Jump to ratings and reviews
Rate this book

Love Flavour

Coklat: Manisnya Cintamu Hangat Merengkuhku

Rate this book
Kisah seorang gadis penggemar coklat bernama Orvala yang bertemu dengan Aruna pemilik Fedde Velten Cafe. Pertemuan ini menyebabkan Orvala dapat merealisasikan impiannya untuk menjadi seorang pembancuh coklat. Hubungan mereka semakin rapat sehingga pada suatu hari Juno, kekasih lama Orvala pulang dan berlaku perselisihan faham di antara mereka.

"Rintik hujan malam itu tak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Lonceng angin di atas kafe berdenting nyaring. Aku menikmati hangatnya coklat layaknya sebuah cermin. Kepada siapa sebaiknya aku kirimkan cinta dari hati ini. Saat Fedde Velten kafe mempertemukan kami kembali. Secawan coklat mengingatkanku pada kisah lama itu lagi."

Paperback

First published April 1, 2013

36 people are currently reading
384 people want to read

About the author

Yoana Dianika

27 books169 followers

Ratings & Reviews

What do you think?
Rate this book

Friends & Following

Create a free account to discover what your friends think of this book!

Community Reviews

5 stars
84 (30%)
4 stars
85 (30%)
3 stars
67 (24%)
2 stars
31 (11%)
1 star
12 (4%)
Displaying 1 - 30 of 44 reviews
Profile Image for Shafaza Zara.
166 reviews34 followers
May 9, 2014
Jujurnya, aku dapatkan naskah ini disebabkan Julie Anne sebagai penterjemah. Selain itu, kulit bukunya yang mengingatkan aku kepada Cadbury --- amat mengiurkan untuk dimiliki.

Tahniah Julie Anne.
Tahniah Kultus Kerat.

Apa pun, Orvala - Aruna - Juno : mengingatkan aku kepad kegilaan peribadi kepada kopi, tetapi dalam naskah ini --- ia bertumpu kepada coklat. Bagaimana coklat itu disadurkan dengan falsafah yang cukup dekat dengan kehidupan : pahit - manis - kelat.


Barangkali pergolakan cinta - kasih sayang itu sendiri cukup akrab dengan signifikannya coklat dalam kehidupan manusia & dalam naskah ini, penulisnya, Yoana membuatkan aku menikmati pelbagai rasa kehidupan itu sendiri.

Mungkin ada yang bakal menempelak bahawa naskah ini hanya khayalan cinta semata --- tetapi bagi aku yang jarang sekali meraikan novel cinta : karya ini aku lihat sebagai satu cara menelusuri kehidupan dengan penuh prinsip dan falsafah.

Ya, kalau pada kau kehidupan itu ibarat sepinggan nasi lemak, pada orang lain kehidupan itu mungkin seperti sekotak coklat penuh kejutan.

P/S : Aku membayangkan kalaulah wujudnya coklat seperti dalam naskah ini. Mengingatkan aku pada coklat dalam naskah Harry Potter juga. Sesuatu yang kita tak boleh jangka dalam seketul coklat.
Profile Image for Skylar Alvins.
17 reviews5 followers
May 5, 2013
(Hereby the madame's Love Flavour collection is complete. I can go on looking for something else.) ;)

As usual, I shall start from the cover. Taking it out from the jacket, I almost instinctively gave the huge chocolate bar... I mean book, a bite.

Next up, I apologize in advance for being frank if not outright blunt. I thought this could be the last chance for books by this author, because my trusty pencil had usually been hyperactive when I read her books.

But, surprisingly, the formatting is very neat compared to her other books I've read (Till We Meet Again and Last Minute in Manhattan). I can put my pencil down in peace after several pages passed without anything significant.

On to the more essential points.

Here we have our heroine, Orvala Theobroma (what's with that first name?), and two overlapping arcs: her past as a high school student-college student-housekeeper, and her current self as a chocolate cafe employee (who works for her boyfriend, the baritone Aruna).

Unrelated Madame's Note: emphasis on the baritone voice. I love baritones, damn it.

Uh, eh-hem. Fine. We continue. At first things seem to be going on very well for Orvala until Juno, someone she loved from the past , appears in the cafe. Twists and turns are made even worse as Fidela, someone from Aruna's past, also appears (she's dating Juno).

Losing the loved ones, the struggle for a better life (and how Orvala didn't finish college due to economical reasons), misunderstandings, forgiveness, and passion are the central themes I can infer from the novel. These five are the forces that drive the plot all the way into the end, and executed even more brilliantly than the aforementioned two novels from the same author that the madame got around to read. Kudos!

Plus, the vivid depiction of the settings. As usual, well-done research on the preferred settings.

Another Unrelated Madame's Note: Extra personal kudos from me for re-invoking my memories of Semarang. Okay, you may not believe it, but this madame lived there as a child--in Semarang Atas, closer to Ungaran than the Kota Lama (the part of the town that becomes the main setting of the story, also where Aruna's Fedde Velten Cafe is situated). Five years, and they were fulfilling. Thank you!

*Achoo!* Okay, sorry. Come again?

There's still, unfortunately, one HISSS point from me. Sorry.

Yet, there's one line from Orvala about Aruna that I can't agree more (in rough approximate translation): "There's nothing more effective to sooth my restless heart than his baritone voice." (Yay baritones!)

And last, before I conclude this long rant, I spoke of twists and turns about Aruna-Orvala and Juno-Fidela. What happens in the end, if you know the stereotype of operas, is very guessable. Take example, if Orvala is our soprano, then make Juno as a heldentenor, Aruna (obviously) the baritone and Fidela the mezzo. You know what happens with this combination:

So, seems like The Chocolate Chance isn't the last chance for old Madame Butterscotch to read romance. I can actually start to enjoy it as long as my pencils don't need much work.
Profile Image for Siti Robiah A'dawiyah.
174 reviews23 followers
May 20, 2013
Tentang kisah cinta masa lalu yang belum terselesikan antara Juno, Orvala dan Aruna. Jalan cerita sederhana sebenarnya hanya mungkin ditambah dengan nuansa cokelat yang jadi keseharian tiga tokoh ini jadi bikin "manis". Covernya unik, bukunya di dalam selongsongan (bener ga ya?) jadi pas dibuka bagian luarnya, ada bukunya yang kayak cokelat dibuka gitu. Unik deh pokoknya.
Profile Image for Ainur.
408 reviews43 followers
September 17, 2015
3.5

This story is simple but it is full of the bittersweet of relationship, of life. I love the comparison that the author made between life and chocolate. I love the settings that the author set in this book; the fabulous European-style cafe, which main serving is chocolate. I am longing to hang out at a cafe like this. Imagining myself reading a good book, with a nice cup of hot chocolate and a plate full of chocolates at a nice cafe.

I admit I am more interested in the story of Juno and Orvala because there’re full of secrets, unsettled things between them. The connection, the attraction between them still exists and I just love it. Aru, on the other hand is one sweet gentleman, but somehow I am not into him and Orvala. Maybe because when they’re together, he became clingy, manja to Orvala.

Overall, the characters are interesting. I can connect with them, they are believable; they made mistakes, they rise, they fall. I like the storyline, the plot twist; totally unexpected. This is a light, good reading if you’re looking for some romances. Beware of the abundance mention of chocolate, which can made reader craving for one.
Profile Image for Caca Venthine.
372 reviews10 followers
May 10, 2013
huaahhh gak menyesal saya beli buku ini.. manis,sedih,pahit campur aduk,semua ada di dalam cerita ini.

cara yoana dianika kalau nyeritain tentang sesuatu (entah itu nama kota,tempat,makanan) benar2 siapapun yang membacanya akan seperti meresap dan menyatu dalam hati!! itu yang saya sukai dari tulisan2 yoana yang selama ini sudah saya baca..

seperti the Chocolate Chance ini,saya pun dapat merasakan "manisnya" dr coklat yang ada di cerita ini. sungguh amat menyentuh hati #eeaa

pokoknya saya suka sama buku ini,makanya saya kasih 5 bintang ^^

udah ya saya bingung mau ngomong apa lg,karena sesungguhnya saya itu paling gk bisa nulis review begini ._.
Profile Image for Firdaus Abu Bakar.
103 reviews5 followers
January 1, 2015
kalau novel ini difilemkan, aku nak tengok. ah, jiwang betol aku ni.

natang.
Profile Image for Ira Booklover.
689 reviews45 followers
January 30, 2016
Dengan ini, maka saya sudah khatam membaca semua seri Love Flavour \^_^/ *telat*

Rasa cinta menurut The Chocolate Chance adalah manis dan pahit. Saya bisa merasakan manisnya, tapi tidak bisa merasakan pahitnya. Lebih ke rasa sedih sih, kalaupun sedih itu ada rasanya. Mungkin sedih itulah yang merupakan bagian pahitnya, walaupun saya tidak bisa merasakan ke-‘pahit’-annya.

The Chocolate Chane ini kisahnya tentang cinta masa lalu antara Orvala dan Juno. Juno dan Orvala sudah pacaran waktu mereka SMA. Orvala tipe cewek sederhana, pintar dan baik, Juno tipe siswa kaya tapi berandalan. Tapi cokelat menyatukan mereka dengan manis.

Dan seperti cokelat juga, mereka merasakan sisi pahitnya cinta ketika Juno menghilang begitu saja. Meninggalkan Orvala disaat gadis itu menghadapi masalah yang membuatnya terpuruk. Dan disaat itulah, lagi-lagi cokelat menyatukan Orvala dengan seorang cowok baik hati bernama Aruna.

Aruna ini pemilik kafe cokelat. Orvala yang juga sangat mencintai cokelat ditawari oleh Aruna untuk bekerja di sana. Bersama mereka membangun kafe cokelat itu dengan manisnya cinta.

Dan lagi-lagi, yang namanya cokelat, ada pahitnya. Juno tiba-tiba hadir kembali di kehidupan Orvala. Orvala jadi bimbang, antara memilih Juno atau Aruna. Dua-duanya sama-sama memberikan cinta yang manis dan pahit seperti cokelat.

Well, saya benar-benar terhanyut dengan kisah cinta Orvala. Walaupun dari segi rasa cinta, saya rasa The Mint Heart, The Strawberry Surprise, dan The Vanilla Heart lebih berasa.

Ada banyak kutipan favorit saya di sini. Terutama saya tertarik dengan yang ini:

Dia hanya ingin memastikan kata-kata itu, tetapi terasa berat. Bukankah sesuatu yang dipastikan itu akan memiliki hasil yang bertolak belakang dan itu yang saat ini sedang ditakutkan Aruna.

(The Chocolate Chance, hlm 179)


Nah, ini kok pas banget ya sama pengalaman pribadi saya. Ternyata bukan hanya saya yang mengalami kejadian saat memastikan sesuatu, maka hasilnya akan bertolak belakang, #curcolmodeon.

Kutipan favorit saya berikutnya adalah kutipan dari Orvala:

Di dunia ini ada banyak hal yang tidak bisa dilakukan manusia hebat sekalipun—membaca masa depan, apakah aku bisa bersamamu atau tidak…

(The Chocolate Chance, hlm 307)


Kutipan ini membuat saya berharap, kalau seandainya saya diberi anugerah untuk memilih satu kekuatan super, saya akan memilih kekuatan untuk melihat siapa jodoh saya, *maunya*. Dengan begitu, saya tidak perlu merasakan sakit hati, baik karena harus menolak ataupun mungkin … ditolak, #curcolpart2.

Mungkin enak kali ya kalau kita diberi anugerah berupa kekuatan super untuk melihat siapa jodoh kita, *maunya*. Dengan begitu, mungkin kita tidak perlu merasakan sakit hati, baik karena harus menolak ataupun mungkin ... ditolak, #curcolpart2.

At last, saya jatuh cinta dengan semua seri Love Flavour. Kalau saya ditanya What's Your Love Flavour? Saya bingung mau pilih yang mana. Baik Mint, Coffee, Vanilla, Strawberry, Mocha maupun Chocolate, semuanya enak dan memiiliki sisi tidak enaknya sekaligus.

Nah, bagaimana denganmu? What's Your Love Flavour? ;)
Profile Image for Aina Shukri.
527 reviews43 followers
August 17, 2015
Buku yg saya baca adalah edisi terjemahan dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Malaysia oleh Lejen Press. Uniknya, masih ada beberapa perkataan Indonesia yg tidak diterjemahkan sepenuhnya oleh Julie Ann (mungkin untuk mengekalkan makna asalnya) tetapi tidak langsung mengganggu pemahaman dan struktur asal ayat. Sangat suka dengan cerita ni. Cover yg seakan coklat cadbury tu memang tarikan utama buku. Tambahan lagi ceritanya tidak menghampakan. Kisah Juno-Orvala-Arjuna punya tarikannya yg tersendiri. Falsafah mengenai coklat yg dimasukkan oleh penulis dalam cerita in merupakan point tambahan untuk sebuah naskah yg mempunyai jalan cerita yg ringkas. keseluruhan cerita ini masih menarik!
Profile Image for Julie.
Author 18 books17 followers
April 23, 2014
Ini satu cerita cinta yang biasa anda baca, tapi dalam perisa berbeza.
Nuansa coklatnya begitu kuat, sehingga sepanjang menterjemah buku ini ke Bahasa Melayu aku terbau-bau aroma air coklat panas dari Starbucks berhampiran pejabat.

Tentang cinta tiga segi antara Orvala, Aruna dan Juno. Orvala, gadis yang masih mengenang cinta silamnya. Aruna yang mencintai Orvala seadanya, dan Juno yang mahu menebus kesilapan lalu. Kehadiran Fidela yang merapati Aruna kelihatan seolah-olah satu kesempatan untuk menaut cinta Orvala-Juno kembali. Sehingga kita tidak berjaya menyebelahi sesiapa, kerana memang jelas apa yang berlaku kepada mereka adalah takdir yang sudah tertulis.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for H S. A.
115 reviews
February 3, 2021
1/2021 📚
Coklat : Manisnya Cintamu, Hangat Merengkuhku
tulisan asal Yoana Dianika

Coklat. Cinta. Masa. Perasaan. Itu merupakan inti utama naskhah ini, selain dari reka bentuk kulit hadapannya yang sangat menarik dan sekali imbas seakan pembalut coklat yang dikenali ramai yang jenamanya bermula dengan huruf C itu.

Kisah mengenai Orvala si gadis penggemar coklat, Juno dan Aruna yang mana hidup mereka saling terkait secara langsung dan tidak dengan coklat sebagai elemen penting dalam menjadi latar belakang kisah ini, secara khususnya kafe coklat Fedde Velten.

Kisah yang tidak terselesai, selalunya akan kembali lagi menghantui watak-watak terlibat, dan membikin perasaan bercampur baur seperti perasaan nya semasa makan coklat; terkadang manis, disulam pahit dan sedikit kelat. Yang pasti, penghujungnya sedih dan membuatkan saya terus berfikir..

“A memory is what is left when something happens and doesn't completely unhappen ~Edward de Bono”

Penilaian peribadi : 4⭐️/5⭐️
Profile Image for sy.nazurah.
38 reviews6 followers
May 22, 2018
Mengisahkan tentang Orvala, Aruna, dan Juno. Dari kulit buku, setting utama buku ni ialah Cafe Coklat. Sebalik penghasilan minuman coklat ada ceritanya tersendiri.

Buku Romantis dan buku ni ada theme melancholic, heartbroken, relationship, hardship, dan passion dalam career.

Just nice untuk bacaan ringan dan santai sambil melayan jiwa~
Profile Image for Riski Rills.
10 reviews
May 31, 2018
Saya buka buku ini, sederhana dan tidak memakan banyak waktu untuk ngabisin plot. Tidak banyak plot twist yang tidak perlu. Juga tidak terlalu membakar emosi. Saya suka buku yang lebih hidup dari realitas bukan buku yang hidup berdasarkan khayalan semata.
Profile Image for Art.
27 reviews2 followers
December 7, 2017
aku rasa aku sorang je kot yang tak suka buku ni.
rasa macam pening kejap masa kini, kejap lagi pusing belakang.
aku ambil masa lama gila nak cari mood baca buku ni.
Profile Image for Rere.
55 reviews
December 10, 2024
gua terombang-ambing banget lagi bacanya 🤡☝🏼 apa lagi pas juno diteriakin semacam "badan aja sangar, hatinya hello kitty" sama temen-temennya
Profile Image for Atria Dewi Sartika.
115 reviews10 followers
September 11, 2013
Buku ini adalah salah satu seri “What’s your Love Flavour” yang dikeluarkan oleh Penerbit Bentang Pusataka. Sebelumnya saya telah meresensi “The Coffee Memory” yang juga termasuk salah satu seri tersebut. Kali ini yang dipilih adalah coklat sebagai representasi dari cinta dan kehidupan. Coklat yang memiliki rasa manis pun mengandung rasa pahit di dalamnya. Tingkat rasa coklat dari yang dark yang dominan rasa pahit hingga coklat yang manis bisa mewakili warna kehidupan. Bahwa hidup pun banyak tingkatan pahit-manisnya, dan jika kita mampu menemukan cara untuk menikmati prosesnya, maka kita akan merasakan rasa manis yang menyenangkan.


Novel ini berfokus pada kehidupan Orvala Thebroma yang bekerja di kafe “Fedde Velten Cafe”. Kecintaan Orvala pada coklat yang diwarisinya dari sang ayah mempengaruhi kehidupannya secara mendalam, baik tentang pemahamannya akan kehidupan hingga cerita hidupnya sendiri. Kecintaannya pada coklat yang membuat dia mampu meracik minuman coklat yang enak memberi dia kesempatan bertemu Aruna Handrian. Orang yang menjadi kekasihnya dan dengannya, Orvala mengembangkan Fedde Velten Cafe. Kafe tersebut adalah milik Aruna, namun kecintaan Orvala pada coklat membuatnya selalu punya kreasi yang menarik dalam menentukan menu dan promosi yang menggugah para pecinta coklat untuk datang ke kafe tersebut.

Di tengah ketenangan yang berhasil dibangun dan dirajutnya bersama Aruna, sosok dari masa lalu Orvala datang ke kafe tersebut. Dia adalah Juno Aswanda, pria yang pernah menjadi kekasih Orvala dan ternyata adalah sepupu dari Aruna. Juno muncul dan berusaha diberi kesempatan untuk menebus kesalahannya di masa lalu meskipun dia tahu bahwa Orvala kini telah bersama Aruna. Di saat yang sama muncul pula wanita yang pernah dicintai Aruna. konflik pun terjadi, masihkah Orvala mencintai Juno? Siapa yang akan dipilihnya?

Buku ini memakai alur maju-mundur. Bolak balik potongan kehidupan Orvala dimunculkan. Syukurlah penulisnya mampu memperjelas alur ceritanya sehingga tidak membingungkan pembaca. Setting waktu dan penokohannya juga cukup baik. Selain itu banyak tersebar quote-quote menarik terkait coklat dan kehidupan.

Selain itu tampilan bukunya pun menarik. Saya tertarik mengoleksi seri ini karena keunikan yang disuguhkan sampulnya. Buku ini cukup menarik untuk dikoleksi. Seperti mengumpulkan seri kartu khusus. (^_^)v
Jika harus memberi nilai pada buku ini dalam skala 1-10, maka saya memberi nilai 8 bagi buku ini.

Quote:
“Kamu tidak akan pernah bisa menebak apa yang akan terjadi dalam hidupmu, sampai kamu merasakannya sendiri...”
“Karena hidup itu seperti coklat. Perpaduan antara pahit dan manis itulah yang menjadikannya serasi dan berkesan”
Profile Image for Atiqah Johar.
18 reviews
February 20, 2017
I really love the whole idea of this book! I love the setting of this book which is the main setting - Fedde Velten cafe, the European style. It makes me feel like to hang out at this type of cafe to try soleil choco made by Orvala. I really can feel the calmness of the cafe.

Honestly I'm more interested to the story of Orvala & Juno although Aruna is a very kind & charming than Juno.

I love the romance that portray in this book. Although I am not a fan of love story but I think this book is just fine with me. It is just sweetly romantic.

Profile Image for Eerashera.
41 reviews20 followers
September 27, 2014
Kisah cinta antara Orvala-Juno, Orvala-Aruna, Aruna-Fidela. Kisah cinta Orvala dan Juno di zaman sekolah, tika masing2 masih mencari haluan hidup dan cuba mengenal diri sendiri menarik aku untuk terus melekat dengan buku ni. Percintaan mereka yg tak kesampaian, yg sebabnya tak diketahui apa memandangkan Juno yg membawa diri.

Membaca Coklat seolah kita terheret sama ke dalam kisah Orvala. Jatuh bangun dia, kesedihannya semua dapat dirasa. Dan masa itulah Aruna muncul, dengan membawa impian Orvala sama. Aruna, seorang pemilik kafe coklat membuat cita2 Orvala yg sangat mencintai coklat tercapai. Aruna seolah tongkat pada Orvala, menahan Orvala dari terus jatuh. Seorang lelaki yg penyayang dan santun. Dan kepulangan Juno kembali, membuatkan perasaan Orvala bergolak, dan dia menjadi keliru. Cinta Juno yg tak pernah mati atau Aruna yg selalu menjadi pendokong yg akan jadi pilihan Orvala? Dengan kehadiran Fidela, kekasih lama Aruna muncul sebagai rakan bisnes, hati semuanya jadi tak menentu.

Nampak biasa saja kan jalan ceritanya. Tapi novel ni macam something. Tetap tak boleh nak lepas. Kisah yg simple but meaningful. Dan hati2 membaca, tekak boleh terliur dengan coklat sampai aku letak buku ke tepi, pegi bancuh hot milo haha..

Penulis memang suka bagi deskripsi detail pada watak dan tempat. Kafe coklat tu, rasa nak pegi cari je. Tempat impian semua orang. At least penggemar coklat ler. Coklat dikaitkan dengan kehidupan dalam buku ni. Sangat manis dan indah.

Tapi takdir tak siapa boleh halang. Lain yg dimahu, lain yg kita dapat. Terlalu hanyut dengan masa lalu pun tak bagus.Tapi..perasaan tu bukan boleh ditipu. Well, at least jujur macam Aruna dan Orvala, tak perlu menipu lepas tu salah paham dan cemburu.


"Kamu masih menyukainya?"

Aku mengangguk. Ekspresi di wajah Aruna berubah.


Sampai ke akhir, aku memang rasa ralat. Rasa terbunuh emosi aku. Cewahhhh...tapi tulah ketentuan, kita cuma mampu memilih, bukan menentukan. Jujur air mata aku mengalir di penghujung. Seolah aku pun kehilangan...emm puiiihh..haha emo lebih

Kalau suka cerita cinta yg santai dan simple baca la.
Profile Image for R. Maryana.
52 reviews1 follower
April 13, 2014
Orvala kaget saat menyambut tamu baru di Fedde Velten Cafe. Seseorang muncul setelah sekian lama menghilang. Setelah ia berpaling ke lain hati dan menitipkan hatinya pada orang lain, ia kembali datang....

Ia mengenang masa lalunya. Saat ia masih sekolah. Ia merajut mimpi dan berharap suatu hari nanti bisa mewujudkannya. Ia melalui banyak hal. Bertemu banyak orang dan mendapatkan banyak pengalaman.

Orvala bertemu dengan Aruna. Orang yang memiliki kesukaan yang sama dengannya. Bersama sama mewujudkan mimpi.

Saat hati mereka sudah bersatu. Seseorang muncul. Jun. Orang yang telah menghiasi masa lalu Orvala.

Di tengah perjuangannya meraih mimpi, ia juga harus berjuang, mempertahankan keteguhan hatinya yang mulai goyah.

Udah mulai lupa lupa inget sama jalan ceritanya >.<

Yang pasti aku salah duga sama buku ini. Aku kira ini teenlit, tapi ternyata young adult. Untuk ukuran young adult, ini agak berat menurutku. Soalnya tokohnya sudah dewasa. Yah, belum dewasa dewasa amat sih namanya juga young adult.

Tapi meski aku sekarang ngantor, usiaku adalah usia nguliah (?) jadi otaknya masih otak anak anak. Pemikiran ku belum sampe ke sana. Beberapa adegan bikin aku bilang "Kayak gini ya kalau udah lepas dari orang tua?"

Alurnya maju mundur. Tapi beda bagian jadi gak pusing mana yang sedang terjadi mana yang menceritakan masa lalu.

Endingnya bener bener gak terduga. Saat aku sudah yakin hal A akan terjadi, ternyata Yoana memutuskan hal B.

Konfliknya gak rumit, tapi kalau aku jadi Orvala pasti stress berat.

Sekian aja deh. Not my genre. Genre yang disuka aja kadang gak bisa bicara banyak apalagi genre lain. Bukannya gak suka, cuma gak punya obsesi aja sama buku tema kayak gini. Tetep dibaca tapi biasa aja.

Oh iya, ini bukan buku pertama dari Yoana Dianika yang aku baca. Yoana Dianika sudah pernah membuatku puas, jadi meski bukan genreku, aku gak ragu buat baca.

Yang suka coklat, wajib baca!
Profile Image for Dyah Rinni.
Author 11 books75 followers
March 24, 2014
The Chocolate Chance (TCC) adalah kisah cinta Orvala dan Aruna sebagai pemilik kafe Fedde Velten yang serba cokelat. Kisah cinta mereka dibayangi oleh masa lalu Orvala yang belum tuntas bersama Juno, yang ternyata adalah sepupu Aruna.

Mengikuti TCC seperti masuk ke dalam dunia yang serba cokelat, lengkap dengan proses pembuatan minuman yang kayaknya enak banget itu dan juga filosofi tentang cokelat. Pokoknya dari awal sampai akhir, it's all about chocolate. Kecintaan Orvala akan cokelat yang diwarisi dari ayahnya juga sangat terasa. Dengan bahasa yang lincah dan menawan, Yoana mampu membuat cokelat yang emang enak itu semakin terasa menggoda. Saya salut dengan kedalaman pengetahuan Yoana tentang cokelat, pasti risetnya lumayan banyak.

Yang kurang bikin saya sreg adalah beberapa kali Yoana mengulangi informasi yang sebenarnya sudah cukup jelas. Misalnya masalah suara bariton Aruna, dan juga informasi tentang Fedde Velten yang rasanya cukup sekali diungkapkan saja. Tapi ya itu masalah pilihan penulis juga, sih.

Dan saya rada kaget juga sih Yoana memilih nama Aruna. Pertama karena itu nama yang gak umum buat cowok (Di India malah jadi nama cewek) dan nama itu saya pakai buat tokoh saya di Marginalia. Jadi rada-rada gimana gitu baca nama Aruna. :D

Di antara ketiga seri Love Flavour yang saya miliki: The Chocolate Chance, The Coffee Memory dan The Mocha Eyes, TCC adalah favorit saya.

Well done, Yoana. Ditunggu karya kamu berikutnya.
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fakhrisina Amalia.
Author 14 books200 followers
July 6, 2013
Akhirnyaa setelah perjuangan berhari-hari, aku selesai juga baca buku ini.
Seharusnya, dengan tema yang unik aku bisa kasih rating 3 atau bahkan 4.

TAPI
perubahan POV-nya entah kenapa sering terasa membingungkan. Beberapa deskripsi juga terasa membosankan.
Well, kayak nggak baca karyanya kak Yoana Dianika, deh.
aku juga nggak bisa mendapatkan feel sedih di beberapa bagian, yang bikin aku menutup buku ini begitu selesai dengan pertanyaan 'gitu aja?' dan keunikan temanya jadi tenggelam dengan sendirinya.

Karakter, aku awalnya suka dengan karakter Juno. tapi, semakin dekat akhir, semakin bete juga. Somehow aku lebih suka Juno yang rebel dan menggemaskan daripada dia yang dibuat dewasa itu. Untuk karakter ceweknya, aku malah suka karakter Fidel, tipikal cewek strong yang mempesona :)
Profile Image for Marina.
2,041 reviews359 followers
February 23, 2014
wahh konsep cerita dengan tema percintaan dan coklat! bagus ceritanya, aku juga menyukai pov dan alur yg berubah maju mundur jd tahu kisah masa lalu dan sekarangnya Aruna-Orvala dan Juno-Orvala!

aku sebenarnya lebih ngarepin Aruna dan Orvala sii.. Aruna tampak lebih dewasa dan memukau.. I know every woman will be attracted to a bad boy.. klo aku no more lagi2 attracted to a bad boy.. *curcol jadinya haha

point plus lagi di novel ini yoana mendeskripsikan ttg coklat, filosofi dan jerman dengan detail. aku yg pembaca novel ini jadi tertarik untuk mencoba menyeduh coklat hangat di musim hujan ini!

great story.. ini novel kedua yg paling aku suka setelah till we meet againnya yoana! :*
10 reviews
January 12, 2019
Tema cerita yang diangkat oleh penulis sebenarnya cukup klise. Hanya saja disiini penulis merangkai kata-katanya dengan baik dan cerita yang disajikan pun mengalir tanpa adanya pemaksaan. Akhir cerita yang diluar dugaan menambah manis cerita.

Tidak perlu menerka apa yang akan terjadi, cukup ikuti saja alur yang disiapkan oleh penulis. Lantaran tebakan ada bisa jadi benar dan anda akan kecewa jika jalan ceritanya yang mudah ditebak.

Garis besarnya, cerita yang cukup menghibur untuk dibaca.
Profile Image for Windi Yolanda Silfi.
29 reviews169 followers
September 3, 2015
coklat. segala sesuatu yg berhubungan dgn coklat berkesan sweet. cerita ttg hubungan di masa lalu, Juno yg tiba2 pergi tanpa kabar. sedangkan Orvala mengalami duka yg mendalam. ketika Orvala udah bersama seseorang yg ia cintai, Aruna, Juno kembali lagi ke dalam hidup Vala. Aruna dan Juno yg sepupuan. Vala yg sempat bimbang akan perasaannya.
Saya tidak bisa menebak endingnya akan seperti itu. Yg saya kira adalah Vala akan tetao bersama Aruna. perasaan Aruna yg tulus kepada Vala menyentuh sekali. pengen punya yg kyak Aruna satu aja, bisa? *oke ini ngaco* overall, suka ceritanya. sweet
Profile Image for Mia Nurmalia.
4 reviews
January 22, 2016
Ketika melihat buku ini di toko buku untuk pertama kali, saya mengira bahwa buku ini adalah karya lain dari Laura Florand yang terkenal dengan "The Chocolate Thief" dan "The Chocolate Kiss". Ketika saya amati, ternyata berbeda pengarang dan akhirnya saya putuskan untuk membeli. Dari segi alur saya memang kurang suka dengan jalan cerita yang retrospektif. Alurnya sedikit membuat saya tak nyaman, namun secara keseluruhan jalan ceritanya memang asyik, apalagi dibumbui dengan cokelat dan deskripsi tentang kafe bergaya eropa. Not bad.
Profile Image for Rahmah Mufidah.
9 reviews
April 4, 2014
Keren. Ceritanya sederhana tapi menghanyutkan. Ada bagian-bagian tersendiri yg membuat aku penasaran akan bersama siapakah Orvala melabuhkan hatinya? Aku suka karya-karyanya kak Yoana, penulisannya mudah dimengerti dan mempunyai gaya bahasa yg ringan tapi terkesan mendalam. Recommended deh pokoknya.
12 reviews
April 7, 2014
Sweet banget. Apalagi tentang coklat-coklat gitu. Buat pecinta coklat, recommended pake BEGETE deh pokoknya. Perubahan POV nya emang bikin bingung di awal. Tapi lama2 mengalir gitu, enak dibaca, bikin yang ngebaca juga kebawa emosi dan jadi tau ceritanya Orvala sama Aruna-Juno :D Empat jempol dan five stars buat mbak Yoana :)
Profile Image for Titish A.K..
Author 1 book132 followers
July 8, 2015
Ini masalah selera saja sih. Saya bukan penggemar cerita yang si itu ternyata siapanya siapa. Saya juga bukan penggemar "solusi mudah" seperti ini. Aruna kok jadi kayak martir untuk hubungan segitiga mereka, sementara dua yang tersisa dapat segalanya dari peninggalan Aruna: satu sama lain, kafe, cincin, cokelat istimewa. Yang bukan dari Aru cuma anak -,-
This entire review has been hidden because of spoilers.
Profile Image for Fey Bahram.
31 reviews2 followers
June 10, 2014
Serasanya jalan ceritanya sedikit cliche cuma diperindahkan dengan keenakan jenis - jenis coklat dan bayangan pemandangan yang cantik. Bagi aku, watak utama tidak menonjol. dan aku benci bila dia terpaksa memilih sedang dia sendiri tahu mana yang lebih baik. Yoana, anda boleh improve lagi.
Displaying 1 - 30 of 44 reviews

Can't find what you're looking for?

Get help and learn more about the design.