanti jadinya omen5..serame apa nanti? dan apa yg bakal di perbuat sm cewek tengil itu,yg bikin kalang kabut si erika guruh dan congrats Lexie Xu author supwr epic sepanjang gue jd novel addict :333 makasih kak lex~ :*
3,5 stars but i rounded up to 4. sebetulnya agak kecewa dengan kasusnya sendiri yang sampai akhir pun belum menemukan titik penyelesaiannya dan mengharuskan untuk menunggu sampai buku selanjutnya terbit. dan kalo dibandingkan sama buku-buku sebelumnya, alur yang ini agak diulur-ulur di beberapa bagian.
tapi nilai plusnya adalah aku puasssss banget sama romance-nya. aku selalu nunggu-nunggu untuk baca lanjutan kisah antara Rima dan Daniel, dan di buku ini chemistry di antara mereka menurutku bagus banget. dan salut sama Kak Lexie yang berhasil menyeimbangkan porsi misteri sekaligus romance di buku ini. kayaknya Kak Lexie juga pastinya bisa kalau disuruh bikin novel bertema full romance...
yah pokoknya masih kesel sama endingnya itu. nggak sabar buat baca lanjutannya dan aku penasaran dengan lanjutan hubungan antar tokohnya (Rima dan Daniel, sekaligus Rima dan teman-temannya). dan mungkin di buku selanjutnya bakal make sudut pandangnya Vik atau Les? heheheh.
Suka banget sama Omen series. Langsung ngacir ke Gramedia pas hari tanggal resmi terbit. (dan emang ada) Kok sih Rima, Erika dll gadisebutin msk kls brp? Jadinya bingung Daniel cari siapa.. (Oke gapenting emang.) Takjub banget sama Putri Badai. Jago memanah seperti Katniss. Tapi emang ada ya klub memanah disekolah? Kan berbahaya gimana gitu (Oke abaikan aja) Daniel sama Rima juga ok ceritanya. (Oke banget malahan) duh endingnya.. PenAsaran abis hubungan mereka gimana.. Ohya, soal kasus menurutku (sori) gada seram2nya. Entah karena tau dalangnya bukan Johan(yang pasti ga sepyscho johan) entah karena didandanin spr badut aja dan bukannya dibunuh secara brutal abis(Oke2, jangan2 saya keturunan Johan?). Yah gtu deh. Btw noproblemo juga sih, maklum sebenarnya lebih enjoy ceritanya (dan kasus hanya menggAngu) wahaahaha*ketahuan* Moga Omen5 cepat terbit yoshh ditunggu lanjutannya Kalexx!!
Dari buku ini, teka teki baru bermunculan karena emang case karnaval belum selesai karena pelaku sebenernya belum di tangkep dan cuma si Cecil aja yg di kambing hitam kan dan mungkin diselesaikan di buku buku setelah ini, yg paling bikin greget itu kelompok radikal anti judges beneran cerdik banget, Nikki terutama (yh baru dia aja sih yg kelihatan) tapi comeback nya Eliza beneran bikin kaget (Erika aja takut) sama plot twist di akhir ternyata Aya, Putri, sama Rima anak asuh ayah Valeria!!!!!!!! Mereka bertiga di tugasin untuk mata matain Valeria omg omg OMGGGGGG, dan yg paling utama adalah kisah nya Rima dan Daniel disini yashhhh bener bener 5/5 banget ini buku, meskipun sempet mau dnf di awal soal nya ga ada pov Erika which my fav character tapi buku ini bener bener kerennnn
This entire review has been hidden because of spoilers.
sukaaaaaaaaa, suka bnget pokoknya. Walopun emang masih lebih tegang buku ke 3 tapi yang ini juga seru kok. Sayangnya disini kurang actionnya. Lebih banyak hubungan Daniel-Rima yang emang aku juga suka. Tapi itu juga jadi kekuranganya karena thriller nya berasa bumbu aja. Gak terllu intens. Tapi aku masih kasih 4 bintang karena akhirnya ketahuan hubungan Rima-Aya-Putri, dan itu malah jadi bikin penasaran buat baca lanjutannya.
Oh satu lagi kelupaan, POV Daniel ama Rima sukit dibedain, kalo lagi gak fokus, jadi bingung ini POV siapa dan musti liat awal bab lagi. Padahal di tiga buju sebelumnya, gampang bedain POV Erika, Val, sama Rima
Finally, I finished reading this fourth novel in the Omen series. Sadly, I couldn't enjoy this book like the previous series.
This book tells about the terror that occurred on the night of the carnival to several student council members by damaging their faces. Erika and Valeria, in this case, are accused because they are considered one of radical members of anti-judges. The Judges itself is an organization famous for being secretive. The investigation this time was led by Rima and Daniel, who tried to break the argument that their two friends were the culprits.
In the opening book, the beginning of the story is very long; besides that, the problem needs to be addressed what kind of urgency; neither the action scenes nor the feeling of fear can make the reader feel the original genre of this book. The book focuses more on Rima and Daniel's emotions and their dull romance. The deepening of Nikki's character, described as having evil intentions, is actually good, but the character narration is lacking; besides that, the peak of the story, which is only over 330 pages, makes me, as a reader, exhausted by it. Until the end, I couldn't find out why they did it, or if the sense that the culprit told was the right one, well, those were unbelievable.
I wonder if I'll be able to finish the series, considering the ending of this book doesn't make me want to read the sequel, either. But since I already jump in, I need to finish it. Well, after reading other genres, I will return to this series.
Masih tentang kejadian aneh di SMA Harapan Nusantara yang katanya terkutuk itu. Kali ini, waktunya Rima, yang menjabat sebagai Ketua OSIS, ditemani Daniel Yusman, yang sekarang kabarnya sudha bertobat dan tidak nakal lagi. Ada program OSIS di mana seharusnya mereka mengadakan karyawisata. Tapi tiba-tiba Rima mencoba mengajukan dengan mengadakan karnaval. Sontak saja, seluruh anggota OSIS setuju. Kecuali, Erika dan Val tentu aja.
Dan sejak saat itu, kehidupan Rima dan Putri menjadi penuh teroran. Mulai dari bangkai hewan sampai kejadian selama karnaval.
- - - - - -
What I like :
Di novel ini, atau kebanyakan juga novel thrillernya Kak Lexie Xu yang udah kubaca, banyak kejutan yang bakal kita dapetin selama baca. Dan kejutan itu bikin kita nggak nyangka. Selain itu, adanya tokoh baru, yaitu Nikki dan juga kembalinya Eliza Guruh. Tambah seru aja. Apalagi, Erika sempet dikira dalang dari semua ini.
Belum lagi so sweetnya Daniel! Beneran deh. Meskipun tengil begitu, Daniel ternyata so sweet abis. Apalagi kalo buat Rima.
What I dislike :
Tokoh Nikki! Bener-bener deh ya. Bikin pengen kutonjok-tonjok beneran deh. Orangnya licik banget. Jadi susah banget mau nyalahin dia. Karena dia semacam otaknya doang. Gimana coba cara nyalahinnya?
Trus Rima juga! Astaga, dia jadi orang kayaknya pesimis banget. Liat Val sama Niel deket, kayaknya selalu negthink mulu. Pengen ngegeplak jadinya. Biar sadar, kalo sebenernya, Niel sayang banget sama Rima.
Saya kira, sudut pandang di dalam novel ini akan melibatkan sudut pandang erika dan valeria lagi, ternyata saya salah. Daniel and Rima took the spot yeaahhh~~ Tapi satu hal yang sangat disayangkan dari karakter daniel, cara dia mengatakan oh my God...like....wth?? lol, saya kira karakter cowok keren macam daniel degan cara mengucapkan oh my god yang berlebihan banget itu nggak cocok. Tapi yah, cuma itu sih minusnya karakter daniel di mata saya, selebihnya fine.
Saya nggak bisa nebak alur cerita di novel ini, alasan di balik insiden-insiden itu, sepanjang saya baca, saya nggak bisa menebak. Begitu banyak plot twist, tapi justru itu yang menarik. Kecuali karakter nikki, yang dari awal kemunculannya seolah sudah dikasih garis bawah tebel, kalau dia pasti salah satu pelakunya. Oh, btw cara pelaku melukai nina di bilik kamar mandi, masih sebuah misteri ya bagiku gimana caranya. Atau itu bakal dijelasin di novel selanjutnya?
Dan ngomong-ngomong, saya suka karakter rima. Hmmm, galaunya dia berasa banget lol.
Buku keempat ini adalah buku pertama serial omen yg bisa saya baca tuntas. Terlalu banyak spoiler yg saya baca untuk yakin baca ini. Lah udah dapat spoiler tetap bisa baca ya karena jaminan jalan cerita yg saya ingin lalui. Tiap adegannya membuat saya jatuh hati pada Rima Hujan dan Daniel Yusman. Saya membayangkan punya teman di sekolah yg mirip mereka berdua namun tidak berharap memiliki sekolah penuh tragedi dan kutukan seperti SMA Harapan Nusantara. Maaf ya Erika ku tidak benar2 tuntaskan baca buku pertama. Baru sampe tengah skip dan baca cepat beberapa bab langsung epilog saja saat itu baca buku pertama. Penasaran hanya karena kamu anak kembar, Ka. Sekarang ada niat baca serial omen eh malah loncat ke buku keempat ini. Senangnya bisa lihat cara Daniel memandang teman-temannya di sekitarnya. Kocaknya dia yang mengejar orang sampai ibunya yg katanya penulis novel. Hmm... Dia ambil kelas bahasa dari pada ipa dan ips. Tambah tertarik aja ke dia. Lalu panggilan "Lady Sherlock" yg spesial itu. Duh Daniel.
Seperti biasa, hukumnya wajib kalau sudah ngikuti serial OMEN pasti nagih. Cerita tetap ringan, meskipun dibumbui dengan hal horor sekalipun. Bahkan bagiku kesan horornya kurang, lebih banyak kesan romancenya. Itu yang alasan aku bucin sama serial ini sekaligus sama penulisnya.
Disini kita diperlihatkan betapa gigihnya karakter Daniel dalam membuktikan bahwa dirinya pada Rima kalau dirinya benar-benar sudah berubah, meninggalkan the old Daniel yang hobi bolos, playboy, dll. Kalau penasaran sama tips triknya Daniel tentang gimana meluluhkan hati cewek, mungkin kalian bisa baca novel ini.
Sejauh ini, buku keempat adalah favoritku. Ini subjektif, sih. Karena aku begitu menyukai karakter Rima dan tanda berlayarnya pasangan Daniel-Rima. Wuhuuu. Ditambah dengan POV Daniel yang kocak, sesuatu yang baru karena buku-buku sebelumnya POV cewek terus.
Alurnya juga pas. Ada selipan romance yang memperkuat chemistry Daniel-Rima (tapi gak berlebihan) thrillernya juga terasa dengan kejahatan sadis (dan karakter baru yang seram abis). Apalagi bagian ending yang membuat penasaran dan bertanya-tanya, sesuai kata mereka juga: rasanya masih ada yang menggantung.
Jujur, ini kayaknya buku paling gregetan parah so far, but I'm not sure because there's still books left to read in this series, so let's just see what kak Lexie will offer. Ini selama baca kemarin setelah menyentuh kembali bukunya (habis reading slump AGAIN), malah jadinya ngebut karena kayak apa ya.... REVEAL AJA UDAH SIAPA PELAKUNYA?????? Sumpah dari awal udah tau pelakunya si A, tapi karena halaman masih banyak akhirnya terombang-ambing ke B, C, D.... Yada yada yada. Suka dah intinya, emosinya dapet puol juga selain penasaran sama lucu-lucuannya.
Saya kecewa, setelah buku sebelumnya yang banyak menceritakan kisah percintaan antar tokoh daripada memecahkan masalah, dibuku ini juga terjadi, bahkan bisa dihitung 70% dari buku ini hanya menceritakan kisah percintaan. Ini membuat saya jadi tidak ingin melanjutkan membaca seri ini, walaupun di akhir ceritanya masih menggantung dan mungkin akan terjawab di buku selanjutnya. Mungkin saya harus mencari beberapa alasan lagi supaya memulai membaca series ini
Dari series 1 sampai 7 OMEN ga pernah mengecewakan.
Alur, cerita + karakter nya sangat bagus dan menarik.
Pasti membuat kepo + baper + dag dig dug banget — dan pasti ketika sudah baca gaakan bisa berhenti.
Setiap series punya cerita dan rahasia tersendiri tapi berhubungan satu sama lain nantinya. Di setiap series juga tokoh2 lain diperkuat dan dimunculkan satu per satu. pokoknya recommended parah! ❤✌
aku suka banget sama couple Daniel Rima disini sumpeh mereka lucu, tapi agak kesel juga sama Daniel karena rada kurang peka sama perasaannya sendiri dan sering nyakitin Rima secara ga langsung. Aku kesel banget sama nikki disini, i think she's kinda pick me?!? Dan untuk endingnya sih rada kurang puas yah penyelesaiannya cuman sampai mereka berhasil menghentikan rencana nikki yang terakhir tapi gabisa nangkap nikki karena mereka gapunya bukti kuat, keselnya sampe sekarang.
Reread ini karena kangen Rima Hujan :( Dibanding yang lain, aku lebih cinta sama cewek hantu ini. Dia nih lumayan underrated ya padahal hebat, brillian, dan manis sekali sifatnya.
Cinta banget sama couple ini. Daniel emang keren. Rima apalagi, duh, kalo bisa sih i wanna be friends with her :"))
Untuk plotnya aku setuju dengan yang lain; memang kurang memancing ketegangan, tapi aku suka sih akhir-akhirnya.
Novel ke-4 dari omen series dan yang paling aku suka. Hal yang paling aku suka? Kapal Daniel dan Rima akhirnya berlayar cuy. Emang omen series adalah novel yang genrenya misteri dan thriller, tapi tetap aja scene romantis dan komedi yang diceritain di novel ini tuh eyecatching banget. Baca aja novelnya pasti ntar juga paham maksudku kaya gimana.
Baca review pembaca lain, kalau di novel yang ini kurang greget. Tapi menurut aku malah ini yg paling bikin degdegan, penggambaran tokohnya jelas banget soalnya, jadi bisa kebayang. POV Rima dan Daniel juga bikin jalan ceritanya makin menarik (good job Kak Lexie, semua tokoh penting punya pov nya masing-masing!) + banyak banget cerita rimadaniel-nya hehe overall menarik!