Tuhan, Aku Ingin Sembuh adalah sebuah monolog, luahan, pesanan, surat dan pujukan buat mereka-mereka yang diuji hingga dirinya hampir mengalah. Tak salah nak bersedih, namun berterusan dalam kesedihan itu terkadang membuatkan hatimu bertambah luka. Air mata jernih yang mengalir di pipimu, bisa merubah menjadi racun yang akan membunuhmu. Kerana itu, carilah kesembuhan. Namun, dalam perjuanganmu untuk sembuh, jangan pernah lupa untuk meminta dari Sang Maha Penyembuh. Healing, jangan sampai hilang.
Semua buku healing yang mengajak kita kembali kepada Allah yang disampaikan melalui 365 buah puisi. 1 puisi setiap hari. Tema puisi dibahagikan mengikut bulan. Setiap penghujung bulan diakhiri dengan kisah para Nabi dan keluarga.
Bulan - Tema - Kisah Nabi dan keluarga Januari - Cinta - Nabi Ibrahim Februari - Harap - Siti Hajar Mac - Takut - Maryam dan Nabi Isa April - Kecewa - Nabi Yaakub Mei - Ujian - Nabi Yusuf Jun - Hilang - Nabi Nuh Julai - Salah - Nabi Adam Ogos - Putus Asa - Nabi Yunus September - Khianat - Nabi Musa Oktober - Sabar - Nabi Ayub November - Syukur -Nabi Daud Disember - Rindu - Nabi Muhammad SAW.
Tapi hampir semua puisi di dalam buku ini menjentik hati. Nasihat, pesanan dan pujukan terhadap semua perkara yang berlaku pada diri sendiri agar sentiasa berpegang pada kenyataan syurga adalah amat mahal.
Sangat bermanfaat. Menyentuh jiwa. Sangat sesuai untuk bacaan semua lapisan umur secara amnya. Dan sesuai yang cuba merawat hati secara khususnya. Karangan ayat ringkas tapi mesej yang disampaikan sampai dihati. Allah tidak pernah sesekali tinggalkan kita
Sesuai gila kalau kau tengah dalam fasa self-healing, maybe baru lepas heartbreak, burnout, rasa hilang semangat, atau tengah questioning purpose hidup.