Bisakah aku melanjutkan hidup ini? Dia adalah rumahku dan duniaku. "Aku harus bagaimana sekarang melanjutkan hidupku?" Lirihku dalam hati. Dengan sekejap hidupku berubah. Kebahagiaanku terrenggut dalam hitungan menit. Pikiranku kalut dan tak bisa berpikir dengan jernih. Ingin rasanya untuk ikut pergi bersamanya. Dalam hati berteriak, "Bawa aku yaa bang, aku sudah tidak punya tujuan lagi setelah ini. Aku harus bagaimana? Jemput aku, bang! "Abang, Ade rindu", lirihku sambil menahan hati yang sesak. Hatiku hancur berkeping keping. 172 hari yang sangat berarti, istimewa di hati dan tak kan terganti.
I have watched the adaptation on netflix and it made me cry so much, The story is so tragic :(( But both of them was so strong and overcoming both of their problems together 💗
172 days mengajarkan aku cinta sejati, disaat aku baca buku ini aku nangis sejujurnya, gak bisa berkata-kata lagi. Kak Zira kuat banget, aku nggak yakin kalo aku bisa se kuat, dan se tangguh Kak Zira.
Apalagi disaat Bang Ammer meninggal, imajinasiku seakan-akan aku hadir bersama Kak Zira, dan Bang Ammer, aku merasakan betapa rapuhnya Kak Zira saat itu.