Jump to ratings and reviews
Rate this book

Gara-Gara Alat Vital dan Kancing Gigi

Rate this book
Wacana bahasa kita sangat dipengaruhi oleh bahasa Belanda dan Inggris. Hal ini memunculkan beragam kerancuan yang menggelikan akibat pencampur-adukan pemakaian kedua bahasa tersebut, misalnya spatbord ditulis jadi spack board, sluier jadi slayer, behandeld jadi behandle.

Penyerapan dan pemakaian bahasa Inggris oleh media pun sering kali rancu sehingga mengundang tawa pembaca. Sementara itu juga ditemukan beragam kelirumologi dalam bahasa Indonesia dan kelatahan dalam memakai bahasa “intelek”, seperti lokalisasi, sterilisasi, sosialisasi, normalisasi, dan kriminalisasi, yang tidak pas. Bisa jadi ini disebabkan oleh kecenderungan orang Indonesia memakai istilah bahasa Inggris demi menaikkan gengsi.

Bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang serumpun ternyata memiliki perbedaan cukup mencolok untuk mengacu pada benda yang sama, sehingga menimbulkan kelucuan yang tak dinyana-nyana. Misalnya istilah otopsi dalam bahasa Indonesia disebut dengan bedah siasat dalam bahasa Malaysia, dan sebagainya.

Buku ini mengajak Anda berwisata bahasa mulai dari asal usul terbitnya suatu istilah seperti toko kelontong, tukar guling, odol, opelet, dan kongkalikong, sampai ke pengaruh bahasa Belanda dalam wacana bahasa Indonesia, penyerapan bahasa Inggris yang rancu dan lucu, pembandingan bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia yang menimbulkan salah sangka yang kocak, serta beragam kelirumologi dalam bahasa Indonesia. Semua itu ditulis dengan gaya bahasa yang ringan, renyah, humoris, namun cerdas.

194 pages, Paperback

First published January 30, 2014

2 people are currently reading
8 people want to read

About the author

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
2 (16%)
4 stars
4 (33%)
3 stars
6 (50%)
2 stars
0 (0%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 6 of 6 reviews
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
September 27, 2016
Dulu, setelah baca buku 9 dari 10 Kata Bahasa Indonesia adalah Asing saya trus kepikiran pengen jadi penerjemah. Akhirnya, ambil konsentrasi penerjemahan di semester-semester akhir. Semua karena buku! Bukannya apa-apa, yang terbayang di kepala saat itu: 'Betapa masih mudanya bahasa Indonesianya sehingga kosakatanya banyak yang comot sana comot sini. Andai bahasa Indonesia punya lebih banyak variasi kata pasti aduhai.' Kemudian, saya alami sendiri bahwa kadang tindakan comot sana conot sini itu memang sering kali tak terhindarkan dalam proses menerjemahkan. Beberapa (atau banyak) kata dalam bahasa Inggris belum memiliki padanan dalam bahasa Indonesia sehingga terpaksa si penerjemah ikut main comot. Bersalah iya, tapi mau bagaimana lagi?

Kemudian, saya bertemu buku ini. Jika dalam buku pertama kita bisa tahu asal-muasal banyak kata dalam bahasa Indonesia yang dicomot dari bahasa asing, maka di buku ini penulis memusatkan perhatiannya pada bahasa Belanda, Inggris, dan Malaysia sebagai sumber comotan. Paling banyak dibahas adalah kata-kata dalam bahasa Indonesia yang ternyata berasal dari bahasa Belanda, juga bagaimana kata-kata itu kadang dipergunakan secara keliru, seperti spooring & balancing. Kata "spooring" ternyata bukan dari bahasa Inggris, tapi dari bahasa Belanda yang diinggriskan tapi di Inggris sendiri kata-kata itu nggak ada (yang digunakan adalah "tracking and balancing")

Bagian paling menarik tentu tentang penyerapan dari bahasa Malaysia. Sudah jamak kita dibuat tersenyum oleh versi Malaysia dari beberapa kata dalam bahasa Inggris. Selain Bilik Kecemasan dan Rumah Sakit Korban Lelaki (yang ternyata hanya candaan), kreativitas tetangga serumpun ini tampak pada cara mereka mengalihbahasakan dalam bentuk singkatan, seperti pollen dusk (serbuk benang sari) yang dialihbahasakan menjadi debunga (singkatan dari debu bunga). Kreatif dan unik! Coba kita juga kreatif dengan menyebutnya sebagai 'serburi' yang kedengaran lebih 'bungawi' wkwkwk

NB: Kasusnya hampir sama persis seperti judul buku ini. Awalnya saya mencomot buku ini gara-gara ada tulisan Alat Vital-nya, kemudian baru sadar kalau ini adalah buku bunga rampai bahasa *langsung masukin keranjang belanjaan.

Ulasan di http://dionyulianto.blogspot.co.id/20...
Profile Image for Reiza.
190 reviews7 followers
March 4, 2017
Saya baru tahu kalau kata hutan ini sebenarnya bukan kata asli Melayu. Tapi ternyata serapan dari kata Belanda houtankaap yang adalah gabungan dari kata hout atau kayu dengan kata aankap yang bermakna memangkas.

Kenapa bisa populer? Ternyata pada tahun 1916, pemerintah Hindia Belanda saat itu mendirikan perusahaan pembalakan yang dinamakan dengan Nederlandsch-Indisch Houtankaap Maatschappij. Nah, perusahaan ini mengeluarkan saham kepada masyarakat yang ingin membeli. Akhirnya populerlah kata houtankaap di kalangan masyarakat sebagai satu istilah yang khas digunakan di Hindia Belanda (karena di Belanda ternyata istilah aankap dianggap salah secara tata bahasa). Melalui penyesuaian lidah, akhirnya terciptalah kata hutan sebagaimana yang kita kenal saat ini.

Siapa yang sangka ternyata kata-kata yang biasa kita ucapkan punya sejarah dan makna tersendiri? Melalui buku ini kita bisa mendapatkan pengetahuan menarik perihal asal-usul bahasa. Tentang bagaimana bahasa kita sangat banyak dipengaruhi oleh Belanda, tentang beberapa salah kaprah dalam penggunaan kata-kata (cecak atau cicak? birahi atau berahi? resiko atau risiko?), atau juga pengetahuan baru tentang bahasa Inggris dan bahasa Melayu (ohiya, push up dalam bahasa Melayu bukan bersetubuh dengan bumi dan rumah sakit bersalin juga bukan rumah sakit kurban lelaki...itu semua bohong ternyata...)

Jadi untuk yang tertarik mengetahui asal-usul suatu kata dalam bahasa, atau memang tertarik mendapatkan pengetahuan baru tentang bunga rampai bahasa, saya sangat merekomendasikan buku ini.
Profile Image for cindy.
1,981 reviews156 followers
February 5, 2017
"Kenapa kita sakit mag?"
"Karena kita dijajah Belanda."

Aku sempat terkekeh-kekeh membaca kutipan tsb, krn teringat pernah ditanya apa bahasa inggisnya sakit mag-nya orang indonesia, dan sampai sekarang blm dapat menjawab dengan jawaban sesederhana "sakit mag" ;)

Buku ini berisi artikel-artikel pendek yg menyoal Bahasa Indonesia dan kosa kata yang digunakan, dari masalah serapan bahasa belanda dan inggris, cara penyerapannya, hingga pecah-kongsinya Bahasa Indonesia dan Bahasa Malaysia meski sama-sama berinduk pada Bahasa Melayu.

Unik, ringan, enak dibaca dan membawa banyak pencerahan atas asal-usul kata-kata ini. Bahasa Indonesia sebenarnya kaya akan kosa kata, meski sebagian besarnya adalah serapan. Sayang sekali jika kata-kata ini malah terkubur tak digunakan, sementara kosa kata baru yang diserap secara sembarangan malah merajalela.
.
.
Profile Image for Misni Parjiati.
47 reviews10 followers
October 6, 2016
Banyak kosakata yang sehari-hari kita gunakan tapi tidak tahu dari mana asalnya. Banyak kata yang punya sejarah panjang. Bisa jadi benda yang menjadi rujukan kata atau frase tertentu sudah punah. Tersisa dari masa lalu.

Sebagai penutur asli bahasa Indonesia, kita kerap menganggap enteng bahasa yang satu ini. Tapi cobalah saat menerjemahkan atau berusaha menjelaskan satu kata khas Indonesia kepada teman yang berasal dari luar negeri. Kadang kamu akan kesulitan menemukan padanan kata. Mungkin saat teman asingmu menanyakan mengapa bisa begitu, kamu tidak menemukan jawaban yang tepat.

Selengkapnya di http://misniparjiati.com/2016/10/06/d...
Profile Image for Tristanti Tri Wahyuni.
193 reviews6 followers
September 17, 2017

Tertarik karena judulnya yang unik, dan ternyata ini buku tentang bahasa. Baru tahu kalau kata "cinta" dulu dimaknai dengan sadness, heartache atau "kesedihan" dan "patah hati" dalam kamus bahasa Melayu tahun 1902. Mengejutkan sekali, bukan? :D

Maknanya bisa sangat berlawanan dengan makna yang kita tahu saat ini. Tapi, memang begitulah bahasa. Sifatnya yang arbitrer dan konvensional, membuatnya dapat berkembang dan berubah-ubah dengan dinamis sesuai dengan perkembangan zaman.

Displaying 1 - 6 of 6 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.