Judul buku : Hai Miiko! – Ingin Jadi Besar!
Penulis : Ono Eriko
Penerjemah : Widya Anggaraeni Winarya
Penerbit : PT Gramedia
Cetakan : Kedua belas, 2012
Tebal : 41 halaman
• Pembukaan:
Buku komik ini menceritakan anak kelas 5 SD bernama Miiko dan teman-temannya yaitu Mari, Miho, Tappei, dan lainnya. Miiko dan Mari adalah anak perempuan yang memiliki ukuran tubuh yang pendek, sedangkan Miho (anak perempuan) dan Tappei (anak laki-laki) yang memiliki ukuran tubuh yang tinggi.
• Isi buku:
Pada suatu hari, Miiko dan Mari sedang berjalan-jalan, lalu melihat baju semacam dress yang dipajang di salah satu toko baju. Mereka berdua ingin mencoba dan membeli baju tersebut, untuk dipakai pada tahun baru, tetapi Miiko sudah pesimis duluan karena baju tersebut hanya cocok dan pas untuk orang ukuran tubuh yang tinggi. Lalu, Mari tetap memaksa Miiko untuk mencoba baju tersebut. Namun, seperti yang sudah dipikirkan oleh Miiko bahwa baju tersebut terlihat sangat kebesaran saat dipakai oleh dia. Lalu, datang pelanggan lain yang juga tertarik dengan baju tersebut yaitu Miho. Lalu, dengan cepat Miho langsung mencoba baju tersebut dan Miho terlihat cocok dan cantik saat memakainya. Tanpa berpikir panjang, Miho langsung membeli baju tersebut. Miiko dan Mari pun terlihat sedih. Miiko pun terpaksa tidak memakai baju baru di tahun baru ini ddi memakai bajunya yang tahun lalu.
Besoknya, Miiko pergi sendiri ke festival tahun baru untuk sembahyang. Di festival, Miiko bertemu dengan Tappei dan Miho. Miiko melihat Miho memakai baju baru yang dia beli saat bertemu dia dan Mari di toko baju. Lalu, Miiki melihat ada benang lepas di punggung Tappei tetapi tentunya dia tidak bisa mengambilnya karena dia pendek. Miho yang juga melihat ada benang lepas tersebut, dia langsung mengambilnya dan Tappei pun mengucapkan “terima kasih”. Miho mengajak Tappei untuk berkeliling di area festival, tetapi Tappei sedikit menolak. Namun, Miho tetap memaksa Tappei untuk menemaninya berkeliling. Miiko yang melihat mereka pun jadi kesal. Saat sudah sampai di kuil untuk sembahyang, Miiko berdoa agar di tahun yang baru ini, dia menjadi tinggi.
Besok paginya, dia merasa bajunya sempit. Saat dia melihat ke kaca, ternyata dia menjadi orang yang tinggi. Miiko pun bingung harus bagaimana, lalu dia meminjam baju mamanya untuk keluar rumah, lalu menemui Tappei karena pada saat itu di rumah Miiko sedang tidak ada orang. Miiko malu untuk menunjukkan ukuran tubuhnya yang sudah tinggi kepada Tappei, tetapi mau tidak mau Miiko harus menunjukkan dan memberi tahu Tappei. Tappei yang melihat Miiko pun juga kaget, sampai tidak bisa berbicara apa-apa. Tappei juga sampai tidak mengenali bahwa itu Miiko, bukan orang lain. Tappei memastikan bahwa itu benar Miiko, dengan menanyakan beberapa pertanyaan, seperti siapa nama wali kelas mereka, nama teman yang suka membuat komik, dan nama kucing peliharaannya. Miiko berhasil menjawab pertanyaan Tappei dengan benar. Lalu, akhirnya Tappei percaya dan Miiko pun mulai bercerita kepada Tappei. Tappei mencoba memberi solusi yaitu dengan mencoba berdoa lagi di kuil, mungkin akan terkabul lagi. Miiko pun setuju dan mereka pergi ke kuil itu. Dalam perjalanan ke kuil, Miiko melihat baju dengan model baru yang di pajang di toko baju tersebut. Miiko langsung mencoba baju tersebut dan dia terlihat cantik dan cocok dengan baju tersebut. Miiko merasa senang dan langsung membeli baju tersebut. Miiko ingin menjadi tinggi, hanya ingin memakai baju bagus seperti punya Miho.
Sesampainya di kuil, Miiko berdoa agar ukuran tubuhnya kembali lagi seperti semula. Setelah berdoa, mereka berdua duduk di kursi taman sambil menunggu doa Miiko terkabul. Miiko takut kalau ukuran tubuhnya tidak akan kembali seperti semula. Lalu, saat mereka sedang bercanda, tiba-tiba saat Tappei memegang tangan Miiko, Tappei merasa aneh dan melihat tangan Miiko kecil. Mereka berdua senang karena ukuran tubuh Miiko kembali seperti semula. Saat Miiko sampai rumah, Miiko dimarahin mamanya karena buat apa membeli baju itu, tetapi Miiko menerima mamanya yang marah ke dia dan dia berpikir untuk memakai baju itu setelah 5-6 tahun lagi.
• Kekurangan dari buku komik ini:
menurut saya tidak ada karena semua dikemas menjadi suatu cerita yang bagus dan menarik.
• Kelebihan dari buku komik ini:
menurut saya banyak. Mulai dari penggunaan bahasa yang mudah dipahami, memiliki gambar yang bagus dan masuk akal, penataan konsep dan alur cerita yang rapi dan menarik, serta pada saat membacanya saya menjadi ikut terbawa suasana.
• Penutup:
Buku komik Hai Miiko ini bagus dan bisa di baca untuk semua umur. Memiliki cerita dan gambar yang menarik, bahasa yang mudah dipahami serta bisa membuat kita terbawa suasana membuat komik ini menjadi salah satu buku yang harus dan pantas untuk dibaca.
Nama: Carissa Felita
NRP: 6103020024