Ali Topan | Teguh Esha | 254 halaman | Cet. keempat, Maret 1978 | Penerbit Cypress, Jakarta
Sungguh kasihan hidup Ali Topan. Hidup di tengah keluarga yang tidak harmonis, ia kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Mamanya sudah dikenal sebagai tante girang, dan papanya senang main perempuan. Pantas saja kakak perempuannya memilih minggat dari rumah. Kondisi ini menyebabkan Ali Topan lebih senang di luar rumah.
Untungnya Ali Topan punya tiga kawan setia, Bobby, Dudung, dan Gevaert. Keempat remaja tanggung ini bersama-sama menjadi warga SMA 202 yg ada di ujung jalan Mahakam. Mereka sudah terkenal sebagai berandalan atau krosboi, yang sering ugal-ugalan di jalan raya dengan motor mereka masing-masing. Sesekali empat sekawan ini bertingkah kurang ajar di tempat umum kepada siapa saja yang mereka temui. Ali Topan bisa dibilang pemimpinnya.
Alkisah ada anak baru di SMA 202, lebih tepatnya di kelas Ali Topan, berjenis kelamin perempuan. Dia cantik rupawan. Saking mempesonanya, Ali Topan pun jatuh cinta kepada perempuan yang bernama Anna Karenina itu. Cinta bersambut, hingga akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih. Namun kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Penyebabnya keluarga Anna yang tidak setuju. Status sosial menjadi salah satu alasannya.
Sampai akhirnya Anna tidak kuat lagi dengan kekangan keluarganya. Ia memberontak. Mengambil keputusan untuk melakukan tindakan yang akan berdampak pada Ali Topan, dirinya, dan keluarganya.
Novel remaja tentang pemberontakan seorang anak dari keluarga broken home. Karakter yang lumayan digandrungi hingga kini terutama adaptasinya di film remaja.
Walau sdh beberapa kali menonton film yang diangkat dari kisah ini, tetap saja lumayan senang menemukan verai cetaknya.
Apa lagi ada kalimat, "Novel perdana Teguh Esha yabg telah difilemkan. Filem tersebut sangat mengecewakan penulisnya. Buku ini untyk menfusap rasa kecewa di hari ribuan penggemar Ali Topan!!"
Makin pemasaran pada kalimat Ali Topan Seri II, III, IV, V apakah memang pernah ada kelanjutannya? Mungkin saya yang kurang tahu.