Andra menengadah dan ia menggunakan tatapan mata teduhnya untuk melunakkan hati Ariel. “Aku hanya baru sadar kalau aku begitu mencintaimu dan tidak bisa melepaskanmu.”
“Kau tahu kan aku tidak percaya cinta? Jadi jangan gunakan alasan itu.” balas Ariel ketus.
“Aku membutuhkanmu.”
Ariel mengatupkan rahangnya erat-erat. “Lalu kau di mana saat aku membutuhkanmu?”
---------------------------------------
Tujuh tahun sejak terakhir Ariel Narinta bertemu dengan Andra Anggara – pria cinta pertamanya. Ariel sudah hampir bisa menjalani hidupnya dengan normal. Ia sudah baik-baik saja.
Namun laki-laki itu kembali muncul dalam hidup Ariel, sebagai atasannya. Ia muncul dan memaksanya kembali menoleh ke belakang. Kembali menatap kenangan yang sangat ingin ia lupakan.
Bagi Ariel, Andra adalah pelajaran terpahit dalam hidupnya. Darinya, Ariel belajar untuk tidak pernah mempercayai siapapun. Tuhan sekalipun.
Lulusan studi Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Airlangga, Surabaya. Saat ini bekerja sebagai seorang pegawai lembaga publik negara dan tengah melanjutkan studi masternya di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan University of Melbourne, Australia.
Untuk berteman: twitter: @Dannesya email: annesya.devania@gmail.com FB: Devania Annesya
Sumpah lho! Ngomongin mantan aka X itu bikin ngeces kuping. Dulu aku sering sebel setengah hidup kalau ada yang ngorek-ngorek tentang mantan. Tapi sekarang, karena aku sudah sadar, ngomongin si X itu bukanlah sesuatu yang tabu :uhuk .
X bercerita tentang gadis bernama Ariel yang memiliki mantan bernama Andra. Awal pertemuan mereka itu ketika mereka sama-sama masuk SMA. Kerennya lagi mereka ini sama-sama mendapat nilai tertinggi saat penerimaan siswa baru. Duh ileh. Aku juga mau punya pacar pinter kaya mereka :smile .
Seperti cerita cinta pada umumnya, cinta, kagum, musuh. Ariel yang terbiasa bekerja keras banting tulang dan raga dalam mencapai kemenangan di bazar sekolah. Sementara Andra yang memang orang kaya, sak enak udelnya buat ini itu tanpa untung bahkan buntung. Gara-gara sifat jelek Andra itu aku sampai sentimen dan mencap agar tidak menyukai Andra. Diakhir pertunjukkan kelas, akhirnya Andra bisa mendapatkan Ariel, jeng jeng! :uhuk . Mereka resmi pacaran deh.
Walaupun mereka rival, Andra ketua OSIS dan Ariel wakilnya, mereka ini tergolong pasangan yang klop. Andra dengan mimpinya yang tak terbatas dan Ariel yang mengeksekusi setiap perencanaan dan budgetnya. Aku sendiri sampai salut dan geleng-geleng dengan pasangan gila seperti mereka. Dua manusia yang saling mengisi, saling berbagi.
Tak ada kisah tentang cinta Yang bisa terhindar dari air mata Namun ku coba menerima, hatiku membuka Siap untuk terluka
Sesuatu itu pasti ada ujiannya begitu juga cinta. Derita tiada akhir... :hiks . Kisah cinta Ariel dan Andra tidak semulus bayangan kita. Sebuah kejadian tak terduga menggoyahkan cinta mereka. Andra pergi meninggalkan Ariel disaat Ariel benar-benar menganggap Andra bisa membantu meringankan bebannya. Sakit? Sakit hati sangat.
Mencintaimu, bagaikan mencengkeram duri pada mawar yang indah, darahku meleleh bersamanya.
”Kau membuatku percaya bahwa keajaiban itu ada. Kau membuatku merasa bahwa tidak ada salahnya menulis puisi cinta dan menyimpannya dalam botol kaca. Aku datang hanya untuk mengatakan itu. Karena selanjutnya, aku akan selalu membencimu di sisa hidupku.”
Life must go on. Ariel harus tetap bertahan tanpa Andra, harus!
Setelah tujuh tahun, kehidupan Ariel yang sebenarnya hampir baik-baik saja tanpa kehadiran Andra tiba-tiba Andra muncul dihadapannya. Apa yang dia mau coba?
Sungguh kusesali nyata cintamu kasih tak seperti terbaca hatiku malah terabai olehku
Lelah ku sembunyi tutupi maksud hati yang justru hidup karenamu dan bisa mati tanpamu
Andai saja aku masih punya kesempatan kedua pasti akan kuhapuskan lukamu menjagamu, memberimu segenap cinta
Ariel, seberapakah sakitnya ketika aku meninggalkanmu? Luar biasanya, aku bisa bertemu denganmu lagi dan kau masih begitu kokoh seakan kejadian tujuh tahun yang lalu tidak pernah terjadi. Luka-luka itu… semuanya hilang… kecuali luka yang memborok di dalam hatimu. Luka karena egoku. Aku menangis karena aku tahu, aku tidak mungkin bisa mendapatkan hatimu lagi. Kamu yang pernah menjalani masa sulitmu seorang diri. Kau yang kini tidak bisa mempercayai siapapun, bahkan Tuhan sekalipun.
Ya, Andra menginginkan Ariel kembali. Gila banget kan? Hello? Andra! Kemana saja lu saat Ariel benar-benar butuh dirimu? Kenapa kamu kabur?
Bagiku sendiri sebagai pembaca, aku tidak berhak menyalahkan Andra yang meninggalkan Ariel. Usia labil dan tidak biasa mendapat masalah membuat Andra Egois. Sementara Ariel, dia sudah terbiasa dengan masalah kehidupannya. Aku pikir, karena seringnya mendapat masalah menjadikan Ariel begitu kuat setelah tujuh tahun ditinggal Andra.
Bagaimana kalau cuma dia yang kuinginkan? Bagaimana kalau cuma dia yang terbaik? Itu artinya tak akan ada yang lebih baik.”
Masalah itu datang tiba-tiba, kita tidak pernah bisa menduganya. Yang ada, kita harus mempersiapkan segala kemungkinan. Masalah berat bukan menjadikan kita down tapi justru membuat kita semakin kebal.
Sebagai pasangan, harusnya kita memang saling mengisi. Kita mendengarkan apa yang dia mau dan sebaliknya. Ya, Ariel dan Andra adalah pasangan yang serasi. Tapi apakah benar rasa mereka masih sama setelah tujuh tahun perpisahan yang meninggalkan luka? Bisakah Andra meyakinkan Ariel untuk kembali jatuh cinta?
“Kau yang dulu sangat manis. Tapi kau yang sekarang… tetaplah kau dan aku mencintaimu.” 8
Andra berjuangan untuk mendapatan Ariel yang ternyata berhasil-berhasil hore #GayaAlaDora . Sebenarnya gak berhasil amat sih Andra ini. Meskipun Ariel mau menikah dengannya, toh Ariel ini masih belum bisa memaafkan Andra yang meninggalkannya tujuh tahun yang lalu.
Kehidupan pengantin baru yang menurutku “Aneh”. Kata penulisnya sih, gini nih kalau orang pinter nikah sama orang pinter. Jadi gelo, sarap bikin sakit perut.
Paling nggak, aku mau kasih jempol buat Andra yang dengan sifatnya yang keras itu, dia mau mengalah untuk Ariel. Dia mau melunakkan hatinya yang keras itu hanya untuk Ariel seorang. Katanya sih, Andra pikir dia akan jadi pemenang saat bisa mendapatkan Ariel. Ternyata, dalam percintaan, jadi pecundang pun tidak jadi masalah .
Semua berjalan masih dengan pertengkaran dan kemesraan yg bergulir antara Andra dan Ariel. Mbak Nessya membuatnya begitu cepat antara pertengkaran, kemesraan dan hati Ariel yang mulai meluluh. Ya, Ariel berfikir tidak ada salahnya untuk bermimpi. Tak ada salahnya untuk memaafkan Andra dan semua masa lalunya. Ariel mencoba untuk memulai kehidupan bahagia dengan Andra.
Tak ada hari tanpa bayang wajahmu Mengapa dirimu yang selalu hadir di benakku Getar hatiku memanggil namamu Tanpa kusadari air mata ini bergulir
Saatku bernyanyi Kala ku melangkah Ku s'lalu memikirkanmu
Mungkin kah ku juga ada di hatimu Mungkin kah kau menangis mengingatku Mungkin kah kau pun memendam perih Dan tenggelam dalam kerinduan
Seringkali ku berpura tertawa Aksara boneka yang tersenyum paksa tersiksa
Kala kuberlari Saat kumelamun Kau memenuhi hatiku
Mungkin kah ku juga ada di hatimu Mungkin kah kau menangis mengingatku Mungkin kah kau pun memendam perih Dan tenggelam dalam kerinduan
Tak seorang pun tahu Ku tersenyum bukan bahagia Karna memang tak mungkin tanpamu Oh jujur saja Ku tak mungkin Jujur saja Akan ku coba Hidup tanpamu Oh, ku menangis lagi
Mungkin kah ku juga ada di hatimu Mungkin kah kau menangis mengingatku Mungkin kah kau pun memendam perih Dan tenggelam dalam... kerinduan S4 – Mungkin remake 2AM – I Wonder You Hurt Like Me
Belajar dari Andra : Meskipun dia agak boros, tapi Andra baik setengah mati. Dia sering memberika uangnya pada orang yang butuh. Andra, aku butuh duit, bagi dong! . Andra mengajarkan Ariel, aku dan orang lain untuk terus bermimpi. Yah, jangan pernah takut untuk bermimpi.
Ariel, mengajarkanku tentang bertahan hidup. Sebagai wanita, bagiku sosok Ariel begitu kuat. Dia yang selalu berusaha keras untuk bertahan dan memperjuangkan apa yang dia mau.
Anggara, sosok pria yang setia dengan cintanya. Kalau Anggara ini masih muda, 25 tahunan lah. Aku mau jadi istrinya .
“Ada sesuatu yang tak pernah berakhir meski telah terhenti. Sesuatu itu disebut kenangan, yang membuat Andra kembali mencarimu setelah tujuh tahun. Dan yang membuatmu kembali lagi saat ini… adalah bentuk lain dari kenangan. Pada akhirnya, semua manusia akan kembali pada orang yang dicintainya dan tak bisa lari lagi.”
Ini tentang kenangan. Seberapapun kita berusaha mengubur masalalu, yang namanya kenangan pasti akan muncul. Kerinduan yang membuncah dan sering kali tak bisa dimengerti apa yang dirindukan. Kamu jangan pernah lupakan doamu, kamu tak akan tahu kapan Tuhan akan mengabulkannya.
Dari sini aku masih tetap percaya tentang kekuatan doa yang tulus. Aku masih percaya tentang keajaiban Allah yang sering kali tidak bisa difikir dengan logika. Kebaikan yang tulus akan menuai hasil pada akhirnya.
“Dan berdoalah, niscaya Allah akan mengabulkan”
Mungkin bukan saat ini, di tempat ini, di dunia ini doa kita akan dikabulkan. Mungkin diakhirat nanti. Kita tak pernah tahu itu.
Kadang kala resep masakan boleh standar tapi kalau yang masak punya keahlian, hasilnya pasti lebih enak. Novel pertama yang kubaca dari penulis ini sejujurnya kupilih tanpa ekspektasi hanya until menutup RC Baca AtoZ tahunan. Temanya bukan hal yang baru. CLBK, competitor become lover, childhood love, dll... tapi style berceritanya menarik sejak awal kalimatnya. Karakternya bikin penasaran terutama Ariel yang miskin tapi gak bikin eneg dengan keluhan-kehan tapi justru bikin kita sibuk mengganga baca tips-tips penghematan dan budgetin super yang bakalan bikin komik keluarga super irit terinspirasi. Romance, konflik dan perjalanan plotnya gak ada hal yang baru. Tapi cerita ini cukup ringan dan enak untuk diikuti sampai akhir.
Inilah reviewku, dan kesimpulanku setelah membaca NovelX.
Spoiler: disini tidak ADA komedi. Adanya adalah Kutipan dan dialog yang menyesakkan.
Tema yang diangkat dalam NovelX ini sangat kuat, masih terlalu hangat, dan sayangnya masih banyak orang yang mencibir pada perubahan sikap yang terjadi pada tokoh Ariel. Ia tumbuh menjadi wanita kuat setelah kejadian memilukan, menyesakkan, yang merontokkan dirinya. Dia menjadi kuat dengan tidak mengijinkan apa yang terjadi padanya untuk merusak sisa masa depannya. Ini yang harus dicontoh oleh remaja yang menjadi korban hal gila ini, karena mereka tidak beruntung. saya masih sangat enggan menggunakan kata yang terlalu eksplisit, jika ands ingin tahu maksud saya, silakan baca novel ini dan tengok ke belakang sepanjang tahun 2012-2013, yang penuh dengan kasus tindakan asusila yang menimpa perempuan muda di banyak daerah. Pemberitaan media seputar hal ini semakin heboh dan semakin menjadi. Akibatnya banyak copycat atau memicu tindakan serupa. Jika anda adalah seorang ayah maupun ibu dengan anak perempuan, tentunya anda semestinya mulai khawatir jika malang menimpa anak kita. Oleh karena itu, mulailah peduli karena suara anda didengarkan. Di Probolinggo, ADA kasus serupa yang mengancam setiap warga Probolinggo yang memiliki putri. Teror ini menghantui warga Probolinggo sejak tahun 2004, dan baru pada Februari 2014 pelaku ditangkap. Pelaku ditangkap setelah korbannya mencapai 31 anak gadis. Sayangnya hukum hanya mengancamnya dibui selama 12 tahun. Ini tidak sebandig pada luka psikologis, mental, dan antisosial yang diderita oleh para korban. Pada para korban ini, mereka tidak butuh simpati, mereka tidak butuh empati, mereka tidak butuh apa apa karena itu tidak akan mengembalikan diri mereka kembali "utuh".
Beberapa dari mereka akan menderita frustasi, depresi, perasaan antisosial, Dan sedikit dari mereka bisa bertahan. Salah satu dari mereka akan melakukan apapun untuk bertahan, salah satunya adalah melupakan apapun dan meninggalkan apapun yang berhubungan dengan masa lalu mereka.
Inilah yang dilakukan oleh Ariel. Ia meninggalkan masa lalu dan menjadi wanita kuat dalam versinya, dan cukup kuat dalam versi saya. Ariel adalah salah satu korban dari apa yang syaa singgung di atas. Ketika membaca NovelX, kita boleh jadi mencerca Ariel sebagai wanita sinis tak percaya pada Tuhan setelah apa yang menimpanya. Di awal cerita, kita pasti akan bertanya tanya sekaligus kebingungan mengapa ada wanita begitu sinis memandang dunia. Percayalah saudaraku, hidup saudara kita di luar sana barangkali tidak seindah kita. Jadi, jangan kita menjudge seseorang karena apa yang ia lakukan atau bagaimana kita sekarang. Sebagaimana kita tidak tahu yang telah dilalui oleh orang tersebut. Janganlah kita merasa paling benar atau suci sendiri, label munafik itu ada pada masing masing kita ketika kita ingin bertahan hidup di masyarakat sosial. Di halaman pertama NovelX, kita semua akan terbuai dengan sesekali gambaran anak sekolah yang baru mengecap bahagianya masing-masing. Sampai kita di tengah tengah akan merasakan berapa perihnya jika kita mengingat bagaimana saudara kita menjadi korban tindakan asusila. Perih sekali karena kita tidak bisa sedikitpun meringankan bebannya. Semakin kita menaruh tatapan kasihan padanya, semakin hancurlah dia. tapi tidak bagi Ariel, ia bertahan dengan caranya dengan membuang semua teman temannya, tidak ingin menghubungi mereka lagi.
Siapa yang tidak pernah meninggalkan kawan mereka ketika mereka terpuruk? Oh kita sudah biasa melakukannya. Andra meninggalkan Ariel karena mungkin itu yang terbaik yang ia lakukan untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Teman2nya Ariel meninggalkannya, oh tentu saja, siapa yang tidak melakukannya ketika masih menggunakan otak sma. Atau simpati, ini pun tidak akan memperbaiki apa yang sudah terjadi. Inilah yang pada akhirnya kita sadari, tidak ada yang benar-benar salah dalam cerita ini, semua berperilaku sebagaimana mereka pikirkan terhadap apapun yang ada di hadapannya. Terhadap orang-orang korban kejahatan seperti ini, kita hanya bisa berdoa dan mengatakan hal2 yang menguatkannya.
Katakan, bahwa sisa masa depannya masih belum berakhir.
Ariel memulai hidup baru dengan kekuatan, ketegaran, sinisme terhadap berbagai sindiran (oh dia pasti sudah lebih kenyang daripada yang bisa kita bayangkan). Ini bukan hal yang sama sekali mudah. Karena kemalangan dan kesalahan orang lain, apa yang kita pupuk bisa musnah dengna mudah. jadi, apabila kalian masih memiliki rasa utuh itu, jagalah sampai pada waktu kalian siap melepasnya.
Lupakan Andra, dia punya porsi lain untuk penjelasan yang berbeda.
Sampai disini dulu reviewnya mataku terlalu pedih karena tidak pernah bisa menyelesaikan bagian paling menyakitkan dan menyesakkan di NovelX ini.
Buku pertama dari penulis yang gw baca. Sukses banget bikin gw gigit jari, nangis bombay dengan hati terpilin dan ketawa frustasi!
Buku ini berkisah ttg Andra & Ariel, dua orang yang sangat pintar tapi bertolak belakang kepribadiannya. Sejak mereka pertama bertemu pada hari pertama masuk SMA, mereka sudah bersaing. Ariel adalah tipe yang ambisius & sangat serius dalam belajar dan bekerja. Sedangkan Andra adalah tipe yang suka bersantai2 namun sangat pintar. According to the law of Physics, opposites attract. Sendiri, mereka adalah manusia yang sangat hebat, bayangkan jika mereka jatuh cinta & menggabungkan kekuatan mereka. Andra dengan ide-idenya yang cemerlang & Ariel sebagai pelaksana yang memastikan ide itu bisa diterapkan dengan benar & berhasil maksimal. Mereka saling mendukung & selalu mesra. Sampai akhirnya suatu hari Ariel terkena musibah yang merubah hidupnya. Andra yang dikiranya akan terus berada di sampingnya untuk mendukungnya malah memutuskan untuk menjauhinya. Hidupnya hancur tanpa Andra, kemanapun ia pergi ia selalu menjadi bahan gunjingan orang. Tapi bukan Ariel namanya jika ia tak bisa bangkit dari keterpurukan tsb.
Fast forward 7 tahun kemudian, Ariel yang kembali terpuruk karena perusahaan tempatnya bekerja bangkrut, ditawari pekerjaan oleh sahabatnya. Tak disangka boss barunya adalah Andra. Dari sini kisah mereka kembali bergulir. Andra yang dihantui perasaan bersalah, ingin kembali bersama dengan Ariel. Andra yang semua orang kira berhati malaikat ternyata memiliki sisi lain yang hanya diketahui oleh Ariel. Somehow mereka akhirnya menikah & menjalani kehidupan pernikahan yang cukup bahagia. Sampai suatu hari musibah kembali melanda hidup Ariel, sesuatu terjadi pada Andra yang menyebabkannya meninggalkan Ariel untuk kedua kalinya. Malangnya si Ariel ini..
Kisah Andrariel diceritakan dengan alur flashback ke masa SMA mereka. Pembaca diajak me-relive masa pacaran mereka yang indah & banyak tawa. Tokoh fave gw disini adalah Ariel, idola gw banget. Walaupun hidupnya banyakan musibah, tapi dia ga pernah kalah sama masalahnya, she always emerged as a winner in every battle. Salut banget gw sama semangat hidupnya, walopun caranya emang kadang terlalu harsh buat dirinya sendiri. Setelah mengalami berbagai masalah pelik, Ariel berubah menjadi pribadi yang pahit & getir, mungkin itu caranya survive di dunia ini. Gw kurang approve, tapi yah well, selama dia survive, it's ok. Andra hadir sebagai sosok yang sempurna, baik luar maupun dalam. Mukanya ganteng, otaknya pintar, keluarganya kaya. Namun siapa yang tahu bahwa dibalik itu, ia sangat kekurangan kasih sayang yang menyebabkannya berubah menjadi psikopat (Hiyy serem)
Jujur gw conflicted banget waktu mo ngerate buku ini, antara 2 & 4, akhirnya gw pilih tengahnya deh 3. Kalo aja penulis ga ngeluarin senjatanya di akhir gw pst bakal kasi 2 (iya ga tega kasih 1). Kalo penulis ga pake climax yang mainstream pst gw bakal kasi 4. Gw gigit jari ngeliat susahnya si Ariel menjalani hidup, rasanya kasian banget. Gw jg sempet nangis bombay , duh sakit rasanya hati ini. Gw juga sempet kesel sama penulis karena bikin gw ngerasa tertipu , sia2 bener air mata gw. Ujung2nya gw cuma bs ketawa frustasi karena gw harus akuin penulis ini hebat bikin ceritanya.
Sedikit catatan, di hal 14 sptnya ada kalimat yg hilang di baris plg akhir yang agak mempengaruhi kalimat berikutnya di hal 15. Di bagian awal2 gw rada bingung sm Ariel & tmn2 SMAnya yg lsg akrab. Perasaan mrk br kenal 1-2hari, tp kyk udah kenal dkt & tau watak masing2.
All in all, gw recommend buku ini buat yang suka emosinya dibawa naik turun & pgn bacaan yg angsty. 3 wasted-tears stars from me.
I like this book. Suka. Banyak hal positif yang bisa q ambil dari novel ini. Percaya akan Tuhan, berkah dengan memberikan kebahagian kepada orang lain, pentingnya memaafkan, dan juga kekuatan doa. Dua masalah besar di novel ini, menurutku membuat cerita dan alur hidup si Ariel ini semakin kuat.
Sebenarnya ingin kasih 5 bintang, tapi narasi tentang latar belakang sikap yang diambil oleh tokoh utama, agak membuatq sedikit bosan. Sebenarnya bagus untuk pembangunan karakter, tapi terlalu panjang lebar. Mungkin penjabarannya tidak perlu detail.
Tapi secara keseluruhan aku suka dengan ide cerita dan cara penulis membuatq terhanyut dalam kisah hidup Ariel-Andra. Kesan 'dark' pada keduanya, sisi posesif Andra, kemandirian Ariel, dan banyak lainnya bisa disatukan dengan apik oleh penulis. Dan aku suka..:))
Ini tentang kisah Ariel dan Andra.Mereka datang dari keluarga yang berbeda, namun bisa saling melengkapi bahkan jatuh cinta. Andra yang datang dari keluarga kaya raya dan bisa mendapatkan semua yang dia inginkan. Sosok Andra digambarkan sebagai pria yang sempurna, tampan, kaya raya dan punya hati bagaikan malaikat. Sedangkan Ariel, gadis yang menarik, pekerja keras dan selalu serius dalam hal apapun. Perpaduan yang luar biasa, mereka berdua saling melengkapi. Karena hanya pada Ariel lah, ada sisi lain Andra yang bisa terkuak.
Awalnya semua terasa menyenangkan, hidup mereka begitu bahagia, hingga musibah itu datang merenggut semua kebahagiaan Ariel. Membuat dia menjadi pribadi yang berbeda, bahkan tidak percaya lagi terhadap CINTA apalagi TUHAN. Sejak hari itu, Ariel kehilangan semuanya, kehilangan dirinya yang dulu, kehilangan sahabatnya bahkan harus kehilangan ANDRA, sesuatu yang sangat dan sangat tidak ingin dia lakukan.
”Kau membuatku percaya bahwa keajaiban itu ada. Kau membuatku merasa bahwa tidak ada salahnya menulis puisi cinta dan menyimpannya dalam botol kaca. Aku datang hanya untuk mengatakan itu. Karena selanjutnya, aku akan selalu membencimu di sisa hidupku.”
Ariel pun tidak menyerah, dia mulai membangun kembali keping-keping kehidupannya yang tersisa. Disini, aku salut Ariel tetap bisa survive dengan kehidupannya walau Ariel harus banyak menerima guncingan orang.
7tahun kemudian, takdir berkata lain. Ariel yang baru saja kehilangan pekerjaan dengan senang hati menerima tawaran pekerjaan dari Ninna, sahabatnya. Yang tak disangkanya, Ariel akan bertemu dengan Andra kembali, sang mantan yang sangat dibenci sekaligus sangat dicintai dan dirindukannya.
Andra yang selama ini merasa menyesal dan selalu dihantui mimpi buruk pun, berusaha untuk memikat hati Ariel lagi. Segala cara dilakukannya, hingga akhirnya mereka pun menikah. Kupikir sampai disini, mereka akan baik-baik saja. Tapi disaat Ariel sudah mulai memaafkan dan menerima semua kejadian di masa lalu, sekali lagi Tuhan mencobanya...Andra direnggut oleh kecelakaan... Gimana akhir kisah Andra dan Ariel???
Ah, membaca novel ini sungguh menarik. Diceritakan dengan gaya menulis yang cukup mengalir. Kita akan diajak untuk menemani Ariel melalui fase kehidupannya setelah ditinggal Andra, juga diselingin kisah flashbacknya saat jatuh cinta bersama Andra.
Membaca novel ini perasaanku campur aduk, gregetan, terharu, tertawa hingga bisa tersenyum lega. Penulis meramu kisahnya dengan baik sehingga aku bisa benar-benar menikmati novel ini...
Novel ini kurekomendasikan untuk kamu penyuka novel romance yang mampu mengaduk emosimu.^^
“Ada sesuatu yang tak pernah berakhir meski telah terhenti. Sesuatu itu disebut kenangan, yang membuat Andra kembali mencarimu setelah tujuh tahun. Dan yang membuatmu kembali lagi saat ini… adalah bentuk lain dari kenangan. Pada akhirnya, semua manusia akan kembali pada orang yang dicintainya dan tak bisa lari lagi.”
Sedalam atau seperih apapun luka yang diterima oleh seorang perempuan, tidaklah mampu membuat seorang perempuan berputus asa, malah membuatnya semakin tegar, menegakkan kepalanya dan pandangan akan masa masih dilihatnya dengan pandagan lurus ke depan. Ariel, merupakan karakter perempuan sekaligus tokoh utama dalam novel X (Kenangan yang berpulang) yang mengalami serentetan luka yang menghujam hatinya. Luka yang ditimbulkan saat tujuh tahun yang lalu, membuat kehidupan dan kepribadian Ariel berubah. Tak lagi bersemangat untuk mengejar impian yang ia raih, dapat bertahan hidup dari luka yang menganga selama tujuh itu sudah sangat bersyukur. Sekarang Ariel harus bertahan untuk hidup, bertahan dengan kenyataan yang ada. Kebutuhan hidup yang semakin menghimpit Ariel, bahkan Ariel selalu mendapat teguran karena selalu telat membayar kontrakkan rumah. Bertahan di kota besar jauh dari orangtua, dan keluar dari perusahaan yang telah bangkrut, membuat Ariel harus memutar otak untuk bertahan hidup. Berkali – kali melamar pekerjaan dan mengikuti beberapa jobfair yang ternyata tidak sedikit untuk mengeluarkan uang sebagai tiket masuk. Namun, hasil yang didapat nihil, belum ada pekerjaan yang menghampiri Ariel. Bahkan untuk menghemat pengeluaran, Ariel menggunakan sabun cair sebagai shampoo.
Adalah Andra, lelaki masa lalu Ariel yang selama tujuh tahu berpisah dengan Ariel, tiba – tiba muncul sebagai “dewa penolong” Ariel. Andra mengetahui kondisi ekonomi Ariel yang semakin hari semakin mencekik dan Ariel harus segera menemukan pekerjaan untuk melunasi tunggakkan kontrakan dan menyambung hidup di Jakarta. Andra hadir sebagai atasan Ariel di Perusahaan Anggara Group sebuah perusahaan industri properti terbesar di Indonesia. Ariel menerima tawaran pekerjaan sebagai legal advisor dan dia meyakinkan dirinya sendiri jika bisa bersikap profesional dan tidak akan terjerumus ke dalam lubang yang sama, “lubang” yang diciptakan Andra saat tujuh tahun yang lalu.
X adalah orang dari masa lalu Ariel. X yang memperkenalkan Ariel sama yang namanya cinta. Tapi X juga yang meninggalkan Ariel saat dirinya perlu seseorang untuk menemani masa suramnya. Dengan semua yang Ariel hadapi, Ariel menjadi orang yang tidak percaya cinta dan Tuhan. Saat Ariel bertemu kembali dengan X. Ariel harus berusaha melalui masalah yang X berikan kepadanya. Dengan kegigihan X dan sikap ingin menguasai yang X punya, X berusaha untuk mendapatkan hati Ariel kembali. Dengan usaha X, akhirnya ia dan Arielpun menikah. Namun tidak sampai disitu. Masalah datang dalam kehidupan pernikahan mereka. X yang mengalami kecalakaan dan Ariel yang harus mengandung dan membesarkan anaknya sendiri. Selalu ada masalah di kehidupan Ariel. Lalu bagaimana sikap Ariel saat Hansel-anak Ariel meminta hadiah untuk ulang tahunnya, Hansel memberi wishlist kepada Ariel. Ibu, aku mau: 1. Ayah datang. 2. Ayah tersenyum padaku. 3. Ayah membacakan dongeng untuk aku. Sampaikan pada Ayah, please?
Untuk selanjutnya dibaca sendiri.. :)
Buku ini sangat recommended banget. Alur maju mundur yang penulis beri membuat gue nggak bisa menghentikan untuk baca. Karakter tiap tokoh sangat kuat. Ceritanya juga oke, beda sama yang lain. Dan gue sangat suka sama Hansel yang super lucu, masih kecil aja udah pintar.. dan twist dibuku ini keren banget.
Jadi mari dibaca bukunya. Bagus dan menurut gue nggak akan nyesel kalau sudah baca.
Aku suka dengan ide penulis dalam novel ini. Gaya bercerita yang enak diikuti dan karakter-karakternya juga kuat. Sayangnya gak terlalu sreg dengan endingnya.Aku merasa kalau endingnya bisa berakhir lebih cepat, mungkin di hlm 226. Tapi sebetulnya suka-suka penulisnya sih mau bikin ending di mana. Tapi dengan baca novel ini, aku bakalan nungguin karya Mb Devania yang lain :)
suka kalimat anggara yg ini "ada sesuatu yg tak pernah berakhir meski telah terhenti.."
suprise banget ama novel ini, walopun di awal2 sempat bosenin, tapi pas pertengahan mulai dapat konfliknya, dan benar2 gak nyangka dengan kejutan di endingnya.. dannnnn...penulis sukses banget 'nipu' aku ttg kondisi andra hahahaha..
ceritanya bagus, alurnya menarik, dan yang bikin seneng lagi tuh di novel ini nggak ada Love Triangle-nya hehe. suka banget sama potongan lirik yang ada di tiap kepala bab. bikin nyanyi-nyanyi sendiri :D
Ini novel romance yg aku gk paham kenapa mereka bisa saling jatuh cinta dan gk bisa benar-benar melupakan satu sama lain. Terutama untuk Ariel, kenapa dia bisa sejatuh cinta itu sama Andra yg jelas-jelas red flag. Andra red flag? Iya. Dia egois, ambisius, dan perfeksionis. Meskipun ada sisi 'malaikatnya' karena dia suka bagi-bagi uang ke orang-orang, tapi bagiku itu cuma bagian dari dirinya yg ingin dipuja orang lain. Meskipun dalam cerita enggak gitu sih. Baca aja novel ini kalo mau tahu seberapa banyak tindakan red flag Andra dibandingkan sama sikap manis dan baiknya.
Selain cinta mereka yg tidak masuk akal bagiku, yg rasanya kaya cuma saling memanfaatkan, gaya penulisannya juga kurang luwes. Contohnya kaya penggunaan 'kau' dalam dialog antar tokohnya. Rasanya agak susah aja bagiku membayangkan orang-orang saling berbincang pakai panggilan 'kau', apalagi dalam lingkup kerja, apalagi antara atasan dan bawahan.
Kisah secara keseluruhan juga bagiku kaya sinetron banget. Apalagi di bagian akhirnya yg ada plot twist 'orang yg dikira sudah mati ternyata masih hidup'. Atau cerita hadirnya anak yg tidak terduga. Wew... Drama banget gk tuh???
Jalan ceritanya sangat cepat. Mulai dari SMA, bekerja, menikah dan punya anak. Endingnya? sedih dan bahagia. Aku suka cara penulis menuliskan setiap kejadian dengan sangat cepat.
Meskipun cerita ini sinetron abis, tapi, entah kenapa aku sangat menyukai cerita ini. Singkat kata, FEEL-nya kedapet banget. Aku bahkan merasakan nyesek sendiri, dan di beberapa bagian aku nangis karena sedih bangettt… Terakhir kali, aku baca novel yang Feelnya kedapet banget itu kalo nggak salah Sunshine Becomes You by Ilana Tan, sekitar 2 tahun yang lalu.
Bicara soal pemeran favorit, tentu aja si Andra! Orangnya royal banget! Suka memberi bantuan pada orang-orang miskin. Sempurna. Dan tokoh ‘Andra’ ini sangatsangat FIKSI. Karena hampir MUSTAHIL ada orang yang seperti Andra itu di dunia nyata. Saya juga suka Anggara, ayah Andra. Anggara adalah tipe yang setia dan sangat berwibawa.
Ini pertama kalinya saya membaca karya Devania Annesya, dan jujur, saya jatuh cinta dengan buku ini dan ingin membaca semua karya Devania Annesya di masa depan.
Covernya keren banget! Cantik! Sketsanya menarik banget! Dengan latar putih yang gimanaaa gituu..
Disetiap babnya juga di sisipkan oleh lirik lagu yang menggambarkan topik setiap babnya.
Overall, saya sangat menikmati buku ini. Saya seperti tersedot kedalam cerita fiksi kehidupan Ariel dan Andra. Ikut menyaksikan bagaimana Kekelaman masa lalu Ariel, lalu ikut merasakan penyesalan Andra. Covernya yang sangat menarik, juga sinopsis pada cover belakang yang membuat penasaran. Recommended for you :) Khusus nya yang suka Young-Adult fiction.
“Seharusnya kita tidak jatuh cinta pada orang yang tepat. Akan lebih mudah ketika kita jatuh cinta pada orang yang salah. Kita tak akan terlalu terluka ketika mereka meninggalkan kita.”
Hm, selesai sudah membaca novel ini. Kenapa bintangnya hanya dua? Yep, sesuai definisi di Goodreads, it was okay and I can't say that I like this novel. Awal2 masih agak suka dengan keseruan dan kedinamisan alurnya. Tapi menjelang tengah dan makin ke belakang, kok berasa penulis sibuk mendongeng ya, alih2 membiarkan tokoh2nya bercerita sendiri. Yep terlalu banyak narasi, yang membuat pembaca dicekoki dengan keterangan2 tentang para tokohnya. Juga penjelasan yang sama berulang-ulang, terutama tentang Ariel yang nggak percaya Tuhan perlu disebutkan berkali-kali, seolah takut pembaca akan pikun. Istilah kerennya, too much telling rather than showing. Dua bintang untuk tema ceritanya yang bagus, tapi sayang eksekusinya tidak saya sukai. Belum lagi masih ada beberapa typo juga kata yang nggak baku atau nggak sesuai EYD. Lalu, sisi minus lainnya adalah cerita yang bertele-tele bahkan ketika konflik utamanya sudah dijabarkan dan sepertinya sudah terselesaikan. Penulis seperti tak rela berpisah dengan ceritanya, sayangnya aku nggak sabar aja kenapa masih harus dipanjangin begitu? :(
cukup luama saya membaca ini. Iya, dibaca sehari habis itu hengkang demi skripsi.
karena, ini buku lama dan saya juga dapat buku ini di bazar, ceritanya pun jaman-jaman teenlit gitu, walaupun agak dewasa. Ceritanya dikemas apik, walaupun cerita seperti ini banyak saya temui di wattpad (saya tidak menyalahkan penulis, karena saya saja yang telat baca). Di pertengahan cerita cukup banyak hal kejutan yang membuat saya akhirnya, pada pagi buta tanggal 10 April untuk menandaskan cerita ini. Akhirnya kisah ini syanggup menghantarkan saya ke "The End"
Butuh perjuangan untuk mendapatkan buku ini.Dan saya menaruh harapan yg besar. saya tidak mau kecewa. dan untungnya saya tdk kecewa. bicara tentang mantan tidak mudah, apalagi jika kisahnya kurang menyenangkan. bingung mw me review novel ini... yg jelas saya menyukai novel ini. no matter what I like this novel...
Mungkin aku emang gak pernah punya pengalaman seperti yang ada di buku ini. Tapi entah mengapa buku ini mampu membuatku semakin ingin membaca lagi dan lagi, dan nggak pernah bosan. :D
Mungkin aku terlalu larut dengan pesona Andra :halah:
2.7 stars sebenarnya. *apa cuma saya yang kasih sedikit bintang?* Banyak penulisan kata yang salah. Harusnya novel ini dilabeli 'novel dewasa'. Review lengkap menyusul *lagi tidak mood review panjang-lebar*
Well, novel ini berhasil menguras emosi dan geregetan, untung endingnya bahagia. Jadi aku nggak harus mencak-mencak dan memaksa menulis ending sendiri wqwq.
YES!! PLEASE!! sukaaaaaa sama buku ini, meskipun nggak suka sama nama 'Ariel', kenapa nggak cari nama lain sih? siti kek, minem kek, duh. review menyusul di vanillaconfeito.blogspot.com