Hiruk pikuk kehidupan moern yang begitu gemar pada segala yang rasional dan selalu menuntut bukti empiris telah mengantarkan manusia pada titik nadir kegersangan spiritual yang dalam. Manusia-manusia di berbagai penjuru kota dunia telah terpojok pada rasa frustasi yang sanagt karena kegagalan mencapai kebahagiaan, ketenangan jiwa, dan keselarasan hidup. Jiwa manusia di musim globalisasi yang gersang semacam ini merindukan hal-hal spritiual, suatu pengalaman batin tentang yang ghaib.
Di dunia yang semacam itu, lahir sebuah paham yang menentramkan dan seolah memberi jalan keluar bagi manusia. Sebuah ajaran mengenai Pluralisme Agama. Paham ini mengangankan robohnya sekat-sekat antar agama, di mana semua agama dapat berdamai dan berjalan bersama menuju keselamatan dan kebenaran yang diinginkan semua manusia. Paham ini mewartakan pandangan baru tentang kebenaran, bahwa semua agama ialah jalan yang sama-sama sah dan sama pula benarnya menuju Tuhan yang sama. Maka kebenaran dan keselamatan menjadi begitu lumer. Setiap agama, apapun nama dan bagaimanapun bentuk ritusnya, ialah sama-sama jalan yang sah menuju keselamatan dan kebenaran yang diangankan sebagai abadi.
Buku ini mencoba memberikan jawaban bagi kerancuan paham Pluralisme Agama tesebut. Bahwa tidaklah benar kebenaran dan keselamatan ada di semua agama. Buku ini diikhtiarkan untuk menjawab pandangan-pandangan rancu yang membahayakan akidah ini.
Lahir di Bojonegoro pada 17 Desember 1965. Pendidikan formalnya ditempuh di SD-SMA di Bojonegoro, Jawa Timur. Gelar Sarjana Kedokteran Hewan diperoleh di Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor, 1989. Magister dalam Hubungan Internasional dengan konsentrasi studi Politik Timur Tengah diperoleh di Program Pasca Sarjana Universitas Jayabaya, dengan tesis berjudul Pragmatisme Politik Luar Negeri Israel. Sedangkan gelar doktor dalam bidang Peradaban Islam diraihnya di International Institute of Islamic Thought and Civilization -- Internasional Islamic University Malaysia (ISTAC-IIUM), dengan disertasi berjudul “Exclusivism and Evangelism in the Second Vatican Council: A Critical Reading of The Second Vatican Council’s Documents in The Light of the Ad Gentes and the Nostra Aetate.
A very important book that consists of great Islamic scholars trying to retaliate the concept pluralism and liberalism in the very aspect of our faith..reading this book is the key to understanding a better of the real Islamic view!
jika ada yang bertanya bahkan memberikan pernyatan untuk penyerataan agama, coba telah dulu buku ini sampai selesai, insyaAllah bisa memposisikan di mana seharusnya posisi kita berada..