Ceye merasakan arti sayang yang sebenar-benarnya saat menjalin hubungan dengan Ladin, namun kesibukan yang menjadi rutinitas mereka pun menjadi rintangan bagi pasangan ini. Ceye dan Ladin yang sama-sama cuek tidak menyadari kalau Vania, fotografer terbaru Anchorbolt sedang menjalankan misi rahasia bersama Rama, mantan anggota Anchorbolt yang berniat untuk menghancurkan pasangan itu dan band Anchorbolt yang sedang diganyang menjadi band indie nomor satu di Bandung.
well then, buku ini berhasil bikin aku kesel bgt karena merasa baik ceye dan ladin ini smsm ERGHHHHH. normalnya sbg pasangan ya masing-masing sudah sadar akan batasan apa saja yang harus dilakukan dan dipatenkan kepada lawan jenis ya. makanya aku merasa ceye-ladin ini konyol bgt. bahkan ada satu fase pas baca dimana aku berpikir kalo baiknya mereka berdua emg putus aja.
tapi setelah aku selesai baca dan mulai mengurai satu-satu, ga ada salahnya untuk ceye-ladin balik lg setelah mereka udah ga salah paham lagi. cuma masalahnya itu, huft sorry to say this tapi ladin tuh kayak bener-bener cari masalah sendiri. aku ngerti sih how worse her past tapi aku ga membenarkan apa yang dia lakuin di sini. sama halnya aku tau how burning ceye was dan aku tetep merasa dia bego soal vania 🥲
selamat kak lokalpcy kamu berhasil buat aku mendalami dan terbawa perasaan di buku ini. apalagi aku baca ini setelah aku nyelesain 35mm yang mana menurut aku adem ayem, lalu di sini malah menggelegar 😭🙏🏻
This entire review has been hidden because of spoilers.