Jump to ratings and reviews
Rate this book

Naruto Hicho #2

Naruto Hicho: Catatan Naruto yang Hilang

Rate this book
Bangkit dari keputusasaan, Koga Yoami yang ditahan di penjara mata-mata di Gunung Tsurugi di Negeri Awa, memutuskan untuk membuat catatan tentang rahasia Negeri Awa yang berhasil dia selidiki.

Sementara itu, Shogun mulai bertindak, dia menunjuk Gennojo sebagai mata-mata Keshogunan. Gennojo, sang samurai penyendiri ditugaskan untuk membawa pulang Koga Yoami dan menyelidiki kebenaran niat Daimyo Awa untuk memberontak.

Saat Otsuna, si penoleh belakang mengetahui bahwa dia ternyata anak kandung Koga Yoami, dia pun membulatkan tekadnya untuk bergabung dengan Gennojo dan Mankichi. Sebuah perjalanan yang ditempuh demi cinta yang ingin diraih dan menyelamatkan ayah kandungnya.

***

Buku Ke-2 dari kisah Naruto Hicho karya Eiji Yoshikawa ini, kembali membawa kita ke dalam cerita cinta, heroisme dan juga misteri yang mengalir dengan indah. Sebuah kisah yang di ramu dengan apik sehingga membuat kita ikut tenggelam di dalam petualangannya

400 pages, Paperback

First published April 1, 2014

Loading...
Loading...

About the author

Eiji Yoshikawa

551 books791 followers
Pen-name of Yoshikawa Hidetsugu. Yoshikawa is well-known for his work as a Japanese historical fiction novelist, and a number of re-makes have been spawned off his work.

In 1960, he received the Order of Cultural Merit.
Eiji Yoshikawa (吉川 英治, August 11, 1892 – September 7, 1962) was a Japanese historical novelist. Among his best-known novels, most are revisions of older classics. He was mainly influenced by classics such as The Tale of the Heike, Tale of Genji, Outlaws of the Marsh, and Romance of the Three Kingdoms, many of which he retold in his own style. As an example, the original manuscript of Taiko is 15 volumes; Yoshikawa took up to retell it in a more accessible tone, and reduced it to only two volumes. His other books also serve similar purposes and, although most of his novels are not original works, he created a huge amount of work and a renewed interest in the past. He was awarded the Cultural Order of Merit in 1960 (the highest award for a man of letters in Japan), the Order of the Sacred Treasure and the Mainichi Art Award just before his death from cancer in 1962. He is cited as one of the best historical novelists in Japan.

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
9 (31%)
4 stars
16 (55%)
3 stars
3 (10%)
2 stars
1 (3%)
1 star
0 (0%)
Displaying 1 - 3 of 3 reviews
Profile Image for Hanoi.
41 reviews1 follower
January 14, 2021
Alur di buku ini terasa lebih hidup dibandingkan alur di buku pertama. Mungkin karena konflik dari cerita Naruto Hicho sendiri terpusat di buku ini (?). Dan sesuai dengan sampulnya yang berwarna merah muda ini, menurutku konflik percintaan antar tokoh-tokoh di buku kedua ini lebih terasa dominan dan membuat geregetan pakai banget! Meskipun begitu, action adventure yang dibawa sejak buku pertama masih tetap ada. Penggambaran gerak-gerik masing-masing tokoh sudah baik sehingga aku bisa membayangkan setiap gerakan tokoh dalam alur cerita.

Sayang, masih ada sedikit typo di bagian tengah dan akhir. Semoga kakak editor bersedia memperbaikinya.

Salut sama penerjemah yang berhasil menerjemahkan buku ini dengan amat baik sehingga laik untuk dibaca.
Displaying 1 - 3 of 3 reviews