Jump to ratings and reviews
Rate this book

Islam & Lingkungan: Perspektif Al-Quran Menyangkut Pemeliharaan Lingkungan

Rate this book
Problem lingkungan adalah problem yang amat dekat dengan kita dan amat sangat memengaruhi kehidupan manusia sehari-hari, bahwa masalah lingkungan merupakan masalah bersama yang harus diselesaikan secara bersama pula, dan ia tidak hanya mengancam generasi masa kini, tetapi juga generasi mendatang adalah isu yang harus dibicarakan dan disuarakan lebih keras lagi.

Buku karya Prof. Dr. M. Quraish Shihab ini mengajak kita untuk membacanya dalam perspektif Al-Quran dan sunnah. Buku ini menjelaskan tuntunan dan prinsip-prinsip hubungan manusia dengan alam dalam Islam, bahwa makna kekhalifahan manusia di bumi dalam arti persahabatan bukan kepemilikan apalagi eksploitasi alam, yang pada akhirnya ada tuntunan hidup dalam keseimbangan dan keserasian. Tujuannya untuk menciptakan ekosistem yang seimbang sehingga alam raya dapat berjalan sesuai dengan tujuan penciptaannya.

150 pages, Paperback

Published September 1, 2023

1 person is currently reading
26 people want to read

About the author

M. Quraish Shihab

81 books438 followers
Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, MA adalah seorang cendekiawan muslim dalam ilmu-ilmu Al Qur’an dan mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII(1998).

Ia dilahirkan di Rappang, pada tanggal 16 Februari 1944. Orangtua Quraish Shihab adalah Bapak Abdurrahman Shihab dan Ibu Asma Aburisyi. Quraish adalah putra ke-empat dari 12 bersaudara. Tiga kakaknya, Nur, Ali dan Umar serta dua adiknya, Wardah dan Alwi Shihab, juga lahir di Rappang. Tujuh adik lainnya yaitu Nina, Sida Nizar, Abdul Mutalib, Salwa dan adik kembar Ulfa dan Latifah, lahir di Kampung Buton.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya di Ujung Pandang, ia melanjutkan pendidikan tingkat menengah di Malang, yang ia lakukan sambil menyantri di Pondok Pesantren Darul-Hadits Al-Faqihiyyah.

Pada tahun 1958 Ia berangkat ke Kairo, Mesir, dan diterima di kelas II Tsanawiyah Al-Azhar. Tahun 1967, dia meraih gelar Lc (S-1) pada fakultas Ushuluddin jurusan Tafsir dan Hadits Universitas Al Azhar. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di fakultas yang sama dan pada tahun 1969 meraih gelar MA untuk spesialisasi bidang Tafsir Al Qur’an dengan tesis berjudul Al-I’jaz Al-Tasyri’i li Al-Qur’an Al-Karim.

Sekembalinya ke Ujung Pandang, Quraish Shihab dipercaya untuk menjabat Wakil Rektor bidang Akademis dan Kemahasiswaan pada IAIN Alauddin, Ujung Pandang. Selain itu, Ia juga diserahi jabatan-jabatan lain, baik di dalam lingkungan kampus seperti Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VII Indonesia Bagian Timur, maupun di luar kampus seperti Pembantu Pimpinan Kepolisian Indonesia Timur dalam bidang pembinaan mental. Selama di Ujung Pandang, Ia juga sempat melakukan beberapa penelitian; antara lain, penelitian dengan tema “Penerapan Kerukunan Hidup Beragama di Indonesia Timur” (1975) dan “Masalah Wakaf Sulawesi Selatan” (1978).

Quraish Shihab menikah dengan Fatmawaty Assegaf pada 2 Februari 1975 di Solo. Mereka dikaruniai lima orang anak, Najelaa, Najwa, Nasywa, Ahmad dan Nahla. Najelaa menikah dengan Ahmad Fikri Assegaf dan memiliki tiga anak, Fathi, Nishrin dan Nihlah. Putri kedua, Najwa Shihab menikah dengan Ibrahim Syarief Assegaf dan memiliki dua orang anak, Izzat dan almarhumah Namiya. Putri ke tiga Nasywa, menikah dengan Muhammad Riza Alaydrus, dan memiliki dua orang putri, Naziha dan Nuha. Ahmad Shihab, satu-satunya anak laki-laki dari Quraish Shihab, menikah dengan Sidah Al Hadad.

Tahun 1980 , Quraish Shihab kembali ke Kairo dan melanjutkan pendidikan di almamater lamanya. Tahun 1982 Ia meraih doktornya dalam bidang ilmu-ilmu Al Qur’an dengan disertasi yang berjudul Nazhm Al-Durar li Al-Biqa’iy, Tahqiq wa Dirasah, Ia lulus dengan yudisium Summa Cum Laude disertai penghargaan tingkat I (mumtaz ma`a martabat al-syaraf al-’ula).

Sekembalinya ke Indonesia, sejak 1984 Quraish Shihab ditugaskan di Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Selain itu, di luar kampus, Ia juga dipercayakan untuk menduduki berbagai jabatan. Antara lain: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat (sejak 1984); Anggota Lajnah Pentashbih Al Qur’an Departemen Agama (sejak 1989); Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional (sejak 1989).

Quraish Shihab juga banyak terlibat dalam beberapa organisasi profesional; antara lain: Pengurus Perhimpunan Ilmu-Ilmu Syari`ah; Pengurus Konsorsium Ilmu-Ilmu Agama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan; dan Asisten Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Saat ini, Quraish Shihab aktif menulis artikel, buku dan karya-karyanya diterbitkan oleh Penerbit Lentera Hati. Salah satu karanya yang terkenal adalah Tafsir al-Mishbah, yaitu tafsir lengkap yang terdiri dari 15 volume dan telah diterbitkan sejak 2003.

Selain sebagai penulis, sehari-hari Quraish Shihab memimpin Pusat Studi al-Qur’an, lembaga non profit yang bertujuan untuk membumikan al-Qur’an kepada masyarakat yang pluralistik dan menciptakan kader mufasir (ahli tafsir) al-Qur’an yang profesional.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
4 (40%)
4 stars
5 (50%)
3 stars
1 (10%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Puty.
Author 9 books1,397 followers
Read
February 7, 2024
Buku Pak Quraish Shihab yang spesifik menyoal bagaimana isu-isu lingkungan termaktub dalam Al-Qur'an serta bagaimana Islam mengajarkan kita untuk bertanggung jawab di muka bumi ini.

Beberapa topik yang dibahas:
- Hubungan manusia dengan alam, tugas menjadi khalifah dan bukan sebagai penakluk
- Prinsip keseimbangan dan keserasian dalam hubungan dengan alam
- Prinsip syukur dan sabar serta tidak berlebih-lebihan -> overconsumption
- Pembahasan di Al-Qur'an soal air, tumbuhan, udara bahkan polusi suara

Sepertinya ini salah satu buku Pak Quraish Shihab yang paling mini dan tipis 😁 Namun tentu dilengkapi dengan dalil serta penjelasan soal tafsir.
Profile Image for Ardiles Yurizal Yurizal Ayub.
21 reviews
October 26, 2024
Menemani penulisan tesis magister dgn judl "kajian peluang penerapan imbal ja lingkungan sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang di KBU"
Profile Image for Citra.
73 reviews1 follower
July 1, 2025
Buku kecil terkesan singkat, tapi berbobot.

Mengusung ide yang dibawa Islam yaitu "keuntungan bagi semua makhluk".

Kesan yang saya dapat adalah, jauhi tindakan yang menyebabkan kemudaratan, dan utamakan tindakan yang mengutamakan kemaslahatan. Jika lebih besar mudarat dibandingkan maslahat, perlulah ditinjau tindakan itu atau bahkan jangan dilakukan.

Mungkin cocok dengan kondisi yang sedang marak saat ini, "gara-gara demand mobil listrik yang sedikit itu, rusak alam se-raja ampat."
Sungguh terlalu 🙂‍↔️
Displaying 1 - 3 of 3 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.