Jump to ratings and reviews
Rate this book

Hold On, It Hurts: Sad Ending Version

Rate this book
"Anindia, gaun yang kamu pakai, bunga yang kamu genggam, dan lantai yang kamu pijak, adalah pernikahan impian Karinina. Kamu memang saya nikahi, di atas kertas dan di hadapan Tuhan. Namun, bagi saya, bahagia hanya berarti Karinina, bukan Anindia."

Bagi seorang wanita cerdas yang berprofesi sebagai dokter profesional, Anindia mengharapkan sebuah pernikahan yang akan berlangsung seumur hidup. Namun, ketika kenyataan mengatakan bahwa Laksamana Jeandra Galuhpati, sang mantan kekasih, akan menjadi suaminya, Anindia seharusnya sudah paham bahwa kehidupan tidak akan berjalan dengan baik-baik saja.

Bukan tanpa alasan Anindia berkata seperti itu, sebab bayang-bayang Karinina Emanoela adalah alasan di mana Jeandra meninggalkannya. Gadis manipulatif yang sialnya sudah menjadi kekasih Jeandra itu berupaya dengan keras untuk menyingkirkan Anindia dari kehidupan Jeandra.

Namun, apakah bisa Anindia bertahan sampai akhir dengan segala sifat buruk yang diberikan Jeandra untuknya? Atau, penyesalan adalah sebuah kenyataan yang harus Jeandra terima?

Paperback

Published April 1, 2024

12 people are currently reading
91 people want to read

About the author

Noveni Adelia

5 books3 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
25 (39%)
4 stars
16 (25%)
3 stars
13 (20%)
2 stars
9 (14%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 11 of 11 reviews
Profile Image for Autmn Reader.
881 reviews92 followers
July 21, 2024
Actual rating 2,5 🌟

Waktu pertama liat buku ini berseliweran di Ig, katanya buku ini sedih banget. Aku, alih-alih sedih malah kesel sih sepanjang buku, wkwwk. Karena menurutku Jean ini definisi dari ML yg brengsek dan Big S and T. Waktu baca dia di sini, logika dia itu nggak masuk aja di aku. Bener-bener definisi cowok plin plan yang nggak tahu maunya apa. Wkwkwk. Kek, dia nih gak mau nyakitin Anin tapi dia tuh terus nyakitin Anin dan dia SADAR dia nyakitin Anin. Jadi gimana?? Apa maumu itu lho Jeee, Jeee. Karin juga sangat tidak lovable untuk villain. Dia ini kagak born to be evil dan tiap dia ada aku gedeg sendiri. Terus ada Anin. Dia ini juga FL yg gk tahu mau di treatment kayak gimana. Kayak nanggung gitu lho. Mau badass, nggak badass. Mau baik tapi lebih ke Big T aja sih. Kek, aku tuh nggak ngerti, dia ini kok bisa-bisanya iya-iya aja sih. Kebucinannya udah bikin aku menghela napas berkali-kali saking naifnya dia ini.

Ceritanya juga loncat-lomcat kadang. Kek katanya udah dua hari tapi di situasi yang smaa ternyata belum 24 jam? Kan aku jadi bingung, ini yang bener tuh udah dua hari atau belum 24 jam??

Narasinya decent dan readable. Tipe penulis yang aku nggak akan nyesel buat koleksi sebetulnyaaa. Tapiii (maaf kalau ini terlalu menyerang salah satu pihak), menurutku Penulis harus punya editor yang lebih baik, sih. Karena banyak kata2 yang berputar-putar di situ-situ aja. Padahal bisa aja dihapus. Info dump yang nggak penting. Sebetulnya, narasi yang bertele-tele itu kadang bisa bikin lebih kerasa emosinya, tapi ini tuh terlalu repetitif. Apalagi kalau satu kalimat itu diulang berkali-kali dengan posisi yang beda-beda atau diksi yang diganti tapi maknanya sama.

Build up dan bonding karakternya juga kurang banget. Aku dapet chemistry Anin-Jean itu di buku sebelumnya, tapi pas ke sini blas ilang. Dan itu bikin aku bodo amat ama nasib Anin dan Jean. Menurutku pacing-nya berantakan. Di setengah awa itu lamaaaaaa banget taoi nggak terjadi apa-apa karena narasi yang berulang itu. Transisi Jean juga jadinya nggak smooth. Iya, aku tahu Jean masih punya rasa ke Anin, tapi turning point-nya kurang. Belum juga chemistry mereka kebangun, eh Jeannya udah brengsek lagi. Gimana mau simpati kalau kayak gitu. Di awal lama, eh pas bagian ending yang menurutku seru malah secepat kilat. Endingnya terlalu dipaksakan biar jadi buku sedih.

Ada lagi soal Hema. Asli wak, dia twist yang super duper out of nowhere. Satu-satunya petunjuk dia suka Karin itu cuman dia selalu datang tepat waktu. Tapi selain itu dia mara-mara mulu dan nggak ada petunjuk dia suka Karin.

Satu lagi, Aksara. Insta Love. Not my fav trope tapi kadang aku nggak masalah selama build up nya bagus. Naah, kalau di sini ya sekali lagi kureng. Kek setiba-tiba itu padahal awalnya dia kek kesel banget ama Anin, tapi pas tahu Anin ini adalah Anin yang itu, langsung jatuh cinta. Interaksi mereka juga seuprit.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Yolanda Dipoyono.
104 reviews
August 15, 2024
Sudah lama saya ingin sekali review buku ini. Awal melihat buku ini di gramedia rasanya gak sabar ingin baca. Covernya juga cantik sekali. Sewaktu membaca blurb-nya, tambah penasaran, karena kayaknya ini tipe cerita yang bikin hati ngilu. Dan setelah membacanya, sorry to say, ini adalah buku yang paling mengecewakan yang pernah saya baca seumur hidup saya. Tapi ini adalah opini pribadi saya sendiri yang mungkin sok tau.

Pertama, saya tidak suka dengan penokohannya. Terutama karakter Jeandra. Disini digambarkan Jeandra adalah anak orang kaya raya, tapi menurut saya,penggambarannya di sini sama sekali tidak terlihat seperti orang kaya. (Bisa aja orang kaya yang low profile). No...no...no... no.... Tokohnya sama sekali tidak menggambarkan orang kaya lama, atau orang kaya baru, atau orang kaya sombong, atau orang kaya low profile!

Kedua, saya sama sekali tidak ada simpati dengan tokoh Anin di sini. Biasanya saya adalah orang yang paling sensitif saat baca buku-buku sedih. Tapi ini nggak. Pas baca buku ini, saya sebagai perempuan kok malu ya! I don't know mungkin ada perempuan-perempuan lain diluar sana yang mengalami hal serupa, tapi cerita ini agak ga masuk d akal sih. Anin sendiri disini karakternya pun gak jelas. Apakah dia wanita yang kuat? Atau lemah? Atau mungkin, maaf-maaf, agak kurang pinter?

Ketiga, ceritanya agak ngeselin sekaligus boring, sekaligus bikin capek, sekaligus bikin mengerutkan dahi.

Kembali lagi semua tergantung selera. Hanya saja bagi saya ini bukan tipe buku saya. Semoga di novel Noveni Adelia selanjutnya saya lebih suka... :)
Profile Image for Mag.
7 reviews
September 27, 2025
Hold On, It Hurts bener-bener sesuai judulnya—painful, heartbreaking, but also unforgettable. 💔 Cerita tentang Anin yang terjebak di pernikahan dengan Jeandra, orang dari masa lalunya, bikin aku ikut hanyut sama konflik batin mereka. The back-and-forth between past and present makes the story even more emotional, kayak kita diajak ngerasain luka yang nggak pernah benar-benar sembuh t_____t. Jeandra’s coldness, Karinina’s presence, and Anin’s quiet strength all blend into a love story that’s messy, complicated, but very real. And that ending… it crushed me. Sometimes love means letting go, even when it hurts the most.
Profile Image for ariesinmaret.
37 reviews5 followers
October 22, 2024
Sesuai judul, novel ini sangat menyakitkan sampai akhir. Karakter Anin kuat sekali sekaligus agak bodoh soal Jeandra. Caranya menyikapi Jean sampai akhir membuatku sulit berkata-kata.
Untuk Jean, akhir kamu emang tragis, tetapi mungkin itu karena karma. Kenapa gak terbuka sama Anin? Demi melindungi Ibun? Bukankah saling jujur itu wajib?
Karin, akhir kamu aku gak puas. Aku pikir akan ada karma untuknya paling tidak sama apa yang dialami Anin, tapi gak ada.
Profile Image for malika.
1 review
September 18, 2025
Aku menyukai buku ini dengan narasi, latar belakang masalah, dan rasa "nyelekit" dari setiap dialognya. Sayangnya, akhir dari cerita ini kurang berkesan karena cuma sekadar Anin yang meninggal aja??? Nggak ada after feeling yang dirasakan sama Jean dan justru itu yang aku tunggu-tunggu untuk endingnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
4 reviews
May 15, 2025
Ending nya kurang banget, sorry banget. Tapi menurut saya cara meninggal nya Anin tuh menyedihkan, tapi, terlalu dramatis...
This entire review has been hidden because of spoilers.
1 review
June 5, 2025
god, jauhin hidup gw dari orang kaya karinina. ini cerita terlalu tele-tele.
2 reviews
July 2, 2025
untuk sosok anin kayak lemahhh bngttt sebagai perempuan, karin endingnya sungguh tidak memuaskannn😭
Profile Image for Ayne Hee.
11 reviews
April 19, 2025
🙏🏻 MAAFFFF kalo langsung emosi 🙏🏻

kesel banget sama Karinina yang terlalu ketergantungan sama pacar, kemana-mana harus dianterin, gak bisa sendiri, makan pun disiapin disediain, gampang ngomel dan agak egois, bener-bener mesti di layanin ini itu HEH KAMU PIKIR KAMU PRINCESS KERAJAAN KAH HAH???!

aduh pokoknya tingkah Karinina sukses bikin aku kesel sih sama dia, bagus penggambaran karakternya kayak nyata sanggup bikin pembaca emosi, deg-degan sampe aduh bingung ekspresiin gimana saking gregetan KESEL 😭 lembar perlembar aku baca, setiap Karinina bertingkah beneran bikin naik pitam! ya Tuhan kok ada ya perempuan semanipulatif dan pick me kayak dia sih? BENCI BANGET

tapi tetep Jeandra yang paling brengsek, gue gak peduli ya Jeandra walaupun maksud lo baik nolongin Karinina demi ngelindungin Ibun, tapi cara lo salah. kalo masih cinta sama Anindia kenapa harus putusin dia tanpa penjelasan? lo pikir gak bikin stress kah kalo diputusin tanpa alesan gitu hah????? EMANG BRENGSEKKK KESEL BANGET SUMPAHLAH. terus kalo lo emang mau ngurusin hidup Karinina aja kenapa harus lo pacarin juga hah? HEH JEANDRA, KALO LO TEMEN GUE, PASTI LO UDAH GUE PUKULIN. terus kalo niat lo baik mau jagain Karinina ok thats fine tapi ya gak seharusnya lo nyakitin Anindia? otak lo dimana sih? Anindia gak salah apa-apa sialan benci banget gue sama lo Jeandra, enteng banget bilang dengan terpaksa harus ninggalin Anindia dan putus? heh Jeandra, lo tetep pacaran sama Anindia dan ngebiayain hidup Karinina bisa kan? kalo selanjutnya Karinina naksir lo yaudah itu urusan Karinina!!! Karinina jatuh cinta sama lo tuh bukan tanggung jawab lo buat bales perasaan dia AARRGHHH KESEL BANGET lo tuh nyakitin Anindia yang gak bersalah wahai Jeandra brengsek 😠 maaf emosi bgt

but dibalik brengseknya Jeandra, ada yang lebih brengsek yaitu ayahnya yang selingkuh, penyebab semua masalah terjadi TAPI kata akusih kalo Jeandra bisa tegas semuanya gak akan terjadi, Jeandra juga suka bohongin Karinina ah elah asli ya dimataku Jeandra ini COWOK BRENGSEK YANG GAK PUNYA PENDIRIAN GAK BISA TEGAS

🙏🏻🙏🏻 udah gaiss emosinya segitu aja 🙏🏻🙏🏻



sebetulnya aku ngerasa agak bosen pas baca, kebanyakan narasi dan aku capek bacanya(?) jadi berlembar-lembar aku bacanya cuma di scanning aja, karena kayak lama bgt? pas di lembar-lembar terakhir mulai ada penjelasan dari kenapa Jenadra bisa kayak gitu, nah baru deh berhasil bikin aku mood lagi bacanya

terus ya kan sebenernya yang jadi prioritas utamanya tuh Ibun, tapi aku ngerasa sosoknya ilang di tengah cerita? kayak gak banyak muncul, sampe kupikir Ibun meninggal tapi di bangian akhir ternyata muncul lagi

aku paling ngerasa sakit hati sih pas Anindia lagi hamil dan harus periksa Karinina yang sakit tapi sakitnya karena hamil, bayangin deh sesensitif apa perasaan ibu hamil, eh harus periksa pacar suaminya yang hamil sama suaminya? STRESS UDAH CUKUP STRESS BANGET BACANYA. terus lebih plot twist lagi Karinina hamil anak Hema which is Hema sahabat Jeandra ah elah kalian semua tuh kenapa sih nyakitin satu sama lain 😭🔫

terus yaa sebenernya untuk beberapa konflik tanpa sadar aku udah bisa tebak bakal terjadi a b c d termasuk endingnya udah ketebak Anindia bakal meninggal walaupun gak tau dengan cara apa, but overall ini novel lumayan seru kok dan of course melatih kesabaran ☺️🔫
This entire review has been hidden because of spoilers.
Displaying 1 - 11 of 11 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.