Jump to ratings and reviews
Rate this book

Wishing Her To Die

Rate this book
Kepada Lee Min-ah.
Salam kenal. Aku Yoon Jae-hee. Meski sulit dipercaya, sekarang aku ada di dalam tubuhmu.

Jae-hee

Nasibku sungguh sial: pacarku meninggalkanku, aku tidak lulus audisi musikal, ditambah lagi aku mati ditabrak truk.
Tapi aku mendapat kesempatan untuk merasuki tubuh orang lain meskipun hanya sehari, dan aku mengambil kesempatan itu.


Boleh, kan? Hanya satu hari saja.


Min-ah

Orang pikir aku memiliki segalanya: karier sebagai pengacara di firma hukum raksasa Korea, kecantikan, dan kekayaan. Tapi, aku masih terikat dengan masa laluku. Aku harus menyelidiki semuanya sampai tuntas.

Namun, kenapa aku membuang waktu mengikuti audisi musikal yang bahkan tak bisa kuingat? Ke mana ingatanku selama beberapa jam itu? Jae-hee? Siapa Jae-hee?

Kenapa sepertinya dia menginginkan tubuhku selamanya?

408 pages, Paperback

First published March 1, 2014

15 people are currently reading
167 people want to read

About the author

Jung Soo Hyun

2 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
38 (22%)
4 stars
66 (38%)
3 stars
50 (29%)
2 stars
12 (7%)
1 star
4 (2%)
Displaying 1 - 30 of 40 reviews
Profile Image for Titish A.K..
Author 1 book133 followers
May 28, 2015
Setelah puas dengan Girls in the Dark, ekspektasi saya terhadap Wishing Her to Die jadi meningkat pesat. Meski tidak bisa dibilang segenre, bagi saya kedua buku ini sepintas mirip: sama-sama (1) terbitan Haru, (2) bertema non-romance dengan (3) kover bernuansa gelap dan misterius.

Buku ini mulai saya baca sebagai pengantar tidur. Di awal memang agak susah masuk ke dunia Jae-hee dan Min-ah, tapi keseruan baru dimulai ketika mereka berdua saling berkirim surat. Dalam pertarungan memperebutkan tubuh (sekaligus pria) ini, awalnya saya pikir pembaca bakal disetir untuk lebih “memihak” Jae-hee yang gemuk-berhati-baik dibanding Min-ah yang bitchy-nan-cantik. Tapi rupanya cerita ini nggak sedangkal itu kok. Ke belakang saya justru lebih menyukai Min-ah yang cerdas dan punya strategi tersendiri untuk mempertahankan tubuhnya.

Berhubung ngantuk, buku ini saya tutup di halaman 200-an. Sekali duduk bisa betah baca segitu lho, ya memang semenarik itulah buku itu di awal. Sayangnya, begitu saya lanjutkan sehari kemudian, keajaiban itu sudah menghilang ….

Ketika ada ramalan bahwa akan terjadi kecelakaan dan hanya satu jiwa saja yang akan tinggal dalam tubuh tersebut, otak saya tidak cukup prima untuk mencerna mana yang akan terus hidup dan mana yang tidak. Prosedurnya agak mbingungi (bagi otak saya :)). Kekecewaan terbesar saya terhadap buku ini terutama pada halaman 325–345 ketika ada salah satu tokoh kunci menceritakan masa lalunya. Jawaban satu buku ditumpuk di bagian ini! Akan lebih baik kalau dicicil dari awal atau gimana. Si tokoh kunci ini pun udah ketebak di pertengahan cerita, jadi ya memang setelah 200-an halaman itu nggak ada motivasi kuat untuk melanjutkan membaca dengan semangat.

***

Catatan Kebahasaan
1. Kalimat membingungkan

a. Hlm. 138

Untuk mendapatkan rekomendasi magang di Goldman-Sachs, ia mencoba mendekat dan merawat dua anak perempuan profesornya yang membanggakan peringkat pertama selama dua bulan.

b. Hlm. 264

Menurut artikel yang dulu pernah ia cari, Grup Hyesung dipecah menjadi puluhan perusahaan kecil dan dijual ke perusahaan lain. Namun dalam surat wasiat itu, anak laki-laki tertua mewarisi seluruh perusahaan. Tidak ada manajer yang memecah perusahaannya sendiri seperti itu karena tidak selesai.

2. Font surat di hlm. 241 berbeda dengan sebelumnya.

3. Typo
(Blurb) mengambl > mengambil
(Blurb) karir > karier
(13) Gangnamyang > Gangnam yang
(104) kusinya > kursinya
(138) Golman-Sachs > Goldman-Sachs
(257–258) mengeta-ui > mengeta-hui
(268) menyenang-kan > menyenangkan
(272) tahu?Tidak > tahu? Tidak
Profile Image for Stefanie Sugia.
731 reviews178 followers
April 14, 2014
"Di dunia ini, hanya ada satu orang yang memercayai ucapannya. Ironisnya, orang itu adalah orang yang bersangkutan dengan situasi ini, juga satu-satunya orang yang bisa mengungkapkan situasi ini. Namun, ia juga musuh yang harus saling membunuh dengannya agar bisa tetap hidup. Orang itu adalah Min-ah."

Yoon Jae-hee merasa terpuruk saat ia ditolak dari sebuah audisi, karena ia sangat ingin menjadi artis musikal. Jae-hee memiliki suara yang kuat dan jernih, namun sayangnya penampilannya di bawah standar. Di hari itu pula, ia mengalami kecelekaan saat berusaha menyelamatkan seorang anak. Ketika tubuhnya dalam keadaan koma, jiwa Jae-hee yang masih sadar mendengar sebuah Suara yang misterius. Suara itu mengatakan jika Jae-hee ingin hidup kembali, ia harus masuk ke tubuh orang lain dan kembali ke tubuhnya tepat jam 12 malam. Saat itulah ia melihat gadis yang sedang memarahi seorang wanita tua dan Jae-hee memutuskan untuk memasuki tubuh gadis itu. Sejak hari itu, Jae-hee menjalani kehidupan Lee Min-ah, pengacara terkenal yang cantik dan kaya dengan kehidupan sempurna....

Baca review selengkapnya di:
http://www.thebookielooker.com/2014/0...
Profile Image for Tika Nia.
227 reviews4 followers
April 4, 2023
Jika diberikan pilihan antara kehidupan yang menyenangkan seperti kembang api tapi hanya sebentar, atau kehidupan menyedihkan dan membosankan yang panjang, mana yang kamu pilih???

Dalam kehidupannya, Jae-hee merasa tidak beruntung. Mulai dari tubuh gemuk dan paras jelek yang menjadi bahan ejekan. Selalu dikhianati dalam hubungan asmara. Otak yang biasa saja hingga keuangan yang pas-pasan. Sama sekali tidak ada yang istimewa! Berbanding terbalik dengan hidup Min-ah yang sempurna! Otak yang cerdas, wajah cantik, tubuh ideal, pekerjaan menjanjikan dan keluarga yang kaya raya. Hanya saja Min-ah terkesan dingin dan angkuh.

Sebuah insiden di tempat parkir rumah sakit merubah segalanya. Jiwa Jae-hee merasuki tubuh Min-ah!!! Jae-hee memanfaatkan tubuh Min-ah untuk mewujudkan impiannya dulu. Membeli pakaian impian yang tidak akan muat jika dipakai tubuh aslinya. Hingga mengikuti audisi musikal yang dulu pernah menolaknya!

Dengan tidak tau diri Jae-hee pun jatuh hati pada Geon-woo. Sementara jiwa Jae-hee dan Min-ah bergantian masuk pada tubuh Min-ah, Geon-woo jadi merasa curiga karena tingkah Min-ah yang berubah-ubah! Min-ah sendiri ragu dengan perasaannya pada Geon-woo. Namun perasaan cemburu dirasakannya saat melihat kedekatan Jae-hee dan Geon-woo. Pada akhirnya siapa yang sebenarnya membuat Geon-woo jatuh cinta??? Apakah Jae-hee akan selamanya menetap pada tubuh Min-ah? Apa yang sebenarnya terjadi??

💥💥💥
Novel ini luar biasa!!! Aku dibuat tak bisa berhenti saat membacanya! Penokohan yang kuat, cerita yang kompleks dan plot twist yang mengagumkan! Seakan ada kejutan di setiap halaman, banyak pertanyaan yang bikin penasaran dan ditutup dengan ending yang melegakan. Perfect!!!

Perpaduan banyak topik yang diramu dengan pas. Ada misteri, thriller, mental health, bahkan romance dan politik juga! Tentang penerimaan terhadap diri sendiri, rasa syukur, cinta dan kasih sayang, juga tentang dendam dan kebencian, kehidupan bahkan kematian. Cocok dibaca untuk penggemar genre misteri thriller yang lumayan kompleks, dibumbui dengan romance yang kompleks juga 😅

🪄✨ Baca review buku lainnya di IG ku @tika_nia 😊
Profile Image for F3t.
167 reviews12 followers
August 11, 2014
Lee Min-Ah, punya masa lalu yang kelam, ia membenci ibunya karena ibunya sering memukuli dia sejak kecil, hal itu menyebabkan ayahnya memutuskan bercerai dari ibunya dan merawat Min-Ah. Waktu dewasa, Min-Ah berubah menjadi sosok yang dingin dan ketus, selain karena luka yang didapat dari ibunya, Min-Ah juga mengalami kejadian menakutkan ketika ia beranjak dewasa yang membuatnya menjadi pengacara dingin seperti sekarang.

Yoo Jae Hee berkeinginan menjadi aktris teater, berusaha mencoba berkali-kali untuk mengikuti audisi namun tidak membuahkan hasil dikarenakan fisiknya yang tidak proporsional. Suatu malam Jae Hee mendapati dirinya harus menolong seorang anak yang hampir tertabrak truk dan kecelakaan tersebut membuat Jae Hee koma.

Roh Jae Hee yang berkelana dituntun oleh sebuah "suara" yang membantunya, mengatakan bahwa dirinya mungkin bisa hidup lagi dalam tubuh orang lain, dan orang yang dipilih itu adalah seorang gadis pemarah, Lee Min-Ah.

Jae Hee yang berada dalam tubuh Min-Ah menyadari bahwa sosok barunya sangat cantik sehingga ia memakainya untuk mengikuti audisi. Dalam kebingungannya Jae Hee mencoba untuk bertukar pesan kepada Min-Ah.

Lalu apakah merekan bisa kembali seperti semula? Akankah Min-Ah menerima Jae Hee ke dalam tubuhnya?

Selain masalah adanya dua jiwa dalam satu tubuh, penulis juga menceritakan mengenai orang-orang di sekeliling Min-Ah. Menurut saya novel ini sangat baik dalam memberikan kedalaman cerita dari kehidupan Min-Ah, dengan beragam konflik yang terjadi dan juga perasaan Min-Ah terhadapnya.
Bagi saya novel ini punya nilai lebih karena ceritanya yang detail dan tidak adanya tulisan yang percuma, semua sangat padat, namun juga mengalir apa adanya, membuat pembaca dapat lupa waktu hingga usai membaca buku ini.
Profile Image for Vania Macaire.
112 reviews53 followers
January 3, 2020
🎐
Lee Min Ah adl pengacara muda & sukses serta merupakan anak tunggal dr pemilik firma hukum ternama di korea. Hidupnya kini sangat indah, selain terkenal karna kehebatannya sebagai pengacara, Min Ah juga sangat cantik & kaya. Namun di balik semua kegemilangan hidupnya, terdapat rahasia pahit dalam keluarganya.
🎐
Yoon Jae Hee adalah seorang wanita bertubuh gemuk & berawajah pas2an. Ia merasa hidupnya sangat sial terlebih ketika dia tidak lulus audisi musikal beberapa kali yg sangat diimpikannya, berhenti dr pekerjaanya, putus dr pacarnya dan mengalami kecelakaan.
🎐
Akibat kecelakaan itu, Jae Hee kehilangan tubuhnya dan jiwanya masuk ke tubuh Min Ah serta menumpang hidup di dalamnnya. Ketika Min Ah sadar, Jae Hee tertidur begitupun sebaliknya. Di dunia kedokterah hal ini mereka sebut sbg gangguan disosiatif, sedangkan di dunia supranatural hal ini disebut kerasukan. Apa pun itu sebutannya, saat ini tubuh Min Ah dihuni oleh dua jiwa.
🎐
Namun demi menjaga keseimbangan alam, hanya boleh satu jiwa utk satu tubuh. Siapa yg akhirnya memiliki tubuh Min Ah ?
🎐
Ceritanya ringan dan menghibur. Walau aku sempat kesal dengan Jae Hee yang mendadak egois karna menginginkan kehidupan Min Ah demi mencapai impiannya. Selama baca novel ini, aku rasanya kaya lagi nonton drama Korea 😂. Secara keseluruhan aku suka sama kisah yang dibawakan oleh Jung Soo Hyun.
Profile Image for Lutfilla Indryana.
12 reviews2 followers
June 19, 2022
🍂 Diceritakan ada dua gadis yang hidupnya bagai langit dan bumi. Jae-hee yang fisiknya gendut dan jelek dan Min-ah yang parasnya cantik dan body goals.

Karena sebuah kecelakaan Jae-hee koma dan memasuki tubuh Min-ah. Kehidupan Jae-hee yang sangat malang berubah begitu saja begitu memasuki tubuh Min-ah--pengacara cantik dan terkenal.

Melalui tubuh Min-ah, Jae-hee ingin mewujudkan cita-citanya sebagai artis musikal. Namun, jelas saja keinginan Jae-hee tidak berjalan mulus, apalagi dengan sikap Min-ah yang sangat temperamental dan angkuh.

Sampai mereka berdua akhirnya sepakat dengan melakukan sebuah perjanjian. Di balik kesepakatan itu baik Min-ah yang masih dengan sifat angkuhnya harus menyingkirkan Jae-hee yang hidup bagai parasit di badannya dan Jae-hee yang mulai ingin menguasai tubuh Min-ah.

🍁 Aku di sini lumayan kesal dengan sikap Jae-hee yang menurutku "egois". Wajar kalo Min-ah sampe gedek banget ama Jae-hee yang bisa dibilang seenaknya aja pakai tubuh Min-ah sembarangan. Tapi, aku juga kasihan sama Jae-hee yang hidupnya penuh diskriminasi karena fisiknya.

Alurnya bikin aku penasaran walau udah tau nanti arah ceritanya ke mana nanti. Intinya buku ini bagus buat dibaca, banyak pesan yang tersirat di dalamnya.
141 reviews19 followers
January 3, 2015
4/5 stars.

~~~~~~~~

Jadi, novel ini cukup membuatku penasaran karena ada horor di dalem buku ini. Judul dan kovernya yang catchy juga menarik perhatianku. Tapi waktu itu nggak yakin sama buku yang ditulis sama penulis korea, apalagi kalo bukan khawatir dengan terjemahannya. Karena pengalamanku sama Outsider (ditulis oleh Guiyeoni) yang terjemahannya acak adut cukup menurunkan minatku buat baca buku terjemahan.

Tapi setelah liat beberapa review yang positif tentang buku ini, aku pun minjem (ups._.) sama temenku. (hohoo thanks, dear!)

~~~~~~~~

Yoon Jae-hee tertabrak truk ketika menyelamatkan seorang anak. Dia pun mendapat kesempatan untuk memasuki tubuh seseorang. Namun, ia harus kembali ke tubuhnya sebelum jam 12 malam.

Ia kebetulan melihat Lee Min-ah, seorang pengacara sukses, dan Jae-Hee memutuskan untuk masuk ke tubuh Min-ah. Tanpa Jae-hee ketahui, sebenarnya Min-ah sedang melakukan penyelidikan terhadap masa lalunya yang kelam.

Namun, Jae-hee tidak bisa menepati janjinya. Ia keasikan menjadi Min-ah sehingga ia kembali setelah jam 12 malam. Akhirnya, ia terperangkap di tubuh Min-ah yang cantik. Bagi Jae-hee, yang mengikuti audisi musikal dengan tubuh Min-ah, dan melakukan segala hal yang ia suka dengan tubuh Min-ah adalah suatu kegembiraan. Namun bagi Min-ah, yang terbangun beberapa saat kemudian, gosip bahwa seorang pengacara terkenal mengikuti audisi musikal sangatlah mengganggunya.

Akhirnya Jae-hee menulis surat kepada Min-ah, yang berisikan bahwa sekarang Jae-hee sedang berada di tubuhnya. Dan dimulailah segala pertukaran antara Jae-hee dan Min-ah. Semuanya membuat hidup Min-ah yang sudah kacau menjadi tambah kacau. Apalagi, Jae-hee mencium Kang Gaen-woo yang merupakan teman kecil Min-ah, dengan prasangka bahwa Gaen-woo adalah pacar Min-ah. Walaupun Min-ah mencintai Gaen-woo, tetap saja itu membuat hubungan mereka menjadi membingungkan.

Ketika ia diberitahu oleh "Suara" bahwa Min-ah akan meninggal dan hanya satu jiwa yang akan selamat, apakah yang akan dilakukan Jae-hee? Apakah ia akan merelakan dirinya meninggal agar Min-ah hidup? Ataukah Jae-hee akan bersikap egois lagi dengan membiarkan Min-ah mati?

Hidup seperti kembang api tetapi singkat...
Atau kehidupan yang membosankan tetapi lama...
Yang mana yang lebih membahagiakan?
Bukan, mana yang lebih sedikit sengsara? - hlm 5-6.


~~~~~~~~

Manusia bisa lebih kuat setelah sakit dan terluka karena kasih sayang dan cinta orang-orang di sekitarnya. Jika hal itu tidak ada, maka sakit dan luka hanya akan menjadi monster bagi manusia. - hlm 300.


Temanya lumayan bagus ya? Tentang kesempatan seseorang menjadi seseorang yang lain. Itu salah satu hal yang diinginkan sama semua orang, ingin menjadi orang lain, dan punya iri hati. Manusia. Sama juga tentang Yoon Jae-hee yang menginginkan tubuh langsing dan cantik, dan akhirnya bisa mendapatkan tubuh Min-ah yang sesuai dengan kemauannya. Namun semua itu malah membuat Jae-hee ingin kembali ke tubuhnya yang lama. Hal ini hanya menyadarkan Jae-hee untuk banyak-banyak bersyukur.

Alurnya dimulai dengan asal-usul kematian Jae-hee dan perkenalan tokoh Jae-hee yang dimulai dengan kepedihannya tidak bisa lolos audisi musikal, dan segala macem keluhan tentang dirinya. Lalu dilanjutkan dengan latar belakang dan sifat-sifat tempramental Min-ah. Dari awal, kita diperkenalkan dengan Jae-hee yang minder, namun baik hati. Dan juga Min-ah yang dingin namun teliti. Yah namanya juga pengacara.

Konfliknya dimulai ketika Jae-hee mencium Gaen-woo yang dikira Jae-hee sebagai pacar Min-ah. Lalu Min-ah pun sedang berusaha membalaskan dendam terhadap orang-orang yang dulu pernah melecehkannya. Dari sinilah, kita mengenal Min-ah dan asal-usul sifatnya yang dingin. Lalu ditutup dengan ending yang sesuai dengan harapanku. :)

Bisa dibilang karakter Min-ah itu pasti bikin siapapun merasa dia orang yang sombong mentang-mentang cantik. Dia memiliki semua wanita ingini, kecantikan, tubuh indah, dan kepintaran. Ditambah, dia memiliki teman kecil, Gaen-woo yang amat tampan. Tapi toh semua orang ngeliat cuman dari luarnya aja kan? Sebenarnya Min-ah melewati masa kecil yang keras dan sampai sekarang ia berusaha mencari orang-orang yang pernah melakukan kekerasan dan pelecehan kepadanya.

Karakter Jae-hee sendiri menurutku bisa dibilang nggak begitu membuatku jatuh hati. Dia baik hati, namun gak begitu baik hati juga. Sama seperti manusia pada umumnya. Ia jatuh cinta pada Gaen-woo dan menginginkan Gaen-woo. Tapi toh kalo karakter di novel terlalu sempurna, artinya dia bukan manusia kan? ^^

Tapi akhirnya aku pilih karakter favoritku adalah Min-ah. Karena dia itu keren banget menurutku. Semua kekerasan dan masalah dalam hidupnya menjadi pendorong baginya untuk terus maju dan gak menyerah. :)

Untuk alur ceritanya, aku suka karena banyak misteri dan unsur detektif-detektif di dalamnya. Ada juga sedikit horror di dalamnya. Tapi sayangnya, buku ini nggak bisa membuatku kaget karena nggak ada plot twist seperti yang aku harapkan. Misterinya tentu aja ngebuatku penasaran, tapi aku pengen ada sedikit twist di buku ini. Eh, ternyata nggak ada. Tapi nggak apa apa deh.

Bagi aku sih, banyak hal-hal positif dari buku ini. Salah satunya dan yang paling utama adalah arti dari judul buku ini, "Wishing Her to Die". Jadi artinya (menurut penulis) adalah setiap wanita atau orang pasti punya bad characters. Dan setiap orang pasti pengen membunuh sifat-sifat jelek itu agar menjadi orang yang lebih baik lagi. :D

Jadi, overall, buku ini sangat bagus dan penuh dengan misteri dan ketegangan, juga banyak amanatnya bagi pembaca. Dan kalau aja ada sedikit plot twist di akhir cerita, aku pasti ngasih rating 5. Tapi nggak apa apa deh, kalo ada karya Jung Soo-Hyun lagi, aku pasti bakalan baca! :))

Meski seekor kecoak memakan nyamuk, tidak ada satu pun orang di dalam rumah yang mau memelihara kecoak. - hlm 334.


~~~~~~~~

Raisaputri<3
106 reviews
January 19, 2021
Terjemahannya agak susah dipahami. Terkadang ada kalimat yang rancu.

Agak heran saja. Jae hee sepertinya kurang memiliki kepedulian terhadap tubuhnya yang asli maupun keluarga. Ia lebih mementingkan audisi pemeran Catherine di atas segalanya.

Belum lagi Sosok 'suara' yang menjadi 'penunjuk jalan' bagi Jae-hee tidak dijelaskan asal-usulnya sampai akhir. Dan apa 'kesalahan' yang diperbuat sosok itu kepada Jae-hee sehingga ia harus membantu Jae-hee dan memberinya informasi penting.

Hal kecil yang sedikit menggangguku adalah seorang psikiater, tidak boleh sama sekali menceritakan masalah klien kepada orang lain meskipun kepada orang terdekat kliennya sekalipun. Bukankah itu melanggar kode etik?:)
Profile Image for Altair Poetry.
21 reviews
January 13, 2025
Ini adalah novel pertama dari Haru bergenre fantasi yang saya baca. Dan juga novel pertama dengan tema "perpindahan jiwa" yang saya baca.

Impresi? Crazy!

Menceritakan dua tokoh yang kecelakaan dan bertukar jiwa, dengan latar belakang berbeda dan kondisi fisik yang juga berbeda, keduanya mengalami insiden yang membuat jiwa mereka tertukar.

Yang paling menempel di ingatan saya hingga saat ini, adalah bagaimana relatable situasi ketika kondisi fisik yang kurang dihargai, bakat yang juga terasa kurang, dan latar belakang ekonomi yang sulit, membuat salah satu dari kedua tokoh ini berharap pemilik tubuh aslinya mati.

Well, jujur aja, saya baca ini sekitar 2014 dan saya tadinya tidak akan membagikan pandangan saya terhadap novel ini karena again, saya pinjam bukunya, dan saya hanya punya ingatan samar tentang novel ini.

Tapi, ingatan samar itu masih memberi sentimen tentang: cintai dirimu, baru dunia akan mencintaimu. Karena desperate dari kalimat Wishing Her Die masih tersimpan sampai sekarang.
Profile Image for 沈沈.
738 reviews
December 1, 2020
Secara keseluruhan, membaca novel ini adalah pengalaman yang menyenangkan sekaligus menarik. Kisah ini memang disampaikan dengan aura yang kelam, tegang, penuh intrik membuat saya terhanyut dalam konfliknya. Ketegangan dan konflik yang disebabkan oleh dua jiwa dalam satu tubuh membuat cerita ini memorable sekali.
Profile Image for snowyberriess.
4 reviews
May 23, 2023
Drama Korea dalam bentuk novel. Itu yang mendefinisikan novel ini karena konfliknya begitu kompleks serta lumayan rumit. Aku suka ketika ada scene Min-Ah membuka dokumen dari Detektif Baek dan segala hal yang berbau detektif maupun penelusuran di sini. Kita jadi diajak berpikir dan merasa ikut serta dalam ceritanya. Rasanya campur aduk, marah dan kesal. Plot twist-nya juga sangat hebat!
Profile Image for Agnes Margaretha Tarigan.
1 review
November 6, 2017
jae-hee disini egois banget sampek gemes ngebacanya.. tapi salut sama Min haa dia baik banget walaupun tau niat jahat jae hee.. tapi ada horor-horornya . Cover nya bagus banget juga diterjemahkan baik oleh penerbit haru .. yang suka cerita bergenre korea ini wajib punyaa
Profile Image for Tammy Rahmasari.
Author 1 book32 followers
August 11, 2016
Yoon Jae-hee merasa hidupnya tidak berarti lagi saat ia ditolak dalam audisi drama musikal yang diinginkannya. Padahal ia berharap bisa lulus audisi sampai-sampai mengajukan surat pengunduran dirinya dari tempat kerjanya. Tapi untuk drama musikal yang mementingkan penampilan luar, Jae-hee yang pendek dan gendut tidak memenuhi syarat. Jadi ia hanya bisa pasrah walaupun hatinya terasa sakit.

Saat ia sedang berjalan kembali ke kamar sewanya, Jae-hee melihat seorang anak kecil sedang mengejar bonekanya di sebuah turunan bukit curam. Namun sayang, dari arah sebaliknya bergerak sebuah truk yang sebentar lagi akan menabrak anak tersebut. Dengan refleks, Jae-hee mendekati anak tersebut untuk menolongnya. Tapi celakanya malah Jae-hee yang tertabrak truk hingga masuk rumah sakit dan kini terbaring koma.

"Pilih... Hidup seperti kembang api tetapi singkat... Atau kehidupan yang membosankan tetapi lama..." - hal. 46

Di waktu yang lain, Lee Min-ah mendapat kabar bahwa ibunya masuk rumah sakit karena percobaan bunuh diri. Awalnya ia tidak mau datang karena ingatan masa lalu tentang masa kecilnya tidak menyenangkan dan ia masih trauma sampai saat ini. Tapi karena desakan kerabat ibunya, ia datang juga. Di rumah sakit, Min-ah menunggui ibunya sampai selesai operasi untuk mengajukan pertanyaan yang dipendamnya selama ini. Namun, jawaban ibunya tidak memuaskannya. Ia langsung pergi dari rumah sakit tersebut.

Di tempat parkir, roh Jae-hee yang telah keluar dari tubuhnya melihat Min-ah. Sebuah Suara mengatakan padanya bahwa ia memiliki waktu selama 1 hari saja untuk merasuki seseorang sampai saatnya tiba kembali ke dalam tubuhnya. Karena jika tidak rohnya akan perlahan lenyap. Dengan pasti Jae-hee meminta untuk memasuki tubuh Min-ah pada Suara itu. Dan dalam sekejap, Min-ah hilang kesadaran dan digantikan Jae-hee.

Karena suatu hal, Jae-hee tidak bisa kembali ke dalam tubuhnya. Ia hanya bisa terus berada di tubuh Min-ah walaupun Min-ah menginginkan Jae-hee pergi dan meninggalkan tubuhnya. Tapi lama-kelamaan sikap egois Jae-hee muncul.

Ia menginginkan tubuh Min-ah dengan segala kesempurnaan yang tidak dimilikinya dulu...

"Aku tidak ingin hidupku ditentukan. Bahkan, aku lebih tidak suka utuk mengetahui masa depanku sendiri." - hal. 149

"Orang yang bisa memercayai 'hal yang tidak masuk akal' hanyalah orang yang pernah mengalaminya secara langsung." - hal. 171

"Manusia bisa lebih kuat setelah sakit dan terluka karena kasih sayang dan cinta orang-orang di sekitarnya." - hal. 300


Akhirnya bisa juga baca buku ini. Terima kasih untuk Penerbit Haru atas buntelannya :D

Pertama kali melihat buku ini saat Haru mengumumkan pre-order di akun Twitter-nya, saya langsung tertarik karena sampul depan dan sinopsisnya yang berbeda dari buku Haru yang lain. Walaupun ada kisah romannya, kali ini genrenya kental dengan aura misteri dan fantasi.

Saya agak skeptis saat melihat ketebalan buku dari jumlah halamannya. Bisa tidak saya menyelesaikannya dengan cepat? Tapi ternyata keraguan saya hilang. Terjemahannya enak dibaca, salah kata pun hampir tidak ada (hanya ada kurang imbuhan saja di halaman 14 pada kata usia, lebih tepatnya berusia. Dan pada halaman 104 ada kata kusinya, seharusnya kursinya), dan ceritanya pun tidak membosankan sama sekali hingga saya tidak merasa kesulitan dalam menyelesaikannya.

Wishing Her to Die memiliki alur maju dan mundur dengan sudut pandang orang ketiga jamak. Pergantian alurnya terasa mulus, hingga pada saat membacanya saya tidak merasa terganggu dengan perpindahannya. Sudut pandangnya pun saya rasa pas, karena di sini Jae-hee dan Min-ah berada pada tubuh yang sama. Jadi apabila bukan memilih POV3, pembaca akan merasa kebingungan.

Karakter dalam buku ini tidak terlalu banyak, jadi tidak sulit untuk menghapal dan mengenal masing-masing karakternya. Di antara karakter tersebut adalah Lee Min-ah, Yoon Jae-hee, Lee Geon-woo, Lee Joo-seung (ayah Min-ah), Seon-jeong, dan Yoo Eun-hee (ibu Min-ah). Karakternya juga terasa natural dan tidak seluruhnya sempurna. Misalnya saja Min-ah, walaupun ia cantik tapi ia memiliki masa lalu yang mengubah hidupnya hingga menimbulkan trauma. Jae-hee yang serba kekurangan tapi ia selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik.

Jika diharuskan memilih dari semua karakter yang ada, saya memilih Min-ah. Ia memang dingin, egois, dan seenaknya. Tapi jika mengenalnya lebih dalam, sikap itu disebabkan karena Min-ah kesepian dan merindukan kasih sayang ibunya.

Adegan dalam buku ini yang berkesan untuk saya adalah pada saat cerita masa lalu Min-ah dan bagaimana cerita itu terus berulang, terungkap sedikit demi sedikit sampai bukunya habis. Jung Soo-hyun mampu membawa saya merasakan bagaimana perasaan Min-ah saat itu, hingga mau tidak mau saya merasa iba dengan Min-ah dan melupakan sikap kasar juga dinginnya :D

Review lengkap di sini: http://teatimeandbook.blogspot.com/20...
Profile Image for Dhyn Hanarun .
329 reviews203 followers
August 11, 2015
"Hidup seperti kembang api tetapi singkat... Atau kehidupan yang membosankan tetapi lama… Yang mana yang lebih membahagiakan? Bukan, mana yang lebih sedikit sengsara?" – halaman 5-6

Yoon Jae-hee mengundurkan diri dari kantornya demi mengikuti audisi pertunjukan musikal. Hasil audisi itu mengecewakan, menambah daftar kesedihan Jae-hee yang baru putus dari pacarnya. Dia tidak berpikir dua kali saat laju sebuah truk mengancam seorang anak kecil. Dia tertabrak dan dilarikan ke rumah sakit. Dalam kondisi koma, Jae-hee terpisah dari raganya. Dia mendengar sebuah suara yang menawarkannya kesempatan untuk hidup dalam tubuh orang lain untuk satu hari. Jae-hee lalu memilih seorang wanita muda yang sedang berseteru dengan seorang ibu di parkiran rumah sakit.

Lee Min-ah adalah seorang pengacara muda dari sebuah firma hukum yang berkuasa. Karirnya sangat sukses, apalagi dia berhasil membebaskan kliennya dari sebuah kasus pembunuhan berat. Teman kecilnya, Kang Geon-woo, merasa Min-ah membela pihak yang salah. Min-ah kecewa karena dia punya perasaan spesial untuk Geon-woo. Tapi dia harus membereskan urusan masa lalunya dan ibunya yang lagi-lagi kambuh. Min-ah terpaksa mengunjungi ibunya di rumah sakit. Saat di parkiran, dia tiba-tiba kehilangan kesadaran. Saat bangun, hari sudah berganti dan dia tidak ingat apa-apa. Berita besar tentang dirinya mengikuti audisi pertunjukan musikal muncul dan mengejutkan banyak pihak.

Min-ah menganggap dirinya gila sampai menemukan surat dari Jae-hee. Jae-hee menjelaskan suara misterius, audisi musikal, pertukaran badan yang di luar rencana, dan hal-hal lain yang dia lakukan dengan tubuh Min-ah, salah satunya mencium Geon-woo dan membuat lelaki itu salah sangka. Min-ah, yang sedikit cemburu, memutuskan untuk membuat Jae-hee senang. Dengan itu mungkin Jae-hee keluar dari tubuhnya dengan sendirinya.

---

Perasaanku campur aduk saat membaca dan akhirnya menyelesaikan Wishing Her to Die. Capek dan bahagia jadi satu dalam bulan ketiganya. Aku bingung apakah aku suka atau tidak dengan ceritanya. Kalau memikirkannya sekarang, aku sebenarnya nyaman dengan gaya penulisan versi terjemahannya. Rapi dan tidak kaku. Footnote-nya cukup membantu untuk mengerti kehidupan para tokoh yang mempunyai kebudayaan yang berbeda. Cerita dari berbagai sudut pandang tak terbatas, yang sering kali kurang kusuka, mendukung cerita yang melibatkan dua jiwa dalam satu fisik. Hanya saja, mungkin aku sedang sibuk, jadi sulit mengikuti cerita dan menghafalkan nama-nama para tokoh. Makanya bagian awalnya terasa sangat membosankan dan paaaaanjang untuk sampai ke Jae-hee dan Min-ah sadar ada yang tidak beres. Aku tidak bisa simpati dengan Jae-hee yang di sini adalah pihak ‘lemah’ karena dia bertindak seenaknya saat berada di dalam tubuh Min-ah. Kepolosannya sukses bikin aku kesel. Aku juga kurang bisa ‘dekat’ dengan Min-ah karena keangkuhannya. Padahal Min-ah adalah karakter yang menarik dan masa lalunya yang misterius itu mengundang rasa penasaran. Untuk cerita tentang petukaran badan, anehnya urusan dan pribadi Jae-hee dan Min-ah tidak ‘berpapasan’. Jae-hee terus mendambakan tampil di panggung musikal, sedangkan Min-ah stres dengan fakta-fakta mengejutkan di kasusnya.

Walaupun sepakat untuk berkomunikasi, mereka tidak saling membantu memecahkan masalah satu sama lain. Mereka berjalan sendiri-sendiri saja. Min-ah mungkin membiarkan Jae-hee mengikuti audisi, tapi Jae-hee tidak tahu apa-apa soal trauma Min-ah. Pertukaran jiwa itu tidak memberikan perkembangan pada hubungan mereka. Yang bisa menyatukan mereka adalah Geon-woo. Lelaki idaman Min-ah, yang dengan cepat jadi idaman Jae-hee juga, memberikan sedikit drama di antara dua karakter utama. Tapi kisah cinta mereka tidak bikin geregetan karena Min-ah memutuskan untuk tidak ikut campur dan sibuk dengan ‘masa lalu’-nya. Padahal semula kupikir ini akan menjadi kisah cinta segitiga unik. Mereka akan berebut menggunakan tubuh sempurna Min-ah. Tidak hanya untuk memperebutkan hati Geon-woo, tapi juga mempertanyakan pribadi yang Geon-woo suka sebenarnya. Sayang sekali.

Baca review selengkapnya di http://dhynhanarun.blogspot.com/2015/... ;D
Profile Image for Nanik Nur'aini.
515 reviews10 followers
September 15, 2017
Honestly, I rarely gave 1 star in the book I read. But I couldn't help it. It's been a miracle that I didn't drop this book. Lalu kenapa? Nggak ada kerjaan dan nggak ada buku lain. Haaa. Satu alasan yang pasti, this is just not my cup of coffee. Atau karena emang nggak suka aja sama tema yang dipilih dan alur ceritanya.
Profile Image for Bibli Fy.
27 reviews
July 13, 2020
Overall, buku ini bagus, dengan alur cerita yang meskipun agak bisa ditebak kemana jalannya, plot twist yang sebenarnya sudah diwanti2 sejak awal. Says hanya agak kecewa dengan Endingnya yang seperti tidak terlalu selesai, seperti bagaimana nasib ayahnya yang dalam sudut pandangku hanyalah salah sangka yang menyebabkan dia melakukan Hal yang buruk. Tapi buku ini lumayan seru Dan tidak terlalu berat untuk dibaca
Profile Image for Rizcha Mawadah.
50 reviews1 follower
March 3, 2016
Judul: Wishing Her to Die
Penulis: Jung Soo Hyun
Diterbitkan oleh: Penerbit Haru
Jumlah halaman: 410 halaman
Tahun terbit: Maret 2014 – cetakan pertama

Sinopsis:
“Kepada Lee Min-ah.
Salam kenal. Aku Yoon Jae-hee. Meski sulit dipercaya, sekarang aku ada di dalam tubuhmu.”

Jae-hee
Nasibku sungguh sial: pacarku meninggalkanku, aku tidak lulus audisi musikal, ditambah aku mati ditabrak truk.
Tapi aku mendapat kesempatan untuk merasuki tubuh orang lain meskipun hanya sehari, dan aku mengambil kesempatan itu.

Boleh, kan? Hanya satu hari saja.

Min-ah
Orang kira aku memiliki segalanya: karis sebagai pengacara di firma hukum raksasa korea, kecantikan, dan kekayaan. Tapi, aku masih terikat dengan masa laluku. Aku harua menyelidiki semuanya sampai tuntas.
Namun, kenapa aku membuang waktu mengikuti audisi musikal yang bahkan tak bisa kuingat? Ke mana ingatanku selama beberapa jam itu? Jae-hee? Siapa Jae-hee?

Kenapa sepertinya dia menginginkan tubuhku selamanya?

Review:
Genrenya itu bikin deg-degan. Apa ya enaknya nyebutnya? Science fiction romance komedi thriller fantasi? Hahahahahaha. Panjang.

Awal tertarik sama novel ini sebenernya udah beberapa tahun yang lalu. Mungkin waktu pertama kali terbit. Waktu itu ada kuis di salah satu majalah yang sering ngasih berita K-Pop, iseng baca kuisnya. Kok kayaknya bukunya bagus, tapi nggak kebeli juga. Hehehehehe. Dan setelah kebeli beberapa bulan lalu, baru sekarang punya mood buat dan mulai mereview lagi.

Cerita di novel ini lebih ke masalah nggak terlihatnya jiwa Min-ah dan Jae-hee makanya nggak bisa ketemu. Tapi karna mereka yang suka berganti jiwa secara nggak terduga jadi berasa gemes dengan pemikiran atau masalah satu di antaranya yang belum selesai. Dan, rahasia yang pelan-pelan terkuak itu bener-bener khas drama korea, karna itu rahasia keluarga. Sekilas, mungkin cerita di novel ini mirip Khokkiri, tapi beda, beda banget. Katakanlah apa yang ada di novel ini mengalir sejak awal. Termasuk asal mula gimana Jae-hee bisa masuk ke tubuh Min-ah. Semuanya dijelaskan secara detail sejak awal dengan menyembunyikan hal-hal dengan tidak kentara. Aku jadi semangat banget bacanya.

Ngomongin soal rahasianya, pasti bisa nebak sebelum dijelaskan. Tapi setelah jelas malah bingung saking banyaknya rahasia di balik rahasia. Bayangin aja pusingnya. Hehehehehe. Khas drama korea kan? Khas cerita korea juga.

Hem, soal karakter. Min-ah yang tegas, punya harga diri yang tinggi, pemilih dan bla bla bla. Tapi dia pintar, bukan sangat pintat, cerdik sekaligus bisa jadi licik. Dia juga cantik. Sedangkan Jae-hee, dia polos, nggak tegaan, punya mimpi besar jadi pemain teater tapi selalu terhambat penampilannya yang gemuk.

Di akhir cerita, yang aku nggak mau jelasin alur awal sampe akhirnya karna bingung, ada pelajaran yang cukup berharga. Menjadi orang lain itu nggak mudah. Kalo di dunia akting sih hanya sebatas skenario, tapi kalo sungguhan kan repot. Hehehehe. Itu sih. Dan, satu lagi, tidak semua yang terpampang di depan itu suatu kenyataan, siapa yang tahu isi hati dan kepala yang sesungguhnya dari seseorang. Jadi, setiap orang pasti memiliki rahasia. XD

Nulisin review ini jadi inget novel terbaru Haru dari Akiyoshi Rikako, kan mirip-mirip tuh sama ini, masuk ke tubuh orang lain. Iya kan? Penasaran. Kalian penasaran juga? Bulan ini kalo sudah datang bakal kulahap sama ngereview sekalian.

5 of 5 star for this book
Joha!!!
Profile Image for Nay.
Author 4 books86 followers
June 9, 2014
Pas ngeliat sinopsis dan covernya (plus penerbitnya juga sih) emang udah niat mau koleksi buku ini. Sebelumnya udah pernah nonton drama korea dengan cerita yang rada mirip (49 days), dan suka banget dengan drama itu. Jadi waktu ngeliat si penerbit promoin buku ini -apalagi dengan cover cantiknya yang berwarna item berukir-ukir gitu- gak perlu mikir dua kali untuk membeli novel ini.

Tapi ternyata ekspektasiku ketinggian. Entah kenapa ceritanya terasa kurang aja buatku. Aku suka Geon-Woo, suka Min-ah dan agak kesal dengan Jae-Hee. Biasanya, kalau suka dengan tokohnya aku bakal enjoy banget dan bisa nyelesein bacaan dalam waktu yang singkat. (Tapi emang akhir-akhir ini, aku ngabisin satu novel entah kenapa jadi lama banget. Kesel juga sih)

Kelebihan buku ini -selain tokohnya yang lovable- yaitu terletak pada cara atau sebab roh kedua tokoh utama bertukar. Itu lumayan brilian menurutku, karena saat-saat itulah mereka bener-bener ingin tetap bertahan dalam keadaan sadar tapi malah berubah jadi orang lain.

Konflik sebetulnya oke –meskipun agak banyak dan numpuk, tapi kalau diselesein satu persatu sampai beres kayak gini gak masalah. Hanya saja, penulis selalu gagal setiap ngasih clue atau setiap bermaksud bikin pembaca penasaran. Maksudnya pengen ngasih twist tapi ketebak banget. Mulai dari masalah rahasia Ayahnya, alasan Ibunya sampai wasiat Kakeknya semua ketebak. Jadi udah gak terlalu penasaran lagi pas menjelang ending.

Selain itu, bab-bab terakhir saat Ayah Min-ah (Lee Joo Seung) menceritakan tentang masa lalunya, rasanya kurang smooth. Biasanya kan flashback kayak gitu disisipkan di setiap adegan yang berhubungan di tiap bab. Nah kalau di novel ini langsung aja dituangin dalam satu bab kayak Ayahnya Min-ah lagi dongengin anaknya dan anaknya bertindak sebagai pendengar yang baik, yang dengan sabar mendengar cerita ayahnya padahal dia lagi buru-buru banget menjelang detik-detik kematiannya.

Selain itu aku juga gak selalu nemuin sesuatu yang spesial ketika mereka sedang bertukar atau mungkin sesuatu yang bikin pembaca gemes dan komentar “yaaah… kok mereka ketuker di saat-saat ini sih?” atau “ya ampun… semoga mereka gak ketuker sekarang!”. Mereka tuh ketukernya ya ketuker aja, maksudnya gak ada sesuatu yang bikin konflik makin hidup saat mereka harus saling bertukar roh. Jae-Hee sibuk dengan drama musikalnya dan si Min-ah sibuk sendiri dengan rencana balas dendamnya. Iya sih kalau terkait dengan Geon-woo udah lumayan terasa konfliknya, tapi untuk novel setebal itu seharusnya ada banyak hal yang bisa membuat pembaca betah membaca terus hingga ending, kan?

Gak terlalu mengecewakan kok. Novel ini tertolong banget di bab ‘menjelang ending’. Tapi pas sampai di ending, menurutku malah terlalu panjang dan bertele-tele padahal bisa aja diselesein lebih cepet.

3.5 /5 bintang untuk novel ini. Semoga novel Haru berikutnya “You’re The Apple of My Eye” yang lagi ngantri buat dibaca jauh lebih memuaskan.
Profile Image for Asuka Mai.
638 reviews32 followers
June 10, 2014
Hmmm... dengan cover yang creepy dan dark... sekilas novel ini terasa sangat kental dengan horror. Namun setelah dibaca, ternyata sama sekali ga nyeremin.. namun memang sedikit kelam di bukunya.

Dari awal sampai akhir cerita... yang kurasakan adalah penyesalan dimasing2 tokoh cerita dalam hidupnya, baik dari Min Ah , Jae Hee, Ibu Min Ah dan Ayah Min Ah, serta Geon woo semua mempunyai penyesalan dalam hidupnya.

Kisahnya sendiri tentang gadis gendut dan jelek yang selalu gagal audisi musical bernama Yoon Jae Hee, yang tidak sengaja tertabrak mobil dan mengalami koma. Kemudian ia mempunyai kesempatan untuk masuk ke tubuh orang lain dalam waktu 1* 24 jam. Dan tubuh yang dipilihnya adalah tubuh Min Ah, pengacara muda yang cantik dan sukses rupawan, namun sikap dan sifatnya sangat keras dan dingin.
Min Ah menjadi wanitq yang berhati dingin semua ada sebabnya, dari masalah Ayah dan Ibunya yang bercerai, sampai pelecehan sexual yang dialaminya. Sedangkan temannya Geon Woo sudah 10 tahun bersahabat dengan Min Ah dan berparas tampan serta gagah.

Jae Hee yang mempunyai kesempatan untuk menjadi orang lain dalam 1 hari tidak membuang kes3mpatan yang ia miliki. Ia langsung mengikuti audisi musical dan lukus tes karena suaranya yang Indah.
Kalo Jae Hee yang asli belum mulai audisi sudah pasti ditolak mentah2 dan sama sekali tidak diberi kesempatan, yang ada malah di ejek. Namun karena ini tubuh Min Ah semua orang menghormatinya dan mengagumi nya.

Ternyata waktu seharusnya dimana Jae Hee sudah harus keluar dari tubuh Min Ah, tidak ditepati waktunya oleh Jae Hee, sehingga kini ia tetap berada di tubuh Min Ah. Min Ah yang mulai mengetahui tubuhnya di rasuki orang lain mulai merasa kesal dan benci dengan Jae Hee. Karena Jae Hee seperti tidak tahu malu menggunakan tubuhnya seenaknya, meminum vanila latte yg ia tidak akan mau minum, makan coklat dimana Min Ah sangat benci makanan manis.

Akhirnya sudah bisa ketebak sih... cuma tidak menyangka dengan problema yang pernah dihadapu ayah Min Ah. Lumayam seru :)
Profile Image for Siti Robiah A'dawiyah.
174 reviews23 followers
May 26, 2014
"O... oke. Saat itu aku memilih kehidupan singkat tetapi seperti bunga sakura. Karena itu, impianku terwujud dalam bentuk tubuh Min-ah. Itu adalah...takdirku"
-Yoon Jae Hee-

"Aku tidak ingin hidupku ditentukan. Bahkan aku lebih tidak suka untuk mengetahui masa depanku sendiri..."
-Geon-woo-

"Aku akan menjawab 'Anda tidak punya hak bertanya seperti itu kepada saya"
-Min-ah-

Kisah diawali dengan Yoon Jae-hee, seorang gadis yang memiliki impian bermain musikal. Demi ikut casting musikal kali ini, ia rela meninggalkan pekerjaannya dan fokus latihan demi mendapatkan peran di musikal. Tentu saja banyak orang yang menyayangkan keputusannya. Bagaimana mungkin Jae-hee mau meningglkan pekerjaan demi sebuah impian yang mustahil menurut sebagian orang. Sayangnya, saat ia menelepon untuk mengetahui hasil audisi, hanya kata maaf yang terucap dari tempatnya audisi. Entah sudah berapa kali, ia gagal ikut musikal, namun ia merasa tidak pernah terbiasa dengan kegagalan itu dan masih sering meneteskan air mata jika mengalaminya. Saat itu tiba-tiba terdengar bisikan yang mengtakan,

Jae-hee, kau hanya harus memilih.
Hidup seperti kembang api tetapi singkat..
Atau kehidupan yang membosankan tetapi lama....
Yang mana yang lebih membahagiakan?
Bukan, mana yang lebih sedikit sengsara?


Jae-hee tidak ingat memilih yang mana, yang jelas saat ini ia telah merasa lelah dengan segala kemalangannya. Mulai dari ia tidak lolos audisi, masalah pacarnya, masalah fisiknya. Saat itu, tiba-tiba ada anak kecil yang mengejar boneka miliknya yang terjatuh. Tanpa disadari si anak, ada mobil yang melintas dan siap menabrak anak itu. Tanpa berpikir panjang, segera Je-hee menyelamatkan anak itu. Dan semuanya menjadi gelap.

Review Lengkap

Profile Image for Adelia Ayu.
147 reviews1 follower
September 11, 2014
Awalnya, saya sangat tidak tertarik untuk membaca novel ini, kenapa? Karena

1) Saya tidak suka novel terjemahan karena saya trauma dulu pernah beli novel terjemahan dan terjemahannya sangat tidak "enak" buat dibaca.

2) Saya bosan novel berbau Korea.

3) Judulnya dan covernya sangat tidak menarik.

4) Harganya mahal *eh*

Lah, kalau gitu kenapa saya baca novel ini? Jadi ceritanya begini, waktu itu saya lihat TL Twitter saya, dan melihat salah satu klub buku following saya merekomendasikan novel ini. Katanya novel ini sangat bagus. Nah, berhubung saya lumayan percaya sama kata orang, ya udah deh nyoba baca, dan hasilnya...

1) Memang novel ini awalnya agak bingung sama bahasanya yang agak ruwet, ya saya agak maklum karena ini novel terjemahan. Tapi, setelah halaman 30an, saya mulai sreg membacanya. Bahasanya sudah tidak ruwet lagi. Dan, sama sekali kayak bukan novel terjemahan! Ah, akhirnya saya ngga kecewa sama novel terjemahan :))v

2) Memang sih penulisnya orang Korea, tokoh-tokohnya juga menggunakan nama Korea, tapi, novel ini menurutku jauh dari kata novel "Korea kental." aaah malah setelah novel ini, saya berniat untuk hunting novel 4 ways to get a wife :))

3) Yah seperti kata pepatah, "dont judge book by a cover." memang bener banget ya. Awalnya saya mengira ini novel horor gituuuu, eh ternyata enggak. Judulnya memang agak serem, tapi ceritanya ngga "seserem" yang saya bayangkan awalnya :)

4) Hmm kebetulan ini saya pinjam dari rental buku, bukan beli. So...., ini murah wkwk :p

dan hasilnya... saya suka! Sangat suka! Btw ceritanya "hampir" mirip kayak Khokkiri ya hehe.
Profile Image for Viona.
185 reviews6 followers
May 12, 2014
Tema yang sangat menarik. Ada dua jiwa dalam satu tubuh. Lee Min-ah dan Yoon Jae-hee.

Lee Min-ah adalah anak tunggal Lee Joo-seung, direktur firma hukum terbesar kedua di Korea. Sejak lahir, ia dianggap sebagai keberuntungan. Kepintaran dan suara indahnya mirip dengan sang ayah, sementara wajahnya yang sangat cantik ia dapatkan dari ibunya, Yoo Eun-hee yang dulunya seorang artis. Karena itulah, di umur 29 tahun yang masih muda ini, ia sangat cocok menjadi seorang mitra pengacara.

Bahkan, tak jarang ia membuat iri orang lain. Saat melihat Min-ah, pikiran pertama yang muncul di kepala orang lain adalah “dunia memang tak adil”. Kata-kata itu adalah 99,9% adalah rasa iri dan dengki dari semua orang, sedangkan 0,1% yang lain merupakan pujian terhadap kesempurnaannya.

Yoon Jae-hee adalah seorang wanita yang gendut. Sangat berbeda dengan Min-ah. Min-ah pintar, Jae-hee bodoh; Min-ah cantik, Jae-hee biasa saja; Min-ah langsing, Jae-hee gendut. Jae-hee juga sering tidak lolos dalam audisi teater, alasannya karena badannya yang gendut. Jae-hee juga sudah putus asa dengan hidupnya. Meskipun begitu, kelebihan Jae-hee adalah.. ia wanita yang baik, berbeda dengan Min-ah yang cenderung temperamental.

Read More: http://starlibrary.wordpress.com/2014...
Profile Image for Kungkang Kangkung.
117 reviews27 followers
February 25, 2015
Waw... nggak bisa berhenti baca saking penasarannya.

Walau beberapa poin misteri mudah ditebak, tapi bagaimana nasib dua tokoh wanita yang berbagi tubuh ini sangat membuat penasaran. Keren deh...

Gaya bahasa yang digunakan dalam buku ini sangat ringan, membuat pembaca mudah terhisap dalam ceritanya. Meskipun begitu ceritanya tidak sesederhana itu loh. Ceritanya memunculkan beberapa bentuk psikologis manusia yang tidak biasa. Sisi jahat dan sisi baik yang terpendam dalam masing-masing pribadi tokoh-tokohnya.

Di samping itu, penulis banyak menyinggung karya sastra terkenal seperti Hamlet, The Little Prince; juga mengutip quote dari Nietzsche. Dan yang paling menarik buatku adalah kutipan puisi milik Hermann Hesse berjudul "Di Dalam Kabut".

Berjalan di dalam kabut ini aneh.
Semak dan batu yang kesepian.
Pohon ini tidak bisa melihat pohon di sana.
Semuanya kesepian.
......
Berjalan di dalam kabut ini aneh.
Hidup ini sepi.
Orang-orang saling tak mengenal.
Semuanya kesepian.


Aih... penempatan puisi yang tepat dan di waktu yang tepat bikin pembaca sangat terhanyut dengan pemaknaan puisi tersebut.

Nah, segitu saja deh review saya untuk buku ini. Yang ikut tertarik baca jangan salahkan review saya, ya...
Profile Image for Putri Ananta.
Author 1 book12 followers
June 13, 2014
Wishing her to die akhirnya selesai. Aku suka dengan terjemahan novel haru yang ini, karena menurutku nggak terlalu membulet dan mengernyit.
Masih ada typo, aku lupa di halaman berapa. Yang jelas typo terkadang mengganggu, apalagi kalau lagi serius baca, beruntunglah aku punya hobi baca sambil smsan, jadi nggak terlalu berpengaruh besar lah.
Lalu, dari segi cerita, aku suka dengan cara penulis menjelaskan ceritanya, nggak bulet. Hehehe.
Tapi, mungkin, saranku sih, mending kalau ucapan yang diucapkan oleh orang yang berbeda dipisahkan paragrafnya ada, masih ada lumayan banyak yang begini, terutama ps bagian flashback.
Dalam penyelesaian ayah dari Min-ah, rasanya masih kurang. Aku kurang greget di satu itu dan agak ngantuk waktu baca cerita ayahnya Min-ah.
Mungkin itu aja review dari aku. 3 star for this.
Profile Image for Riri Hanafi.
331 reviews3 followers
September 23, 2014
hhhmmm... so far, kaya'nya baru kali ini baca buku terjemahan Korea yang agak2 berbau misteri dan sedikit complicated...

gak complicated banget sih... soalnya dari awal sih emang agak2 mencurigakan, dan dari setengah buku juga udah hampir ketauan siapa dalangnya... cuma belum ketebak motifnya aja...

aku suka, karena at the end, bahkan antagonisnya pun seolah dapat termaafkan...

yaaa... memang apa yang dia lakukan salah... tapi dia punya alasan untuk melakukannya...

it's good, i love the ending... walaupun masih agak bertanya2, Jae-hee sebenernya acting atau beneran sih? aku nebaknya sih acting, tapi kenapa? :D
Profile Image for Alfiah Mega.
62 reviews
April 6, 2014
Awalnya mungkin gak rame. Tapi jangan salah, sinopsia sama isi ceritanya; nggak mengecewakan. Romancenya ada, fantasinya dapet, misterinya oke. Cuman ya ada beberapa kesalahan, kayak misalnya di bagian tengah dijelasin nomor Goen-Woo ada di panggilan cepat nomor dua, tapi di bagian semi-akhir, malah disebut panggilan cepat nomor 1. Happy Ending, rata-rata penikmat karya, maunya emang kayak gitu. Tapi kalo "kalian" lebih suka sad ending, berarti kalian nggak termasuk dalam rata-rata yang saya bilang tadi~
Profile Image for Dyah.
1,110 reviews63 followers
April 28, 2014
Ceritanya ngga keren, tapi jelas asik untuk disimak.
The premise is interesting (especially for one like me who's really into ghost and horror stories) and the plot runs smoothly, but the ending kinda makes me frown because for me that's too simple and cliche.

Regarding the characters, Jae hee really makes me mad, while Min ah makes me sympathetic. And Geun woo... hmmm... I don't find him charming at all. Actually I want to know his reaction after finding out about Min ah's past, but the scene doesn't appear in the story.
Profile Image for Rizki Oktavia.
7 reviews
December 28, 2014
Wishing Her to Die,masuk ke dalam novel favoritku!
Novel dengan tebal 400-an halaman ini bener-bener bikin geregetan.
Isi ceritanya juga anti-mainstream banget yaitu tentang jiwa seseorang yang memasuki jiwa orang lain tanpa izin.Seru abisss!!
Dan untuk kamu yang mungkin lagi bosan dengan novel full of romance,Wishing Her to Die bisa banget kamu baca!
Eits,walaupun romancenya cuma sedikit,but... ini young adult lho~ hihi..

My Wishing Her to Die's Review : http://kikibacabuku.wordpress.com/201...
Profile Image for Kazenithavi.
67 reviews
March 14, 2015
Yaa, saya kasih rating 5 dari 5 untuk ide ceritanya yang keren abis. Saya sangat suka dengan jalan ceritanya yang selalu bisa membuat penasaran.
Hmm,terjemahannya juga mudah dipahami kok. Oh iya, judulnya juga bikin hati saya tertarik. Jujur, saya memutuskan beli novel ini karena melihat judulnya yang 'tak biasa'.
Dan ternyata, ceritanya nggak kalah 'tak biasa' dengan judulnya. Intinya, novel ini recommended kok! ^^
Profile Image for Dini Novita  Sari.
Author 2 books37 followers
March 23, 2014
Suka banget sama cerita di novel ini! Satu tubuh dihuni dua jiwa secara bergantian, dengan karakter yang benar-benar bertolak belakang. Hm, gimana tuh? Ceritanya lembar per lembar juga bikin penasaran kelanjutannya gimana. Membaca naskah ini juga jadi teringat sama Khokkiri (Lia Indra Andriana), if you know what I mean, hehehe! Resensi lengkap: http://t.co/jEfRaFSN9U
Displaying 1 - 30 of 40 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.