Miriam & Douglas kembali berhadapan dengan dua orang penjahat dari lembah putih yang ingin membalas dendam atas kekalahan mereka sebelumnya. Douglas tidak mau Miriam sampai terlibat dengan perkelahian ini, sehingga Ia merahasiakan hal ini dari Miriam & teman-temannya yang lain. Namun akhirnya Miriam mengetahui permasalahan tersebut & pada saat Douglas terdesak, Ia datang untuk membantu & meringkus kedua penjahat tersebut.
Likes Jackie Chan movies and American movies like BIG. Also cats, but not enough to own one. One of her favorite activities is decorating and creating useful objects for her home. Hates mosquitoes and cockroaches. Has enormous trouble in bicycle parks.
Does mostly light-hearted comedy stories, but very entertaining. She does surprisingly great action scenes (haven't seen many shoujo artists try at a Western before!!).
Her stories ranges from cute to action, but all done unparalled attention - the drawings are refined and the storylines bring the readers into what the characters feel. Her page layouts and camera angles varies a lot, and thus keeps the interest of the reader.
--- Romantic Dream ( Miriam #7 ) --- Plot: Koplak dan seru^^ Penokohan: Thumb up untuk Miriam! Gambar: Ok. Kalian lelah dengan tokoh perempuan yang lemah lembut? Atau tokoh perempuan yang brutal? Manja? Atau tokoh perempuan yang... sosoknya minta dilempar ke samudera ketujuh di dunia? //lhe
Kalau begitu Miriam mungkin cocok untuk kalian! \^ o ^/
Baca sinopsisnya langsung, ya^^ Saya pernah baca Miriam--- setengah volume pertama. tapi berhenti karena sosok Miriam menurut saya terlalu hebat di masa belianya. Jika dibaca dengan kacamata normal, sebenarnya (mungkin) Miriam bisa diterima. Tapi saya tidak bisa. Saya ingin dia lebih kekanakan lagi sih... X"D //ploks.
NAH! Tapi ceritanya lain di Miriam #7 a k a Romantic Dream ini! Sungguh, disini Miriam benar-benar sosok yang sangat gemilang!
Dia kuat, berani, dan pandai berbicara. Sosoknya menurut saya... sosok ideal gadis yang biasa kalian jumpai di buku-buku anak orang barat. Gadis-gadis yang mengajarkan tentang kebesaran hati, supel dan cerewet. Ya! Ya! Benar! Seperti itu (mines kebesaran hatinya tapi) XD. Sifatnya sama seperti saat Miriam masih kecil, tapi karena sosoknya sudah lumayan dewasa, menurut saya sikap seperti inilah yang cocok!
Plot ceritanya juga jadi memiliki rasa yang berbeda dengan tokoh menarik seperti Miriam. Hubungan antar tokohnya juga------ eh ralat. Kalau hubungan antar-tokoh sih, mungkin cuma menyoroti Miriam dan Douglas yang sangat "Aaaaww" dicerita ini ^^. Ya sudah itu saja X"D [8.5/10]
Sejak mengenal Dunia Mimpi, saya jadi suka manga buatan Kyoko Hikawa. Cerita dan karakter-karakternya menarik. Jika biasanya tokoh wanitanya dibuat konyol dan ceroboh dalam Romantic Dream ini berbeda. Tokoh wanitanya memiliki kemampuan setara dengan si pria.
Romantic Dream ini kisah kelanjutan hubungan Miriam dan Douglas. Manga ini kelanjutan dari serial Miriam yang saat itu masih anak-anak berusia 6-7 tahun sedangkan Douglas sudah remaja berusia 17 tahun. Tapi buku ini juga asyik dibaca terpisah.
Hubungan keduanya memang agak berat sebelah. Miriam yang bersikeras untuk menjadi pendamping Douglas sejak ia bertemu dengan pria itu saat masih bocah. Sedangkan Douglas cuek-cuek saja. Ia menganggap Miriam masih seperti anak kecil, yang dipukulnya jika berbuat nakal. Usia mereka memang terpaut cukup jauh, yakni sembilan tahun.
Miriam tidak menyerah.Ia terua bercerita tentang mimpi romantisnya kepada Douglas meskipun malah ditertawakannya. Hingga suatu ketika datanglah Leo, seorang kriminal kelas kakap yang memberitahukan ada beberapa orang yang berniat membalas dendam pada Douglas yang saat ini menjadi wakil sherif.Ternyata jumlah pelakunya lebih banyak dari dugaan Douglas. Nyawanya dan nyawa Miriam pun terancam.
Pada manga ini, coretan dan model wajah karakternya ala Kyoko banget. Wajah karakter-karakternya tak jauh beda dengan yang ada di Dunia Mimpi ataupun Golden Book, cuma setting dan sifat tokohnya saja yang berbeda.
Setting Romantic Dream ini di Wild West dengan Miriam yang merupakan anak angkat pemilik pertanian dan perkebunan besar, serta Douglas yang menjadi wakil sherif dan kepala urusan peternakan di tempat Miriam. Kedua tokoh ini digambarkan jago tembak dan mengendarai kuda.
Dari segi cerita ada unsur komedi dan aksi. Bagaimana dua karakter ini bahu-membahu mengatasi kejahatan di sekelilingnya. Dan bagaimana upaya ngotot Miriam untuk mendapatkan Douglas yang cuek pada wanita.
The original Romantic Dream synopsis actually clues us in on why Douglas' attention is wandering, but it only makes sense—rather, makes more sense—in the context of the whole Miriam series, consisting of prequels Kouya no Tenshidomo (three volumes) and Jikan wo Tomete Matteite (three volumes) and culminating in this Sorenari ni Romantic. (Elex released the prequels as Miriam volumes 1 to 6 in 1995.)
Romantic Dream's editor tags the final Miriam volume "romantic, cowboy, exciting, amusing," which only hints at the enduring appeal of this "Western, Older Male/Younger Female, Strong Female Lead, Love through the Ages" oldie-but-goodie.
Ini adah buku yang paling lucu. Adegan yang paling aku suka itu waktu Douglas belajar buat jadi cowok yang romantis. Tapi, gara2 ngucapin kata2 romantis yang ada di novel Miriam, dia jadi ngerasa gigi-nya ngilu. Aku juga suka waktu Miriam sadar kalau Douglas ngga perlu ngucapin kata2 romantis buat jadi cowok romantis, soalnya yang penting dari semua itu adalah tindakan.