Jump to ratings and reviews
Rate this book

Dunia di Kepala Alice

Rate this book
Kumpulan cerpen Dunia di Kepala Alice berisi sebelas cerpen yang memadukan style dongeng dengan 'tema-tema zaman sekarang', seperti child abuse, homoseksualitas, dan cinta di luar kelaziman. Dalam cerpen "Origins", Ucu menulis tentang cinta antara manusia dengan alien dari Planet Jupiter. Cerpen "Penelan Cahaya" berkisah tentang cinta terlarang antara saudara kandung. Sementara dalam "Amoretti, Kisah Labu Ungu yang Jatuh Cinta pada Serigala", Ucu mengisahkan seorang eks gay yang berubah menjadi nekrofil. Lalu dalam cerpen "Giring Angin", ia bercerita tentang angin yang jatuh cinta pada perempuan yang mencuci di pinggir kali.

Keindahan berbahasa ditampilkan oleh Ucu dengan pemakaian metafora-metafora yang puitis. Dalam cerpen "Ismail Penjahit Hati", misalnya, tokoh Ismail diceritakan memiliki benang dari pintalan ludah laba-laba untuk menjahit hati yang luka karena cinta. Contoh lain, dalam meng-gambarkan seorang lesbian, Ucu menulis lelaki yang menetas di tubuhku (dalam cerpen yang berjudul sama).

Selain bereksperimen dengan bebas dalam penggarapan tema, tokoh, alur cerita, dan berbahasa, Ucu juga bereksplorasi dalam bentuk. Cerpen "Penelan Cahaya" dan "Mengapa Kau Menari, Pierr?" menampilkan bentuk narasi yang unik.

Kumpulan cerpen Dunia di Kepala Alice menyodorkan kepada pembaca sebuah perjalanan ke negeri dongeng dengan cita rasa masa kini.

***

Di antara penulis muda, Ucu Agustin adalah salah satu favorit saya. Cerpennya adalah dongeng dengan perkara kontemporer, yang mengaburkan batas antara dunia khayal dan nyata, mitos dan modernitas, dunia kanak dan dewasa.
Ayu Utami, penulis

133 pages, Paperback

First published January 1, 2007

3 people are currently reading
32 people want to read

About the author

Ucu Agustin

11 books

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
8 (9%)
4 stars
30 (36%)
3 stars
35 (42%)
2 stars
9 (10%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 23 of 23 reviews
Profile Image for Endah.
285 reviews157 followers
December 7, 2008
Ucu Agustin, satu dari sedikit perempuan cerpenis kita yang cukup produktif kembali menerbitkan buku kumpulan cerpennya dengan judul Dunia di Kepala Alice. Sebelumnya, Kanakar (juga kumpulan cerpen) telah terbit Mei tahun lalu.

Dalam waktu yang hampir bersamaan, novel perdananya - Being Ing - diluncurkan pula. Novel yang mengusung tema kehidupan kaum homoseks ini berhasil memenangi kategori Juara Berbakat dalam sayembara penulisan novel metropop (istilah lain untuk chicklit) yang diselenggarakan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama. Hal ini setidaknya membuktikan, bahwa sepak terjang Ucu Agustin dalam dunia penulisan fiksi tak perlu diragukan lagi.

Gadis Sunda kelahiran Sukabumi, 19 Agustus 1976 ini beberapa waktu berselang juga terlibat secara aktif dalam penerbitan buku kumpulan cerpen Rahasia Bulan. Yakni antologi cerpen bertemakan lesbian dan homoseksual. Di buku ini Ucu menyertakan pula salah satu karyanya.

Sementara itu, cerpen-cerpen yang terkumpul dalam Dunia di Kepala Alice ini - seluruhnya ada sebelas - merupakan cerpen yang pernah terbit di media cetak dalam rentang waktu 2005-2006.

Dari kesebelas cerpennya ini, tema yang banyak muncul adalah tema psikologis (kejiwaan). Disampaikan melalui teknik mendongeng; mengawinkan unsur-unsur realis dengan dunia surealis. Hasilnya tak jarang menjelma sebuah kisah absurd atau malah terkesan kekanak-kanakan. Ya, dalam banyak cerpennya di buku ini, Ucu menggunakan tokoh kanak-kanak (Dunia di Kepala Alice, Indigo, Vacuum Cleaner, Lelaki yang Menetas di Tubuhku).

Beberapa yang lain lagi bahkan benar-benar bagai dongeng karena terinspirasi oleh kisah-kisah mitos (Penelan Cahaya) dan cerita rakyat (Giring Angin dan Ismael Penjahit Hati). Sebenarnya tak akan terlalu mengherankan jika kita tahu, bahwa Ucu adalah seorang penggemar dongeng dan kisah-kisah kartun fantasi seperti Doraemon dan H.C.Andersen. Salah satu buku favoritnya adalah Le Petit Prince (Pangeran Kecil) karya Antoine de Saint-Exupery.

Sebagai generasi muda kota besar, tentulah Ucu demikian akrab dengan persoalan-persoalan manusia perkotaan. Fenomena cinta sejenis, pergaulan di ruang-ruang maya internet, rumah tangga broken home, anak-anak dengan kecenderungan kejiwaan yang menyimpang, atau anak-anak korban kekerasan seksual, tampaknya telah mengusik perhatian Ucu yang lalu ia tuangkan ke dalam cerpen-cerpennya.

Selain itu, Ucu juga kelihatan tertarik pada astronomi dan kehidupan luar angkasa. Ini tampak jelas sekali pada cerpen Origins. Ia begitu terpesona oleh keberadaan benda-benda langit sehingga melambungkan imajinasinya tentang makhluk-makhluk luar angkasa yang datang berkunjung dan bercinta dengan penghuni bumi.

Tokoh-tokoh Ucu bukanlah para pemenang. Mereka lebih banyak merupakan orang-orang "kalah" yang kerap harus bernasib tragis di akhir cerita. Mereka adalah karakter-karakter "ganjil" , tidak normal, menyimpang menurut ukuran umum : homoseks, penderita skizofrenia, penyandang indigo, lesbian.

Membaca Dunia di Kepala Alice, serasa dicemplungkan ke dalam kubangan fantasi tempat dunia riil berbaur menyatu bersama alam khayali; dongeng berpadu dengan dunia nyata; semi surealis. Ucu sering membuat kita merasa 'terjebak' ke dalam dua dunia itu. Acap kali secara tiba-tiba ia mendaratkan kita di negeri dongeng padahal sebelumnya kita tengah asyik berada di dunia nyata. Atau sebaliknya. Teknik seperti ini memungkinkan Ucu untuk dengan amat leluasa mengembangkan plot dan tokoh-tokoh ceritanya.

Umpamanya saja dalam Vacuum Cleaner. Dengan enaknya, Ucu menciptakan tokohnya seorang bocah, Wellin namanya, yang menyedot kedua orang tuanya ke dalam sebuah alat penghisap debu (vacuum cleaner). Pasalnya, Wellin sudah kelewat jengkel oleh keributan yang ditimbulkan pertengkaran kedua orang tuanya itu. Maka lalu, dengan sangat imajinatif, Ucu membuat adegan surealis itu.

Atau pada Giring Angin. Dengan eksotik Ucu menyampaikan cerita tentang seorang lelaki perantau yang mengadu nasib ke kota dalam nuansa cerita rakyat berlatar sebuah dusun bernama Oi Seda di tepi Sungai Ma Ese (ah..di manakah letaknya dusun itu?). Setiap lelaki di dusun tersebut percaya, bahwa di kota besar di seberang pulau mereka, tumbuh pohon-pohon berdaun uang. Ke sanalah Giring Angin mengadu nasib, mengikuti tradisi dan jejak yang ditinggalkan setiap lelaki di desanya.

Giring Angin adalah putra angin. Ayahnya adalah semilir angin yang berahi melihat seorang perempuan muda memakai kain tipis mandi di Sungai Ma Ese. Berahi membengkakkan kemaluan angin dan membuatnya mengamuk, menerbangkan kain tipis milik perempuan muda, menelanjanginya. Saat itulah angin memasukinya dalam keadaan sangat terangsang (hlm.33)

Bukankah kejadian sebagaimana dipaparkan di atas hanya mungkin terjadi dalam negeri dongeng? Dan Ucu telah dengan cerdik memanfaatkannya untuk mempercantik cerpen-cerpennya.

Endah Sulwesi 15/10
Profile Image for Mark.
1,284 reviews
February 22, 2012
Dan saat kau menangis memintaku untuk tak meninggalkanmu, kau pikir aku tak sedih juga? Aku menangis. Tapi tentu saja kau tak perlu tahu. Kau telah melakukan hal yang keterlaluan! Dan aku tak bisa lagi mentolerirnya. Padahal bukankah kau telah tahu bahwa aku telah memilih?

Menjadi lelaki adalah memang hal tersulit dalam hidupku. Dan saat kita bertemu, aku telah benar-benar menjadi lelaki. Aku telah mengambil seorang perempuan untuk menjadi istri. Tentu saja, aku tak bisa kembali setelah semua kesulitan yang harus kutanggung dan kujalani karena pilihanku tersebut.

Surat-surat panjang kita. Percakapan malam-malam melalui telepon atau pesan pendek yang tak dicurigai istriku, tentu saja itu bukan isyarat kalau aku ingin membuka hati untukmu. Aku hanya ingin menemanimu. Aku tahu bagaimana rasanya kesepian dan hampir mau mati karena tak ada seorang pun yang memahamimu, bahkan dirimu sendiri. Aku melihat diriku dalam kamu. Aku melihat seorang lelaki yang tengah kebingungan. Seorang lelaki dengan perasaan gamang yangterasing yang ditimbulkan karena ketertarikan yang aneh terhadap sesama jenisnya. But that’s it. Bila kau memaksa lebih jauh, aku akan meninggalkanmu. Aku cuma ingin menjadi temanmu.

Tapi benarkah cuma itu yang aku inginkan?
Profile Image for Mia Prasetya.
403 reviews267 followers
January 22, 2010
Udah baca lama tapi belum ikutan GR jadi ga review...
Satu lagi kenapa saya kerasa nama Alice itu kelam, Alice in Wonderland, Alice in Chains plus dunia di kepala Alice juga :p
Bukunya kelam, bagus sih tapi yaa gitu deh ada beberapa ending yang bikin kaget, mulai dari nasib tragis kelinci, trus ada yang masuk oven gitu, entahlah sudah lupa...
Profile Image for Farah.
174 reviews36 followers
June 28, 2012
karena tidak ada yang bisa memahami hiruk-pikuk dunia yang hidup di dalam kepalamu. cuma kamu sendiri yang paling tahu, siapa yang ingin kau selamatkan, dan siapa yang ingin kau korbankan.
Profile Image for Teguh.
Author 10 books334 followers
September 9, 2021
Lagi-lagi menemukan harta dari bongkar-bongkar lemari arsip.
Dan membaca ini saya kesimpulan, Ucu Agustin satu dekade lalu telah melampaui dan melompat ke era sekarang. Gaya-gaya menulis Ucu Agustin adalah yang beberapa penulis muda sekarang kerjakan. Menabrakkan realitas, meleburkan dongeng dengan ragam kegelisahan perempuan. Presisi bahasa Ucu Agustin harus diakui jempol sekali di buku ini.

Profile Image for Niratisaya.
Author 3 books45 followers
February 24, 2010
Biasanya saya tidak pernah membeli kumpulan cerpen, karena pernah dikecewakan oleh sebuah buku kumpulan cerpen, yang sejak enam tahun lalu sampai tahun ini belum pernah saya sentuh lagi—meski begitu juga tidak tega saya buang. Tapi entah apa yang mendorong saya membeli kumpulan cerpen milik Agustin ini. Apakah karena cover bergambar kereta api kuno dan anak kecil yang memeluk kelinci? Ataukah sejak dulu saya selalu dihantui oleh tokoh Alice dan tentang betapa seru petualangan yang dialami gadis cilik itu? Apapun itu, akhirnya saya membeli buku itu dan membawanya pergi ke kasir bersama buku-buku lain. Saya ingat, pada saat itu dua tahun sebelum kelulusan dan setahun sebelum dosen pembimbing saya meminta tambahan semester agar saya bisa merampungkan skripsi dengan lebih mantap. Betapa satu memori bisa membawa kita ke memori yang lain.



Dunia di Dalam Kumpulan Cerpen U. Agustin

Terdapat banyak kisah di dalam kumpulan cerpen ini, antara lain:
• Vacuum Cleaner,
• Dunia di Kepala Alice,
• Origins,
• Giring Angin,
• Ismael Penjahit Hati,
• Kisah Seorang Perempuan yang Bertemu Roh, Semalam,
• Penelan Cahaya,
• Lelaki yang Menetas di Tubuhku,
• Mengapa Kau Menari, Pier?
• Indigo,
• Moretti, Kisah Labu yang Jatuh Cinta pada Serigala



Opini

Setiap cerpen Agustin memiliki keistimewaan masing-masing, namun memiliki satu roh yang sama, absurditas. Dan gaya penceritaan Agustinlah yang membuat saya mampu menikmati setiap kejadian tak masuk akal yang hampir senafas dengan cerita Alice in Wonderland. Vaccum Cleaner yang menelan kedua orangtua seorang gadis, kereta api yang bisa seenak perutnya muncul di kamar Alice, dan beberapa keajaiban yang hanya ada di alam imajinasi seorang Ucu Agustin.
Profile Image for Yasdong.
47 reviews3 followers
February 28, 2014
11 cerpen yang apik lantaran dibentuk oleh kepiawaian Ucu mengolah mitos atau dongeng dengan permasalahan manusia saat ini.

Tentang pertengkaran orang tua yang membuat seorang anak menemukan kedamaian dalam bunyi mesin vacuum cleaner ("Vacuum Cleaner), bocah mutisme akibat perilaku pedofilia tetangga ("Dunia di Kepala Alice"), perempuan-perempuan yang hamil di luar nikah karena persentubuhan dengan yang liyan ("Origins", "Giring Angin"), cinta yang menyimpang ("Lelaki yang Menetas di Tubuhku", "Mengapa Kau Menari, Pierr?", "Amoretti, Kisah Labu yang Jatuh Cinta pada Serigala"), dan lainnya.

Ucu sangat jago menebarkan berbagai kejutan di tiap sudut ceritanya. Kejutan yang perlahan menguak "bonus" di akhir cerita. Jangan tertipu dengan judul cerpen-cerpennya. Baca dan nikmati hadiah dari Ucu. Hadiah yang kerap menyisakan permenungan.
Profile Image for Darnia.
769 reviews113 followers
August 12, 2015
3.5/5 bintang

Banyak cerpen yg bagus, endingnya juga banyak yg gw suka. Memang ada beberapa yg janggal (seperti di cerita Giring Angin, masa orang yg nggak pernah tahu lampu listrik, tapi tahu tentang pesawat terbang? Eh, mungkin bisa aja sih, tapi tetep agak janggal). Yg jelas ini Ucu Agustin mampu mengolah tema yg biasa diangkat cerpen jaman sekarang (macam LGBT, pedophilia, perselingkuhan de as be) dengan gaya penceritaan yg lebih menarik.

BTW, lewat cerpen Amoretti, Kisah Labu Yang Jatuh Cinta Pada Serigala, gw jadi tahu tentang nekrophilia. Sejauh ini, ini penyimpangan seksual paling aneh, IMO sih.
Profile Image for Tantri Setyorini.
323 reviews21 followers
March 19, 2022
Beberapa cerita pertama masih menyenangkan. Tapi ko gitu terus critanya. Menurut seleraku buku ini terlalu imajinatif (atau malah surealis). Rasanya ending yang ngagetin dan gak masuk akal itu malah bikin dahi berkerut. Masa iya ortunya si anak kecil itu endingnya ketelen vacuum cleaner, terus di dalam vacuum cleaner mereka masih terus berantem. Sumpah aku nggak ngeh, senggak ngeh waktu nonton film Banyu Biru.
33 reviews
June 4, 2014
udah lama ga baca kumpulan cerpen, nemu buku yang judulnya unik langsung diembat buat dibawa pulang, dibeli maksudnya.
bagus banget, nganga terus selama baca di mobil, wth?! idenya absurd tapi rasional juga, serasa dibawa ke dunia khayalan seperti judulnya yang juga salah satu judul cerpen paling aku suka di antara semuanya, Dunia di Kepala Alice. Kayak lagi baca-baca buku psikologi abnormal yang bercampur dengan sastra. Atau sastra bercampur buku psikologi abnormal? Uurgh...
Profile Image for Lila Cyclist.
854 reviews71 followers
January 3, 2012
Saya tipe penyuka cerpen2 yang ngga manis2 amat, tapi yang disini? Wadhuuhh... Rasanya capek banget bacanya. Endingnya sejauh yg saya baca ngga ada yang enak, meski saya juga ngga tipe penuntut happy ending sih. Gimana ya? Absurd banget.

Saya brenti di cerpen ke 6, setelah itu saya tutup bukunya. Saya pindah ke bacaan lain. Maap ya.....
Profile Image for Agung.
48 reviews9 followers
June 14, 2012
Untuk hantu yang selalu menggerayangi kepalaku; absurditas

Kalimat pembuka buku yg benar-benar menggambarkan isi semua cerpen dalam buku ini. Cara Ucu menuturkan kisah-kisahnya mengingatkanku pada buku gardneer 'gadis jeruk' yg pernah aku baca sekilas di RBT. Imajinatif dalam sudut pandang orang dewasa.
Profile Image for Carolina Ratri.
Author 26 books40 followers
January 30, 2015
Pas tengah-tengah agak kesulitan mencerna cerpennya, seperti cerita Ismael atau Penangkap Cahaya itu (eh, lupa judulnya). Seandainya nggak lost, pasti kukasih 5 bintang.
Cerpen-cerpen pertama dan terakhir, suka. Pokoknya yang aku ngerti, suka. Banget.
Thanks for bringing another world to my head :)))
Will review more in my blog.
Profile Image for eti.
230 reviews107 followers
December 12, 2013
#64 - 2013

surealis. ada beberapa cerpen yang menyisipkan dongeng, cerita legenda dan imajinasi yang absurd, juga hubungan relasi yang ganjil (terlarang). hampir semuanya ber-ending suram. penelan cahaya, paling berkesan menurut saya. entah kenapa. suka itu aja.
Profile Image for Dalih.
Author 3 books12 followers
May 11, 2008
Cinta banget deh sama karya-karya Tante Ucu yang inspirasional ini. Sampul keren, isi membuai dan membuat kita berpikir sekali lagi mengenai apa yang pernah kita kenal.
Profile Image for mina.
381 reviews12 followers
May 31, 2008
Creepy short stories. I loooove this book.
Profile Image for Helvira Hasan.
Author 2 books8 followers
December 28, 2012
Teman perjalananku nanti hingga akhir tahun. Jadi, kucontreng dulu ya.. hahaha...
Profile Image for Truly.
2,764 reviews12 followers
March 28, 2017
Biasanya saya agak malas membaca kuncer kecuali kenal.dengan penulisnya. Tapi gambar kelinci dan tulisan Alice seakan menjadi magnet bagi saya untuk memasukan dlm keranjaan belanjaan.
Semula saya kira akan menemukan kisah Alice in wonderland dlm versi lain. Memang ada kaitannya dgn kelinci tp dalam hal yg beda.
Kisah-kisah lain juga cukup seru. Cara bercerita yg agak berbeda.
Displaying 1 - 23 of 23 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.