Jump to ratings and reviews
Rate this book

Agensi Rumah Tangga

Rate this book
PHK! Tiga huruf yang mengguncang dunia Katia yang selama ini bangga banget kerja di startup. Berbulan-bulan menganggur, terjepit cicilan KPR, ditambah ocehan ibunya yang pensiunan PNS, Katia nekat membuat rumahnya menjadi yayasan penyalur pembantu.

“Agensi Rumah Tangga, solusi untuk rumah tangga Anda. Ada yang bisa saya bantu?” adalah tagline Katia. Mengadu keberuntungan dengan cara memilih siapa yang paling cocok untuk tiap calon majikan, membuat hidup Katia yang pengangguran makin penuh drama, mulai dari pembantu genit, suka pinjam duit, sampai yang suka berkelit!

Apakah Katia akan selalu berhasil menempatkan tiap ART ke majikan yang tepat, agar bisa dapat uang cepat, demi menyelamatkan rumah yang cicilannya nyaris telat?

272 pages, Paperback

First published June 26, 2024

25 people are currently reading
494 people want to read

About the author

Almira Bastari

6 books583 followers
instagram : @almirabastari

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
249 (35%)
4 stars
346 (49%)
3 stars
95 (13%)
2 stars
6 (<1%)
1 star
2 (<1%)
Displaying 1 - 30 of 265 reviews
Profile Image for Dinur A..
260 reviews97 followers
June 20, 2024
Mampus, tiba-tiba kelar.

Makin ke sini, gue rasa tolok ukur suka atau enggaknya gue terhadap suatu cerita semakin ditentukan oleh sejauh mana cerita tsb berhasil memotret realita kehidupan dgn akurat dan apa adanya. Nggak, guenya nggak harus relate sama tokohnya di dunia nyata, tapi minimal gue bisa mengerti situasi dan pilihan mereka.

Jujur, karya-karya awal Almira Bastari belum berhasil bikin gue menobatkan beliau jadi auto-buy karena, yah, masalah hidup tokoh-tokohnya masih pretentious menurut standar gue ketika itu, seenggaknya sampe Home Sweet Loan. Di situ gue mulai percaya bahwa radar penulis memang tajem bgt nangkep elephant in the room-nya masyarakat negara hompimpah ini dan meramu cerita dari sana, mulai dari tren kebelet resign, suka-duka cari rumah, sialnya jadi sandwich gen, sampai sekarang balada dunia ART.

ART bisa dibilang buku penulis yang paling straightforward tanpa konflik sampingan di luar apa yang tertera di judul, tapi tetap nggak mengurangi "warna"-nya. Walaupun HSL masih jadi favorit gue dari penulis, nilai plus ART ada di karakter Katia yang unhinged, bisa banget gue teladani sebagai yang kerap loyo; dan tentunya pendalaman lanskap ART yang angin segar buat gue. Suka juga sama POV serba tahunya yang bikin narasinya kayak semacam skit, kocak bgt.

Oh, dan sebenernya gue suka sih sama romance setipis kesabaran gini, tapi tetep kurang banget woy porsi Kafka-nya! Dengan seluruh penjelasan masa lalu dia yang bisa dibilang paralel dgn Katia, rasanya screen time dia bisa ditambah untuk lebih ngebangun chemistry sehingga kita nih paham kenapa dia bisa nyaman sama Katia~

Vakumnya jangan lama-lama ya, Mbak Penulis. Hehe.
Profile Image for yun with books.
724 reviews244 followers
June 27, 2024
"Hidup itu kayak roda. Kadang-kadang di bawah, kadang-kadang kelindes."


Me after finishing this book:


Agensi Rumah Tangga is an entertaining and a fun sole read for those who wants an improbable laugh riot.

Kayaknya buku ini berhasil menendang Resign! sebagai buku terfavorit nomor #1 dari Yang Mulia Almira Bastari. Yap, Agensi Rumah Tangga seseru dan sekocak itu. Kasih bintang 5 karena mau masukin buku ini ke daftar all-times favorite books.

Bercerita tentang Katia yang baru saja kena PHK kantor startup dan bingung gimana caranya cari pundi-pundi uang karena tabunganya makin kesirep habis. Akhirnya, berkat Bi Minah, Katia dapet ide untuk membuat usaha penyalur pembantu. Dibantu oleh temannya Sashi (si semi-selebgram) dan pelanggan pertamanya, yaitu mantan bosnya, Banu.
Awalnya, iseng doang! Eh, ternyata usaha penyalur pembantu yang diberi nama "ART = Agensi Rumah Tangga" makin menghasilkan cuan yang lumayan.

What I like about this book adalah gimana Almira selalu bisa bikin tektokan percakapaan yang seru dan ngena. Gak pernah ada yang bikin pembaca risih karena se-mengalir itu. Ditambah plot cerita yang relate dan dekat sekali dengan kehidupan pembaca. Buku ini berhasil bikin pembaca membalikkan halaman per halaman tanpa terasa kalo udah mau tamat aja.
100 halaman pertama bakal nyuguhin bacaan yang kocak karena ngetawain hidup.
150 halaman terakhir bakal nyuguhin cerita tentang perjuangan dan keteguhan dalam hidup.

"Tujuan hidup harusnya sederhana."


Selain itu, buku ini gak perlu drama/konflik yang "fiksi banget". Karena dengan menaruh konflik yang manusiawi dan real, buku ini udah TOP banget! Mulai dari drama ibu Katia yang awalnya gak setuju anaknya jadi pembantu, masa lalu Katia yang "kenapa ga ada bapak", kesusahan Banu, Katia dan Sashi dalam mencari kerjaan pengganti, sampai ke berbagai konflik tokoh-tokoh pembantu lainnya.
Nilai plus lain dari buku ini adalah Almira yang sukses menyingkap berbagai realita para perempuan dari kampung yang mengadu nasib di kota menjadi pembantu. Singkat tapi... ngena. Hebat banget! Risetnya gimana nih????

Overall, Agensi Rumah Tangga wajib jadi bacaan ringan dan singkat yang patut dinikmati. Buku ini gak cuma jadi bahan ketawaan akan hidup yang udah pait, tapi yang terpenting buatku:

Buku ini mengajarkan bahwa hidup tidak selamanya sulit. Bahwa hal-hal sederhana, seperti sekadar mendapat kata "Terima kasih" dari orang yang telah kita bantu bisa membuat hidup lebih bermakna dan memberikan kehangatan di dalam hati. Lalu, keteguhan dan keuletan Katia (walaupun karena kepepet) patut jadi inspirasi semua orang yang membaca buku ini.

BRAVO, Almira Bastari
NB: Vakumnya jangan lama-lama, moms. Fansmu ini selalu menunggu karya-karyamu yang lain. Thanks a lot for the laugh, ibu baru ini butuh asupan buku menyenangkan yang dibaca di sela-sela bayi tidur. Hehehe...
Profile Image for Utha.
825 reviews402 followers
June 26, 2024
Wah, kayaknya tulisan Al tuh jaminan page turner. Ya nggak bohong. Aku buka paket buku ini sekitar pukul 00:00, lalu sampai pukul 3:15-an aku sudah selesai. Kemudian aku lanjut tidur, mwahaha.

Premisnya lagi-lagi ya, nendang. Sebagai golongan kaum mendang-mending, isu terpaan layoff di startup amat sangat relevan. Bahkan, badainya belum surut sampai sekarang. Katia, Sashi, sama Banu seolah jadi representasi kaum milenial kayak aku. Belum lagi dengan adanya sosok ibu Katia, perwakilan boomers yang punya ekspektasi setinggi Burj Khalifa di Dubai terhadap anaknya. PNS satu-satunya jalan keluar. (Mengilas-balik keputusanku nggak ambil. Duh, jadi curcol. Respons mamaku juga agak meradang saat aku akhirnya "melepas" itu.)

Balik ke cerita, sebenarnya premisnya pun segar banget dengan Katia yang akhirnya memutuskan jadi penyalur asisten rumah tangga dengan nama badan Agensi Rumah Tangga. Kliennya pun sampai ke artis segala, yang mana makin cuan deh biaya administrasinya.

Repotnya punya klien bawel tapi istri teman, ART ganjen yang sampai berinisiatif peletin majikan, sampai jadi ART itu sendiri... mesti ditelan sama Katia. Romance-nya pun dikasih tipis-tipis.

Dan sejujurnya aku tuh lagi suka novel yang tebalnya nggak lebih dari 300 halaman kayak Agensi Rumah Tangga ini. Apalagi kecepatan bacanya jadi kayak WHOOSH. Bukankah novel yang mudah dicerna dan gampang diselesaikan itu salah satu faktor novel bagus? Tentu. Makanya aku cepat menyelesaikan novel ini.

Namun, dengan segala keseruan dalam novel ini aku punya beberapa poin... yah, dari sudut pandangku aja ya sebagai pembaca ala kadarnya.

Dari isi cerita
• Lagi dan lagi, aku menyayangkan narasi awal cerita sampai akhirnya Katia di-layoff. Geregetnya kurang. Kalau nggak tahu penulisnya, aku pasti bakal taruh lagi novel ini. Padahal ini salah satu momentum yang bisa dibikin oke (?).
• Nangkep ide layoff dan penyalur ART itu menurutku brilian. KOK BISA SIH LU?
• Udah ngulang berapa kali, ya? Tapi memang tulisan penulis ini page turner banget.
• Karakter Katia adalah karakter yang cukup aku sukai di antara tulisan-tulisan penulis.
• Aku suka dengan romance tipis-tips Katia-Kafka. Aku juga suka dengan keterkaitan mereka berdua di masa lampau. Dan nggak salah juga untuk nggak menjelaskan beberapa hal di dalam sebuah novel. Sayangnya, hint yang diberikan terlalu kosong. Padahal bisa banget dikasih lagi jadi malah pembaca punya banyak spekulasi yang bikin bagian ini dibahas kalau ketemu pembaca lain.
• Secara emosional, padahal pemantiknya banyak banget di novel ini. Tapi kenapa kayak kurang dikasih micin.
• Yang masih diingat tuh adegan minyak kayu putih, lagu Kafka, Siti dan rumah gedongnya, peletin majikan di celana dalamnya (jujur ngakak woy), sama sabda Sashi pas atasi ART pengin majikan artis.
• Jujur, penasaran kalau penulis bikin novel dengan ramuan Save the Cat.

Teknis
• Suka dengan konsistensi kover novelnya. Setipe! Bikin yang suka koleksi buku fisik jadi "nyaman".
• Aku nggak tahu kayaknya novel Al selalu punya curse saltik di halaman pertama sejak HSL. (Aku pernah bahas di novel favoritku Home Sweet Loan.)
• Ngomongin saltik, jujur... cukup kecewa sih sama copy editing-nya meski nggak semengecawakan novel Ken Tereate. Tapi tetep aja kayak bintang di langit malam Wae Rebo (aduh aku padahal belum ke sana tapi katanya bintang di sana banyak). WWWY, GPU?
• Bilangnya pre-order, tapi aku dapat bukunya ketika udah STO di toko buku. Definisi PO apa siy buat kelen~ lebih cocok disebut beli buku berbonus.

Karena nulis reviunya abis bangun tidur, jadi yah sekian dan harap maklum.

3,3 bintang
Profile Image for Rachel Yuska.
Author 9 books245 followers
July 16, 2024
Cerita di buku ini sangat relate dengan kisah jutaan umat di Indonesia yang terkena PHK karena covid. Terlalu realistis malah.


Seperti biasa, narasi buku-buku Almira Bastari lugas dan renyah. Agensi Rumah Tangga sangat relate dengan kehidupan ibu rumah tangga yang sering kerepotan mencari ART dan makan hati dengan kelakuan ART yang ajaib. Buku ini jadi kompilasi apik kisah runyam drama ART di ibu kota😭.

So far, Agensi Rumah Tangga adalah buku terbaik karya Almira Bastari. Buku yang full menghibur. Aku bisa menertawakan penderitaan tokoh-tokohnya sekaligus flashback karena relate dengan pengalaman pribadi.

Masuk kategori mood lifting book 😘
Profile Image for Puty.
Author 9 books1,404 followers
July 16, 2024
Baca ini bikin saya pengin nanya sama Almira Bastari, selama nulis ini buku ini join grup apaan sih sampai bisa 1001 drama Asisten Rumah Tangga kesebut semua dan ditulisnya betul-betul natural seperti pengalaman pribadi? 🤣 Beneran deh, detail banget lagi, mulai dari perkara ART cuci baju pakai mesin atau nggak, ART sirik sama ART artis, sampai pinjem duit kebahas di sini, dan saking relatable-nya saya sampai ikutan mumet mikirin Katia 😂

Saya selalu menikmati tulisan-tulisannya Almira karena mengalir banget, percakapan antar karakternya juga 'tektok'-annya enak. Setuju dengan orang-orang yang menyebut 'page turner'. Walaupun terkesan lucu-lucuan, tapi sebetulnya 'Agensi Rumah Tangga', seperti novel sebelumnya, 'Home Sweet Loan' ini menyentuh topik-topik yang penting mulai dari kemiskinan struktural, kesenjangan sosial, ketidakpastian pekerjaan zaman sekarang, hingga berbagai masalah masyarakat urban lainnya.

Hal yang saya sayangkan cuma porsi romancenya kurang banyak 😂 Padahal saya yakin banyak yang bisa dieksplor dari hubungan Katia dan Kafka. Sisanya sih menghibur banget tapi tetap bikin merenung tipis-tipis! Super recommended apalagi buat Ibu-ibu!
Profile Image for Binna Hwa.
39 reviews
June 20, 2024
Seperti Katia yang random banget punya ide membuat Agensi Rumah Tangga, menurutku ide cerita nya pun tak kalah absurd namun menarik untuk dikupas. Tentang pembantu, ART. Terkesan sepele tapi punya peran sebagai roda penggerak yang amat penting dan layak dipertimbangkan dalam kehidupan rumah tangga dalam zaman ini.

Aku suka cara penulis mengupas tuntas tentang penyalur ART dalam cerita ini. Mulai dari calon majikan yang nyebelin sampai ART yang mimpinya ingin menjadi ART artis. Banyak kasus pula mulai dari ART yang genit, hingga spill rumah majikan di tiktok sampai Katia harus turun tangan jadi ART dadakan. Pokoknya tingkahnya kocak semua.

Karakter Katia dibuat tegas berdedikasi namun tetap mengayomi menyejahterakan para ART nya. Jadi gak ada tuh kasus kekerasan pengasuh terhadap anak majikannya. Memang Katia piawai banget 👍

Dibahas juga tentang ibu Katia yang tidak setuju dengan pekerjaan Katia yang satu ini karena kurang bergengsi. Tipikal orangtua yang merasa bahwa kerja yang hebat itu harus jadi PNS atau pegawai kantoran yang gajinya setara pejabat. Tapi ternyata dibalik harapan orangtua yang tingginya gak selangit karena mungkin saja dicapai namun ogah ingin dicapai, rupanya ada alasan mulia orangtua dibalik tekanannya terhadap anaknya.

Pokoknya ceritanya bagus, feelnya dapet, dan chemistry para tokoh oke semua. Pelipur rindu buat para penggemar cerita dari mbak penulis.

Tapi sayang, harapanku pada novel ini ketinggian. Aku berharap ada chemistry yang lebih dalam dan luas antara Katia dan Kafka sampai kejelasan hubungan mereka. Siapa Danila? Apa hubungannya dengan Kafka? Sayangnya chemistry romance di buku ini hampir tidak ada alias amat sangat tipis. Cuma bisa dilihat dari mata batin aja 🫠
Profile Image for Shafira Indika.
303 reviews237 followers
July 2, 2024
4.5/5⭐️

Seru bgt bacanya, ceritanya ngalir dan unik juga. Gapernah ketemu cerita yang tokoh utamanya jadi penyalur pembantu. Bener2 moodbooster sih baca ini!

Suka bgt karena penulis menggambarkan hal2 yg dekat dengan kehidupan sehari-hari—musibah PHK, susahnya cari kerjaan, ketakutan utk menikah & berkeluarga, realita perempuan zaman skrg yang mesti kerja (karena apa2 serba mahal) tapi di sisi lain tanggung jwb di rumah tetap ada & menumpuk, dan terutama kisah mengenai para asisten rumah tangga. Mulai dari yang genit, yang kerjanya serius sampe bertahun2, yang belum apa-apa dah pinjem duit, yang majikannya artis lalu dia sendiri ikut terkenal juga sampe sosmednya centang biru, banyak deh. Penulis juga nunjukin bahwa bahagia tuh bisa dari hal2 sederhana, yang buat kita biasa aja tapi bagi orang luar biasa.

Sejak baca Ganjil Genal, Almira Bastari is my auto-buy author! Jadi maafkan kalo reviewnya agak bias ahahah. Full review nanti di ig yah
Profile Image for Agnes Meilina.
68 reviews10 followers
July 9, 2024
Aku excited banget nunggu buku ini terbit! Aku penasaran sama kisah yang mau diangkat penulis. Karna menurutku kisah yg diangkat penulis tuh emang khas ya, tentang orang dewasa yg sibuk mencari cuan dan menata masa depannya.

✿✿✿

Siapa sih yang mau di PHK? Pastinya gak ada yang mau, ya. Cicilan yang harus dibayar dan impian yang dirancang sampai beberapa waktu ke depan mendadak buyar karna 3 kata tsb. Hal ini juga dirasakan Katia.

Menjadi pengangguran di tengah cicilan KPR, ocehan ibu yg pensiunan PNS, membuat Katia berpikir cepat, gimana caranya dapat cuan dengan segera? Jangan sampai ngutang, apalagi ngutang teman. Katia sudah ada di fase mau menerima berbagai macam pekerjaan, yang penting kerja dan bisa bayar cicilan.

Ide menjadi yayasan penyalur pembantu hadir saat Katia ingin memulangkan Bi Minah ke kampungnya. Dengan bantuan Sashi, Katia dengan segera mengeksekusi ide tersebut.

Perjuangan Katia gak mudah. Dari belajar cara membuat konten promosi yang bagus di Tiktok, ngajarin calon ART, sampai menekan ego dan memperluas kesabaran dalam menghadapi calon penyalur.

Tapi kesulitan Katia gak hanya di situ aja guys, Katia juga harus berusaha menjelaskan pada ibunya, kalau mengelola yayasan penyalur pembantu ini gak memalukan. Dia bisa berhasil dengan pekerjaan itu. Tapi hal ini tentunya berbeda dengan pendapat ibunya, bagi beliau bekerja di kantor lebih bagus dan terjamin.

Ibunya merasa malu sama pekerjaan Katia dan pergumulan Katia bikin aku ikutan sedih. Sebenarnya aku bisa mengerti apa yang ditakutkan ibunya Katia, tapi dengan statement yg seperti itu kepada anaknya sendiri buat aku ngerasa sedih sebagai seorang anak. Rasanya seperti gak dipercaya.

Menurutku poin ini bagus buat dijadikan pembelajaran sebagai orangtua di masa depan kelak, untuk tidak menjudge pekerjaan anak, bahkan mendikte apa yg harus dan tidak boleh dikerjakan mereka. Karena, jika pekerjaan itu baik dan tidak berdosa, untuk apa merasa malu?

Nah, di buku ini aku ngerasain perjuangan Katia bangkit. Aku suka banget! Ada banyak value yg bisa kuambil, salah satunya yaitu tetap semangat, berpikir kreatif dan memanfaatkan peluang yang ada dengan baik!

Ada Sashi dan Banu yang buat buku ini jadi lebih menarik. Kisah rumah tangga yang bikin capek, dari masalah finansial yg bisa buat berantem, sistem jaga anak dan bebersih rumah yg juga kadang bikin berantem, dan campur tangan mertua yang suka bikin rumah tangga jadi panas membara.

Ini cocok banget dibaca buat para dewasa muda. Karena diceritakan dengan asik, bawaannya jadi teman berbagai keluh kesah. Rasanya kayak punya teman yang saling adu nasib, tapi nyambi dikasih nasehat gituu..

Tapi tapiii, aku butuh bumbu romance yg lebiihhh!! Hahaa.. I need moree, biar jiwa haluku bisa lebih membara. But, overall ini asik buat dibaca. Buku ini bagus dijadikan teman adu nasib, teman berkeluh kesah untuk para dewasa muda.
Profile Image for Ismailia.
38 reviews
June 24, 2024
Mengutip kata-kata dari Pengangguran Senior bahwasanya kasta terendah dari penghuni rumah adalah lajang dan pengangguran, itulah yang dialami oleh Katia. Ia menjadi salah satu karyawan yang harus diberhentikan akibat badai PHK perusahaan-perusahaan startup. Padahal Katia masih harus mencicil KPR, membayar tumpukan tagihan, dan juga menabung buat jemput mimpi-mimpinya jadi wanita karier.
Nggak disangka, pertemuannya dengan Siti waktu mengantar Bi Minah ke terminal, jadi jalan buat Katia membuka usaha penyalur pembantu rumah tangga yang dia namai Agensi Rumah Tangga alias ART. Lewat Siti, banyak orang-orang kampung yg mendaftar ke ART dan dilatih untuk jadi pembantu rumah tangga yang serba bisa. Bermula mendapat klien pertama seorang penyanyi nan eksklusif dan banyak syarat ina inu, agensi milik Katia berhasil menyalurkan pembantu sesuai spek yang diinginkan.
Pelan tapi menanjak ART milik Katia banyak dapat klien baru. Meski begitu, kupingnya juga makin akrab dengan omelan-omelan klien yang mengeluhkan para pembantu didikan agensi Katia. Dari drama anak pembantu yang mengumbar kehidupan privasi majikan, pembantu genit sampai mau melet majikan, hingga drama pinjam uang majikan.

Tapi kesuksesan usaha Katia nggak serta merta membawa kebahagiaan, terutama bagi ibunya. Kesibukan Katia mengurusi ART selalu memantik pertengkaran antara keduanya. Sang ibu yang pensiunan PNS nggak pernah membayangkan susah payah menyekolahkan Katia yang ujung-ujungnya hanya menjadi pembantu. Katia dihadapkan pada dilema kembali menjadi mbak-mbak kantoran atau turut mendapatkan kepuasan membantu para PRT dengan klien yang membutuhkan tenaga mereka. Mana yang akan ia pilih?

Karya Almira Bastari kali ini terasa dekat denganku, kehidupan seorang pengangguran dan drama-drama pembantu rumah tangga, hahaha. Nggak lupa pepatah-pepatah di awal bab yg quotable dan menggelitik. Diselipi romance yang menurutku pas aja untuk cerita kali ini, me likey! Oh ya, dan geng pertemanan bekas sekantor yang tektokannya enak banget, selalu deh di karya-karyanya Almira bisa menghadirkan geng soba-sobi yang bangke :))

Sebagai orang yang dari kecil ikrib diasuh oleh pembantu, gimana kemiskinan struktural itu memang ada, pahit manis kehidupan sama pembantu rasanya ada part-part yang bikin haru aja. Tak lupa hubungan ibu dan anak perempuan yang sulit untuk saling memahami, pada akhirnya membuatku berkaca-kaca.

Jadi, selamat bertemu dengan Katia, Sashi, Siti, Bi Minah, Nisa, Dini, Denok, dll. di Agensi Rumah Tangga, solusi untuk rumah tangga anda! ✨️✨️✨️

Bismillah, dapat vacuum cleaner!
Profile Image for Yonea Bakla.
323 reviews36 followers
July 5, 2024
"Mau resign karena capek kerja, toxic environment, bos keji. Udah pernah di-PHK?" - Cungpret Apes (hlm. 7)⁣

Waw... openingnya udah related bgt. 👏🏻⁣

#AgensiRumahTangga adalah buku ke-5 kak @almirabastari, aku udah baca semua kecuali #GanjilGenap⁣

Aku udah lupa kapan terakhir baca tanpa liat jam. Kalo gak inget besok masuk pagi mungkin aku kelarin sampe subuh. Jadi ART ini masuk kategori page turner. ✅️⁣

Jadi ART ini tentang Katia, marketing start up yg kena PHK. Sebelumnya ada Mas Banu, atasannya dan Sashi sohibnya menyusul PHK juga.⁣

Ide tentang yayasan penyalur Asisten Rumah Tangga ini cukup fresh, setauku belum ada yg bahas ini di novel lain. Katia dapat ide bikin Agensi Rumah Tangga (ART) karena kondisi mendesak setelah beberapa bulan menganggur dan hampir tidak sanggup membayar ART di rumahnya, sementara dia punya cicilan KPR.⁣

Long story short, Katia bikin CV dg namanya dan ibunya. Dengan modal nekat kenalan dg Siti, si calon pembantu di terminal, dia mendapat supply SDM dari kampung Siti. Dengan link artis Sashi, ART mendapat customer pertama Kafka, penyanyi terkenal yg lumayan picky.⁣

Sepanjang novel kita disuguhi jungkir balik menghandle yayasan penyalur pembantu. Ada aja komplain dari customer karena Asisten RT kurang sesuai, bahkan ada juga customer yg bersikap semena-mena nambahin jobdesk yg tidak sesuai kesepakatan awal.⁣

Bisa dibilang format ART ini beda dg 3 buku lain, lebih ke slice of life daripada romance novel. Memang fokusnya di Katia, tapi ada side story Asisten RT yg lain juga. ⁣

Untuk romancenya setipis tissue 🤏🏻. Agak disayangkan karena aku berharap porsi romance minimal 50:50 mengingat adanya label Metropop. Scene Katia-Kafka bisa dihitung pake jari. Padahal sebenernya mungkin bisa-bisa aja diselipin lebih banyak.⁣

Tapi secara umum aku suka dg konflik yg diangkat. Fokus ttg membuka lahan pekerjaan baru. Katia juga akhirnya menemukan konklusi dg ibunya yg single mother.

Dari ART aku belajar kalo apa yg kita usahakan sekarang, bisa jadi hasilnya akan kita nikmati nanti. Capek-capek dulu g pp.. yakin aja bakal ada hikmahnya.⁣

"Hidup itu kayak roda. Kadang-kadang di bawah, kadang-kadang kelindes." - Pengusaha yg Takut Gulung Tikar (hlm. 101)⁣

Semoga kak Almira hiatusnya gak lama-lama. Aku butuh asupan romance segar dg gaya tulisan lincah sat-set-sat-set yg gak bikin bosan.

"Agensi Rumah Tangga, solusi untuk rumah tangga Anda. Ada yg bisa saya bantu?"

Plis baca buku ini, terutama yg tiap hari ngeluh mulu mau resign, tapi gak jadi-jadi. Siapa tau dapat pencerahan buka bisnis yg menarik dan menyenangkan. 😌
1 review1 follower
July 3, 2024
Super relate untuk para pajuang rupiah! 😂
Katia dan karakter-karakter lain pada novel ini sangat luwes memerankan tentang idealisme yang terpaksa tunduk pada kenyataan, konflik cinta segitiga, ketegangan dan cinta yang tak terungkap antara orang tua dan anak, harta yang tidak bisa mengisi kekosongan jiwa seseorang, human resources management, bahkaaann sampai ilmu pelet yang juga mendapat panggung pada karya Almira Bastari ini. Amazing!!!

Kisah romance yang setipis tissue bikin penasaran dan ditunggu-tunggu hampir pada setiap kali membalik halaman: mana nih lanjutan kisah Kafka dan Katia? Relasi dingin tapi hangat (lah, gimana sih??) antara gadis yang khawatir ga bisa bayar cicilan KPR dan artis terkenal yang sedang di atas awan ini sangat renyah untuk dikunyah.

Untuk yang suka baca novel dengan buru-buru, hati-hati... Inti kisah romance yg tertuang pada lirik lagu bisa-bisa tidak tertangkap kalau Anda terlewat membaca SETENGAH (yes, setengah saja) kalimat pada akhir salah satu bab!! Unik kan???

Well, untuk para istri yang kesal karena suami jarang bantu kerjaan rumah tangga, untuk orang muda yang bingung milih kerjaan apa yang mau dijalani, bahkan untuk orang tua yg khawatir dengan masa depan anaknya... Mari merapat!! Tulisan-tulisan Almira yang selalu apa adanya, berhasil membuat pembaca berpikir: ini based on true story ga sih? Tokoh-tokoh ini beneran ada ga sih? Karena memang se-relate itu untuk kita semua 🥰
Semoga ga harus nunggu 2 tahun lagi utk baca karya Almira yg berikutnya 😊
Profile Image for Fikriah Azhari.
367 reviews149 followers
July 10, 2025
❝Hidup itu kayak roda. Kadang-kadang di bawah, kadang-kadang kelindes.❞

Kalau baca buku ini lebih awal, mungkin aku nggak bakal rasain sensasi yang sama. Soalnya sekarang bisa relate sama Katia, apply lowongan kerja hingga nggak terhitung lagi, tabungan yang dulunya jadi dana simpanan sekarang jadi satu-satunya sumber dana... Sampai bertanya-tanya apa ada yang salah sama diriku? Atau memang yang salah sebenarnya adalah ekonomi saat ini... AAAAA yang pasti ini semua salah pemerintah! [memanfaatkan setiap kesempatan untuk memaki pemerintah]

Novel Almira Bastari kali ini masih berada di lini Metropop, menyoroti hidup Katia, pekerja startup yang kena PHK dan mengambil keputusan besar untuk mendirikan sebuah CV bernama Agensi Rumah Tangga sebagai penyalur Asisten Rumah Tangga.

Kita diajak ngintip gimana kehidupan para ART di masing-masing rumah, mulai dari perekrutannya, diajarin pakai mesin cuci dan alat elektronik lain, pesan makanan online, serta munculnya rasa iri ke sesama ART yang dapat majiian artis jadinya bisa sering ikut ke luar negeri. Ternyata kesenjangan di kota besar juga timbul di lingkup ART.

Belum lagi tindakan di luar nalar yang nggak cuma datang dari ART, tetapi juga majikannya. Kalau ART bisa tiba-tiba pinjem duit ke majikan, main "dukun" demi mikat majikan, atau sebarin privasi majikan yang kebetulan adalah artis, nah majikan sendiri bisa semena-mena dengan ngasih tugas di luar jobdesc. Pada titik ini aku salut sama Katia yang tahu cara memanusiakan manusia, beneran bertanggungjawab dan cepat tanggap. Dia nggak cuma kasih solusi memberikan ART pengganti, tetapi juga bisa langsung ke lokasi menjemput ART yang diperlakukan tidak layak. Masyaallah, memang bibit-bibit pengusaha sukses.

Aku suka dengan berbagai fenomena yang ditampilkan dalam novel ini. Menohok dan menggelitik karena terasa begitu nyata, khas Almira banget. Paling memorable adalah bagian Dini, mantan TKI yang sekarang jadi babysitter artis dan ikutan kecipratan endorse, pengikut jutaan, bahkan akunnya udah centang biru! Kedengeran nggak asing, kan? WKWKWK.

Cuma beda sama novel Almira yang lain, Agensi Rumah Tangga ini porsi romancenya tipis banget. Jiwaku bergejolak ingin meminta lebih, ibaratnya kalau bunga, kuncupnya tuh baru mau muncul. Memang fokusnya di Katia yang terkena badai PHK serta pertentangan dari ibunya terhadap keputusan mendirikan agensi penyalur pembantu, sebab ibunya berharap Katia bisa kerja kantoran apalagi setelah ibunya berjuang sebagai single parent dalam membesarkan dan menyekolahkan Katia. Di satu sisi aku bisa mengerti perasaan ibu Katia, apalagi setelah mengetahui latar belakang hidupnya yang membuatnya ada di posisi sekarang. Ibunya Katia cuma mau anaknya hidup nyaman dan terjamin. Namun, Katia juga akhirnya bisa membuktikan kalau dirinya punya caranya sendiri untuk menemukan hidup seperti apa yang ingin dijalaninya.

Dear Mbak Almira, rilis buku baru lagi, dong.. Please...
Profile Image for Gita L. T..
52 reviews1 follower
June 28, 2024
page turner. as in i wanna finish it so bad because i need to get into the next book. doesn't feel like Almira's usual story
4 reviews
June 29, 2024
Almira lagi-lagi jeli untuk mengangkat ide cerita yang sebenarnya sangat dekat dengan keseharian kita, namun mampu meramunya menjadi tulisan yang kocak dan menarik untuk diikuti. Kali ini melalui novel terbarunya Agensi Rumah Tangga kita akan diajak menyelami kisah tentang asisten rumah tangga dan segala dramanya.

Seperti biasa, aku selalu suka style Almira bercerita dalam buku-bukunya, termasuk di buku terbarunya kali ini. Enak banget bacanya, ngalir dan selalu bikin excited buat baca bab-bab selanjutnya. Kita akan dibuat penasaran drama-drama apa yg dihadapi oleh majikan atau para ART ini. Sama seperti di buku-buku sebelumnya, Almira jago bikin quote-quote maupun situasi cerita yang sebenarnya miris tapi justru akan kita ketawain. Jadi tenang aja cerita kali ini juga jaminan lucu.

Di buku ini juga rasanya sekaligus tribute buat perempuan-perempuan kece di luar sana yang mungkin mengalami nasib seperti Katia, Ibunya Katia, Bi Minah, Mila ataupun Mba Ira, Dina dll. Mereka adalah gambaran perempuan-perempuan pekerja keras, tahan banting, tangguh dan nggak gampang nyerah menghadapi pahitnya hidup, walaupun tetep dihadapi sambil misuh-misuh hehe.

Mungkin kalau ada yang bikin gregetan adalah ya tentu saja part romancenya hehe. Sadar sih buku-buku Almira mulai dari Resign, sampai terakhir Home Sweet Loan memang nggak menjadikan romance sebagian sajian utamanya. Romance hanya jadi pelengkap cerita utamanya saja, tapi jujur untuk kali ini emang kentang alias nanggung bangeeet atuuuuh. Terlalu sedikit interaksi Katia sama Kafkanya huhu. Kita nggak tahu yg dirasain Katia ke Kafkanya kayak mana hehehe.*pembaca kepo

Ya udah mungkin sampai di sini aja reviewnya. Thank you Kak Al yang selalu effort bikin cerita bagus. Selamat hiatus Kak Al, sehat-sehat terus yaaa. Semoga nanti pas comeback bisa ngeluarin karya-karya yang makin kece aamiin. Oh iya nggak sabar juga nunggu pasngan fiksi favoritku Kaluna dan Danan di bioskop tahun ini, yuhuuu. 🥳🥰🫶
Profile Image for Tia Ayu Sulistyana (tiareadsbooks).
266 reviews73 followers
July 22, 2024
4.3/5⭐️

Attention, please!📢
Klo kalian mau baca Agensi Rumah Tangga (ART) dengan harapan bisa dapetin cerita romcom kayak Resign! dan Ganjil-Genap, please lower your expectation~

Seperti judulnya, novel ini menceritakan Katia Amaranto yang nekat mendirikan Agensi Rumah Tangga aka yayasan penyalur pembantu setelah berbulan-bulan menganggur karena badai PHK. Usaha yang awalnya hanya 'sementara' dengan eksekusi serba cepat, nyatanya berkembang pesat bahkan klien-nya pun para artis!🤩

Di novel ke-5 ini, Almira Bastari kembali menyuguhkan cerita yang berbeda. Premis cerita berupa isu layoff + penyalur ART tuh genius dan jadi angin segar! Bener-bener fresh, unik, dan baru aku temukan di novel ini. Kok kepikiran sih?!

Asli deh, Kak Almira jadi my auto-buy author bukan tanpa alasan. Kak Al begitu lihai dan jeli dalam meramu plot cerita yang relevan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari mulai terpaan layoff, perjuangan Banu, Katia, dan Sashi cari kerjaan baru, ruwetnya hubungan Katia dan ibunya, luka masa lalu yang belum sembuh, susahnya mencari ART, hingga drama ART yang gak ada abisnya. Semuanya digambarkan dengan begitu detail, cermat, dan apa adanya.

Ciri khas gaya tulisan Kak Almira yang ngalir, renyah, dan menghibur juga gak pernah hilang. Meski komedinya gak se-pecah Resign!, tapi tetep sukses bikin aku ngakak! Narasi dan tektokan antar tokohnya tuh lugas, lucu, tapi juga ngena. Apalagi bagian drama para ART! Siti oh Siti~🤣

Oh iya, sebagai pecinta romance, aku sangat menyayangkan porsi romance-nya yang setipis tissue.🤏🏼 Nevertheless, aku cukup puas karena tetep gemesin, meski chemistry-nya kurang nendang. Aku bisa paham kenapa kisah Kafka-Katia cuma seuprit. Dengan luka masa lalu yang mereka miliki, perlu waktu lama bagi keduanya untuk bisa saling menemukan dan membuka hati. Apalagi cinta bukan prioritas mereka. Terus banyak hal-hal yang gak dijelasin juga.

Karakter favorite-ku dari novel ini jelas Katia ya! Karakternya begitu realistis dan bisa dijadikan pedoman. Apalagi perjuangan dan kegigihan Katia dalam membangun penyalur ART pun begitu inspiring. Katia pun begitu memanusiakan para calon ART yang ada dibawah naungan agensinya. Dia begitu tegas dalam mendidik mereka, tapi juga siap pasang badan ketika para ART mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari majikannya. Terus salut banget sama riset Kak Al tentang dunia ART yang sangat detail dan mendalam!

Dari novel ini pula, aku dapet banyak insight dan pelajaran baru. Salah satunya yaitu belajar berempati pada persoalan orang lain dan bahwa bahagia itu sederhana. Hal yang bagi kita biasa, bisa jadi sangat spesial bagi mereka.

All in all, I highly recommend this novel!❤️‍🔥 Super moodbooster dan menghibur deh! Mana novelnya tuh ringan, seru, dan page-turner banget dengan bab-nya yang pendek! Aku kelar baca dalam 2x duduk dengan total durasi 3-4 jam aja~ Konflik yang diangkat pun terlalu realistis! Kudos deh buat Kak Al dan ide-nya yang selalu OOTB!👏🏼

P.S. Meski sedih Kak Almira mau hiatus, tapi aku berharap Kak Almira bisa come back stronger dengan karya-karya epik selanjutnya!🫶🏼

#tiareadsbooks #tiawritesreviews
Profile Image for Nike Andaru.
1,647 reviews112 followers
July 10, 2024
63 - 2024

Pas pre-order rasanya mau ikutan, cuma sadar diri buku menumpuk banget dan ngapain buru-buru?
Eh akhirnya rezeki ke Togamas Kotabaru pas lagi diskon semua buku 25% langsung diambil deh buku ini tanpa pikir panjang.
Pas udah mulai baca, bener dong kayak gak mau berhenti dan tiba-tiba aja udah kelar.
Mungkin karena memang berhubungan banget sama saat ini ya, isu pekerja rumah tangga, perempuan yang dianggap kalo gak berkarir di perusahaan dan kantoran itu rasanya kayak dipandang sebelah mata. Itu yang terjadi pada Katia yang akhirnya membuka usaha penyalur asisten rumah tangga.

Saya jadi mikir, memang urusan ART ini begitu pelik. Cocok-cocokan banget. Pernah dapet yang muda banyakan main hp aja, tau-tau rada klepto karena ngambilin barang. Sampe akhrnya percaya pada diri sendiri dan k=kerjasama dengan anggota keluarga buat bersihin rumah sendiri.

Ah, sayangnya rasanya kurang panjang aja nih. Padahal seru juga kalo cerita Katia dan Kafka dilanjutin.
Profile Image for Cikal Annisa.
56 reviews
July 17, 2024
Buku-buku kak Al udah masuk auto-buy gue sih, makin kesini ceritanya makin relate banget sama kehidupan kita. Udah gak terlalu pretensius dan beneran bisa ngerasain kalo tokoh utamanya yaa masalahnya sama aja kaya kita. Punya hampir semua koleksi buku kak Al dan ngerasa banget "perkembangan" penulisannya kak Al.

Agensi Rumah Tangga, ini page turner banget dan ceritanya relatable untuk orang-orang yg mengalami PHK. Ide ceritanya menarik dan segar sih, kepikiran aja gitu bikin agensi penyalur PRT dan yang paling gue suka tiap bab itu gak terlalu panjang jadi bener-bener bisa dibaca sambil selingan kerja.

Humor jenakanya selalu nyambung sih sama gue sampe beneran mesem-mesem pas baca tapi makin akhir kok tiba-tiba nangis yaa huhu mana tau-tau ending lagi.
1 review
June 8, 2024
selalu suka dengan gaya tulisan kak Almira, sederhana, dialog juga ringan tapi disetiap kalimat kayak ada debar2 gitu bacanya. baru baca beberapa bab tapi udah jatuh cinta aja sama karakternya. kafka yang meskipun sering bikin kesel tapi jadi keren dengan sisi lain dirinya. romance yang tampak tipis2 tapi itu justru yang ditunggu². pokoknya panasaran pooool sama novel ini
Profile Image for Libel.
15 reviews
June 8, 2024
Baru baca beberapa chaper awal, tapi novel ini sudah sangat menginspirasiku untuk membuka bisnis ✨penyalur ART✨. I've never been influenced so quickly like this 💁🏽‍♀️

Note: nanti diedit lagi reviewnya setelah baca lengkap novelnya. Quick review ini cuma buat ninggalin kesan pertama ajahhh. 👌🏽
Profile Image for Autmn Reader.
890 reviews93 followers
January 15, 2025
Menceritakan tentang Katia yang ken layoff. Setelah berbulan-bulan nggak dapet panggilan kerja, akhirnya dia memutuskan untuk buka CV Agensi Rumah Tangga. Yayasan yang menaungi para pembantu dan baby sitter yang nanti akan disalurkan ke para majikan.
Ceritanya ringan, nggak banyak drama, dan tipe bcaan yang bisa dibaca sekali duduk kalau lagi mood.

Kalau dalam soal bagaimana Mbak Almira membwakan cerita, kayaknya nggak perlu diragukan lagi, sih. Karena emang ceritanya semengalir itu. Gong-nya cerita ini menurutku di akhir banget waktu ketahuan masa lalu Katia. Itu sedih. Endingnya juga heartwarming banget.

Pengambilan POV yang banyak bikin aku nggak peduli sama Katia karena karakter Katia juga nggak begitu kuat. Perjalanan Katia di agensi juga kebilang mulus banget jadi nggak begitu bikin greget.
Menurut aku, romance-nya nggak penting. Kafka juga nggak ada chemistry-nya sama Katia.
Profile Image for Laura Yuwi.
216 reviews16 followers
October 22, 2024
Tuntas!!! Seperti biasa novelnya Kak Almira seru dan lucu. Menghibur banget. Ceritanya mengalir, alurnya sat set sat set dan bahasanya cukup ringan. Cocok buat dibaca santai, apalagi kalau yg lagi pusing sama kehidupan tapi butuh bacaan, nahh baca ini aja dah soalnya gak bikin mumet.  A refresing reading, yang tadinya ngantuk pun jadi seger lagi. 260-an halaman pun berasa gak cukup. Aku sangat suka dgn karakter Katia yg apa adanya, to the point, tegas, pekerja keras dan semangat dalam belajar hal² baru. Kagum sama kesabaran dan ketelatenan Katia dalam mengurus agensinya. Interaksi Katia dgn orang² juga effortless funny padahal lagi gak ngelawak.
Profile Image for vira.
21 reviews1 follower
September 29, 2024
3.5

Lagi-lagi, kak Almira berhasil mengangkat topik yang lekat dengan kehidupan sehari-hari menjadi sebuah cerita yang menarik dan tidak biasa. Meskipun demikian, saya rasa alur cerita di dalam buku ini sangat cepat sehingga ada beberapa part yang terkesan 'belum tuntas' dijelaskan.

Overall, saya tetap enjoy membaca buku ini dari awal hingga akhir. Ditunggu ide-ide segar dari karya-karya kak Almira selanjutnya!
Profile Image for Sheira Sharma.
134 reviews4 followers
December 17, 2024
dunia katia gonjang-ganjing setelah kena phk, padahal ada cicilan rumah yang harus dia bayar setiap bulannya. katia coba ngelamar pekerjaan baru, tapi dapat banyak penolakan sampai nganggur berbulan-bulan. akhirnya karena udah mentok plus nggak tahan sama ocehan ibunya yang pensiun pns, dia nekat buka usaha yayasan penyalur pembantu rumah tangga.

pembaca di ajak mengikuti perjalanan (drama) katia selama proses membuka dan menjalani usaha barunya ini.

SERU BANGETTTT, ini karya pertama dari kak almita bastari yang gue baca. padahal ganjil genap sama home sweet loan udah nongkrong di tbr gue dari lama, tapi justru karya terbaru beliau yang pertama gue baca karena dapet diskonan di toko oren HAHAHAHA.

gue selesai baca ini dalam sekali duduk aja saking seru dan ngalirnya narasi yang di tuangkan penulis, plotnya unik dengan eksekusi yang sederhana, banyak juga bumbu-bumbu komedi yang bikin gue ketawa sepanjang baca. meski genrenya termasuk drama, tapi karena slice of life gitu jadi nggak terlalu berat bacanya. konflik setiap karakternya juga yang tergolong normal, maksudnya nggak yang drama banget sampe bikin pusing, paham kan? justru buku ini menurut gue cocok banget di buat healing karena ringan dan super kocakkkk, sumpah seru banget liat lika-liku katia ngurus yayasannya, ngasih gue banyak pencerahan juga sih tentang gimana nih kerjaan bekerja, karena baru pertama kalinya gue baca atau denger cerita tentang seseorang yang kerja di yayasan penyalur pembantu.

ternyata cukup banyak dramanya ya WKWKW, gue ngakak pas liat banyak pembantu yang mau kerja sama artis, karena liat temen seperjuangan mereka yang pada kerja bareng artis dan bisa sering jalan-jalan keluar negeri, bahkan mendadak jadi selebgram karena sering kontenin anak majikan WKWKW. sumpah riset penulisnya valid semuaaaa, apalagi soal mantan tki yang balik-balik sukses sebagai youtuber karena suka bikin konten keseharian pas lagi kerja di sana. karena gue salah satu oknum yang suka nontonin vlog-vlog tki di luar negeri 😭

so far gue sangat menikmati baca cerita ini, sungguh dekat dengan realitas, pas baca pasti banyak relatenya sama tokoh-tokoh di cerita ini. untuk kekurangannya paling unsur romancenya yang seuprit, GILA YAAA MESKI ROMANCENYA TIPIS TAPI SJWYWIANAKEYSJKAWIHSBASH. tolong minimal di bikin sampai nikah dan hidup bahagia selamanya 🙇‍♀️ tapi gue juga paham sih kenapa romancenya di bikin tipis, karena nih buku kan fokusnya lebih ke perjuangan katia menjalankan agensi rumah tangga dan drama-drama di dalamnya. jadi sebenernya porsi romancenya pas sesuai takaran, drama keluarganya juga nggak yang berlebihan tapi tetep ngena, terus gue juga suka sama unsur persahabatan katia, sashi, dan banu yang sweet banget tetep support satu sama lain di kala sedang berada di titik paling jebrott dalam hidup.

agensi rumah tangga patut di pertimbangkan buat jadi bacaan ringan di akhir pekan (meski gue bacanya nggak di akhir pekan sih WKWK) setelah baca ini gue jadi tertarik buat baca karya penulis yang sebelumnya, bakal kocak dan bagus juga nggak ya???

⭐⭐⭐⭐ (4,5)
26 reviews
July 3, 2024
Asli, makin sini makin jatuh cinta sama genre novel metropop karena bisa lebih ngerti sama lanskap keadaan sosial yang dipotret dengan cakep oleh penulis, Kak Almira.

Di novel kali ini, ceritanya sangat fokus ke huru-hara dunia ART dan karyawan or pengangguran ngehe yang struggling di kehidupan kota metropolitan. Serta konflik keluarga fatherless yang membuat Katia dapat tekanan tinggi dari ibunya yang seorang single parent dari dia orok sampai ketakutan untuk menikah dan berkeluarga di umurnya yang udah sangat matang.

Cerita novelnya fresh banget karena bisa mendobrak stigma pekerjaan keren yang selama ini digambarkan harus kantoran, pake lanyard, baju kemeja, celana bahan, punya mobil, gaji tetap minimal dua digit, dan karier mentereng seperti jadi HRD/BOS. Padahal, ART adalah tulang punggung keluarga yang menyelamatkan banyak rumah tangga yang hampir karam. ART-lah sebenarnya pahlawan buat para bapak maupun ibu yang berkarier supaya rumahnya tetap terasa seperti surga dan bisa menapaki jenjang karier dengan leluasa. Belum lagi, amanah menjaga harta karun keluarga (anak) yang pasti harus ekstra dan berat banget.

Pengurus Agensi Rumah Tangga juga perlu diapreasiasi nih. Salut banget sama tahan bantingnya Katia yang tiap saat kena semprot klien rewel atau kejadian luar biasa dari pembantu-pembantunya. Mulai dari pembantu genit, pembantu mau minjem uang, pembantu narsis, sampai pembantu banyak mau (kerja di artis dan dapet makan setara sama majikan). Katia ulet dan telaten banget ngurusin agensi/yayasannya. Tapi hal inilah yang membuat Katia malah menemukan tujuan dan makna hidupnya: melihat orang lain bahagia. Ya, menyalurkan orang yang butuh kerja dengan orang yang butuh jasa pekerja, membuat mereka sama-sama senang, dan meningkatkan taraf hidup orang banyak. Belum lagi kalau ada banyak yang berharap pada Katia dan berterimakasih dengan tulus karena Katia seolah malaikat yang dikirim Tuhan untuk mereka-mereka yang mengadu nasib di kota.

Seperti biasa, Kak Almira selalu berhasil menyihir pembaca dengan rom-com nya yang gemesin. Tapi sayang banget, di novel kali ini momen itu bisa diitung jari dan jadinya malah kurang greget. Harus ada part dua ga sih yang nge-portray Kafka dan Katia ini. Apalagi keduanya punya trauma yang sama tentang waktu sebelum subuh dan ayah. Dari sini, they connect their soul.

Belum tuntas juga nih soal kisahnya Kafka dan bagian romansanya. Siapa itu Danila? Terus Sashi, gimana ceritanya tiba-tiba jadi pacaran sama aktor film?

Anyways, kudos for Kak Almira! Please, vakumnya jangan kelamaan :)
Profile Image for Zahra Shafa.
25 reviews9 followers
June 25, 2024
Jujur aku ikut PO buku ini karena baca premis nya yang menarik (aku ga pernah lho ikut PO buku!). Singkatnya: dinamika hidup seorang pengangguran. Auto check-out soalnya lagi nganggur juga dan butuh temen se-frekuensi 🤣😭

Nyelesain baca buku ini ga perlu waktu lama, cuma butuh waktu 2 hari. Page turner dan menyelamatkan ku dari reading slump berbulan-bulan. Ceritanya ringan dan diselipin komedi-komedi yang menghibur, juga idenya yang sangat unik. Kok bisa ya kepikiran untuk bikin cerita tentang penyalur ART?! Karena ceritanya yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, jadi sangat mudah bikin aku merasa relate dengan keresahan hidup Katia.

Sebagai orang yang nggak pernah punya "Mbak" di rumah, selama ini sering dapat curhatan dari para tante atau teman-teman yang suka ngeluh tentang pembantu mereka. Ceritanya pun ga jauh beda, kayaknya memang challenging ya hari gini untuk dapat "mbak" yang setia. Ada aja yang suka izin pulang kampung, tau-tau nggak balik lagi hahaha. Dari semuanya, yang paling mind blowing adalah kisahnya si Siti yang mau pelet majikan😭. Kalau kalian sering lihat susternya anak artis yang ikut terkenal dapat endorse sana sini, keliling dunia, naik business class, dan bikin kalian mikir pengen resign trus jadi ART artis juga?? Yes, semua dinamika pembantu itu diceritakan lengkap ada di buku ini, dan menurut gw, Katia, lo keren bgt sih bisa handle semua masalah para pembantu dan majikan yang runyam itu!!

Nggak hanya menceritakan lika-liku Katia sebagai penyalur ART, buku ini juga banyak membahas tentang masalah-masalah rumah tangga, tentang keluarga yang dimana gaji istri lebih besar dari suami, kisah menantu vs mertua rese, atau bahkan kisahnya Katia sendiri yang ternyata pedih😭

Selain itu, untuk kisah asmara Katia di sini nggak diceritakan terlalu banyak, porsinya pas, sebatas romance yang geli-geli lucu. Aku lebih suka begini, sih, biarlah Katia ngurusin agensinya (yayasan) daripada cinta-cintaan, nggak menghasilkan duit! hahaha
Kalo aku jadi Katia, aku mending ngurusin yayasan sih ya, meskipun gengsinya kurang mentereng karna titel "yayasan pembantu" tapi tetep aja kan duitnya lebih gede daripada kerja kantoran!😝 Sempet greget di part pas Katia bingung mau milih lanjut kerja kantor atau lanjutin yayasan. Untung Katia tetap milih yayasan! Duh, apa aku ikutin jejak Katia aja ya buka agensi pembantu juga? 🤣😭

Sebagai sesama pengangguran, buku ini sangat sangat sangat menghibur dan bikin aku semangat lagi untuk cari (dan membuat) kerja. Sash, kalo mau sebar CV bisa barengan aku ayo 😭👍 hahaha
Profile Image for Ayu Istiyani.
96 reviews6 followers
September 18, 2024
"Hidup itu kayak roda. Kadang-kadang di bawah, kadang-kadang kelindes."

Katia, seorang karyawan marketing di sebuah start up yang (akhirnya) terkena layoff karena dampak pandemi. Berusia 31tahun dan hidup bersama seorang ibu yang bekerja sebagai pns, membuat penderitaan Katia semakin bertambah. Bagaimana tidak? Ibunya, yang meskipun pensiun bulanannya terbilang kecil, masih terbilang berpenghasilan. Sedangkan Katia, harus makan dari penghasilan ibunya dengan tetap memikirkan bagaimana membayar cicilan KPRnya. Juga Bi Minah, ART nya terpaksa dipulangkan ke kampung karena tidak sanggup membayarnya, yang menjadikan Katia juga harus ikut bantu-bantu di rumahnya.

Mengantar Bi Minah ke stasiun dan bertemu Siti, menghidupkan ide Katia untuk membuat sebuah Agensi penyalur rumah tangga. Kafka, sebagai klien pertama yang mengantarkan Bi Minah sebagai ART dari seorang artis. Setelah Kafka, cukup banyak klien-klien yang bermunculan, entah dari teman Kafka, juga dari Banu, mantan bos Katia.
Sampai pada akhirnya Katia mendapat panggilan untuk interview, bahkan akhirnya diterima, tapi Katia memutuskan untuk membesarkan yayasan yang telah dibangunnya.

Ide cerita dari seorang Almira Bastari selalu sangat dekat dengan kehidupan kita. Setelah buku sebelumnya mengupas bagaimana generasi milenial mendapatkan sekotak hunian dengan segala dramanya (yang akhirnya akan diangkat ke layar lebar. Btw, congrats kak Al!), sekarang dengan drama majikan-ART yang juga sangat relate.

Konflik yang diangkat sangat manusiawi dan real. Mulai dari Katia, Banu dan Sashi yang mengirim ratusan lamaran tapi tidak pernah dipanggil interview, ibu Katia yang tidak setuju dengan pekerjaan anaknya, sampai ke masa lalu Katia yang tanpa bapak.

Entah gimana risetnya penulis sampai terasa real banget saat para perempuan dari kampung mengadu nasib ke kota untuk jadi pembantu. Juga 1001 drama seputar ART yang bahkan terasa natural. Pengalaman kah? 😆

Overall, saya sangat menikmati novel ini, bacaan ringan dan singkat. Dan meski begitu, saya cukup mengingat pesan tersirat dari penulis, bahwa dalam hidup, sesederhana mendapatkan ucapan Terima Kasih dari orang yang kita bantu itu bisa membuat hidup lebih bermakna.
"Tujuan hidup harusnya sederhana"

Ohh ya, untuk endingnya, rasa-rasanya masih bisa dieksplor yaa hubungan Katia Kafka. Saya gemes sama romance setipis tisu mereka.

PS: vacumnya jangan lama lama ya kak Almira.
Profile Image for Pointofyus.
32 reviews1 follower
June 20, 2024
Bukan review lebih ke kesan membaca sig kayaknya.
Wow wow agak kaget 🤏 karena buku ini sekali duduk selesai. 😭😭😭 Padahal niatnya mau di awet-awet bacanya. Terima kasih Almira telah membuat karya yang selalu membuat diriku terlepas dari reading slump!!!!!
Ok ok.
Laporan cungpret nih.
Jujur beli buku ini tanpa baca sinopsis :") aku baca di postingan instagram kukira tentang rumah tangga pemeran utama ternyata tidakkk kawaannnnn.
Spoiler nih kalau berharap buku ini genre Romcom layaknya karya Almira yang Resign atau Ganjil genap pupus sudah harapan, karena ini menurutku gada romantisnya tapi masih ada comedynya hehehe. Kaget tentu jelas tapi salah sendiri ga baca sinopsis. Itulah adik-adik pentingnya membaca sebelum membeli, tapi tidak menyesal dong karena saya penikmat karya Almira dan tentu genre METROPOP.
.
Suatu yang baru menurutku sih menceritakan tentang Asisten Rumah Tangga, jarang atau bahkan aku belum pernah baca samsek, tapi intinya sih bukan ARTnya itu tapi ARTnya sih intinya bingungkan? Baca makannya hahah.
.
Ceritanya ngalir gitu aja, menampar diri sendiri ketika membaca kutipan "tahta terendah seorang dirumah adalah penggangguran dan tidak punya pasangan" karena sedang di posisi itu jadi saya related bangettttt.
Buku ini memiliki point sukses tuh ga perlu jadi PNS loh.
Itu yang diceritakan dibuku ini. Dan saya setuju dengan cara penyampaian di buku ini kalau sukses ga melulu harus jadi PNS.
Pokoknya buktikan dan harus sukses. kukira bakalan haha hihi ternyata malah buku ini menjadi penyemangat buat kembali meraih apa yang kemarin hilang.
Semangat yuk ngelamar-ngelamar ke perusahaan. Inget harus kaya...
Apa aku harus bukan Agensi ART juga gitu yah. Tapi lupa aku bukan tinggal di kota besar atau malah aku menjadi ART artis agar dapat cuan daripada agensi gitu yah, ahh mari kita cari ide nyeleneh lagi untuk manghasilkan Uang.. uang dan uang...
.
Seperti biasa bacaan almira selalu ringan dan ngalir, namun komedinya masih kurang jika dibandingkan buku selanjutnya. Ku harap ada kelanjutan kisah romcomnya. ^^X
Ditunggu ide di luar kotak lainnya.
1 review
June 22, 2024
Sebenarnya belum pernah mereview novel sebelumnya, cuma karena udah ngikutin banget karya kak Almira mulai dari wattpad jadi tertarik untuk ikut review. Ah, padahal mah karena pengin vacum cleaner aja. Hahah

Pertama aku suka sama idenya yang out of the box banget. Kenapa kepikiran bikin novel tentang penyalur pembantu? Apakah muncul dari keresahan? Ide ini berhasil banget membuat aku pengin bikin yayasan juga. Ini berarti kak Al bisa mempengaruhi pembacanya.

Cerita ini relate banget dengan permasalahan orang yang baru dewasa ini (30an something). Kayak tekanan orang tua, sosial, pergolakan di dalam diri sendiri dan ego. Bagus sih, seperti cerminan diri sendiri.

Setelah mengikuti karya-karya sebelumnya, sepertinya semakin kesini kerasa banget pendewasaan nya. Ceritanya gak menye-menye gak penting, pokoknya gak bertele-tele. Setiap permasalahan diselesaikan dengan rapi. Bangga banget bisa menemani pendewasaan diri ini.

Untuk kalian yang berharap ada kupu-kupu di perut saat baca cerita ini kayak resign!, jangan beharap ya. Cerita kali ini cinta-cintaannya setipis tisu. Benar-benar gak terlalu dibahas. Sebenarnya bagus juga karena fokus ke masalah Katia aja. Cuma agak aneh ketika Katia harus jadi pembantunya Kafka, kayak terlalu dipaksakan. Ceritanya jadi terlalu patah di sini menurut ku. Tapi suka endingnya ngalir aja gak terlalu dipaksakan lagi hubungannya, dan gak diburu-buru. Keliatan banget dewasanya di endingnya ini menurutku.

Latar belakang tiap tokohnya lumayan kuat, cuma si Sashi yang menurutku ngambang karakternya. Entah kenapa karakter Sashi itu antara butuh dan gak butuh, kayak dia hadir sebagai jembatan aja. Permasalahan hidup Sashi tidak terlalu penting, dan tidak dieksekusi sebaik permasalahan Banu.

Mungkin begitu aja review dari aku yang sok ngerti ini. Ditunggu karya selanjutnya 2 tahun lagi ya kak. Jangan lupa vacumnya bagi aku satu ya. Hehehe
1 review
June 22, 2024
Selesai dalam satu hari, disambil beberes rumah dikala weekend (karena apalah aku ini belum sanggup pakai jasa dari agensi Katia atau agensi-agensi lainnya, hahaha)

Novel kali ini rasanya wow karena tema yang out of the box. Masih konsisten relatable dgn daily life nya (jujur aja, semakin kesini novel Almira semakin relatable dgn segala kepelikan hidup manusia kasta menengah agak ke bawah, hahaha) Ada mengandung bawangnya, ada sesi life lesson nya, suka versi friendship nya, romance tipis-tipisnya.

Siapa sangka, penyalur asisten rumah tangga bisa begini menarik ketika dijadikan topik dalam novel, rasanya baru ini ada yang mengangkat ide penyalur asisten rumah tangga. Suka banget dengan idenya Almira kali ini (setelah home sweet loan yang bikin otak semakin mikir bahwa investasi itu penting).

Wahai penulis, bolehkah aku tau kelanjutan kafka dan katia, krn mereka manis banget walau romance setipis tisu dibelah dua. Hahaha. Rasanya butuh satu buku yang fokus tentang kafka dan katia sebagai pemuas rasa penasaran akan kelanjutan kafka dan katia, (karena jujurly romance dibuku kali ini sangat nanggung ga berkembang kaya novel-novel sebelumnya). Entah romance berkelanjutan atau friendship yang berkelanjutan krn sangat suka ketika ternyata mereka memiliki background yang sama tapi tidak harus mengumbar sedih yang terlalu mengaru biru, justru menemukan kesembuhan masing-masing ketika berbagi walau tidak saling mengucap kesembuhannya didapat dari satu sama lain. Dikemas dengan penyampaian emosi yang lebih dewasa dalam mengungkap emosi karakter-karakternya.

As always, novelnya selalu nagih utk dibaca. Setelah ART, apakah artinya harus menunggu 2 tahun lagi untuk baca karya baru Almira? Hehehe. Tapi tetap kutunggu karya selanjutnya.
Displaying 1 - 30 of 265 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.