Andrias Harefa adalah pelopor penulisan buku-buku self-help dan how-to di Indonesia sejak 1998. Menjadi pembicara, motivator dan trainer profesional sejak pertengahan 1991, ia telah melatih lebih dari 500 trainer/motivator, 10.000 sales people, 5.000 supervisor-manajer, dan menolong 300-an orang menerbitkan buku karya mereka. Speak up and Be Counted, Becoming an Excellent Trainer, Training Design and Delivery, PAKAR Training System, Leadership and Supervisory, Creative Problem Solving, Selling Skills, Professional Writing Skill, Professional Work Ethos, dan Proactive Mindset Motivation Series adalah beberapa program yang banyak dibawakannya 22 tahun terakhir.
Memiliki lebih dari 22.000 jam terbang sebagai trainer profesional, Andrias Harefa telah melayani ratusan perusahaan dan organisasi terkemuka di Indonesia sejak 1990. Klien utamanya termasuk (alphabet) Alfamart, Astra International, Astra Honda Motor, Auto 2000, Bank ANZ Indonesia, Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank Danamon, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC NISP, Bank Permata, Bank Sampoerna, Charoen Pokphand, Ciputra Group, Cowell Development, Exelcomindo, Freeport Indonesia, Indosat, Indomaret, IMORA Motor, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Manulife, Perusahaan Gas Negara, Pertamina, PLN, Prudential, Sinarmas Mining, Toyota Astra Motor, Toyota Astra Financial Services, United Tractors, XL Axiata, dan sebagainya.
"The Ciputra Way" adalah buku yang menggambarkan filosofi dan pendekatan bisnis dari seorang pengusaha sukses asal Indonesia, yaitu Ir. Ciputra. Buku ini ditulis oleh Arif S. Budimanta dan Bong Chandra, dua penulis yang menggali wawasan dari pengalaman dan pemikiran Ciputra. Buku ini memulai dengan menggambarkan perjalanan hidup Ir. Ciputra, seorang pengusaha sukses yang telah menciptakan berbagai proyek properti, termasuk perumahan, pusat perbelanjaan, dan hotel di Indonesia. Ir. Ciputra dikenal karena memiliki visi yang kuat dan misi untuk mengubah wajah Indonesia melalui pengembangan properti yang inovatif dan berkelanjutan. Buku ini mengungkapkan betapa pentingnya memiliki visi yang jelas dalam bisnis.Kesuksesan Berdasarkan Nilai: Ciputra mengedepankan nilai-nilai seperti integritas, kerja keras, dan etika dalam bisnisnya. Ia percaya bahwa kesuksesan jangka panjang hanya bisa dicapai dengan memegang teguh nilai-nilai ini.
Buku ini diambil dari kisah seorang pengusaha sukses yang memiliki prinsip-prinsip yang di pegang teguh dalam berwirausaha. Menurut saya buku ini sangat menginspirasi dan memotivasi bagi kita yang ingin membangun kejayaan bisnis karena didalamnya terdapat tips dan trik praktis yang dapat diterapkan oleh para pengusaha pemula maupun yang sudah berpengalaman. Ciputra selalu mendorong inovasi dan keberanian dalam mengambil risiko yang terukur. Dia percaya bahwa untuk maju, perlu ada keberanian untuk mencoba hal-hal baru dan berbeda. Ciputra selalu menjunjung tinggi integritas dan etika dalam berbisnis, itu menurut saya adalah sesuatu hal yang harus terus dipegang teguh oleh setiap orang yang membangun usaha.
Buku ini menjelaskan bahwa dalam berbisnis mesti ada ketegasan dalam berkata ya dan tidak, dikarenakan suatu prinsip yang mendasar dalam berbisnis Jika kita ragu ragu dalam mengungkapkan alasan, yang ada nanti kita bakal kesulitan dalam kedepan nya Buku ini juga mengajarkan bahwa untuk menjadi entrepreneur yang bagus dan berwibawa, kita mesti ada sikap dalam bernegosiasi dalam suatu bidang, dan dalam itu juga menghargai pendapat dari teman bisnis, kolega maupun siapapun yang sedang berbicara, dan dalam buku ini juga menjelaskan bahwa seorang yang memiliki kapasitas dalam suatu dirinya, dapat merubah orang dan bisa menuju jalan menjadi sukses
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku ini sangat bagus karena menjelaskan langkah langkah bagaiman menjadi entrepreneur yang sukses di waktu muda, dan bisa dipelajari dikalangan usia manapun Ada pun orang orang yang merasakan adanya peluang, mengejar peluang yang cocok dengan dirinya dalam suatu lingkungan dan percaya keberhasilan merupakan sesuatu yang bisa dicapai asal bersungguh sungguh Dan kata kata yang berkesan adalah seorang entrepreneur itu tidak butuh kepintaran saja, melainkan juga butuh kebijaksanaan agar segala tantangan dapat dilalui dengan seksama
This entire review has been hidden because of spoilers.
Buku The Ciputra Way karya Adrias Harefa dan Eben Ezer Siadari ini membahas filosofi kewirausahaan Ir. Ciputra yang menekankan pentingnya integritas, kreativitas, dan kontribusi sosial. Disampaikan dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, sehingga menurut saya cocok untuk semua kalangan. Yang pasti, buku ini memberikan tips untuk bisa menjadi pengusaha yang punya semangat dan mimpi besar dengan jalur kewirausahaan dan juga mampu membangun bangsa atau dengan berdampak positif bagi lingkungan sosial.
Buku ini memberikan panduan terkait praktik terbaik menjadi seorang entrepreneur di mana buku ini memberikan paparan secara jelas dan gamblang tentang apa saja yang perlu kita lakukan agar bisa sukses dalam menjalankan bisnis kita sendiri. Hal ini dimulai dari sikap mau belajar, tidak pernah puas akan hasil yang sudah diraih, dan selalu ingin tahu terhadap segala hal yang tengah berkembang di mana semua point tersebut bisa menjadi kunci sukses dalam bisnis yang kita jalankan.
Buku ini berisi tentang cara menjadi Entrepreneur Sejati.
Seorang Entrepreneur yang paling berbakat pun tetap manusia biasa. Dan kita tidak harus menjadi orang jenius dalam semua bidang untuk menjadi entrepreneur sukses. Kita hanya perlu jenius dalam bidang yang sesuai dengan bakat dan pilihan hidup kita. Dan untuk itu kita harus terus belajar untuk mencapainya.
Kekuatan Luar Biasa Mimpi,bahkan saat terjaga.Mimpi adalah wujud dari keinginan Mencatat setiap ide bisnis Melirik Praktik - Praktik Terbaik . Inovasi dengan Meniru secara Kreatif.
This entire review has been hidden because of spoilers.
I had big hopes of this book, considering that this book could tap into the secrets that make Ciputra one of the biggest mogul in property business in Indonesia and Asia. Sadly the hopes fall short with the overuse of praising words every once here and there, overshadowing the real useful values that might have existed in this book.