Jump to ratings and reviews
Rate this book
Rate this book
"Itukah alasanmu datang ke Batam, untuk mencicipi kue di kafe ini?
"Ferry menggeleng tegas. "Itu hanya sekadar bonus!"
"Oya? Lantas apa tujuanmu ke Batam? Urusan kantor? Atau urusan pribadi?"
"Pribadi! Dina... aku ingin kita kembali bersama!"


Dina cukup sukses mengelola kafenya di Batam dan bahagia dengan kehidupannya sekarang. Kehadiran seorang pria Pakistan yang tampan yang membuka restoran India di sebelah kafenya pun kian menambah warna hidupnya. Tapi semua itu kembali goyah ketika cinta masa lalunya mendadak datang dan mengajaknya meniti kembali hubungan yang dulu bahkan tidak pernah ada

215 pages, Paperback

First published January 1, 2006

3 people are currently reading
65 people want to read

About the author

Syafrina Siregar

9 books26 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
18 (8%)
4 stars
35 (17%)
3 stars
98 (48%)
2 stars
44 (21%)
1 star
9 (4%)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews
Profile Image for Viktoria.
135 reviews1 follower
March 20, 2012
Dina, pemilik April Café, sebuah kafe di Batam yang menuai sukses cukup besar. Lokasinya yang strategis dan cake-nya yang mempunyai cita rasa yang berbeda membuat April Café terkenal di Batam dan mempunyai pelanggan tetap. Kafe yang dibangun Dina selama 3 tahun ini memiliki staf juga teman Dina yang berkompeten: Surya, si kepala koki; Rima si field manager; Astri penjaga kasir dan waitress; dan Indra, si sopir kafe. Hidup Dina sangat bahagia, juga diwarnai dengan datangnya buket bunga tiap hari, entah dari siapa.

Hidup Dina akan biasa saja, bila pada suatu hari, kenangan dari masa lalunya datang. Ferry, lelaki yang 3 tahun lalu berbagi kenangan dan cinta dengannya, dan juga menghancurkan harapannya akan komitmen masa depan dan pernikahan.

Tiga tahun yang lalu, Ferry hanya ingin bersenang-senang tanpa ingin memikirkan arah hubungannya dengan Dina. Tapi sekarang, Ferry datang menawarkan cinta lagi dan komitmen yang jelas akan masa depan.

Seharusnya ini menjadi sebuah kebahagian bagi Dina. Bagaimana tidak, desir hatinya setiap ada Ferry jelas menandakan ia masih menyimpan rasa untuk Ferry. Tapi, kehadiran Faisal, pria berdarah Pakistan yang membangun restoran India di sebelah kafenya, tak dinyana menimbulkan kebimbangan dalam hati Dina, meskipun ia tahu dengan jelas, ia takkan mungkin bisa bersama Faisal.

Lalu, bagaimana Dina menanggapi keseriusan Ferry kali ini? Bagaimana juga dengan pengaruh keberadaan Faisal—dan fakta tentang dirinya? Baca selengkapnya di April Café ;)

“Cinta itu serupa dengan bisnis. Harus berani mengambil risiko.” (hlm.176)



Bacaan yang light, quick-reading, sederhana, tapi ngena :)

Konflik yang disajikan ringan dan nggak ribet. Tokoh Dina pada awalnya adalah tokoh yang kuat dan nggak mudah terlena akan cinta, tapi toh pada akhirnya, Dina juga manusia biasa. Sekuat apapun ia berusaha bertahan,pertahanannya toh jebol juga.

“Orang yang terlibat di dalamnya sering menganggap perasaan yang dimiliki masih tetap sama. Padahal sebenarnya tidak. Bisa jadi yang ada sekarang hanya keinginan untuk membangkitkan kenangan lama, atau cetusan tidak puas karena kegagalan hubungan itu di masa lalu. Mungkin juga hanya demi balas dendam.” (hlm.145)


Seperti judulnya, “April Café” tidak hanya menceritakan tentang kehidupan Dina selaku tokoh utama. Tapi juga ada kilasan tentang kehidupan Rima, si field manager yang ternyata adalah single mother with a child; dan bagaimana kehidupan di April Café.

Ohya, di novel ini juga kaya akan unsur kebudayaan.

Terdapat kutipan percakapan dalam bahasa Pakistan (atau India?) yang digunakan oleh Faisal dengan rekan-rekan kerjanya di restorannya; dan kemudian akhirnya di-share dengan Dina. Salah satunya yang ada dalam percakapan ringan mereka: “mujhse shadina karoge?” yang artinya “will you marry me?”. Aww so sweet~ Ada juga “tum pagal ho!” yang artinya “you’re crazy!” (hm, lumayan untuk memaki orang di saat kesal dan supaya orang itu tidak mengerti ;p). Dan masih ada beberapa lagi bahasa tersebut yang tersebar sampai ke akhir cerita.

Selain bahasa, ada juga penjelasan mengenai makanan khas April Café dan restoran India-nya Faisal. Dan saya tertarik dengan makanan Indianya: nasi briyani, paratha, chappati, samosa; dan penjelasan Faisal akan makanan mancanegara:

“Misalnya, masakan China yang biasanya menggunakan berbagai saus untuk menghasilkan bau dan rasa yang tepat. Atau masakan Jepang yang lebih mementingkan kesegaran ikan sebagai bahan utamanya. Dan masakan India yang terkenal dengan variasi bumbunya. Tingkat kepedasannya tergantung dari daerah mana makanan itu berasal.” (hlm.137)


Selain itu, tidak banyak yang bisa saya komentari. Novel ini minim typo, cuma saya agak terganggu dengan penggunaan tanda seru “!” hampir dalam setiap kalimat percakapannya. Apakah semua tokohnya berseru setiap kali berbicara?

Terakhir, mungkin ini bisa jadi pelajaran bagi para lelaki ;D

“Pikiran Dina menerawang jatuh. Lelaki memang tidak bisa diandalkan. Mulut berbisa dan mesra saat ada maunya. Tapi kalau sudah bicara soal komitmen dan tanggung jawab, segera saja ambil langkah seribu lari tunggang langgang.” (hlm.98)
Profile Image for Biondy.
Author 9 books235 followers
December 21, 2025
Bacaan ringan yang bisa diselesaikan dalam sekali duduk. Nemu di sebuah resto dan kaget banget pas lihat ada cap tempat sewa buku yang sudah lama tutup.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
December 12, 2013
“Cinta itu serupa dengan bisnis. Harus berani mengambil risiko.”

Ini novel pertama Mba Nana yang kubaca, novel yang memang sudah cukup lama terbit, tapi selalu tidak ada kata terlambat untuk membaca 1 buku. Dan setelah menutup novel ini, aku cukup terhibur dengan gaya bercerita Mba Nana, novel ini menjadi sebuah perkenalan yang manis untukku ^^ Jadi, pengen nyobain baca novelnya yang lain.

Mengambil setting di Batam, Mba Nana kali ini membawa kisah tentang Shadina, pemilik April Cafe. Bersama rekan-rekannya, Rima, Astri, Indra dan Surya mereka berusaha membesarkan "April Cafe" dengan membuat terobosan-terobosan dari segi variasi kue-kue yang disajikan, yang terkenal dan khas yaitu donat, tiramisu dan blackforest.

Shadina a.k.a Dina mungkin cukup sukses dengan bisnis kafenya, April Cafe tapi dia masih tidak terlalu beruntung dalam kisah percintaannya. 3 tahun lalu, hubungannya dengan Ferry kandas ditengah jalan, karena Ferry tak kunjung memberikan kepastian dan komitmen untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan. Shadina pun memutuskan untuk pindah ke Batam dan memulai semua dari awal bersama April Cafe.

Kehadiran Faizal, seorang pria asli Pakistan, pemilik restoran India disamping April Cafe membuat warna tersendiri dalam kehidupan Shadina. Faizal yang begitu menarik dan tampan ternyata pelan-pelan menimbulkan kenyamanan dihati Shadina tapi gosip yang menyatakan bahwa Faizal gay cukup membuat Dina tidak percaya dan sedikit menjaga jarak.

Selain itu, sosok Ferry hadir kembali dalam hidup Shadina. Ferry ingin memperbaiki hubungannya dan berniat untuk serius sekarang. Tanpa diketahui Shadina, Ferry ternyata telah bertunangan dengan wanita lain dan akan segera menikah. Shadina pun makin dibuat penasaran dengan sosok pria misterius yang selalu mengirimnya bunga tiap hari dengan jenis yang berbeda yang perlahan-lahan malah mengusik hatinya ^^

Bagaimana akhir kisah Shadina, Faizal dan Ferry?
Sebenarnya ceritanya simple, dan khas metropop banget, tapi aku benar-benar dibuat larut hingga halaman terakhir ^^ Aku suka dengan setting April Cafe, karakter pendukung didalam novel ini, chemistry antar para tokoh dan alur yang perlahan-lahan mengalir. Dan ketika menutup endingnya, seperti dugaanku, aku bisa tersenyum manis =)

Novel ini cukup ringan dan cocok jika dibaca ketika santai ^^
Profile Image for Nur Fadilla Octavianasari.
565 reviews45 followers
April 1, 2011
werrr another Syafrina's Metropop that i like !
yaah walo ketauan sih novel2 mbak nana (sok akrab banget)latarnya pasti sekitaran Batam or s'pore sono
keinget novel my two lovers deh pas baca ni , hihihi

dan dua novel terakhir yang gw baca (termasuk ini) dua2nya nyeritain soal ex boo, ga ada niatan gt sih pas ngerental gw cuma tertarik buat baca aja bnerenya, :)
hmm bener2 dihadapkan ama dua pilihan sulit , di satu sisi Dina masih syang ama Ferry tp ferry masih aja tarik ulur soal pernikahan, tp kalo mnurut gw sih dia emang ga ada niat tuh ngawinin si Dina .
lagian Dina emang lebih cocok ama Faisal :) heheh

bagian lucunya juga ada disini, jadi ga terlihat tegang mulu pas baca, dan soal gossip gay faisal, ampoon bok lucu deh itu . tp kalo gw jadi dina sih emng bakal pusing kali yaa
masa dikiranya kita ada crush ama gay beee - -
Profile Image for Anastasia.
23 reviews
January 10, 2013
syafrina siregar berhasil mengecoh saya. endingnya meleset 180 derajat dari perkiraan. ngga nyangka kalo shadi sampe jadian sama faisal yang awalnya dikira gay. sejauh pegamatan saya, no typo. sucha great. saya beri 3 bintang buat novel anda!
Profile Image for Ochie.
60 reviews2 followers
Read
November 11, 2007
Hmmm..standart metropop. Jelek banget nggaa...yg lebih jelek banyakl..tp yg lebih bagus..lebih banyak lagi * _ ^
Profile Image for Fitri Gita.
Author 4 books
June 17, 2008


asik .... ^__^



terutama semangat shadina dalam mengembangkan toko rotinya, ga sekedar kisah cinta deh ... ^___^
Profile Image for Saptorini.
Author 5 books12 followers
March 4, 2012
Standar Metropop. Lebih suka "JD dan DJ" nya. Lebih segar meski dua-duanya berkutat pada masalah cafe n bakery dan cinta.
Profile Image for Ditha.
5 reviews1 follower
September 4, 2012
when you have to face the man who cowardly towards a commitment,, wedding...
Profile Image for Senja.
37 reviews3 followers
Read
October 31, 2012
semua orang bisa belajar dari masa lalu, bisa meninggalkan masa lalu, dan bisa memulai sesuatu yang baru meski memiliki masa lalu. :)
Displaying 1 - 15 of 15 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.