Kisah lucu Teppei Uesugi, seorang anak yang dibesarkan oleh ayahnya di daerah pegunungan. Sifatnya yang liar seringkali menyebebkan Teppei mendapatkan masalah di kampungnya.
Ketika keluarga ibunya menemukan Teppei, ia pun dibawa ke rumah keluarga ibunya tersebut. Teppei disekolahkan untuk mengatasi sifat liarnya. Namun karena tidak terbiasa untuk belajar ia sering tertidur di kelas. Hingga suatu hari ia diharuskan memilih kegiatan ekstrakurikuler dan pilihannya jatuh ke olahraga Kendo.
Sebenarnya pengen kasi 5* tp endingnya kurang nampar. Gantung dan ngarep bakal ada buku ke-2 nya. Eh ada ding buku keduanya, tp tokohnya beda. Nggak nyambung sama yg ini.
Udah baca berulang2 kali sejak thn 94 an, ga bosen juga^^. Pls Tetsuya, make the real Teppei adventure with his dad and friends.....
Awalnya komik ini membingungkan. Karena di awal tokoh utamanya digambarkan memiliki tubuh yang tinggi dan langsing. Namun pada nomor-nomor selanjutnya Teppei Uesugi, si tokoh utamanya menjadi bertubuh mungil tapi sangat lincah serta jahil. Sepertinya Tetsuya Chiba, si pengarang, menyukai olah raga, setidaknya dalam komik. Hal ini terlihat dari 2 Komik karyanya yang selalu menceritakan lika-liku si tokoh utama dalam melakoni olah raga tersebut. Begitu juga dalam Komik Boy Action (yang pertama) ini. Berjudul asli "Ore wa Teppei", komik ini mengisahkan si bocah tengil bernama Teppei Uesugi yang sebenarnya berasal dari keluarga yang cukup terpandang di kota asalnya. Namun dibawa kabur oleh bapaknya yang sontoloyo dan tergila-gila dengan harta karun. Bersama bapaknya itu si Teppei menjalani kehidupan yang keras dan tidak bersekolah. Suatu waktu dia dipertemukan kembali dengan keluarga besarnya yang cukup terpandang itu. Meski demikian, hal ini tidak dapat mengubah tabiatnya yang kasar dan liar. Neneknya yang terkenal kejam pun dibuatnya pingsan karena kelakuannya. Padahal bapaknya sendiri, meskipun bertubuh besar, tidak berani menghadapi nenek tua ringkih tersebut. Karena si nenek ini pandai menggunakan Naginata, semacam tombak khas dari Jepang. Untuk meredam kenakalannya, si Teppei disekolahkan. Di sekolah pun Teppei tetap melancarkan aksi kenakalannya sampai-sampai sekolahnya tidak sanggup lagi menanganinya. Sampai suatu ketika dia melihat dojo kendo di sekolah. Dia pun menjadi tertarik walau pada awalnya tim Kendo sekolahnya menolaknya. Saya melihat ada 2 hal penting dalam komik ini yaitu harta karun dan kendo. Sebagian besar nomor-nomor komik ini bertaburan segala hal yang perlu diketahui mengenai olah raga Kendo. Saya pun menjadi tahu dan jatuh cinta pada Kendo karena komik ini. Kenakalan dan keuletan Teppei dalam berlatih dan bertanding membuat komik ini sangat menarik dan juga lucu. Selain Kendo, komik ini juga menceritakan mengenai obsesi bapak si Teppei terhadap harta karun. Di awal dan di akhir komik ini dipenuhi oleh kegiatan perburuan harta karun. Bila di awal diceritakan mengenai Teppei dan bapaknya dalam mencari harta karun di dalam gua maka di akhir komik ini mereka juga akan mencari harta karun di dalam gua dengan dibantu oleh teman-teman sekolah sekaligus kendo si Teppei, yang sedang diskors oleh sekolahnya karena tidak sengaja membakar hutan belakang sekolah. Begitulah ringkasan cerita dari komik Boy Action yang pertama ini. Semoga membantu!