Jump to ratings and reviews
Rate this book

Song of Will

Rate this book
"Akan kuberitahu siapa yang kusukai."

William, harus melawan kesedihan setelah kepergian sahabatnya ke Swiss.
Laura, berpikir kecantikannya bisa memberi segala yang tak bisa diberikan keluarganya yang hidup sederhana.
Evan, berjuang melupakan masa lalu yang kelam saat hidup di jalanan.
Nana, belajar mengambil keputusan sulit untuk menyatukan kembali keluarganya yang berantakan.

Empat remaja yang berusaha memahami diri sendiri serta arti mencintai keluarga.
Keempat-empatnya punya topeng yang ingin mereka lepaskan.
Keempat-empatnya punya rahasia yang ingin mereka bagi.

Sebab semua orang punya masa lalu. Dan mimpi.

258 pages, Paperback

First published March 1, 2014

3 people are currently reading
68 people want to read

About the author

Jason Abdul

1 book19 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
1 (1%)
4 stars
12 (21%)
3 stars
24 (43%)
2 stars
17 (30%)
1 star
1 (1%)
Displaying 1 - 19 of 19 reviews
Profile Image for Dion Yulianto.
Author 24 books196 followers
January 6, 2017
Novel ini punya aroma 'luar negeri' yang harusnya bisa lebih dieksplor lagi biar jadi semacam Teka-Teki Terakhir atau A untuk Amanda. Tapi, penulis sepertinya masih ingin berakar ke setting Indonesia. Jadinya ya terasa nanggung alias setengah-setengah. Nama-namanya Barat banget, kelakuan juga mirip siswa bule, tetapi settingnya dipaksa jadi Indonesia dan ini duh ... sayang sekali. Karakternya unik semua, tetapi seperti terlalu lekas dipaksa untuk berubah sehingga terasa kurang wajar. Saya bingung membayangkan sosok Will ini, mengingatkan pada sosok gender fluid macam Alex di Magnus Chase 2.

Tapi, saya suka sama alurnya yang nggak dipaksa untuk "menuruti keinginan pembaca". Penulis kukuh pada alur kreasi yang dibikinnya. Karakter-karakternya juga unik dan beda, hanya saja kalau mereka dibiarkan bertumbuh dengan wajar. Tetapi, mungkin jika begitu novel ini bakal lama terbitnya. Dan, twist di halaman terakhir buku ini sepertinya sudah bisa ditebak di awal, tetapi lumayan lah untuk penyegaran tema. Yang cari bacaan segar khas remaja dengan banyak kalimat yang layak kutip, buku ini layak dicoba.
Profile Image for Biondy.
Author 9 books234 followers
April 21, 2016
"Song of Will" bercerita tentang empat orang anak SMA dengan lika-liku kehidupan remajanya masing-masing. Ada Will yang baru saja melepas kepindahan sahabatnya ke Swiss dan yang kini tidak lagi tertarik pada Lumos, grup vokal tempatnya menyalurkan bakat menyanyinya selama ini. Ada Laura, gadis cantik yang menarik perhatian banyak pria. Keinginannya adalah hidup sebagai orang kaya, terlepas dari kesederhanaan hidupnya saat ini. Ada Evan, senior Will di SMP yang kini menjadi teman sekelasnya. Masa lalunya yang kelam terus membuntutinya hingga hari ini. Lalu ada Nana, si gadis yang selalu sial dan memiliki orang tua yang bermasalah.

Kalau novel ini pertandingan sepak bola, saya bisa bayangkan komentatornya akan selalu bicara seperti ini: "Ya, 'Song of Will' menggiring bola. Dia melewati para pemain belakang. Semakin dekat dengan gawang dan ya, ya, ya! Tembak! Ah, sayang sekali bolanya membentur mistar gawang dan keluar lapangan."

Intinya: buku ini tidak pernah mencapai klimaks.

Sebenarnya 'Song of Will' punya materi yang bagus. Hanya saja, penulisnya kurang menampilkan masalah-masalah yang ada. Rasanya plot keempat tokohnya perlu didorong sedikit lagi supaya lebih terasa 'wow'-nya.

Contohnya plotnya Laura. Saya suka waktu dia . Soalnya bagian itu yang paling menunjukkan hasratnya (yang salah). Sayangnya bagian ini dipotong pendek karena . Padahal bagian ini bisa jadi klimaks yang bagus untuk Laura.

Untuk Will, sebenarnya saya sudah punya firasat sih untuk plot twist-nya. Setelah sampai di akhir, ternyata terbukti benar :)). Kalau untuk saya, Will ini tokoh yang paling membosankan dan menjengkelkan menjelang akhir. Soalnya

Secara keseluruhan, 'Song of Will' ini sebenarnya punya materi yang bagus. Hanya saja plotnya kurang didorong dan tokoh utamanya agak membosankan.
Profile Image for Dion Sagirang.
Author 5 books56 followers
June 5, 2014
2.5 Bintang untuk debut Jason Abdul

Saya sangat antusias ketika tahu buku ini akan segera terbit. Alasannya, saya sangat penasaran karena penulis adalah seorang editor. Kedua, karena saya adalah pembaca bisu blog penulis yang penuh dengan teori-teori menulis.

Asal tahu saja, saya menyimpan harapan yang sangat besar pada novel ini. Tentu saja, dua alasan di atas yang menjadi beberapa faktornya. Namun, harapan saya dihempaskan ketika saya memulai membacanya.

Selama membaca, saya menerka-nerka apa yang ingin disampaikan penulis dalam debutnya ini.
Yang menurut saya menarik adalah tentang grup vocal, namun ternyata tidak digali lebih dalam.
Keluarga? (Ini favorit saya) hanya diceritakan melalui narasi sehingga untuk bagian itu, 'gemuk' dengan telling dan saya mengindikasi sebagai plot hole karena disampaikan secara tiba-tiba, terlebih bagian Will dan ayahnya.
Persahabatan beda agama? Tanpa diperlihatkan agama pun, rasanya tidak ada masalah, toh di kehidupan nyata sendiri itu sudah menjadi hal yang lumrah. Lalu apa?
Nama-nama tokoh yang baratable? Agak kurang masuk saja, kecuali menggunakan setting sekolah internasional.

Karakter sendiri, saya melihat karakter Nana tidak orsinil. Kecuali karakter Laura. Saya suka banget dan cuma dia yang menjadi alasan mengapa saya terus mengikuti cerita dalam buku ini hingga selesai.

Sisanya...? Entahlah, saya tidak puas dan harapan saya sama sekali tidak terpenuhi.
Bagi saya, novel terbitan moka media ini belum bisa meninggalkan kesan.
Profile Image for Riyan Raditya.
Author 2 books
April 19, 2014
Kesan pertama setelah membaca halaman terakhir tentu sedikit terkejut walau tidak heran akan berakhir seperti itu. Dan tersadar penulis sudah menulis terang-terangan hint-nya di awal. Tadinya sempat bingung dan menyimpannya karena tertarik dengan Lumos, Laura, Nana, Evil, dan Pensi. Berkecamuk dengan masalah masing-masing itu begitu saja dan terlihat ringkas. Entah apa namanya tapi saya merasa pace ceritanya terlalu cepat dan ringkas itu.Timeline-nya mungkin, yang saya ingat aneh itu saat pesta Indiana yang bilangnya 2 bulan lagi tetapi Evil menawarkan Laura dan akan menjemputnya "Sabtu nanti".

Untuk karakter-karakternya mungkin hampir sependapat dengan review yang lain. Walau begitu memang perlu diacungkan jempol sudah membuat karakter seperti Will, Laura, Nana, dan Evil.

Overall selama membaca saya menikmati ceritanya,tetapi entah kenapa masih tetap merasa ada yang kurang.
Ditunggu novel berikutnya. ^^
Profile Image for Fataya.
Author 3 books17 followers
August 23, 2017
Bacaan yang bikin pertanyaan di awal cerita dan aku harus menerima kenyataan untuk membaca jawaban dari pernyataan itu di akhir cerita.
Profile Image for Rizky.
1,067 reviews89 followers
August 22, 2016
"Sebab setiap orang punya masa lalu. Dan mimpi."

4 remaja, 4 kisah

Ini tentang 4 remaja yang punya kisah kehidupan masing-masing yang saling bersilangan karena persahabatan, 4 remaja yang punya masalah dan rahasia yang dipendamnya, 4 remaja yang ternyata saling jatuh cinta^^

Ini tentang William, sang vokalis Band Lumos, yang punya suara emas tapi terkesan misterius. Kepergian sahabatnya, Ben membuat Will kehilangan arah bahkan memutuskan untuk keluar dari Lumos. Will juga ternyata punya rahasia tentang siapa sesungguhnya orang yang dicintainya, selain permasalahan keluarga, dimana ayahnya sempat masuk RS Jiwa..

Ini tentang Laura, teman masa kecil Will. Seorang remaja yang cantik, tapi tidak pernah puas dengan kehidupan keluarganya yang sederhana. Hobbynya bergonta-ganti pasangan layaknya mengganti pakaian. Dia berpikir bahwa materi bisa mendatangkan kebahagiaan yang selama ini dia tidak bisa dapatkan..

Ini tentang Evan, senior Will yang akhirnya malah menjadi anak baru sekaligus teman sekelas Will. Evan yang masih hidup dengan bayang-bayang masa lalunya yang kelam sewaktu hidup dijalanan. Evan yang masih sering dihantui dengan mimpi buruk perbuatannya di masa lalu yang membuat dia sempat koma dan sadar untuk menjadi manusia yang lebih baik..

Ini tentang Nana, yang pintar tapi entah kenapa sering ceroboh bahkan sering "sial". Kehidupannya dimata orang lain mungkin sempurna dan bahkan baik-baik saja, ternyata Nana hanyalah seorang remaja yang hidup di "keluarga yang bermasalah". Mamanya shopaholic bahkan menjurus klepto, sedangkan papanya pecandu berat narkotika..

Will, Laura, Evan dan Nana, 4 remaja yang punya masalah dan rahasia masing-masing, yang akhirnya malah dekat dan bersahabat bahkan tumbuh perasaan lain yang bernama "CINTA".

Novel ini sebenarnya dari segi cerita cukup menarik, dan aku dibuat penasaran dengan prolognya yang memang terkesan "menggantung", ternyata ada "twist" yang cukup mengejutkan di akhir cerita novel ini. Sebenarnya aku cukup menikmati novel ini, namun penulis kurang bisa meramu menjadi cerita yang mengalir.

Penulis memang menulis tentang kisah 4 remaja ini saling bergantian, dan benang merahnya memang tetap di sosok Will. Tapi aku merasa penulis kurang konsisten, sehingga aku menjadi bosan dipertengahan hingga akhir cerita, padahal aku berharap dengan terbukanya kepingan rahasia kehidupan masing-masing akan lebih jauh menarik. Dan part masing-masing juga tidak dibuat bab tersendiri sehingga kurang mengalir dengan lancar.

Tetapi novel ini punya "bonus" yang menarik, kita akan belajar tentang keluarga, penerimaan, persahabatan dan yang terutama kejujuran..

Jika kamu suka novel yang ringan, ini bisa menjadi pilihan ^^
Profile Image for Aria Anggana.
208 reviews23 followers
September 26, 2014
Meski sudah mengucapkan selamat kepada penulisnya secara pribadi, rasanya tak ada salahnya saya mengucapkannya sekali lagi di sini.

Nah! Selamat untukmu teman atas novel debutmu ini. Dan maaf, aku baru bisa membuat reviewmu bukumu sekarang.

Syahdan

Song of Will adalah kisah kehidupan remaja. Tak hanya satu, Jason membuat empat tokoh utama di dalamnya. Empat remaja yang berproses menemukan jati diri masing-masing lewat perbagai masalah khas remaja pada umumnya.

Cerita berpusat di sekolah, tepatnya grup musik atau vocal sekolah, di mana salah satu personilnya pindah ke luar negeri, dan menyerahkan tanggung jawabnya kepada Willy. Tokoh utama pertama.

Si Cantik Laura, gadis dengan kehidupan sederhana ini, memutuskan mencuri uang ibunya untuk membeli sebuah gaun.

Evan si Bengal. Oke. Ralat. Setelah mengalami kecelakaan hebat ketika masih hidup di jalanan, Evan kembali di ke rumah. Kembali kepada orang tuanya dan mencoba menjadi anak baik meski selalu dibayang-bayangi masa lalunya yang kelam. Sebuah hal besar untuk remaja seperti Evan.

Terakhir, si Pengugup Nana. Dari luar keluarganya tampak baik-baik saja tetapi kenyataannya keluarganya berantakan. Nana yang suaranya hampir tak pernah didengar, pada suatu kali berani mengambil keputusan penting. Ia ingin menyatukan kembali keluarganya.

Jason, menurut saya, peka mengambil masalah di sekitar remaja. Mengambil dan menyusunnya menjadi cerita yang (bisa saja) apik kalau saja Jason punya alternatif untuk mengakhiri novel ini di halaman 258 dengan cerita yang berbeda.

Namun, persoalan remaja yang ia kemukakan jauh lebih penting kan. Bukankah buku ini tidak bicara soal cinta saja?

Ngomong-ngomong, saya kesal dengan cover buku ini. Susah pegangnya kalau lagi baca tanpa tatakan meja dan lagi covernya cepat robek. Dear, Moka, tolong jangan pakai cover begini lagi yaa. Oiy, beberapa typo di buku ini juga mengganggu.

Akhirnya. Menjadi pekalah. Lalu tulis apa yang kalian rasakan.

Oiya, saya juga suka sekali kalimat-kalimat pembuka di awal bab.

Sekali lagi, selamat atas terbitnya buku ini.
Profile Image for Afifah Mazaya.
122 reviews7 followers
May 24, 2014

Setiap orang memiliki rahasia. Setiap orang memiliki masa lalu. Setiap orang memiliki ketakutan. Inilah yang disampaikan Song of Will. Semua tokoh memiliki rahasia, baik yang terhubung dengan masa lalu, atau tidak. Perlu kekuatan besar untuk memendam semua hal sendiri, tapi perlu lebih banyak kekuatan untuk menuangkan rahasia kepada orang lain.


Semua tokoh dalam novel ini memiliki rahasia dan ketakutan masing-masing.
Will, yang mencoba bangkit setelah kepergian sahabatnya dan harus mendekatkan diri pada papanya karena mamanya pun pergi untuk melanjutkan studi.
Evil, yang dihantui mimpi buruk akibat perbuatannya di masa lalu.
Laura, yang ingin menjadi bagian dari kaum sosialita.
Nana, yang selalu berusaha menjadi anak baik dan ingin memiliki keluarga normal.
Di usia remaja, keempatnya sudah harus "menikmati" berbagai irama kehidupan. Proses pendewasaan mereka diwarnai kisah keluarga, cinta, dan penerimaan. http://theladybooks.blogspot.com/2014...
Profile Image for Eva.
Author 24 books121 followers
December 3, 2014
Menarik dengan banyak pesan moral di dalamnya. Saya suka endingnya yang realistis. Hal yang paling saya suka di novel ini adalah bagian keterangan dialog. Jadi kebayang banget si tokoh melakukan hal apa ketika atau sesudah berbicara. Dan suka lucu.

Sayangnya dialognya tidak mengalir. Terlalu kaku untuk obrolan sehari-hari. Dan narasinya seringkali memadukan bahasa baku dan sleng di saat yang tidak tepat. Penceritaannya kurang rapi sedikiiiiit. Satu lagi yang mengganjal. Namanya terlalu kebaratan. Terutama untuk Will. Di antara keluarganya yang memiliki nama cukup Indonesia, nama Will jadi terasa ganjil.

Oh iya, saya paling suka karakter Laura.
Profile Image for Fauzi Atma.
Author 2 books3 followers
June 27, 2014
Konfliknya harusnya lebih melarutkan ya, klimaksnya jangan ketinggalan dong, omniscent PoV-nya harusnya lebih 'showing' ketimbang 'telling', dan endingnya kalau mau bikin yang ngejutin jangan pake presently acceptable issue lah. Tapi ini teenlit sih jadinya sebagai orang dewasa, gue nggak boleh komplain soal bobotnya yang kayaknya lebih seru baca buku saku pramuka.
Profile Image for Rido Arbain.
Author 6 books99 followers
April 9, 2016
Baru ngeh kalau belum menamatkan Song of Will hampir 2 tahun. Jadi, dulu baru baca setengah halaman buku ini, terus bukunya enyah bersama tas ransel yang dicolong orang iseng dari jok depan mobil yang sedang parkir. Sedih kalau diingat-ingat.

Sebenarnya nggak biasa kasih rating kalau nggak kelar baca, tapi belum ada niat mau beli bukunya lagi. Jadi, begitulah.

*dadah-dadah*
Profile Image for Dyah Rinni.
Author 11 books75 followers
June 6, 2014
Aku suka endingnya, mengejutkan. Ditunggu novel berikutnya.
Displaying 1 - 19 of 19 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.