What do you think?
Rate this book


408 pages, Paperback
First published March 1, 2014
"Di dunia ini, hanya ada satu orang yang memercayai ucapannya. Ironisnya, orang itu adalah orang yang bersangkutan dengan situasi ini, juga satu-satunya orang yang bisa mengungkapkan situasi ini. Namun, ia juga musuh yang harus saling membunuh dengannya agar bisa tetap hidup. Orang itu adalah Min-ah."
Hidup seperti kembang api tetapi singkat...
Atau kehidupan yang membosankan tetapi lama...
Yang mana yang lebih membahagiakan?
Bukan, mana yang lebih sedikit sengsara? - hlm 5-6.
Manusia bisa lebih kuat setelah sakit dan terluka karena kasih sayang dan cinta orang-orang di sekitarnya. Jika hal itu tidak ada, maka sakit dan luka hanya akan menjadi monster bagi manusia. - hlm 300.
Meski seekor kecoak memakan nyamuk, tidak ada satu pun orang di dalam rumah yang mau memelihara kecoak. - hlm 334.
Kisah diawali dengan Yoon Jae-hee, seorang gadis yang memiliki impian bermain musikal. Demi ikut casting musikal kali ini, ia rela meninggalkan pekerjaannya dan fokus latihan demi mendapatkan peran di musikal. Tentu saja banyak orang yang menyayangkan keputusannya. Bagaimana mungkin Jae-hee mau meningglkan pekerjaan demi sebuah impian yang mustahil menurut sebagian orang. Sayangnya, saat ia menelepon untuk mengetahui hasil audisi, hanya kata maaf yang terucap dari tempatnya audisi. Entah sudah berapa kali, ia gagal ikut musikal, namun ia merasa tidak pernah terbiasa dengan kegagalan itu dan masih sering meneteskan air mata jika mengalaminya. Saat itu tiba-tiba terdengar bisikan yang mengtakan,
Jae-hee, kau hanya harus memilih.
Hidup seperti kembang api tetapi singkat..
Atau kehidupan yang membosankan tetapi lama....
Yang mana yang lebih membahagiakan?
Bukan, mana yang lebih sedikit sengsara?