"Anindia, gaun yang kamu pakai, bunga yang kamu genggam, dan lantai yang kamu pijak, adalah pernikahan impian Karinina. Kamu memang saya nikahi, di atas kertas dan di hadapan Tuhan. Namun, bagi saya, bahagia hanya berarti Karinina, bukan Anindia."
Bagi seorang wanita cerdas yang berprofesi sebagai dokter profesional, Anindia mengharapkan sebuah pernikahan yang akan berlangsung seumur hidup. Namun, ketika kenyataan mengatakan bahwa Laksamana Jeandra Galuhpati, sang mantan kekasih, akan menjadi suaminya, Anindia seharusnya sudah paham bahwa kehidupan tidak akan berjalan dengan baik-baik saja.
Bukan tanpa alasan Anindia berkata seperti itu, sebab bayang-bayang Karinina Emanoela adalah alasan di mana Jeandra meninggalkannya. Gadis manipulatif yang sialnya sudah menjadi kekasih Jeandra itu berupaya dengan keras untuk menyingkirkan Anindia dari kehidupan Jeandra.
Namun, apakah bisa Anindia bertahan sampai akhir dengan segala sifat buruk yang diberikan Jeandra untuknya? Atau, penyesalan adalah sebuah kenyataan yang harus Jeandra terima?
I did in fact, check out both of the sad and happy ending versions at the same time. The happy ending version is truly fulfill my desire. I read this as soon as I'm finished with the sad ending version, now I can sleep better at night knowing "in another universe" or "in another life" is real.