Kupikir berhasil menjadi Sarjana Malaikat terbaik otomatis menjadikanku malaikat sukses, ternyata tidak juga. Cukup lama aku jadi malaikat pengangguran yang kerjanya hanya travelling keliling Kahyangan, sampai tiba-tiba Kerajaan Langit memerintahkanku menjadi konsultan pribadi Putri Zeca Elleonore, putri Kerajaan yang baru berusia 15 tahun.
Hidupku sontak berubah, dari pengangguran menjadi baby sitter. Ya, baby sitter untuk malaikat muda yang urakan dan susah diatur itu. Begitu berat beban pekerjaanku, sampai rasanya mau pecah kepala ini. Dan membuat keadaan semakin buruk, kekasihku Ares sibuk dengan pekerjaannya hingga tak pernah memperhatikanku lagi.
Satu-satunya yang menguatkan adalah kehadiran Pangeran Cesz Antonio yang baik hati dan sangat peduli kepadaku. Walau begitu, aku berusaha tetap fokus dengan pekerjaan yang menyebalkan itu, karena aku yakin aktivitasku saat ini akan memengaruhi perkembangan karierku kelak. Namun, ketika Ares tiba-tiba menghilang dan Pangeran Cesz bersikukuh menjadikanku pacarnya, mau tak mau aku harus berpikir ulang mengenai masa depan.
Makin seru saja menyaksikan kelanjutan kisah Flavia si malaikat gaul dalam karier dan kehidupan cintanya... —Luna Torashyngu, Penulis Teenlit
Lea Agustina Citra is an active woman with many hands to do anything she likes.
Really like singing, reading fantasy, hate melodramatic novel but love romance movie with much tears indeed. Love to do some little things like scrap booking or jewelry designing.
Writing is not just about her hobby, it’s recently her life. Always want to write with ‘heart’ and get success with a humble thought.
She’s a psychologist and always put her psychologist mind on her novel: “My novel contains a story about human relationship, so that we need psychology”
Always hopes that one day can write as genius as J.K.Rowling, romantic but smart as Marga T and as out of the box as Neil Gaiman.
Kenapa sekuel Flavia de Angela, Flavia Fights Back wajib dibaca?
1) Karena akan ada tokoh angelo baru super keren yang bisa jadi saingan berat utk Ares! 2) Karena kita akan diajak jalan-jalan mengelilingi Kahyangan dan memasuki tempat-tempat yang indah, unik dan ajaib. 3) Kita akan dibuat bersedih karena akan ada tokoh utama yang tewas. Hiks... 4) Ada kematian ada kelahiran. Siapakah yang akan punya bayi malaikat bersayap di sekuel ini? 5) Kehilangan menjadikan kita lebih kuat, tegar dan mandiri! 6) Apakah aku tidak salah lihat? Adyt, oh atau Nachesto?? Oh!! 7) Persiapkan gaun & pakaian yg pantas, kamu akan merasakan semaraknya street festival di Kahyangan! 7) Apa rasanya ketika tempat yang kita diami selama hidup ternyata menjadi tempat yang paling menakutkan?
Flavia Fights Back...perjuangan dan keajaiban tanpa henti!
overall bagus ceritanya walaupun di awal agak greget sama sikap Flavia yg plin plan menurutku, dan yeah soal Cesz, secara pribadi udah ketebak sejak dia mulai pdkt sama Flavia.
Flavia ditawari pekerjaan menjadi guru bimbingan kepribadian untuk Zeca. Putri khayangan yang sangat nakal dan urakan. Dan Flavia bertemu Cesz, kakak Zeca sekaligus pangeran Khayangan. Ia menyukai Flavia, dan Flavia pun hanyut oleh perhatian dan keromantisan Cesz. Tapi Flavia ingat, ia masih memiliki Ares, kekasih yang sedang bertugas di luar pulau Khayangan. Saat khayangan diserang diablo, Flavia sedih luar biasa saat mengetahui Ares menghilang. Dan ia bertekad menyelamatkan Ares dari diablo, walaupun harus ke Inferno sekalipun.
Novel ini super menghibur. Walaupun ada kisah sedih di bagian endingnya, tapi tetap aja nggak bisa bikin nangis. Mungkin karena emang dasarnya novel ini ceria kali ya. Jadi adegan sesedih apapun nggak akan ngaruh ke pembaca 😂
Aku suka sama seluruh komponen novel ini. Mulai dari plot, karakter, setting, dan konflik dari novel ini. Ada gabungan antara petualangan dan kisah pribadi dari tokoh utama. Kalau aku contohin itu kayak HP, diawal-awal kisah HP lalu trus berlanjut ke petualangannya. Nah ini persis kayak gtu, tapi berbeda dari segala sisi (karena novel ini berbeda sama sekali dengan HP)
Pesan-pesan moralnya super. Eits .. tapi kamu nggak akan nemuin kutipan-kutipan bikin baper atau kutipan-kutipan yang memotivasi, cara Penulis menyampaikan pesan itu lebih ke tindakan para tokohnya.
Intinya aku suka novel ini. Novel fantasi lokal yang wajib wajib wajib jadi bacaan adik-adik atau anak-anak.
Oh ya, walaupun ini sekuel, tapi ceritanya nggak nyambung kok. Jadi kamu bakal tetap nyaman bacanya.
Aaah buku ini rasanya bikin campur aduk emosiku sewaktu membacanya! Senang. Gemas. Kalut. Sebal. Gemas lagi. Waswas. Sedih. Terharu. Lega. Senang lagi. Pokoknya salut deh, terutama buat Flavia's Army dan perjuangan mereka di "Flavia Fights Back ini :') *judulnya kick-ass banget kayak isi ceritanya, hehe*
Di tengah-tengah agak sedikit bosan, tapi menjelang akhir jadi seru kembali berkat adegan-adegan suspense-nya. Sempat kepikiran yang menjadi twist di akhir sih, dan ternyata benar dia.
Judul buku : Flavia Fights Back Jenis : Novel Fantasi Penulis : Lea Agustina Citra Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Cetakan : Pertama Februari 2014 Tebal : 432 hlm ISBN : 978-602-03-0225-6
Kupikir berhasil menjadi Sarjana Malaikat terbaik otomatis menjadikanku malaikat sukses, ternyata tidak juga. Cukup lama aku jadi malaikat pengangguran yang kerjanya hanya travelling keliling Kahyangan, sampai tiba-tiba Kerajaan Langit memerintahkanku menjadi konsultan pribadi Putri Zeca Elleonore, putri Kerajaan yang baru berusia 15 tahun. Hidupku sontak berubah, dari pengangguran menjadi baby sitter. Ya, baby sitter untuk malaikat muda yang urakan dan susah diatur itu. Begitu berat beban pekerjaanku, sampai rasanya mau pecah kepala ini. Dan membuat keadaan semakin buruk, kekasihku Ares sibuk dengan pekerjaannya hingga tak pernah memperhatikanku lagi. Satu-satunya yang menguatkan adalah kehadiran Pangeran Cesz Antonio yang baik hati dan sangat peduli kepadaku. Walau begitu, aku berusaha tetap fokus dengan pekerjaan yang menyebalkan itu, karena aku yakin aktivitasku saat ini akan memengaruhi perkembangan karierku kelak. Namun, ketika Ares tiba-tiba menghilang dan Pangeran Cesz bersikukuh menjadikanku pacarnya, mau tak mau aku harus berpikir ulang mengenai masa depan.
Novel ini adalah buku lanjutan dari sekuel Flavia de Angela. Dan kali ini gue akan mencoba ngereview novel ini, tapi sebelumnya gue mau cerita dulu pengalaman gue gimana awalnya gue bisa terhipnotis sama sekuel ini.
Dulu waktu gue liburan tahun ajaran baru (waktu masih SMA), gue minjem novel tetangga gue buat ngisi liburan gue. Daripada gak ngapa-ngapain dan gak ada yang ngajakin main *miris*, gue akhirnya ke rumah tetangga gue dan gue dipinjemin 3 novel. Dan pas gue pulang, novel yang paling gue amatin adalah novel Flavia de Angela ini. Gue amatin sampulnya dan tiap halamannya. Gue ngerasa gak yakin mau baca, kenapa? Karna sampulnya yang udah lusuh, beberapa halaman yang udah robek, dan kertasnya mirip kertas Koran (mungkin karna udah lama kali ya) gue gak minat buat baca. Apalagi itu novel fantasi. Dari dulu gue emang gak suka baca novel fantasi gitu karna ceritanya terlalu mengkhayal dan gak realistis *ciaelah*. Tapi ternyata gue SALAH. Gue baca novel itu terakhir dan baru beberapa halaman gue baca, gue udah kaya orang gila, baca sambil ketawa-ketawa sendiri. Untung gue sendirian dirumah. Dan saat itu gue langsung acungin jempol sama yang nulis novel ini. Keren banget. Dan pas tau ada lanjutannya gue udah siap mau beli. Dan akhirnya perjalanan Flavia berakhir di Flavia Fights Back ini.
Oke balik ke topik awal. Di novel Flavia Fights Back ini Flavia dan Ares banyak mengalami perubahan terutama penampilan mereka. Flavia sudah tidak dengan rambut panjangnya tetapi dengan rambut pendek bergaya bob dan Ares sudah bukan dengan rambut kritingnya, tetapi dengan rambut cepak karna ia masuk sekolah militer. Dan konflik pun dimulai ketika Ares yang sudah lulus dari sekolah militer, harus pergi tugas mendampingi Putra Mahkota di Isla de Malvinas. Sontak Flavia pun terkejut dan sangat sedih mendengar Ares harus pergi bertugas dan entah kapan ia kembali. Flavia juga mengalami dilema ketika ia mendapatkan surat dari kerajaan langit untuk bertugas sebagai konsultan pribadi putri kerajaan langit. Dan hari itu pun tiba, ketika Ares harus pergi bertugas, dan Ares pun memberikan Flavia hadiah berupa kalung Kristal Swarovski berwarna ungu dan serpihan tetes air mata sebagai liontin utama. Dan kalung itu sangat ajaib karna liontin itu berdetak seirama dengan detak jantung Ares, sehingga Flavia bisa merasakan detak jantung Ares dari kalung tersebut.
Flavia pun harus pergi ke kerajaan langit untuk bertemu Ratu dan membicarakan tugas Flavia yang akan menjadi pembimbing Zeca. Putri kerajaan yang pembangkang dan tidak suka memakai gaun. Ia lebih suka memakai kaus dan celana. Tidak seperti angela yang lain yang memakai gaun. Dan inilah tugas Flavia. Awalnya memang tidak mudah menghadapi Putri Zeca tetapi, Flavia harus sabar mengahadapi Putri Zeca yang sering mengerjainya.
Flavia pun mulai ragu akan keseriusan Ares terhadap dirinya yang sangat jarang menelponnya bahkan mulai hampir tidak pernah. Dan diantara hubungan mereka yang mulai tak jelas arahnya, datang seorang Pangeran Cesz, putra kedua kerajaan yang juga menyukai Flavia. Pangeran Cesz mulai mendekati Flavia dan memintanya untuk menjadi permaisurinya. Dan untungnya Flavia tidak menjawabnya dan Pangeran Cesz memberikannya waktu untuk dapat menjawab permintaannya.
Lalu yang membuat Flavia sangat terkejut adalah ketika mendengar kabar bahwa Isla de Malvinas, tempat Ares bertugas hancur diserang diablo. Dan disinilah perjuangan Flavia pun dimulai. Tidak ada bukti yang kuat apakah Ares masih hidup ataupun sudah mati. Kabar Ares pun menjadi tak jelas. Dengan situasi seperti itu Flavia membentuk tim bersama dengan teman-temannya untuk mencari tahu dimana sebenarnya Ares berada. Dengan modal kalung liontin yang diberikan Ares waktu ia pergi, Flavia yakin Ares masih hidup karna liontin itu masih berdetak. Sampai pada akhirnya inilah pertempuran yang sesungguhnya. Flavia dan timnya memutuskan untuk pergi ke Lembah Inferno untuk mencari Ares. Yeahh! Flavia Fights Back!!! Disinilah bagian dimana gue bener-bener deg-degan bacanya *serius*. Lembah Inferno itu seperti neraka, dan banyak kejadian dan pertempuran yang menegangkan terjadi disini. Dan dibagian ini juga Flavia akhirnya tau rahasia terbesar Pangeran Cesz. Dinovel ini gak cuma nyeritain perjuangan Flavia yang luar biasa, tapi kalo bener-bener baca disini juga ada banyak pesan moral yang bisa di ambil. Salah satunya yang bisa gue ambil manusia tidak boleh mendua. Orang yang mendua tidak akan tenang hidupnya. Tidak akan mungkin mengabdi kepada dua tuan tanpa berkhianat pada salah satunya. Dan gue berani yakin gak akan nyesel kalo baca novel ini. Gue salut banget sama kak Lea yang bisa punya ide dan imajinasi untuk bikin cerita fantasi yang seru dan gak membosankan. Justru sering bikin gue ketawa karna bahasanya yang sederhana dan lucu. Waktu itu gue harap sekuel ini masih ada lanjutannya lagi tapi pas gue tanya ke kak Lea ternyata sampai disini aja ceritanya. Sebenernya endingnya agak tanggung sih soalnya Ares dan Flavia belum menikah, cuma sampai tunangan doang. Tapi apapun itu gue tetep bilang kalo kak Lea keren banget bisa bikin alur sehebat ini.
Kalimat favorit gue yaitu waktu Ares bilang ke Flavia : "Tapi sesungguhnya, aku tak bisa mencintaimu dengan menggebu-gebu seperti perapian yang berkobar-kobar, lalu setelah kayunya habis yang tersisa hanyalah abu. Aku hanya dapat menjadi lilin yang menyala mungil tapi bertahan selamanya. Seperti cintaku padamu, abadi." oh my God ngebayangin kalo ada cowo yang ngomong gini ke gue dan seganteng Ares. Ckck. Novel ini gue selesain baca cuma 2 hari! Saking penasarannya wkwk. Dan gue akan tunggu karya fantasi dari kak Lea lagi. Terimakasih yang udah mau baca dan God bless you ..